Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penyelesaian Sengketa Melalui Altenative Dispute Resolution (Adr) Menurut Hukum Adat Bima Adhar, Adhar; Ardiansyah, Ardiansyah
JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Vol 2, No 1 (2020): JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jihad.v2i1.1110

Abstract

Penyelesaian sengketa di luar pengadilan banyak digunakan, karena dipandang efisien, cukup memuaskan pihak-pihak bersengketa, dan banyak memberikan kemudahan-kemudahan yang tidak diperoleh dalam pengadialn resmi. Begitupun yang dilakukan masyarakat Bima dalam menyelesaiakan perkara keperdataan masih menggunkan hukum adat yang berlaku di daerah setempat dalam hal ini aturan yang dibuat oleh kesultanan Bima yang masih dipakai menjadi pengaturan dan tata cara penyelsaiannya di luar proses pengadilan. Hukum adat tanah Bima, dalam bahasa daerah Bima disebut “Hukum Bicara” yang tertulis dalam buku catatan-catatan kerajaan Sultanan Bima merupakan salinan dari naskah Hukum Bicara yang berlaku sejak abad sebelumnya. Penyelesaian sengketa menurut hukum adat Bima yaitu dari perkara-perkara yang muncul di dalam perjanjian atau pun dalam sengketa keperdataan  jarang sampai ke pengadilan melainkan hanya diselesaikan secara kekeluargaan atau dengan cara Mediasi dan cara Negosiasi, sesuai dengan adat dan kebiasaan masyarakat di Bima. Hal ini merupakan bukti bahwa masyarakat di Kota Bima masih menjunjung tinggi Adat Istiadat yang telah lahir, tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat yang sudah ada dari zaman nenek moyang terdahulu. Selain itu rasa percaya serta rasa kekeluargaan juga  masih sangat melekat dalam kehidupan masyarakat di Kota Bima khususnya dikalangan masyarakat awam terutama di kalangan petani yang melakukan Sewa-menyewa tanah pertanian seperti ini. Kemudian Proses Penyelesaian melalui Nogosiasi, dan Mediasi menurut hukum adat Bima yaitu adat merupakan cerminan dari padangan hidup yang ditempatkan pada istisusi sosial warga Bima sebagai suasuatu yang sakral. Sakralisasi hukum adat ini ditandai dengan ketaatan yang meniyikat setiap jiwa anggota masyarakat. Dalam penyelesaian sengketa hukum adat mengatur penyelesaian yang berlandaskan musyawara mufakat dalam kehidupan masyarakat Bima di dalam jiwa dan proses-proses di luar Pengadilan. Proses negosisi merupakan cara paling utama yang dilakukan masyarakat hukum adat Bima dalam penyelesaian sengeketa dan jika tidak penyesaian dalam nogosiasi tidak memenuhi kata sepakat maka akan dilanjutkan ke mediasi, dimana melibatkan pihak ketiga yang berkompeten hal ini tokoh masyarakat yang ada di Bima sebagai mediator.
PENGARUH BRAND IMAGE DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI PADA KOPI NJ DI KOTA KUPANG) Adhar, Adhar; Kurniawati, Merlyn; Salean, Debryana Y; Fanggidae, Ronald P C
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 5 No 4 (2024): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/glory.v5i4.14363

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Brand Image dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Kopi NJ Di Kota Kupang) ”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Brand Image dan Gaya Hidup terhadap keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 96 responden yang menggunakan Kopi NJ Kota Kupang sebagai lokasi objek penelitian. Dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan olah data menggunakan SPSS. Hasil penelitian.menunjukan bahwa Barand Image berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Gaya Hidup berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Secara simultan Brand Image dan Gaya Hidup berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Studi Pada Kopi NJ Di Kota Kupang). Kata Kunci : Gaya Hidup, Brand Image, Keputusan Pembelian
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN BIAK NUMFOR Adhar, Adhar; Dahlan, Dahlan; Rusdiyansyah, Rudiyansyah
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 16 No 2 (2021): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v16i2.230

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi baik organisasi dalam skala besar maupun kecil. Seorang pemimpin atau kepala suatu organisasi akan diakui sebagai seorang pemimpin apabila ia dapat memberi pengaruh dan mampu mengarahkan bawahannya kearah tujuan organisasi. Peran pemimpin yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian visi, misi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan kepemimpinan. Kualitas dari pemimpin seringkali dianggap sebagai faktor terpenting dalam keberhasilan atau kegagalan organisasi baik yang berorientasi bisnis maupun publik, biasanya dipersepsikan sebagai keberhasilan atau kegagalan pemimpin. Pemimpin memegang peran kunci dalam memformulasikan dan mengimplementasikan strategi organisasi. Pimpinan perlu melakukan pembinaan yang sungguh-sungguh terhadap karyawan ataupun pegawai agar dapat menimbulkan kepuasan dan komitmen organisasi sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja yang tinggi. Dalam suatu instansi atau organisasi, hal semacam itu dapat mempengaruhi terhadap kinerja pegawai sehingga dapat berdampak pada proses pencapaian tujuan organisasi tersebut. Melihat beberapa pentingnya pengaruh peran seorang pemimpin didalam mengoperasikan organisasi dengan individu yang berbeda-beda, maka seorang pemimpin harus benar-benar berkualitas agar dapat memimpin bawahannya dengan baik, sehingga produktivitas dan tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien
EFEKTIVITAS PENGAWASAN KETENAGA KERJAAN DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEKERJA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Karlina, Inang; Setiawan, Indra; Nurjulianti, Nurjulianti; Adhar, Adhar; Saleh, Amin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 04 (2025): JULI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menelaah sejauh mana efektivitas pengawasan ketenagakerjaan dalam menjamin pemenuhan hak-hak normatif pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan berlangsung dalam bentuk magang di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB pada periode Februari hingga April 2025. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, seperti aparatur Disnakertrans, peserta pelatihan, serta masyarakat penerima manfaat layanan ketenagakerjaan. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk keterbatasan jumlah tenaga pengawas, rendahnya kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan hukum, serta minimnya kesadaran pekerja terhadap hak-haknya. Program ini memberikan kontribusi penting dalam mengidentifikasi kebutuhan akan penguatan kapasitas kelembagaan, penerapan teknologi digital dalam sistem pengawasan, serta peningkatan sinergi lintas sektor. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menyusun strategi pemberdayaan dan perlindungan pekerja di tingkat daerah..
Sistem Informasi Geografis Kerusakan Jalan Berbasis Web Adhar, Adhar; Lakawa, Irwan; Sufrianto, Sufrianto
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 2 No 2 (2021): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.506 KB) | DOI: 10.54297/sciej.v2i2.196

Abstract

According to the North Buton Regency Public Works and Spatial Planning Agency in the Central Statistics Agency (2020), in the North Buton Regency area there are still many roads that are slightly damaged or heavily damaged, the road damage is a very complex problem. The losses and impacts suffered are enormous for the road users, while mapping and research, especially on road conditions, are still lacking attention. Recognizing the need for information on road damage that can display the condition of provincial roads in North Buton Regency, the information system that will be displayed in the form of a digital map based on Geographical Information System (GIS) is more effective in providing visualization of road damage data, road conditions and reports of road damage, especially on provincial roads in North Buton Regency. The research objectives are: (1) To analyze the level of damage to provincial roads in North Buton Regency. (2) Knowing the WEB-based Geographical Information System Damage to Provincial Roads in North Buton Regency. The results of the analysis and discussion carried out resulted in the level of damage to the Provincial Roads in North Buton Regency using the PCI (method Pavement Condition Index)along 12 km which is divided per 300 meters into 40 segments. With the average value of 65 in the condition(Good)and then with a geographic information system (GIS) based WEB, data showed damage to the weathering of the surface as much as 31%, the hole as much as 39%, Cracks extends as much as 4%, Weathering granules off as much as 13% , Block crack by 2%, Bleeding as much as 9% and Amblast by 2%.
Peran Self Efficacy Dalam Membentuk Commitment Organizational Melalui Employee Engagment pada CV. Aquaku Jaya Bersama Adhar, Adhar; Mahmud, Mahmud; Asmawati, Asmawati
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i1.8650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Self-Efficacy terhadap Komitmen Organisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Employee Engagement sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan pada 47 karyawan CV. Aquaku Bersama Dompu, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Efficacy tidak berpengaruh terhadap Komitmen Organisasi, Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement. Selain itu, Employee Engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Lebih lanjut, Self-Efficacy berpengaruh secara signifikan terhadap Komitmen Organisasi melalui mediasi Employee Engagement. Implikasi dari hasil ini menggarisbawahi pentingnya penguatan dimensi magnitude dalam Self-Efficacy serta komitmen normatif untuk membentuk keterlibatan kerja yang tinggi di dalam organisasi. Kata Kunci. Self Efficaci, Employee Engagment, Komitmen Organisasi
Efektivitas Media Diagram Venn terhadap Pemahaman Materi Himpunan Siswa SDN 06 Kota Bima Khatimah, Husnul; Fadilah, Fara; Nurmayunita, Nurmayunita; Sabila, Aulia Anjila Ramadhan Sufi; Adhar, Adhar
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 4 No 2 (2025): Anthor 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v4i2.372

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran dasar yang penting untuk membentuk kemampuan berpikir logis dan sistematis, salah satunya melalui pembelajaran materi himpunan. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar himpunan karena sifatnya yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media diagram Venn dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi himpunan di kelas V SDN 06 Kota Bima. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis yang dikombinasikan dengan pendekatan studi tindakan berbasis kelas terhadap 26 siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan diagram Venn sebagai media visual mampu membantu siswa dalam memahami relasi antarhimpunan secara lebih konkret dan intuitif. Diagram Venn juga terbukti meningkatkan kemampuan logika dasar matematika dan mengurangi kesalahan konseptual. Meski demikian, ditemukan pula beberapa kendala, seperti kesulitan siswa dalam menginterpretasikan operasi himpunan yang kompleks. Oleh karena itu, disarankan agar diagram Venn digunakan secara terintegrasi dalam model pembelajaran visual-interaktif serta dilengkapi dengan pelatihan guru agar penggunaannya lebih optimal.
Efektivitas Media Diagram Venn terhadap Pemahaman Materi Himpunan Siswa SDN 06 Kota Bima Khatimah, Husnul; Fadilah, Fara; Nurmayunita, Nurmayunita; Sabila, Aulia Anjila Ramadhan Sufi; Adhar, Adhar
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 4 No 2 (2025): Anthor 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v4i2.372

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran dasar yang penting untuk membentuk kemampuan berpikir logis dan sistematis, salah satunya melalui pembelajaran materi himpunan. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar himpunan karena sifatnya yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media diagram Venn dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi himpunan di kelas V SDN 06 Kota Bima. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis yang dikombinasikan dengan pendekatan studi tindakan berbasis kelas terhadap 26 siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan diagram Venn sebagai media visual mampu membantu siswa dalam memahami relasi antarhimpunan secara lebih konkret dan intuitif. Diagram Venn juga terbukti meningkatkan kemampuan logika dasar matematika dan mengurangi kesalahan konseptual. Meski demikian, ditemukan pula beberapa kendala, seperti kesulitan siswa dalam menginterpretasikan operasi himpunan yang kompleks. Oleh karena itu, disarankan agar diagram Venn digunakan secara terintegrasi dalam model pembelajaran visual-interaktif serta dilengkapi dengan pelatihan guru agar penggunaannya lebih optimal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPs) PADA MATERI SEGITIGA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII A MTs NW MATARAM SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ADHAR, ADHAR
Media Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v1i1.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VII A MTs NW Mataram tahun pelajaran 2012/2013 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Conceptual Understanding Prosedurs (CUPs) atau prosedur pemahaman konsep pada materi segitiga. Hasil observasi yang dilakukan di MTs NW Mataram tahun pelajaran 2012/2013 menunjukkan adanya masalah dalam pembelajaran matematika yaitu kurangnya pemahaman konsep matematika siswa akibat proses belajar mengajar yang berpusatpada guru sedangkan siswa hanya sebagai penerima informasi sehingga keaktifan siswa dalam proses pembelajaran masih pasif atau kurang. Hal ini mengakibatkan aktivitas belajar siswa kurang sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu, Teknik Conceptual Understanding Prosedurs (CUPs) adalah salah satu model pembelajaran yang melibatkan siswa secara penuh dan aktif serta mengarahkan perhatian siswa terhadap materiyang dipelajarinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 27 siswa. Data hasil belajar diperoleh melalui hasil tesevaluasi yang dilakukan setiap akhir siklus, sedangkan data aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru diperoleh melalui lembar observasi. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa dikatakan meningkatapabila terjadi peningkatan skor dari skor sebelumnya dan minimal berkategori aktif pada siklus akhir, dan hasil belajar siswa dikatakan telah meningkat apabila terjadi peningkatan rata-rata secara signifikan dari nilai rata-rata sebelumnya dan rata-rata nilai siswa minimal 65, dengan persentase ketuntasan belajar klasikal 85%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas dari siklus ke siklus. Skor aktivitas belajar siswa untuk setiap siklus yaitu 12,42 dan 14,64 dengan kategori aktif, dan sangat aktif. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh nilai ratarata siswa untuk siklus I, dan II berturut-turut yaitu 65,26; dan 78,46 dengan persentasi ketuntasan klasikal 73,90% dan 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Conceptual Understanding Prosedurs (CUPs) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika di kelas VII A MTs NW Mataram tahun pelajaran 2012/2013 pada materi segitiga. Untuk itu,diharapkan guru dapat menerapkan teknik CUPs sebagai alternatif dalam melaksanakan pembelajaran matematika. 
Analisis Ekonomi terhadap Peran BUMDes dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Data Sekunder) Irawansyah, Irawansyah; Adhar, Adhar; Junaidin, Junaidin; Alfisahrin, Alfisahrin; Pertiwi, Aditiyani Nugraha; Gunawan, Ewan
Business Management Vol 4, No 4 (2025): Business Management November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/bisnis.v4i4.9820

Abstract

Village development in Indonesia following Law No. 6 of 2014 positions Village-Owned Enterprises (BUMDes) as a strategic instrument for fiscal independence. This study aims to examine the relationship between BUMDes performance and Village Original Revenue (PADes) and its implications for community welfare, while considering the legal framework as a foundation. The research employs an associative quantitative approach using secondary data, including BUMDes financial reports, PADes realization, and welfare indicators, analyzed through linear regression and correlation. Findings reveal a significant positive relationship between BUMDes performance and PADes (R² = 0.46; p < 0.05), while PADes shows a moderate correlation with community welfare (r = 0.52). A normative legal analysis indicates that although regulations such as Law No. 6/2014 and Government Regulation No. 11/2021 provide strong legitimacy, implementation at the village level still faces technical and administrative challenges. In conclusion, BUMDes significantly contributes to PADes; however, welfare impacts require affirmative policies in PADes allocation and stronger institutional capacity at the village level.