cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
ANALISIS SISTEM DRAINASE AKIBAT CURAH HUJAN YANG TINGGI (Studi Kasus Ruas Jalan Krakatau – Ruas Jalan Tawes Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro) Prawati, Eri; Fajri, Riski Al
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i2.1581

Abstract

Bencana banjir dapat terjadi setiap saat dan sering mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda. Kejadian banjir tidak dapat dicegah, namun, untuk mengurangi kerugian akibat bencana tersebut perlu dipersiapkan saluran yang  mampu mengaliri air dengan baik. Drainase adalah saluran untuk mengalirkan air yang berlebih pada suatu kawasan. Jika perencanaan drainase kurang baik maka akan menimbulkan genangan air di daerah sekitar saluran drainase karena tidak mampunya saluran drainase menampung debit air yang tinggi dan akan menimbulkan dampak bagi masyarakat setempat.Pada ruas Jalan Krakatau sampai Jalan Tawes terdapat 1 saluran  pembuang jenis salurannya berbentuk trapesium dengan kemiringan dasar saluran rata-rata kurang dari 1 %.  Saluran drainase pada ruas Jalan Cemara memiliki struktur bangunan yang kurang baik dan juga banyak terdapat sedimen yang berasal dari limbah rumah tangga ataupun sampah disekitar sehingga menyebabkan kinerja saluran tidak maksimal. Kemudian pada ruas jalan Kapten Tendean kondisi saluran cukup baik dengan tipe saluran rata-rata pasangan batu. Dilihat dari debit banjir rencana yang didapat maka dapat ditentukan dimensi saluran ekonomis untuk saluran 4 yaitu lebar dasar saluran (b) adalah 01,58 m, tinggi muka air (h) adalah 0.79 m, dan tinggi jagaan (w) adalah 0.53 m. Untuk saluran 5 lebar dasar saluran (b) adalah 2,14 m, tinggi muka air (h) adalah 1,07 m dan tinggi jagaan (w) adalah 0.36 m. Pada saluran 6 lebar dasar saluran (b) adalah 3,20 m, tinggi muka air (h) adalah 1,60 m dan tinggi jagaan (w) adalah 0,53 m
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODA TRANSPORTASI BERBASIS ONLINE DI BANDARA RADEN INTAN II LAMPUNG Gustaf Gautama
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1319

Abstract

Untuk saat ini kendaraan pribadi baik roda empat ataupun roda dua yang dioperasionalkan sebagai moda transportasi yang pemesanannya dilakukan dengan aplikasi secara online dan bertujuan untuk mempermudah akses pengguna. Transportasi online memiliki banyak kelebihan seperti pemesanan dengan tarif yang relatif lebih murah, waktu perjalanan yang singkat dan langsung menuju ke lokasi tujuan melalui aplikasi. Transportasi online juga menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah kerusuhan antara transportasi online Sehingga membuat masyarakat mempunyai pilihan moda mana yang paling tepat digunakan dalam mendukung aktivitasnya.Penggunaan perhitungan penelitian dengan aplikasi SPSS diperoleh nilai sig <0,05 dan nilai F hitung sebesar 168,972 lebih besar dari Ftabel 1,97. Dan dapat disimpulkan bahwa komponen faktor pemilihan moda berpengaruh nyata terhadap moda transportasi online yang digunakan sehingga model dapat digunakan secara dinamis.Didapat hasil uji regresi diperoleh nilai T hitung > T tabel yaitu 8,823 > 0,519 dan nilai sig (0.00) < 0,05 yang berarti bahwa variable bebas (X) berpengaruh terhadap variable terikat (Y). Hal ini membuktikan bahwa komponen faktor pemilihan moda berpengaruh terhadap moda transportasi yang dipilih oleh pengguna. Faktor pemilihan moda transportasi online baik Go-jek maupun Grab menjadi tolak ukur bagi pengguna moda untuk menentukan moda yang dipilih menuju Bandara Raden Intan II Lampung.
ANALISIS STRUKTUR BALOK BETON BERTULANG PADA GEDUNG FAKULTAS SYARIAH KAMPUS II IAIN KOTA METRO Sari Utama Dewi; Erna Dwi Nurwulan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1330

Abstract

Untuk mendukung proses belajar, gedung perkuliahan merupakan sarana yang paling penting karena akan menciptakan proses belajar mengajar, kenyamanan mahasiswa maupun dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan lebih kondusif. Penelitian ini menganalisa luasan tulangan dan hasil koreksi dengan dimensi dan mutu beton yang sama dengan yang telah dilaksanakan dilapangan dan berdasarkan analisis peneliti. Tahapan perhitungan yang peneliti dlakukan yaitu dari pengumpulan data primer dan sekunder. Kemudian melakukan perhitungan pembebanan seperti beban hidup, mati, gempa dan kombinasi pembebanan. Selanjutnya peneliti menginput hasil perhitungan pembebanan, mutu beton, dan dimensi struktur ke aplikasi SAP2000. Dari hasil perhitungan didapatkan balok portal As-2 (dengan dimensi 35/60) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi As sebesar 8,23 % dan untuk As’sebesar 15 %. Balok portal As-2 (dengan dimensi 25/40) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi As sebesar 2,86 % dan untuk As’sebesar 0,00 %. Balok memanjang As-1’ (dengan dimensi 20/35) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi As sebesar 30,00 % dan untuk As’sebesar 0,00 %
PEMUTAKHIRAN PETA SEBARAN GEMPA BUMI BERDASARKAN MAGNITUDO DAN KEDALAMAN DI WILAYAH PROVINSI PAPUA BARAT PADA 50 TAHUN TERAKHIR Imam Trianggoro Saputro; Hendrik Momot
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1315

Abstract

Papua Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia timur. Daerah ini memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap ancaman bahaya gempa bumi karena lokasinya terletak diantara pertemuan lempengan tektonik dan beberapa sesar aktif. Gempa dengan magnitudo kecil sampai besar sangat sering terjadi. Untuk itu diperlukan peta sebaran gempa untuk menggambarkan daerah yang memiliki resiko terjadinya gempa berdasarkan kejadian di masa lalu. Setiap gempa bumi melepaskan energi gelombang seismik sehingga kumpulan gempa bumi pada periode tertentu pada suatu area juga suatu cara untuk menggambarkan konsentrasi aktifitas gempa bumi. Data gempa sangat diperlukan dalam bidang teknik sipil yaitu untuk perencanaan bangunan tahan gempa. Dengan melakukan pemetaan terhadap sebaran gempa bumi, diharapkan dapat digunakan sebagai upaya mitigasi dalam rangka pengurangan resiko bencana gempa bumi di wilayah Papua barat.Data gempa yang digunakan pada peneltian ini yaitu data gempa yang terjadi di wilayah Papua Barat dalam rentang waktu 50 tahun terakhir atau pada periode 1969-2019. Analisis terhadap gempa dilakukan untuk memisahkan antara gempa utama (mainshock) dan gempa susulan (aftershock) yang terjadi. Pemetaan sebaran gempa dilakukan dengan dua cara yaitu berdasarkan besarnya magnitudo gempa dan kedalaman terhadap pusat gempa bumi.Hasil penelitian diperoleh bahwa data gempa Provinsi Papua Barat dalam kurun waktu 50 tahun yaitu pada periode 1969-2019 berjumlah 4751 data gempa. Gempa yang terjadi di wilayah Papua Barat di dominasi oleh gempa dengan magnitudo sedang hingga besar. Hal ini membuat tingkat kerentanan terhadap gempa bumi pada daerah ini tergolong tinggi. Selain itu, Gempa yang terjadi di wilayah Papua Barat apabila ditinjau berdasarkan kedalaman maka sebanyak 4448 kejadian atau sekitar 93,6% merupakan gempa dangkal yang bersumber dari megathrust dan shallow crustal/sesar. Hasil proses declustering terhadap katalog gempa Provinsi Papua Barat periode 50 tahun terakhir yaitu pada rentang waktu 1969-2019 maka diperoleh data gempa utama sebanyak 1685 data gempa atau 35.47% dari total katalog gempa. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dapat memberikan gambaran secara jelas mengenai kondisi seismisitas terbaru yang terjadi di wilayah Papua Barat.
HUBUNGAN NILAI CBR LABORATORIUM DAN DCP PADA TANAH YANG DIPADATKAN PADA RUAS JALAN DESA SEMISIR KABUPATEN KOTABARU Sylvina Permatasari
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i2.1582

Abstract

Cara  uji  Dynamic  Cone  Penetrometer  (DCP) merupakan  suatu  prosedur  yang  cepat  untuk melaksanakan evaluasi  kekuatan tanah dasar dan lapis pondasi jalan dengan biaya yang relatif kecil. Perencanaan tebal lapisan perkerasan bawah dan lapisan perkerasan atas serta lapis permukaan terlebih dahulu harus di uji kepadatan tanahnya. Pada penelitian ini membahas hubungan nilai CBR laboratorium dan DCP pada tanah yang dipadatkan di ruas Jalan Desa Semisir Kabupaten Kotabaru yang merupakan jalan yang akan digunakan perusahaan agar akses jalan pelabuhan menjadi mudah dilalui sehingga dapat membantu perusahaan melalui akses jalan tersebut.Perhitungan hasil analisa  data  baik di  lapangan  maupun  di  laboratorium, diperoleh  titik penelitian  yang memiliki nilai  hampir sama sehingga penggunaan alat DCP untuk penentuan CBR tanah (CBR perkiraan  awal)  di  lapangan  di  Ruas  Jalan  Desa Semisir Kabupaten Kotabaru dapat  dipakai  sebagai  suatu  data perencanaan konstruksi jalan tanpa harus melakukan pengujian CBR lebih lanjut di laboratorium. Untuk mendapatkan berapa nilai DCP, nilai CBR, CBR desain dan nilai daya dukung tanah pada ruas Jalan dimana hasil pengujian menunjukkan rata-rata nilai DCP adalah 18,13 mm, sedangkan rata-rata nilai CBR adalah 13,35% dan desain nilai CBR adalah 24,78% dengan Daya Dukung Tanah adalah 7,74%.Kondisi di lapangan saat pengujian sudah layak untuk ditingkatkan perkerasan lapisan permukaan aspal karena memiliki standar kepadatan minimum 6%. Hasil nilai CBR tersebut akan menjadi rekomendasi untuk penentuan tebal lapis perkerasan dan tebal lapis permukaan pada Jalan tersebut
ANALISA BIAYA PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN PENDEKATAN REGRESI LINIER Diah Sarasanty; Erna Tri Asmorowati
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1320

Abstract

Dalam industri konstruksi, komponen biaya merupakan hal penting yang perlu dipertimbangkan. Estimasi biaya konstruksi yang tidak akurat menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek, pembengkakan biaya, dan menurunnya kualitas. Penggunaan material dan sumber daya yang dibutuhkan tidak dapat diprediksi pada tahap perencanaan karena tidak tersedianya data pendukung shop drawing  dan bill of quantity.  Penelitian ini memberikan solusi dengan melakukan estimasi biaya berbasis analisa regresi pada kebutuhan tenaga kerja dalam sebuah proyek konstruksi. Analisa regresi yang dibentuk akan menghasilkan formulasi model yang diharapkan dapat memberikan rekomendasi dan membantu para kontraktor maupun owner dalam memprediksi biaya pekerjaan dengan akurat, tidak bias, stabil dan tepat waktu.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN BAHAN LAPANGAN DENGAN CAMPURAN ADIKTIF DAN TANPA ADIKTIF PADA BETON MUTU K.300 Masherni Masherni; Yusuf Amran
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1331

Abstract

Penelitian ekperimental dan analisis terhadap penggunaan bahan tambahan/adiktif ini dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton dari variasi penambahan adiktif 0%, 25%, 50%, 70% dan 100% dari volume semen. Dengan demikian dapat ditentukan seberapa besar pengaruhnya dilihat dari hasil penelitian ini dan telah tersaji dalam persen penambahan kekuatan. Penelitian ini menggunakan benda Uji Silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian dilakukan saat umur  28 hari dan setiap umur terdiri dari 3 benda uji. Sehingga dibutuhkan 3 benda uji untuk masing-masing variasi kadar penambahan adiktif didapat total benda uji 48 unit benda uji. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan informasi yang jelas bagi pengembangan ilmu teknologi beton dan pengaruh yang terjadi akibat penggunaan zat adiktif pada campuran beton dan memberikan informasi tentang perbandingan mutu beton dari variasi sampel beton normal dengan beton yang telah mendapatkan penambahan zat adiktif terhadap campuran beton.Semua hasil yang didapat dari pelaksanaan penelitian akan ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik hubungan serta dideskripsikan berdasarkan data yang didapat dari hasil pengujian material dan campuran beton untuk masing-masing komposisi terhadap masing-masing pengujian ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik yang nantinya akan didapatkan hasil pada kondisi optimum. Analisis mengenai perubahan karakteristik pada beton untuk setiap komposisi campuran, dijelaskan dalam bentuk tabel dan grafik hasil pengujian
ANALISIS KAPASITAS RUANG PARKIR KENDARAAN KAMPUS 1 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Septyanto Kurniawan; Leni Sriharyani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1316

Abstract

Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro yang kampus berlokasi di jalan Ki. Hajar Dewantara No. 116 Iring Mulyo Kecamatan Metro Timur. Jumlah mahasiswa, dosen dan karyawan yang terus meningkat signifikan sejak tahun 2016, menuntut pihak pengelola kampus untuk mampu memberikan pelayanan dan fasilitas penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Metro. Salah satu fasilitas tersebut adalah pembangunan gedung perkuliahan dan fasilitas kampus lainnya, telah menyebabkan menyempitnya lahan parkir di kampus. Penyebaran kedatangan dan keberangkatan kendaraan yang parkir tidak merata sepanjang  harinya, fasilitas parkir kendaraan pada pelataran/ halaman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro disediakan hanya untuk dosen, karyawan, mahasiswa dan tamu yang datang pada Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro saja dikarenakan terbatasnya luas lahan parkir. Adapun jumlah kapasitas kendaraan parkir serta luas lahan/ petak parkir yang tersedia pada Kampus 1 Muhammadiyah Metro terbagi menjadi 5 yaitu : Daerah A dengan luas lahan/ petak parkir  2.694,18 M2, untuk kendaraan bermotor R4 64 unit dan kendaraan bermotor R2 33 unit, Daerah B dengan luas lahan/ petak parkir  631,66 M2, untuk kendaraan bermotor R2 163 unit, Daerah C dengan luas lahan/ petak parkir  1.568,87 M2, untuk kendaraan bermotor R2 306 unit, Daerah D dengan luas lahan/ petak parkir  1.286,59 M2, untuk kendaraan bermotor R4 24 unit, dan kendaraan bermotor R2 134 unit, Daerah E dengan luas lahan/ petak parkir  706,2 M2, untuk kendaraan bermotor R4 13 unit.
PENINGKATAN DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG PADA PERKERASAN JALAN TANAH MENGGUNAKAN DIFA SOIL STABILIZER DAN ABU SEKAM PADI Robby Zul Anggara; Yusuf Amran; Agus Surandono
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i2.1583

Abstract

Tanah lempung merupakan tanah yang bersifat multi component, terdiri dari tiga fase yaitu padat, cair, dan udara. Bagian yang padat merupakan polyamorphous terdiri dari mineral inorganis dan organis.Mineral-mineral lempung merupakan subtansi-subtansi kristal yang sangat tipis yang pembentukan utamanya berasal dari perubahan kimia pada pembentukan mineral-mineral batuan dasar. Semua mineral lempung sangat tipis kelompok-kelompok partikel kristalnya berukuran10 koloid (<0,002 mm) dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Tanah yang kurang baik karakteristiknya perlu dilakukan tindakan perbaikan, salah satunya dengan cara stabilisasi tanah sebagai upaya memperbaiki sifat fisik dan sifat mekanis tanah serta meningkatkan nilai CBR tanah. Stabillisasi mekanis atau stabilisasi kimiawi merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukang dengan cara menambahkan zatadditive. Pada penelitian ini zat additive yang digunakan yaitu Difa Soil Stabilizer dengan persentase 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8% sedangkan untuk abu sekam padi menggunakan persentase 8%. Menurut sistem klasifikasi  USCS, hasil pengujian sifat fisik tanah asli menunjukkan bahwa tanah tersebut memiliki nilai batas cair (LL) rata-rata sebesar 26%, dan nilai indeks plastisitas (PI) rata-rata sebesar 4,95%. Apabila nilai tersebut diplotkan pada diagram plastisitas maka tanah tersebut masuk dalam kelompok lempung anorganis dan lempung berpasir dengan plastisitas rendah. Menurut sistem klasifikasi AASTHO, sampel tanah termasuk kedalam kelompok A-2-4. Tanah golongan ini termasuk tipe kerikil dan pasir yang berlanau atau berlempung. Dari pengujian yang telah dilakukan nilai CBR yang didapat dari tanah lempung berpasir menunjukkan nilai sebesar 4,20% yang mana untuk nilai tersebut belum memenuhi syarat dari Bina Marga yaitu sebesar 6%. Maka dari itu perlu dilakukan stabilisasi mekanis menggunakan Difa Soil Stabilizer dan abu sekam padi. Pada pengujian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan zat additive berupa Difa Soil Stabilizer dan abu sekam padi dapat meningkatkan daya dukung tanah lempung berpasir untuk akses jalan tanah. Terutama untuk CBR tanah dengan meningkatkan persentase zat additive dan kadar air yang tepat maka akan semakin baik pula nilai CBR yang didapat. Pada penelitian ini didapatkan nilai CBR optimumnya sebesar 7,17% pada campuran 0,6% Difa Soil Stabilizer dan 8% abu sekam padi
ANALISA KELAYAKAN RUMAH SEDERHANA DI YOGYAKARTA Dwi Kurniati; Eka Faisal Nurhidayatullah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1321

Abstract

Perumahan bersubsidi yang berlokasi di Yogyakarta ini memiliki target masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah. Harga yang terjangkau dan persyaratan kepemilikan yang cukup rendah, diharapkan memiliki kualitas struktur yang baik juga. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data berkualitas tentang kelayakan struktur dinding rumah subsidi khas. Metode penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Teknis pelaksanaannya adalah melakukan penilaian langsung di lapangan dengan bantuan bentuk rumah dinding yang khas. Formulir ini diadaptasi dari FEMA dan Pedoman Konstruksi Rumah Sederhana yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Kuantifikasi dilakukan pada elemen struktural dan non-struktural termasuk fondasi, sloof, balok, kolom, rangka atap, campuran beton, tulangan, dinding, dan atap. Proses analisis data menggunakan penilaian dengan skala 1 hingga 100% pada kelayakan yang kurang, sedang, dan tinggi. Sehingga mendapatkan hasil berupa rekomendasi dari struktur rumah subsidi. Hasil penelitian ini adalah tingkat kerapian struktur fondasi 5%, sloof 5%, kolom utama 5 %, koneksi 5% dan kuda 5%, dan untuk non struktur yaitu dinding dengan persentase 4%. Kelayakan rumah subsidi ini  mendapatkan angkanya 71%. Kemudian dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur pembangunan rumah bersubsidi telah mengikuti aturan yang berlaku dan dinyatakan layak secara struktur