cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
ANALISIS PENENTUAN TARIF JALAN TOL RUAS SIGLI – BANDA ACEH MENGGUNAKAN PENDEKATAN ATP (Ability to Pay) DAN WTP (Willingnes to Pay) Fery Hendi Jaya; Sari Utama Dewi; Auva Ardhani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i2.2022

Abstract

Tarif Tol di setiap daerah memiliki perbedaan. Oleh karena itu dilakukan analisis untuk menyesuaikan tarif terhadap kemampuan dan keinginan pengguna transportasi tol di Provinsi Aceh Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakteristik pengguna jalan tol ruas Sigli – Banda Aceh, dengan pendekatan  nilai ATP (Ability to Pay) dan menganalisis nilai WTP (Willingnes to Pay) pengguna moda jalan tol Sigli – Banda Aceh, baik terhadap tarif yang ditentukan. Hasil dari analisis ini adalah karakteristik jenis kelamin pria 89% dan 11% Wanita, untuk perkerjaan adalah wiraswasta/pedagang/petani dengan 51%, untuk penghasilan perbulan adalah sebesar Rp 2.000.000 -  Rp 5.000.000 dengan 63%, untuk Biaya transportasi Per hari adalah 55% dengan biaya transportasi sebesar Rp 50.000 – Rp 100.000 per hari. Untuk hasil Ability to Pay didapatkan nilai Rp 50.000,00-Rp 500.000,00 dengan rata-rata yang mampu dibayarkan sebesar Rp 237.213,00 untuk tiap 75 km, untuk hasil analisis Willingness to Pay didapatkan nilai Rp 30.000,00 - Rp 77.500,00 dengan rata-rata nilai WTP sebesar Rp 42.256,10 untuk per panjang tol 75 km sesuai dengan ruas Singli sampai Banda Aceh. Kesimpulan akhir dari analisis ini adalah karakteristik terbesar adalah laki laki dengan 89%, 51% dengan perkejaan Pedagang/petani, penghasilan per bulan adalah Rp 2.000.000,00 – 5.000.000,00 dengan 63% . Jumlah keluarga 3-4 orang dengan persentase 43%. Biaya transportasi adalah Rp 50.000,00 – Rp 100.000,00 dengan persentase 55% dan panjang perjalanan 25 - 50 km dengan persentase 32%. Dari hasil analisis ATP didapatkan tarif adalah Rp 50.000,00 – Rp 500.000,00. Dari hasil analisis WTP didapatkan hasil tarif adalah Rp 30.000,00 – Rp 77.500. Dari hasil analisis ATP dan WTP maka didapatkan tarif ideal dengan nilai untuk golongan I s/d golongan V adalah Rp. 86.314, sebesar Rp. 129.471, Rp. 172.628, 205.785,00  dan 215.785,00 untuk /75 Km
PERENCANAAN KONSTRUKSI BANGUNAN BAWAH JEMBATAN WAY PURING LAMPUNG TENGAH Eko Syafutra
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i2.2028

Abstract

Jembatan sebagai sarana penunjang rakyat mutlak diperlukan. Untuk mewujudkan suatu jembatan diperlukan tahap-tahap perencanaan dan pelaksanaan. Pada tahap perencanaan jembatan direncanakan seekonomis dan seefisien mungkin. Jembatan Way Puring terletak di ruas jalan Ramapuja Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Tengah.  Tujuan penulisan ini adalah menghitung dan menganalisis konstruksi bangunan bawah jembatan terutama stabilitas abutment terhadap gaya guling, gaya geser, dan penurunan. Langkah perhitungan awal adalah dengan menentukan bentang jembatan, arah aliran sungai, dan perhitungan abutmen. Dari hasil perhitungan diperoleh hasil bahwa konstruksi abutmen cukup aman terhadap geser yaitu 2,429 > 1,5 guling yaitu 2,511 > 2, dan tidak aman terhadap penurunan / amblas maka digunakan pondasi dalam yaitu pondasi tiang pancang  30 Cm dengan panjang 7,5 M. Tegangan-tegangan yang terjadi akibat konstruksi jembatan yaitu 470,628 Ton tidak melampaui tegangan yang dapat didukung oleh tiang pancang yaitu 554,208
KLASIFIKASI DAERAH ALIRAN SUNGAI DI PROVINSI LAMPUNG BERDASARKAN PERMENHUT NO. 60/2014 Dwi Nugroho; Eva Rolia
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i2.2023

Abstract

Kesehatan DAS (KesDAS) adalah ukuran struktur dan fungsi ekosistem yang ditandai dengan kelimpahan dan keragaman spesies, sumber anorganik dan organik, serta atribut fisik (termasuk kompleksitas habitat). Pendekatan sistem untuk penilaian dan perlindungan DAS yang sehat didasarkan pada evaluasi terpadu menurut US-EPA (2012). Namun berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan RI No. 60  tahun 2014, klasifikasi DAS dihitung dengan kriteria kondisi lahan, kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air, sosial ekonomi dan kelembagaan, investasi bangunan air, pemanfaatan ruang wilayah. Tujuan penelitian ini adalah menghitung klasifikasi DAS di Provinsi Lampung berdasarkan Permnehut 60/2014, untuk memperoleh kriteria apakah DAS masuk dalam kondisi dipertahankan atau dipulihkan daya dukungnya. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 18% (3 sub-DAS) dalam kondisi dipulihkan daya dukungnya dan 82% sub DAS dipertahankan daya dukungnya.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN NASIONAL LINK 014 LINTAS SUMATERA-LAMPUNG Ida Hadijah; Leni Sriharyani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i2.2024

Abstract

Ruas Jalan Gunung Sugih - Tegineneng Link 014 termasuk jalan Nasional, merupakan jalan dua lajur dua arah tak terbagi (2/2 TT) dengan panjang ruas 25.13 km yang melewati kampung Wates, pemecah dan penghubung ke berbagai daerah terdapat pula Industri Kelapa Sawit, diseputaran daerah Wates Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Analisis tingkat pelayanan yang dilakukan di lokasi penelitian menggunakan pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Penelitian dilakukan selama tujuh hari dengan melakukan survey traffic counting, survey geometrik jalan, survey hambatan samping dan survey kecepatan setempat (spot speed). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas pada jam puncak dengan nilai sebesar 1332,75 skr/jam, dengan kecepatan tempuh kendaraan ringan rata-rata 20,80 km/jam. Kapasitas Jalan Lintas Sumatera – Lampung sebesar 2371,62 skr/jam pada jam 16.00 – 17.00 dan memiliki tipe jalan 2/2 TT dengan nilai derajat  kejenuhan 0,56 termasuk dalam kategori tingkat pelayanan jalan C. Dari hasil perhitungan prediksi untuk tahun 2030, dengan memprediksi pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan lalu lintas, dengan tanpa pelebaran badan jalan dan bahu jalan, maka ruas jalan ini tingkat pelayanannya masuk dalam kategori D
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN PERBATASAN PAPUA BARAT (MARUNI – BATAS KOTA MANOKWARI) Charlton Parlindungan; Atik Wahyuni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i2.2019

Abstract

Dalam sistem transportasi perkotaan di wilayah Manokwari, ruas Jalan Maruni - Bts Kota Manokwari berperan sebagai jalan utama yang digunakan oleh pemakai jalan menuju pusat kota maupun luar kota. Jalan Maruni - Bts Kota Manokwari ini juga merupakan Jalan Nasional penghubung 13 Kabupaten/ Kota. Kabupaten Manokwari sebagai salah satu Kabupaten di Papua Barat, saat ini mengalami perkembangan yang pesat, sehingga menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan sarana prasarana transportasi. Pada Kabupaten Manokwari, peningkatan pergerakan masyarakat  tidak diimbangi dengan ketersediaan ruas-ruas jalan sebagai aspek prasarana transportasi, untuk itu diperlukan penelitian untuk mengetahui  kinerja Ruas Jalan Maruni - Bts Kota Manokwari  dan juga alternatif penanganan untuk peningkatan pelayanan jalan Maruni-Batas Kota Manokwari. Metode yang digunakan untuk menjawab masalah dalam penelitian ini adalah menggunakan metode MKJI 1997, adapun hasil penelitian ini diharapkan dapat mengetahui alterenatif solusi penanganan untuk meningkatkan pelayanan jalan di ruas tersebut.
ANALISIS STABILITAS TANAH BERBUTIR HALUS BERPLASTISITAS TINGGI MENGGUNAKAN DIFA SOIL STABILIZER UNTUK MENCEGAH PENURUNAN MASSA TANAH Yusuf Amran; Sigit Sugiarto; Agus Surandono
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v11i2.2025

Abstract

Perubahan sifat mekanis tanah dengan nilai plastisitas tinggi yang distabilisasi menggunakan difa soil stabilizer yang diparameterkan melalui nilai – nilai kuat geser tanah (tegangan tanah,cohesi tanah, sudut geser tanah) serta tingkat kepadatan tanah (berat isi tanah maksimum dan kadar air optimum) terhadap penurunan massa tanah.Stabilisasi mekanis atau stabilisasi mekanikal dilakukan dengan mencampur atau mengaduk dua macam tanah atau lebih yang bergradasi berbeda untuk memperoleh material yang memenuhi syarat yang telah ditentukan komposisi tambahannya. Bahan bahan adiktif adalah hasil olahan pabrik yang bila ditambahkan kedalam tanah dengan perbandingan yang telah ditentukan akan memperbaiki sifat – sifat teknis tanah. Seperti, kekuatan, tekstur, kemudahan dikerjakan (workability) dan plastisitas. Contoh – contoh bahan tambahan adalah : kapur, semen ,abu terbang, limbah sawit, garam dapur, difa soil stabilizer dan aspal.Soil stabilization adalah metode perbaikan tanah untuk dapat memenuhi spesifikasi teknis material dalam aplikasi teknik stabilisasi tanah dapat dilakukan secara mekanis dan kimiawi. Stabilisasi secara mekanis adalah dengan memperbaiki sifat tanah secara fisik, biasanya dilakukan dengan mengurangi volume rongga udara pada kadar air yang optimum saat pemadatan (compaction) dilakukan. Sedangkan stabilisasi secara kimiawi dilakukan dengan memperbaiki gaya ikatan secara mikro antara butir tanah dan bahan pembantu yaitu difa soil stabilizer.
ANALISIS PENGUJIAN MARSHALL PADA ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE DENGAN CAMPURAN LATEKS Ida Hadijah; Leni Sriharyani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2328

Abstract

Kerusakan jalan di Indonesia sering sekali terjadi, bahkan kerusakan terjadi sebelum jalan tersebut mencapai umur rencana yang telah ditetapkan. Ditambah lagi dengan kondisi iklim tropis di Indonesia yang berubah-ubah sehingga menjadi salah satu penyebab terjadinya kerusakan pada lapisan perkerasan. Dengan kondisi iklim dan kondisi perkerasan jalan di Indonesia tersebut sangat diperlukan bahan pengikat yang bersifat keras, titik lembek tinggi, elastis, pelekatan yang baik dan tahan lama. Untuk meningkatkan mutu aspal tersebut maka perlu penambahan zat aditif lain.   Penelitian ini menggunakan metode desain empiris secara eksperimen yaitu metode yang dilakukan dengan mengadakan kegiatan percobaan untuk mendapatkan data, data tersebut diolah untuk mendapatkan suatu hasil perbandingan dengan syarat-syarat yang ada, penyelidikan eksperimen dapat dilakukan didalam maupun diluar laboratorium. Campuran lateks pada asphalt concrete – binder course dalam penelitian ini menggunakan komposisi yang berbeda sesuai dengan perhitungan hasil gradasi dan menggunakan kadar aspal 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, kadar lateks 0%, 4%, 7%, 10%, 11%, 13%.Dari hasil analisis diketahui campuran lateks pada Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC) yaitu, untuk kadar lateks 11% menghasilkan kadar aspal optimum pada aspal 4,5%, 5%, 5,5% memenuhi spesifikasi Binamarga (2010), untuk kadar lateks 13% menghasilkan kadar aspal optimum pada aspal 4,5% memenuhi spesifikasi binamarga (2010), sedangkan untuk kadar lateks 4%, 7%, 10% tidak memenuhi spesifikasi binamarga (2010).
ANALISA SISTEM DRAINASE TERHADAP PENANGGULANGAN BANJIR DAN GENANGAN DI KECAMATAN METRO TIMUR–KOTA METRO-LAMPUNG Eri Prawati; Eva Rolia; Faldan Ashiddiqy
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2323

Abstract

Pada ruas jalan di Kecamatan Metro Timur - Kota Metro telah terjadi banjir di beberapa titik jalan tersebut yang diakibatkan limpasan dari saluran drainase. Limpasan tersebut terjadi karena saluran drainase tidak mampu menampung debit air yang tinggi akibat hujan yang terjadi kurang lebih 2 jam dan menimbulkan banjir setinggi 30 – 50 cm. Akibat banjir tersebut menyebabkan terganggunya aktifitas masyarakat ruas jalan di Kecamatan Metro Timur - Kota Metro. Banyak dugaan mengenai faktor penyebab terjadinya banjir di ruas jalan di Kecamatan Metro Timur - Kota Metro salah satunya karena saluran drainase yang mengecil dan saluran yang tidak di rawat dengan baik sehingga saluran drainase tersebut tidak mampu menampung debit air yang tinggi sehingga menyebabkan limpasan air pada area sekitar saluran, dan menyebabkan banjir membuat aktifitas masyarakat terganggu. Sistem drainase perkotaan merupakan salah satu komponen prasarana perkotaan yang sangat erat kaitannya dengan penataan ruang. Bencana banjir yang sering melanda sebagian besar wilayah dan kota di Indonesia disebabkan oleh kesemrawutan penataan ruang.Kolam retensi berfungsi untuk menyimpan dan menampung air sementara dari saluran pembuangan sebelum dialirkan ke sungai sehingga dapat mengurangi debit banjir. Pada perencanaan ini menggunakan tipe kolam retensi di samping badan sungai. Kolam retensi yang direncanakan memiliki panjang sebesar 58 meter dan lebar 24 meter, sehingga memiliki luas 1392 m2 dengan kedalaman 3 meter dan tinggi jagaan 0,5 meter. Kemiringan tanggul 1:2, keliling kolam retensi sebesar 164 meter.
DESAIN PERKERASAN KAKU PADA JALAN KANDANGAN–SEMEMI, SURABAYA DENGAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 Kurnia Hadi Putra; Theresia Maria CA; Jovan Vinsensius Missel
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2318

Abstract

Pada Ruas Jalan Kandangan – Sememi memiliki status jalan Provinsi, dimana jalan tersebut berada di Kecamatan Benowo Kota Surabaya yang menyatukan antar Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik. Dipilih lokasi tersebut sebagai objek penelitian karena seringnya dilalui kendaraan berat dan jalan existing mengalami kerusakan yang cukup parah hal itu pula menyebabkan seringnya kecelakaan pada lokasi ini. Maka dari itu dilakukan perencanaan ulang dengan menggunakan perkerasan kaku. Perencanaan ulang dilakukan dengan membandingkan dua metode dengan umur rencana 40 tahun dan jenis perkererasan ialah BBTT, metode yang digunakan yaitu Manual Desain Perkerasan Jalan 2017. Pada metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 memperhatikan data nilai kelompok sumbu pada setiap jenis kendaraan niaga. Hasil perhitungan perencanaan tebal perkerasan kaku menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 diperoleh tebal perkerasan kaku setebal 285 mm, ruji (dowel) Ø 32 mm, panjang 450 mm, dan panjang 300 mm, batang pengikat (tie bars) D16 mm, panjang 700 mm dan jarak 750 mm
ANALISIS PEMANFAATAN BAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI CAMPURAN BETON MUTU RENDAH Sari Utama Dewi; Fery Hendi Jaya; Della Aviva Hermala
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v12i1.2324

Abstract

Beton merupakan campuran berdasarkan berat dari komponen-komponen seperti agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan atau tanpa bahan tambahan untuk membentuk masa padat setelah pengerasan. Komposisi pada cangkang telur terdiri dari 98,2% kalsium karbonat, 0,9% magnesium, dan 0,9% fosfor. Bubuk cangkang telur mengandung beberapa senyawa yang sama dengan kandungan Semen Portland. Senyawanya adalah  kalsium karbonat, magnesium dan besi. Hasil pengujian nilai kuat tekan beton umur 1 hari pada persentase variasi  0%  (tanpa campuran serbuk cangkang telur) yaitu sebesar 6,53 Mpa, untuk nilai kuat tekan beton dengan persentase SCT 3%  yaitu sebesar 4,11 Mpa, dan pada persentase SCT 6% yaitu sebesar 5,05 Mpa. Nilai kuat tekan beton umur 7 hari pada persentase variasi  0%  (tanpa campuran serbuk cangkang telur) yaitu sebesar 13,39 Mpa, untuk nilai kuat tekan beton dengan persentase SCT 3%  yaitu sebesar 12,38 Mpa, dan pada persentase SCT 6% yaitu sebesar 15,65 Mpa. beton umur 28 hari pada persentase variasi  0%  (tanpa campuran serbuk cangkang telur) yaitu sebesar 14,38 Mpa, untuk nilai kuat tekan beton dengan persentase SCT 3%  yaitu sebesar 16,82 Mpa, dan pada persentase SCT 6% yaitu sebesar 18,17 Mpa