cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26566230     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra (2656-6230) is a scientific journal managed by the Postgraduate Literature, Faculty of Humanity, Andalas University, Indonesia. The purpose of this journal is to publish scientific work for Indonesian, foreign lecture and researchs, students, and practioners to present new ideas, concepts and theories in the literature such: literary phenomenon, literary history, literary analysis, literary criticsm, literary research, and literary scholarship synonymous etc.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN E-MODUL MULTIMODAL BERKEARIFAN LOKAL MADURA UNTUK MENULIS TEKS CERPEN Farahiba, Ayyu Subhi; Puspitasari, Mega
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.6.2.132.2024

Abstract

Multimodal e-modules develop students' abilities in understanding a variety of multimodal texts which encourage intellectual quality and broader learning experiences. Multimodal-based learning can be integrated with local wisdom as an effort to preserve cultural values. The aim of the research is to determine the need for a multimodal e-module based on Madurese local wisdom for writing short story texts. This research is aqualitative descriptive research oriented towards the development of a product. The data collection technique was carried out through a questionnaire distributed to Indonesian language teachers and also to students at two high schools in Pamekasan Regency via Google Forms. Data were analyzed using descriptive analysis and the percentage of the total number of answers given was divided by the total number of respondents multiplied by 100%. The results of this research show that learning to write short story texts has never been carried out using e-modules, the use of multimodal teaching materials has never been done, and the short story texts presented in learning have not been based on local Madurese wisdom. Based on these results, it can be concluded that the development of a multimodal e-module based on local Madurese wisdom is really needed by students so it needs to be developed to support the short story writing skills of class XI high school students. 
KETIDAKADILAN GENDER TERHADAP TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL BELENGGU KARYA ARMIJN PANE KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME Rifdah, Rifdah
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.5.2.115.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Belenggu karya Armijn Pane dengan pendekatan kritik sastra feminisme. Karya Ini dapat menggambarkan pengalaman dan perjuangan seorang tokoh perempuan dalam konteks sosial dan budaya patriarki. Metode yang yang digunakan yakni dengan metode kualitatif yang berfokuskan pada tokoh utama perempuan dalam novel Belenggu. Data yang dikumpulkan meliputi kutipan-kutipan yang menggambarkan ketidakadilan pada tokoh perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan mengalami berbagai bentuk ketidakadilan gender. Mereka sering diperlakukan secara tidak adil oleh masyarakat yang masih mengedepankan norma-norma patriarki. Melalui pendekatan kritik sastra feminisme, penelitian ini dapat mengungkapkan implikasi tentang sosial dan budaya dari ketidakadilan gender pada novel. Selain itu, penelitian ini juga mempengaruhi kehidupan dan keberhasilan tokoh perempuan dalam mencapai kebebasan. Kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang perlunya kesetaraan gender dalam masyarakat serta memperkuat perkembangan kritik sastra feminisme sebagai alat menganalisis dan mengkritik ketidakadilan gender dalam karya sastra.
KARAKTERISTIK POKOK FILSAFAT DALAM NOVEL PANGANTÉN KARYA DEDEN ABDUL AZIZ Herlina, Yeni; Sudaryat, Yayat
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.6.2.151.2024

Abstract

This research aims to explain the philosophical study and key characteristics of philosophy in the novel Pangantén by Deden Abdul Aziz. A descriptive qualitative approach was used to analyze data from novel excerpts that reflect philosophical inquiry. Data were collected through the process of reading, noting, and marking relevant quotes. The results of the research show 63 pieces of philosophical data and 5 key characteristics of philosophy. Among them, 13 data points depict radical thinking, focusing on fundamental questions about human life and existence. A total of 20 data points relate to the search for basic principles or foundations, reflecting a contemplation of values that guide human behavior. Additionally, 8 data points reflect the pursuit of truth, another 8 depict efforts to achieve conceptual clarity, and 14 data points describe rational thinking, emphasizing logic and reasoning in decision-making. These results indicate that the novel Pangantén not only presents a narrative but also conveys deep philosophical reflections. These elements position the novel as a medium for illustrating philosophical ideas about existence, principles, truth, clarity, and rationality in everyday life.
Kritik Sosial dalam Puisi “Pidato Seorang Demonstran” Karya Mansur Samin (Tinjauan Sosiologi Sastra) Mustika, Moch. Fachrul; Lanta, Jumiati; Kasau, M. Nurzin R.
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.6.1.145.2024

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis dan desain penelitian berdasarkan pendekatan sastra. Penelitian sastra merupakan upaya pencarian pengetahuan dan pemberian makna terhadap masalah sastra dengan hati-hati dan kritis. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan penekanan pada karakteristik data. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena secara holistik melalui deskripsi berbentuk kata-kata dan bahasa. Pendekatan sosiologi sastra diadopsi, menitikberatkan pada aspek kemasyarakatan dalam karya sastra, menganggapnya sebagai respons pengarang terhadap realitas sosial. Fokus penelitian adalah pada puisi "Pidato Seorang Demonstran" karya Mansur Samin dan respons pengarang terhadap masalah sosial yang diungkapkan melalui kritik. Data primer diperoleh dari puisi tersebut, sementara data sekunder melibatkan berbagai dokumen terkait dan literatur ilmiah tentang metode studi dan teori sosiologi sastra. Pendekatan tinjauan literatur digunakan dalam pengumpulan data melalui artikel, laporan akademis, tesis, dan buku. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi, memfokuskan pada identifikasi dan interpretasi pesan inti karya sastra. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa puisi "Pidato Seorang Demonstran" mencerminkan latar belakang perubahan politik, ketidakstabilan ekonomi, dan ketidakpuasan masyarakat pada masa tersebut. Kritik sosial dalam puisi ini mencakup penyalahgunaan kekuasaan, masalah ekonomi, politik, dan hak asasi manusia. Kritik tersebut membahas tindakan represif militer, ketidaksetaraan ekonomi, perilaku pemimpin politik, dan pelanggaran hak asasi manusia. Puisi ini menjadi suara yang mencerminkan kondisi sosial-politik Indonesia pada masa itu dan memberikan perspektif tentang aspirasi dan ketidakpuasan masyarakat.
THE SOCIOLINGUISTIC POSITION OF PALEMBANG RELIGIOUS POETRY Nasution, Rita Farida
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.6.2.177.2024

Abstract

This article examines the sociolinguistic position of Palembang religious poetry in the Palembang speech community in South Sumatra, Indonesia. The Palembang language is unique in that it is used as a language of wider communication and listed as level 3 on EGIDS, yet it does not have an official writing system. Until this study, no academic research on Palembang religious poetry had ever been conducted. This research examines the use of Palembang religious poetry by Palembang people. Ethnographic research methods were employed, and poets and poetry users from various backgrounds and ages were interviewed. Palembang traditional poetry called pantun is also discussed. Findings reveal the origins and the types of religious poetry. Research highlights five poems: three autogenic poems and two translated poems. Three poems are considered spoken poetry and two poems are sung. Poets and poetry users of Palembang religious poetry in this research consist of four men and three women ranging from 25-65 years of age. There are examples of Palembang religious poetry undergoing language shift but it is clear that poetry has strong connections to ethnic identity and language pride.
Pengungkapan Kekerasan Seksual Melalui Ikon, Indeks, dan Simbol dalam Film Penyalin Cahaya Pahlevi, Mirza Kamal; Abidin, Aslan; Ridwan, Ridwan
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.5.2.131.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis ikon, indeks, dan simbol yang muncul dalam film Penyalin Cahaya yang disutradarai Wregas Bhanuteja. Pengungkapan ikon, indeks, simbol, diharapkan lebih membantu memahami tanda-tanda yang muncul berupa bahasa verbal dan visual film Penyalin Cahaya. Adapun teori atau sudut pandang atau teori semiotika mengenai trikotomi ikon, indeks, dan simbol dari Charles Sanders Pierce. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ikon Teater Medusa dan mesin fotokopi, indeks fogging nyamuk dan tone hijau, serta simbol nama Suryani,  semua mengarah ke bentuk-bentuk pengungkapan mengenai kekerasan seksual. Film menjadi alat untuk menyadarkan masyarakat bahwa lembaga pendidikan tidaklah sepenuhnya aman bagi mahasiswa dan mahasiswi dalam menuntut ilmu pengetahuan.
SOCIAL ETHICS OF JAVANESE SOCIETY IN THE TRADITIONAL GAME OF BLARAK-BLARAK SEMPAL: A STUDY OF LITERARY SOCIOLOGY ETIKA SOSIAL MASYARAKAT JAWA DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BLARAK-BLARAK SEMPAL: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Handayani, Dwi; Wulandari, Yosi
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.7.1.180.2025

Abstract

This study aims to describe the social ethics that exist in the traditional game of blarak-blarak sempal. The method used in the study is qualitative descriptive. Data collection uses literature studies. The data obtained were then analyzed using literary sociology theory. The result of this research is that there are various social ethics of the Javanese people in the traditional game of blarak-blarak sempal including the ethics of harmony, respect, mutual respect, and humility. The harmonious ethics are reflected when children join hands in games and sing blarak-blarak sempal songs together. The ethics of respect is reflected in the results obtained in the game. The ethics of helping each other is reflected when children help their friends who have fallen while playing. The ethics of working together is reflected when children work together to play games. And the ethics of humility are reflected when children win in the game and do not be arrogant towards other friends.
KRITIK SOSIAL NASKAH MONOLOG "TANGAN KECIL AINI" KARYA TYA SETIAWATI PENDEKATAN MIMETIK Handika, Mohammad Matin Erca
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.7.1.182.2025

Abstract

Kritik sastra merupakan sebuah kegiatan menilai atau memberi komentar yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang terhadap karya sastra. Penilaian atau komentar yang dimaksud dapat bersifat membangun bahkan menjatuhkan karya sastra. Kritik sastra pada karya sastra naskah monolog “Tangan Kecil Aini” dilakukan bertujuan untuk mengkritik karya sastra dan menganalisis makna tersurat maupun tersirat yang terdapat didalamnya dengan menggunakan pendekatan mimetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan membaca naskah secara keseluruhan, menganalisis melalui pendekatan mimetik, identifikasi permasalahan yang terkandung dalam naskah, dan pendeskripsian hasil analisis. Setelah melakukan penelitian ditemukan beberapa permasalahan yang terdapat di dalam naskah monolog tersebut yaitu mengenai permasalahan kemiskinan, permasalahan lingkungan, dan masalah kesenjangan sosial yang sering terjadi dan dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari.
PENGARUH PUISI PERINGATAN KARYA WIJI THUKUL TERHADAP PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM DEMONSTRASI 22 AGUSTUS 2024 Azzahra, Layzi Sw; Anwar, Khairil
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.7.1.186.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengaruh puisi ‘Peringatan’ karya Wiji Thukul terhadap pengguna media sosial Instagram, saat akan terjadinya demonstrasi 22 Agustus 2024. Puisi ‘Peringatan’ tersebut diunggah oleh akun Instagram @bukuakik pada 21 Agustus 2024. Di samping beredarnya #PeringatanDarurat sebagai bentuk menyuarakan aksi demo tersebut. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini yaitu tiga komentar teratas terhadap unggahan puisi tersebut. Sumber data penelitian yaitu unggahan puisi ‘Peringatan’ karya Wiji Thukul oleh akun Instagram @bukuakik. Pengumpulan data dilakukan dengan mengutip tiga komentar teratas. Analisis data dilakukan dengan melihat reaksi yang ditulis pengguna pada unggahan puisi ‘Peringatan’ karya Wiji Thukul yang dibagikan oleh @bukuakik. Kemudian mendeskripsikannya, lalu terakhir akan ditarik kesimpulan. Temuan dari penelitian ini yaitu bahwa Puisi ‘Peringatan’ karya Wiji Thukul yang diunggah @bukuakik di media sosial Instagram pada 21 Agustus 2024 menunjukkan bahwa dapat mempengaruhi pengguna media sosial untuk melakukan demonstrasi dan melawan terhadap apa yang terjadi pada saat itu. Sedangkan yang tidak terpengaruh melakukan demonstrasi, lebih memilih untuk mendoakan keselamatan seluruh rakyat Indonesia. 
ESKAPISME MELALUI KEKUATAN RAIB:ANALISIS FORMULA CAWELTI TERHADAP NOVEL BUMI KARYA TERE LIYE ESCAPISM THROUGH THE POWER OF RAIB: ANALYSIS OF THE CAWELTI FORMULA OF THE NOVEL EARTH BY TERE LIYE Rahayu, Delfiya
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.7.1.195.2025

Abstract

AbstrakPenelitian ini menganalisis tema eskapisme dalam novel Bumi karya Tere Liye dengan menggunakan teori formula John G. Cawelti. Eskapisme didefinisikan sebagai upaya melarikan diri dari tekanan realitas menuju pengalaman yang lebih menyenangkan atau memuaskan secara emosional. Dalam Bumi, tokoh utama, Raib, menggunakan kekuatan supranaturalnya untuk menghilang sebagai respons terhadap tekanan hidup. Tindakan tersebut merepresentasikan pelarian menuju dunia paralel yang menawarkan ruang alternatif untuk menjauh dari tekanan sehari-hari. Namun, perjalanan ke dunia paralel tidak hanya menjadi bentuk pelarian, tetapi juga arena transformasi yang memungkinkan Raib menghadapi tantangan, memahami jati diri, dan mengembangkan keberanian serta tanggung jawab. Dengan pendekatan teori formula, penelitian ini menunjukkan bahwa elemen struktural dalam narasi fantasi seperti Bumi menciptakan pengalaman eskapisme yang memikat pembaca, sekaligus menyediakan pelipur lara emosional. Eskapisme tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga sarana refleksi atas nilai-nilai universal, seperti keberanian, penerimaan diri, dan pengembangan karakter. Melalui analisis ini, penelitian menawarkan wawasan baru mengenai peran eskapisme dalam sastra fantasi, khususnya dalam karya populer Indonesia. Bumi tidak hanya menggambarkan proses pelarian, tetapi juga perjalanan untuk menemukan makna hidup melalui eksplorasi dunia imajiner dan dinamika emosional yang mendalam.Kata kunci:   Eskapisme, Tokoh,Raib, Novel, Bumi, Tere Liye Abstract                                               This research analyzes the theme of escapism in the novel Bumi by Tere Liye using John G. Cawelti's formula theory. Escapism is defined as an attempt to escape from the pressures of reality towards more enjoyable or emotionally satisfying experiences. In Bumi, the main character, Raib, uses his supernatural powers to disappear in response to the stresses of life. The act represents an escape into a parallel world that offers an alternative space to get away from everyday stresses. However, traveling to a parallel world is not only a form of escape, but also an arena of transformation that allows Raib to face challenges, understand his true identity, and develop courage and responsibility. Using a formula theory approach, this research shows that structural elements in fantasy narratives such as Earth create an experience of escapism that captivates readers, while providing emotional solace. Escapism is not just entertainment, but also a means of reflecting on universal values, such as courage, self-acceptance and character development. Through this analysis, the research offers new insights into the role of escapism in fantasy literature, especially in popular Indonesian works. Bumi not only depicts the process of escape, but also a journey to find the meaning of life through the exploration of imaginary worlds and deep emotional dynamics. Keywords: Escapism, Characters, Disappearance, Novel, Earth, Tere Liye

Page 9 of 10 | Total Record : 93