cover
Contact Name
Herry Nur Hidayat
Contact Email
herrynh@hum.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
herrynh@hum.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Published by Universitas Andalas
ISSN : 20988746     EISSN : 23027142     DOI : -
WACANA ETNIK diterbitkan oleh Pusat Studi Informasi dan Kebudayaan Minangkabau bekerja sama dengan Jurusan Sastra Daerah Universitas Andalas. Terbit dua kali setahun, April dan Oktober. Terbit pertama kali pada 2010.
Arjuna Subject : -
Articles 133 Documents
REFLEKSI LINGKUNGAN DALAM KUMPULAN CERPEN HIKAYAT BUJANG JILATANG KARYA AFRI MELDAM (TINJAUAN EKOKRITIK SASTRA) Riri Novianti; Wasana Wasana; Silvia Rosa
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v9.i1.138

Abstract

Artikel ini membahas gambaran lingkungan flora, fauna dan gambaran lingkungan sosial budaya yang terdapat dalam kumpulan cerpen Hikayat Bujang Jilatang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan keadaan lingkungan alam yang terdapat dalam kumpulan cerpen Hikayat Bujang Jilatang. Metode dan teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekokritik sastra. Ekokritik sastra adalah strategi pembacaan karya sastra yang bermuatan tentang aspek lingkungan (flora, fauna, dan budaya) yang terdapat dalam karya sastra. Teknik yang digunakan adalah menentukan cerpen yang mengandung pesan moral atau kritikan terhadap lingkungan dan menganalisis data-data yang ditemukan.Hasil analisis data yang dilakukan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kumpulan cerpen Hikayat Bujang Jilatang merupakan refleksi lingkungan flora, fauna dan sosial budaya masyarakat. Pesan moral dan kritikan yang ada dalam kumpulan cerpen tersebut berperan untuk menjaga ekosistem alam. Kepercayaan rakyat yang ada dalam kumpulan cerpen Hikayat Bujang Jilatang merupakan kearifan lokal masyarakat yang hidup di desa untuk menjaga lingkungannya.
TEKA-TEKI MINANGKABAU: DOKUMENTASI DAN KLASIFIKASI Nahdatul Naumi; Yerri Satria Putra; Eka Meigalia
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v8.i2.148

Abstract

Tulisaninimerupakanhasilpenelitianmengenaiteka-tekiyangada di KabupatenAgam, Sumatera Barat. Pentingnyapewarisansejakdinibergunauntukmempertahankanbahasadaerahmaupunkebudayaansetempat.Tujuannya adalahmendokumentasikandanmengklasifikasikanjenisdankategoriteka-tekiyangadadiKabupatenAgam.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan folklor,dan menggunakan tiga tahap penelitian. Pertama, tahap prapenelitian ditempat, kedua tahap penelitian di tempatyang sesungguhnya dan ketiga, carapembuatan naskah folklor untuk pengarsipan. Teknik pengumpulan data dilakukandengan studi lapangan, wawancara, pengujian kebenaran data wawancara, dan alatbantuanbagi dayapengamatan.Dari 80 data yang diperoleh, diklasifikasikan berdasarkan sifat dan terdapat tujuh kategoriumum yaitu:1) persamaan dengan makhluk hidup, terdapat tiga belas data 2) persamaandengan binatang, terdapat enam belas data ditambah satu data yang dipersamakan ke dalampersamaandenganmanusia,3)persamaandenganmanusia,terdapatdelapan belasdata,  ditambahsatudatayangdipersamakanke dalampersamaandenganbinatang4)persamaan dengan tanaman, terdapat empat data dan 5) persamaan dengan benda,terdapattiga puluh satu data.
CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN DI AKUN FACEBOOK ONLINE SHOP BERBAHASA MINANGKABAU Tiwi Amelia Agustina; Reniwati Reniwati; Lindawati Lindawati
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v10.i1.157

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan bahasa yang membentuk peristiwa campur kode, mendeskripsikan satuan lingual, dan menjelaskan penyebab terjadinya campur kode pada tuturan penjual dan pembeli online shop dalam akun facebook.Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ialah teori di bidang sosiolinguistik yang berkait dengan peristiwa campur kode dan dan  faktor  penyebab terjadinya campur kode.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data  ialah metode simak dengan teknik dasar sadap, kemudian dilanjutkan dengan teknik lanjutan catat. Dalam analisis data digunakan metode padan translasional dengan teknik dasar teknik pilah unsur penentu dan teknik lanjutan teknik teknik hubung banding memperbedakan. Populasinya ialah seluruh tuturan campur kode pada akun facebook online shop. Sampelnya yaitu tuturan yang memperlihatkan  peristiwa campur kode pada 11 akun  yang berteman dengan akun milik peneliti.DarianalisisdatacampurkodepadafacebookonlineshopberbahasaMinangkabau ditemukan tiga bahasa yang membentuk peristiwa campur kode, yaitucampurkodebahasaMinangkabaudenganbahasaIndonesia,bahasaMinangkabau dengan bahasa Inggris, dan bahasa Minangkabau dengan bahasaIndonesia dan bahasa Inggris. Ujud dari campur kodeberbentuk satuan lingual kata, frasa, klausa, dan kalimat. Faktor yang menyebabkanterjadinya campur kode ialah latar belakang penutur, latar belakang kebahasaanpenutur,danfaktorkebutuhan.
GALOMBANG DUNIE DAN BUJANG MARANTAU: KAJIAN PROSES KREATIF PENGARANG Fahmi Fahrozi; Silvia Rosa; Pramono Pramono
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v9.i1.137

Abstract

Artikel ini menguraikan proses kreatif penggarapan naskah randai yang bertemakan merantau antara dua orang pengarang yang berbeda domisili. Naskah randai yang dituliskan oleh Jamaluddin Umar yang berjudul Galombang Dunie dituliskan di daerah asal (kampung) Minangkabau; sedangkan naskah randai yang ditulis Namlani yang berjudul Bujang Marantau dituliskan di daerah rantau Minangkabau (Denpasar, Bali). Penelitian ini menggunakan metode penelitian sosiologi sastra. Adapun tahap-tahap dalam penelitian ini adalah tahap pengumpulan data, tahap analisis, dalam penarikan simpulan. Untuk menganalisis proses kreatif, dalam penelitian ini dilakukan analisis latar belakang sosial, proses kreatif kedua pengarang, dan faktor pendorong terjadinya proses kreatif.Hasilnya, proses kreatif kedua pengarang dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, latar belakang pendidikan dan latar belakang pekerjaan. Selanjutnya proses kreatif naskah randai Galombang Dunie dan naskah randai Bujang Marantau meliputi proses mendapatkan ide, proses inkubasi, proses iluminasi, proses verifikasi dan proses publikasi karya. Terakhir, faktor pendorong terjadi proses kreatif terhadap naskah randai Galombang Dunie dan naskah randai Bujang Marantau meliputi pengaruh pengalaman dalam menentukan tema dan pengaruh psikologis dalam menentukan tema dan hasil kreativitas dalam menentukan tema.
SUNTINGAN TEKS NASKAH PIDATO-PIDATO ADAT MINANGKABAU Melia Roza; Pramono Pramono; Yerri Satria Putra
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v8.i1.146

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil suntingan teks pidato adat Minangkabau yang dapat terbaca oleh khalayak umum. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori filologi, dengan menggunakan pendekatan modern, yaitu menitikberatkan kajiannya pada teks sebagai suatu hasil kreativitas dari penyalin atau penulisnya. Metode yang digunakan adalah metode kritik teks, dengan penerapan edisi naskah tunggal. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian adalah: pengumpulan data, deskripsi naskah, menentukan metode, melakukan transliterasi.
HUMOR BERBAHASA MINANG DALAM MEME DI INSTAGRAM Amelia Khairunissa; Pramono Pramono; Yerri Satria Putra
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v9.i2.140

Abstract

Meme merupakan salah satu sarana dalam menyampaikan informasi, pendapat atau opini bahkan sebagai sindiran untuk suatu kebijakan. Hadirnya meme humor menjadi cara kreatif dalam menyuarakan fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan meme apa saja yang menampilkan humor berbahasa Minang di Instagram, serta bagaimana proses dan makna meme tersebut dalam perspektif analisis wacana kritis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seratus meme humor berbahasa Minang di media sosial Instagram. Hasilnya, sebuah meme humor lahir tidak terlepas dari kaitannya dengan ‘teks’ lain seperti komentar warganet, meme lainnya yang memiliki makna serupa dan fenomena sosial yang melatarbelakangi munculnya meme tersebut. Fenomena-fenomena tersebut berangkat dari berbagai isu yang terjadi seperti isu budaya, isu politik, isu pendidikan, isu sosial serta isu ekonomi.
KATA PENYUKAT DI PASAR SUMPUR KUDUS KABUPATEN SIJUNJUNG Isneli Darmawati; Bahren Bahren; Rona Almos
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v8.i2.134

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikanbentukdan menjelaskan makna katapenyukatyangdigunakandiPasarSumpurKudusKabupaten Sijunjung. Tahap penyedian data menggunakan wawancara metode cakap dengan teknik dasar yaitu teknik pancing, dan tekniklanjutan yaitu teknik cakap semuka, teknik catat, dan teknik rekam.Hasilnya, ditemukan sebanyak tiga puluh empat kata penyukat. Dari semua kata penyukat tersebut terdapat tiga kata kerja serta kata penyukat lainnya merupakan kata benda yang mengandung makna leksikal.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA Yuyun Yuyun; Patriantoro Patriantoro
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v10.i1.155

Abstract

Peneliti memilih tindak tutur ilokusi sebagai fokus penelitian karena merupakan tuturan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Novel dipilih menjadi objek penelitian karena mengandung tuturan yang disampaikan oleh tokoh melalui dialog. Masalah yang dibahas dalam penelitian adalah bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi yang meliputi asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata serta implementasi dalam pembelajaran di sekolah, dengan tujuan untuk mendeskripsikan masalah tersebut. Manfaat penelitian yaitu menambah wawasan terhadap bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif . Bentuk dalam penelitian ini merupakan bentuk kualitatif. Sumber data yaitu novel Guru Aini Karya Andrea Hirata dan data yang digunakan yaitu jenis tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi dokumenter yaitu membaca isi keseluruhan isi novel, mengidentifikasi, menandai, mengklasifikasikan dan memasukkan ke kartu data teknik menguji keabsahan data yaitu ketekunan pengamatan dan kecukupan referensial. Hasil analisis tindak tutur ilokusi dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata yaitu: tindak tutur asertif meliputi menyatakan, memberitahukan, melaporkan, menjelaskan, menolak, dan mempertahankan; tindak tutur direktif meliputi meminta, memohon, mengajak, bertanya, memerintah, menyarankan; tindak tutur komisif meliputi berjanji, bernazar, bersumpah, dan ancaman; tindak tutur ekspresif  meliputi meminta maaf, Berterima kasih, ucapan selamat, memuji, dan mengkritik; tindak tutur deklarasi meliputi setuju, tidak setuju, dan benar-benar salah. Berdasarkan hasil analisis, tindak tutur ilokusi direktif adalah paling dominan dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata . Implementasi pembelajaran dalam penelitian ini terdapat pada jenjang SMP kelas VIII semester genap pada Kompetensi Dasar pengetahuan 3.14 Menelaah struktur dan kebahasaan teks persuasi, 4.14 Menyajikan teks persuasi secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaa, atau aspek lisan.
PERKAWINAN DALAM KABA BUJANG PIAMAN JO PUTI PAYUANG LAUIK SELASIH Vebria Marta Ningsih; Silvia Rosa; Muchlis Awwali
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v9.i2.153

Abstract

Artikel ini mengungkap perjodohan yang terdapat dalam kaba Bujang Piaman Jo Puti Payuang Lauik. Penelitian ini menggunakan analisis sosiologi sastra. Metode yang digunakan adalah metodologi penelitian sosiologi sastra dan teknik yang dilakukan adalah teknik kepustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam  kaba Bujang Piaman Jo Puti Payuang Lauik versi Selasih  terdapat beberapa  fakta cerita yaitu pemilihan perjodohan harus dengan orang yang babangso, orang yang  jelas asal usulnya dan memiliki karib kerabat di daerah yang ditempatinya, selanjutnya yaitu peran mamak  yang telah digantikan oleh seorang ayah dan  peranan perempuan yang tidak sesuai lagi dengan  perempuan Minangkabau pada umumnya. 
LEKSIKON DALAM GERAK SILEK PAUAH Sufi Anugrah; Rona Almos; Reniwati Reniwati
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Elektronik Wacana Etnik
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v8.i1.145

Abstract

Artikel ini adalah hasil penelitian klasifikasi terhadap bentuk dan makna leksikon nama-namagerak SilatPauhdiKotaPadang. Teori yang digunakan antropolinguistik. Adapun metodedanteknikpenyediaandatayang digunakan dalampenelitianiniialah metodecakapdenganteknik dasarteknikpancingdanteknik lanjutteknikcakapsemuka. Selanjutnya, metode dan teknik yang digunakan dalam analisis data ialahmetodepadantranslasionaldenganmenggunakanteknikdasarpilahunsurpenentu.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh leksikon yang berupa kata danfrasa. Leksikon gerak Silat Pauh berjumlah delapan puluh sembilan data, berupa tiga puluh lima kata yang terdiridari empat kata kompleks, tiga kata majemuk, dua puluh delapan kata tunggal, dan lima puluh empat frasa yang terdiridari dua frasa endosentrik modifikatif, tiga frasa endosentrik koordinatif, dan empat puluh sembilan frasaendosentrik atributif. Dari seluruh data yang dikumpulkan ada yang bermaknaleksikal, gramatikal, dan kontekstual dalam bidang Silat Minangkabau. Sementaradari segi makna, leksikon gerak Silat Pauh di Kota Padang dibagi atas lima kelompok,  yaitu dua puluh data langkah dan pola langkah; tiga puluh dua data ragam gerak tangan; delapan belas dataragamgerak kaki; sepuluh datakuncian; dan sembilandatapolapertahanan.

Page 9 of 14 | Total Record : 133