cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.basri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam
ISSN : 14121743     EISSN : 25810618     DOI : -
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam is a scientific journal published twice a year by Departmet of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University of Yogyakarta. This journal focus on the publication of research result and scientific articles related to various issues in the field of guidance and counseling on education and society with various multidimensional perspective and approach. Editor accept scientific papers that have never been published or published in various media (print or electronic), or other scientific journals.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
PELATIHAN MOTIVASI BERPRESTASI GUNA MENINGKATKAN EFIKASI DIRI DAN OPTIMISME PADA MAHASISWA AKTIVIS ORGANISASI DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Slamet, Slamet
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 11, No 1 (2014): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2644.81 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2014.%x

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menguji efektifitas AMT terhadap optimisme dan efikasi diri mahasiswa organisasi (ormawa) di UIN Sunan Kalijaga. AMT merupakan salah satu kegiatan pelatihan bagi peningkatan motivasi berprestasi (need for achievement) dalam diri seseorang. Karakteristik sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa internal; badan otonom dan eksekutif, senat di BEM (badan eksekutif mahasiswa) yang terpilih untuk mengikuti program pelatihan AMT di Kaliurang yaitu para ketua senat: BEM (badan eksekutif mahasiswa) dan BOM (badan organisasi mahasiswa), baik tingkat universitas, fakultas, dan prodi. Bersedia mengikuti pelatihan untuk dapat menjadi peserta aktif selama pelatihan berlangsung. Kelompok eksperimen kuasi ini berjumlah 25 orang mendapat perlakuan berupa pelatihan AMT selama 2 hari. Desain yang digunakan adalah one group multiple pre-testpost-test design. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala efikasi diri dan skala optimisme. Skor efikasi diri sebelum dan setelah pelatihan yaitu nilai p menunjukkan angka 0.145 yang berarti bahwa p>0.05 maka tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil skor efikasi diri. Skor optimisme sebelum dan sesudah pelatihan, nilai p menunjukkan angka 0.024 yang berarti bahwa p<0.05 yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan pada tingkat optimisme sebelum dan setelah pelatihan. Hasil analisis pada kelompok eksperimen mempertegas bahwa adanya perbedaan yang signifikan (p=0,024) antara kondisi pre-test dan posttest hanya pada sikap terhadap optimisme saja, sementara pada skor efikasi diri tidak mengalami tingkat perubahan yang signifikan.
KONSELING SEBAGAI SUATU SISTEM PENDIDIKAN SEKOLAH Sodik, Abror
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 13, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.756 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2016.%x

Abstract

Konseling sebagai inti atau jantung dari program bimbingan merupakan bagian integral atau salah satu komponen di dalam sistem pendidikan sekolah. Untuk memahami secara mendalam fungsi konseling sebagai salah satu komponen dalam sistem pendidikan sekolah, konseling itu sendiri harus dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri dari beberapa unsur, yaitu konselor, klien, tujuan konseling, teknik konseling, dan suasana lingkungan. Apabila unsur-unsur tersebut dikaji mendalam, dapat menghasilkan sembilan langkah pokok yang merupakan bagian yang tak terpisahkan di dalam proses konseling, yaitu: kelengkapan subjek pengubah (konselor), hubungan awal antara konselor dengan klien, pengkajian keadaan klien, penetapan apa yang perlu diubah, penetapan tujuan perubahan, rencana usaha pencapaian tujuan, pelaksanaan usaha, penilaian dan penerimaan umpan balik, dan tindak lajut. Dengan penerapan secara sistematis kesembilan langkah pokok tersebut dalam keseluruhan proses konseling, memungkinkan konselor dengan efektif dan efisien dapat membantu klien memikirkan jalan keluar atau alternatif bantuan yang sesuai dengan keadaan dan kompleksitas masalah kliennya.  Kata kunci: Layanan Konseling, Sistem Pendidikan Sekolah
STRATEGI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENERAPKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMPN 8 BANDA ACEH Taslima, Taslima
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 2 (2018): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.676 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

The purposes of this study were to know teachers’ strategy in promoting the school environment sanitation and to identify the shortcomings arised when attempts to do so. The analysis method used were descriptive qualitative, and data collection techniques were observation, interview, documentation, and literature study. Furthermore, the objects of this research were 1 principal, counseling teachers, and students of SMPN 8 Banda Aceh. The result revealed teacher’s strategy in promoting the school environment sanitation were through group guiding, group counseling, orientation services, and information services. The shortcomings arose in new academic year when new students were recruited. These freshmen had to adapt to school policies, including on school environment sanitation. These adaptation process surely would take times.Keywords: counseling guidance teacher, cleanliness, school environment.
BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL UNTUK SELF-EFFICACY SISWA DAN IMPLIKASINYA PADA BIMBINGAN KONSELING SMK DIPONEGORO DEPOK SLEMAN, YOGYAKARTA Hanum, Atifah; casmini, casmini
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.177 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak Adanya saling keterkaitan antara faktor pembawaan dan lingkungan, serta antar berbagai aspek perkembangan perlu menjadi khasanah pemahaman konselor dalam menghadapi sasaran layanannya sebagai dasar upaya diagnosis, prognosis, dan pemberian bantuan bagi siswa. Bimbingan pribadi-sosial merupakan salah satu pilihan layanan dalam pelaksanaan layanan bimbingan konseling untuk self-efficacy siswa dalam membantu menentukan dan mengembangkan dirinya secara optimal dan mandiri sesuai dengan kewajibannya sebagai makhluk Tuhan.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-kuantitatif. Tujuannya yaitu untuk mendiskripsikan pelakasanaan bimbingan pribadi-sosial siswa SMK Diponegoro,  Depok, Sleman, Yogyakarta dan mendiskripsikan bimbingan pribadi-sosial untuk pengembangan self-efficacy tinggi dan penguatan self-efficacy rendah pada siswa di SMK Diponegoro, Depok, Sleman, Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru bimbingan konseling, wali kelas, dan siswa kelas X PTSM. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, skala, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tindak lanjut. Bentuk pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial di SMK Diponegoro dengan metode tidak langsung meliputi bimbingan klasikal, kolaborasi dengan wali kelas, kunjungan rumah, IKMS, dan papan bimbingan. Adapun materi yang disampaikan meliputi motivasi, percaya diri, harga diri, penyesuaian diri, dan mengontrol emosi. Bentuk pelaksanaan dengan metode langsung meliputi bimbingan individual, bimbingan kelompok, dan konseling individu. Bimbingan pribadi-sosial untuk pengembangan dan penguatan self-efficacy siswa mendapatkan respon baik dengan nilai rata-rata 86,7. Kata Kunci : Bimbingan Pribadi-Sosial, Self-Efficacy 
IMPLEMENTASI LAYANAN KONSULTASI DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK Susilowati, Any
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.108 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2012.%x

Abstract

Prestasi belajar merupakan hasil usaha belajar peserta didik, semakinbaik usaha belajar yang dilakukan, maka akan semakin baik pula prestasi belajarnya. Keberhasilan prestasi belajar, selain dipengaruhi faktor internal dari dalam diri peserta didik, juga dipengaruhi oleh faktor eksternal dari luar diri peserta didik. Salah satu faktor eksternal yang sangat berpengaruh adalah faktor lingkungan sosial. Faktor lingkungan sosial ini dapat berupa dukungan dari orang-orang di sekitar peserta didik yang perduli dan bertangungjawab terhadap perkembangan peserta didik (misalnya orang tua, guru, teman, dan keluarga lainnya). Agar lingkungan sosial peserta didik dapat memberikan dukungan yang memadai bagi perkembangan diri, termasuk dalam meraih prestasi belajarnya. Maka, perlu adanya media yang dapat mengakomodir berbagai hal terkait dengan penanganan permasalahan peserta didik melalui bantuan orang-orang di sekitarnya. Salah satu media yang ditawarkan Bimbingan dan Konseling adalah Layanan Konsultasi. Layanan ini merupakan layanan bimbingan dan konseling oleh konselor sekolah atau guru pembimbing terhadap konsulti (orang-orang terkait dengan peserta didik) yang emungkinkan konsulti memperoleh wawasan, pemahaman dan cara yang perlu dilaksanakan untuk menangani masalah pihak ketiga (peserta didik). Melalui layanan inilah, peserta didik dapat memperoleh bantuan dan dukungan dari lingkungan sosialnya, sehingga dengan bantuan dan dukungan yang memadai dari lingkungan sosial ini, peserta didik dapat mengembangkan dirinya secara maksimal, termasuk meningkatkan prestasi belajarnya.
BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA PEMEGANGKARTU MENUJU SEJAHTERA (KMS) DI SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA Tri Aryati, Yudiana
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.652 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x

Abstract

Abstrak Latar belakang masalah penelitian ini adalah adanya masalah kurang motivasi belajar yang dihadapi oleh para siswa pemegang KMS di SMP Negeri 15 Yogyakarta khususnya dikelas delapan pada tahun pelajaran 2015/2016, maka diperlukan upaya untuk meningkatakn motivasi belajar siswa pemegang KMS mengunakan metode bimbingan dan konseling, agar siswa mampu mengatasi masalah kurang motivasi belajar. Oleh karena itulah, penyusun tertarik untuk meneliti lebih jauh bagaimana metode bimbingan dan konseling untuk meningkatakan motivasi belajar bagi siswa pemegang KMS di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagaimana metode Bimbingan dan Konseling Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bagi Siswa Pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) Di SMP Negeri 15 Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah Guru BK serta Siswa pemegang KMS di SMP N 15 Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data mengunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan diolah dan disajikan, kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan : metode bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar bagi siswa pemegang KMS di SMP Nebgeri 15 Yogyakarta dapat digolongkan menjadi dua, pertama: metode bimbingan kelompok yang meliputi: program home room, Diskusi kelompok, kegiatan Kelompok. Kedua : metode bimbingan individual (konseling individu) yang meliputi : konseling direktif dan non-direktif. Kata kunci : Metode Bimbingan dan Konseling, Motivasi Belajar.
KOLABORASI GURU BK, GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, DAN WALI KELAS DALAM MENGATASI PERILAKU BERMASALAH SISWA Musyirifin, Zaen
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.847 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Tulisan ini bermaksud menjabarkan pengaplikasian Bimbingan dan Konseling Islam di sekolah dengan bentuk kolaborasi guru BK, guru PAI dan wali kelas dalam mengatasi perilaku bermasalah siswa di SMK PIRI Yogyakarta. Bahasan diakukan dengan cara berfikir mendalam dengan memaknai tujuan Bimbingan dan Konseling Islam dalam memberdayakan fitrah-fitrah individu (jasmani, rohani, nafs, dan iman), agar fitrah-fitrah yang ada pada individu berkembang dan berfungsi dengan baik dan benar sesuai tuntutan Allah dan Rasul-Nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan mekanisme kolaborasi guru BK, guru Pendidikan Agama Islam dan wali kelas dalam mengatasi perilaku bermasalah siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) Kolaborasi yang dilakukan oleh guru BK, guru Pendidikan Agama Islam dan wali kelas dengan menggunakan catatan-catatan hasil kolaborasi yang diketahui oleh personal BK (tertulis) dan koordinasi lisan (tidak tertulis). Koordinasi lisan ini belum sepenuhnya dapat mengatasi perilaku bermasalah siswa SMK PIRI 1 Yogyakarta karena masih terdapat guru kelas dan wali kelas yang tidak komunikatif. 2) Mekanisme kolaborasi penanganan siswa bermasalah berawal dari guru Pendidikan Agama Islam sebagai informator tentang keadaan siswanya terutama masalah akhlak, setelah itu wali kelas sebagai penerima informasi dari guru Pendidikan Agama Islam menyampaikan kepada guru BK dan menjadi mediator antara siswa dan guru BK. Kemudian guru BK menjadi pembimbing dan fasilitator dalam melakukan tindak lanjut penanganan siswa bermasalah. Mekanisme kolaborasi tersebut sangat membantu guru BK dalam melakukan tindak lanjut penanganan perilaku bermasalah siswa.  Keyword: Kolaborasi guru BK, guru Pendidikan Agama Islam, Wali Kelas, dan Perilaku Bermasalah Siswa
KONSELING BEHAVIORISTIK DALAM MEMBENTUK PERILAKU MANDIRI MERAWAT DIRI PADA TUNAGRAHITA Sakinah, Umul
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.165 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Mental retardation as a mental disability that affects the brain's working system intellectually, impaired motor sensors which resulted in limitation in living the life in social environment. This makes it difficult to mental retardation limitation to live independently, especially in taking care of yourself. From the background of the problem, the need for the formation of behavior in an effort to take care of yourself for mental retardation using the behavioristik approach to counseling, specifically using the technique of classical conditioning. The object of this writing is mental retardation along with analysis of the behavioristik counseling who became an settlement approach. The result of this writing recommends the use of behavioristik classical conditong as analysis counselling in helping form a mental retardation behavior of self help in caring for yourself. Kata kunci: Mental retardation, behavioristik counseling, self-sufficiency taking care of yourself
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI UJIAN PADA SISWA KELAS IX DI MTS AL HIKMAH BREBES Permana, Hara; Harahap, Farida; Astuti, Budi
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 13, No 2 (2016): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.91 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2016.132-04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat efikasi diri yang dimiliki oleh siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes, (2) tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian yang dimiliki oleh siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes, (3) hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan dalam menghadapi ujian pada siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes.  Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian sebanyak 62 siswa yang diambil dari sebagian siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Waktu penelitian pada bulan Maret - April 2014. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala efikasi diri dan kecemasan dalam menghadapi ujian. Validitas instrumen diuji menggunakan rumus product moment. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan rumus alpha cronbach. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik analisis deskriptif, uji persyaratan analisis dan analisis korelasi product moment dengan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 for Windows. Penelitian menunjukkan: (1) tingkat efikasi diri siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes 51,6 % pada kategori sedang, (2) tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes 69,4 % pada kategori tinggi, (3) ada hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan kecemasan dalam menghadapi ujian pada siswa kelas IX MTs Al Hikmah Brebes, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,575. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel efikasi diri memberikan sumbangan terhadap variabel kecemasan dalam menghadapi ujian sebesar 33,0% dan selebihnya sebesar 67,0% oleh variabel lain.                                                                           Kata kunci : efikasi diri, kecemasan dalam menghadapi ujian
PEMAHAMAN AKTIVITAS PSIKIS MANUSIA SEBAGAI MODALITAS KONSELOR Basri, A. Said Hasan
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.566 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2012.%x

Abstract

Manusia sebagai makhluk Allah SWT yang paling sempurna di muka bumi ini memiliki kompleksitas dinamika psikologis yang tidak mudah dipahami begitu saja.Untuk mencapai pemahaman yang holistik diperlukan berbagai pendekatan, dan salah satunya adalah Ilmu Psikologi, yang kajian utamanya selain sikap dan perilaku, juga aktivitas psikis manusia. Pemahaman yang holistik tentang aktivitaspsikis manusia ini terkait dengan tiga hal, yaitu aktivitas kognitis, konatif dan aktivitas afektif. Hal ini karena menjadi bagian dari tuntutan kompetensi akademikdan profesionalisme konselor. Oleh sebab itu, dengan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang aktivitas psikis manusia ini, seorang konselor diharapkan lebih dapat dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik dalam membantumanusia keluar dari permasalahannya, khususnya dalam pelayanan bimbingan dankonseling.

Page 4 of 24 | Total Record : 237