cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.basri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam
ISSN : 14121743     EISSN : 25810618     DOI : -
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam is a scientific journal published twice a year by Departmet of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University of Yogyakarta. This journal focus on the publication of research result and scientific articles related to various issues in the field of guidance and counseling on education and society with various multidimensional perspective and approach. Editor accept scientific papers that have never been published or published in various media (print or electronic), or other scientific journals.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
EFEKTIFITAS PENJARA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SOSIAL Jaya, Pajar Hatma Indra
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.133 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2012.%x

Abstract

Penjara merupakan institusi yang diharapkan berperan untuk melakukan transformasi seorang kriminal menjadi warga negara yang baik. Namun ternyata banyak narapidana melakukan kejahatan kembali setelah keluar dari penjara. Bahkan tidak jarang penjara berfungsi menambah ilmu kejahatan bagi para narapidana. Tulisan ini memberikan analisis tentang kekuranganpenjara di Indonesia yang menyebabkan ketidakefektifan lembaga tersebut untuk memutus rantai kejahatan dan masalah sosial. Untuk itu intervensi yang diberikan lapas kepada para narapidana tidak bisa parsial, namun multidisiplin. Keterampilan dan pendidikan diberikan kepada narapidana agar mereka mempunyai bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan uang yang halal. Bimbingan dan konseling diberikan agar seorang narapidana menemukan rasa ketuhanan dan keagamaan sehingga menjadi pribadi yang religious. Selain intervensi di dalam penjara dibutuhkan intervensi sosiologi di luar penjara dalam tahap terminasi, berupa penyaluran dan garansi untuk melunturkan label atau steriotip negatif yang melekat dalam diri mereka sebagai mantan narapidana.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEDISIPLINAN PADA TATA TERTIB SISWA SMP NEGERI 3 KALASAN Ambarkati, Tathik; Nurjannah, Nurjannah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.231 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x

Abstract

AbstrakPentingnya Kecerdasan emosional diri pada siswa menunjang tentang adanya peraturan tata tertib sekolah berkaitan dengan kedisiplinan dalam mentaatinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecerdasan emosional dan kedisiplinan pada tata tertib siswa serta adakah hubungan antara keduanya atau tidak. Variabel kecerdasan emosional menggunakan indikator yang dikemukakan Daniel Goleman yakni mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, dan membina hibungan. Sedangkan variabel kedisiplinan pada tata tertib menggunakan aspek-aspek dari Hurlock yakni peraturan, hukuman, penghargaan, dan konsistensi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan jumlah populasi kelas VII, VIII dan IX adalah 384 siswa sehingga disebut penelitian populasi. Pengumpulan data menggunakan alat ukur psikologi yaitu skala/kuesioner kecerdasan emosional dan  kedisiplinan pada tata tertib. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan korelasi product moment pearson dengan program SPSS versi 16 menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,574 dan nilai koefisien signifikansi 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Kecerdasan emosional dengan Kedisiplinan pada tata tertib di SMP N 3 Kalasan.Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kedisiplinan, Tata Tertib Sekolah
Hypnocounseling Sebagai Metode Terapi Bimbingan Dan Konseling Islam (Studi Pada Lembaga Indonesian Hypnocounseling Association Budi Sarwono Yogyakarta) Falah, Nailul; Sandiah, Fauzan Anwar; Mulyani, Rina
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.609 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Perkembangan psikologis dan kesehatan mental menjadikan  penerapan hypnocounseling berbasiskan bimbingan dan konseling Islam sangat diperlukan. Asumsi ini berasal dari perkiraan rasional antara jumlah populasi penduduk Islam di Indonesia dengan data mengenai kesehatan mental penduduk Indonesia secara umum. Terdapat sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk Indonesia beragama Islam. Asumsi sederhana ini mengundang para praktisi yang bergerak pada upaya membantu individu untuk semakin merespon perkembangan zaman dengan cara mengembangkan metode-metode penanganan layanan konseling yang lebih efektif dan tetap sesuai dengan nilai-nilai agama sebagai konsekuensi dari karakteristik manusia Indonesia. Aplikasi hypnocounseling dalam Bimbingan dan Konseling Islam menjadi keunggulan baru. Proses hypnocounseling dapat dilakukan selama proses assesment sekaligus sebagai metode preventif, kuratif dan pengembangan. Dengan hypnocounseling, selain dapat melaksanakan bimbingan dan konseling, konselor dapat memberikan terapi dan arahan-arahan kepada klien dengan efektif karena proses ini dilakukan dengan menyampaikan sugesti-sugesti positif secara langsung pada pikiran bawah sadar sebagai pusat kendali klien.  Kata kunci: hypnocounseling, terapi dalam BKI
MODEL KONSELING SELF-DISCLOSURE PADA REMAJA (STUDY KASUS ORANG TUA BERCERAI) Amelisa, Maya
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.389 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Dalam pengungkapan-diri (Self-Disclosure) ini, konselor menjelaskan bagaimana ia pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh klien dengan mengutip sebuah contoh dari kehidupan pribadinya. konselor tidak masuk ke datail dan mempertahankan fokusnya tetap pada klien.Sehingga klien mengerti bahwa konselor pernah memiliki pengalaman serupa dan benar-benar memahami bagaimana perasaannya. Dalam pengungkapan-diri ini, konselor menjelaskan bagaimana ia pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh klien dengan mengutip sebuah contoh dari kehidupan pribadinya. konselor tidak masuk ke datail dan mempertahankan fokusnya tetap pada klien. klien sekarang mengerti bahwa konselor pernah memiliki pengalaman serupa dan benar-benar memahami bagaimana perasaannya. tulisan ini akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan keterbukaan diri dan manfaat keterbukaan diri bagi remaja. Kata Kunci : Self disclosure, Remaja Orang Tua Bercerai.
UPAYA SEKOLAH INKLUSIF SMP TUMBUH YOGYAKARTA DALAM MENCIPTAKAN SCHOOL WELL-BEING Sulistianingsih, Sulistianingsih; Nurjannah, Nurjannah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 13, No 2 (2016): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.754 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2016.132-03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam menciptakan school well-being. Sumber penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil kepala sekolah, Guru Bimbingan Konseling, Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Wali Kelas beserta seluruh guru dan staf di SMP Tumbuh Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, upaya-upaya untuk menciptakan suasana school well-being di SMP Tumbuh Yogyakarta yaitu : 1) Menerapkan konsep inklusif di SMP Tumbuh Yogyakarta. 2) Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. 3) Membangun komunikasi yang terbuka di sekolah. 4) Mengembangkan kompetensi civitas sekolah.Kata Kunci: Upaya Sekolah, School Well-Being, SMP Tumbuh Yogyakarta
COPING SEBAGAI STRATEGI MENGATASI DAN MEMECAHKAN MASALAH DALAM KONTEKS BIMBINGAN KONSELING ISLAM Slamet, Slamet
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 9, No 1 (2012): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.169 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2012.%x

Abstract

Dalam kehidupan individu ada berbagai cara untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, secara umum ada 3 strategi, yaitu (1) emotion-focused coping, (2)problem-focused coping, dan (3) avoidance coping. Sementara itu, agama memberikan peran bagi individu dalam proses coping yaitu (a) menawarkan maknakehidupan, (b) memberikan sense of control terbesar dalam mengatasi situasi, dan (c) membangun self esteem.
MENGEMBANGKAN KECERDASAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI KETELADANAN Nurjannah, Nurjannah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 1 (2017): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.7 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan model literatur. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskrpisikan bagaimana mengembangan sosial emosional anak usia dini, (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang berpengaruh dalam mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini, (3) mendeskripsikan cara mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak usia dini melalui keteladanan. Hal tersebut sangat penting karena kecerdasan interpersonal dan kecerdasan emosional pada anak usia dini tidak dimiliki oleh anak secara alami, tetapi harus ditumbuhkan dan dikembangkan oleh orang tua maupun pendidik PAUD dengan mengambangkan aspek sosial dan emosi anak usia dini. Itulah sebabnya diperlukan berbagai metode yang dapat digunakan untuk mengembangkannya. Salah satu metode yang dapat digunakan orang tua maupun pendidik PAUD dalam mengembangkan aspek sosial dan emosi pada anak usia dini, yaitu melalui keteladanan. Kegiatan keteladanan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan sosial emosional anak usia dini antara lain keteladanan beribadah, berhubungan dengan orang lain, bekerja dan menyelesaikan masalah, berpakaian, gaya hidup, cara belajar, menyikapi lingkungan, dan banyak yang lainnya.Kata Kunci: sosial emosional, keteladanan
UPAYA PROSOSIAL PENGASUH MUDA RUMAH TAHFIDZ YATIM DAN DHUAFA AL-FALAH KOTAGEDE YOGYAKARTA Husein, Fahmi; Abdullah, Abdullah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 14, No 2 (2017): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.444 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2017.%x

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah ketertarikan peneliti terhadap sikap prososial yang ditunjukkan oleh seorang pemuda berusia 26 tahun. Seorang pengasuh tunggal di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah mampu menolong, mengurus dan mendidik dan 18 orang anak yatim dan kaum dhuafa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui upaya prososial pada pria muda, dengan batasan rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimanakah upaya yang dilakukan pengasuh Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta dalam membentuk perilaku prososial pada anak asuhnya ?. (2) Hambatan apa saja yang dihadapi oleh pengasuh Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta dalam membentuk perilaku prososial pada anak asuhnya serta bagaimana upaya yang dilakukan pengasuh tersebut dalam mengatasinya?. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan hasil bahwa adanya perilaku prososial dengan peran aktif dalam menolong, menjaga dan mendidik anak asuh dan ada usaha-usaha tertentu dalam membentuk perilaku prososial anak asuh serta adanya hambatan dalam membentuk perilaku prososial anak asuh di Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa Al-Falah Kotagede, Yogyakarta. Kata Kunci: Upaya Prososial, Pengasuh Muda Rumah Tahfidz
PEMAHAMAN NILAI-NILAI QONAAH DAN PENINGKATAN SELF ESTEEM MELALUI DISKUSI KELOMPOK (Studi Pada Anak-Anak Yatim Panti Asuhan Nurul Haq Yogyakarta) Ani, Ani
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 13, No 1 (2016): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.93 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2016.%x

Abstract

Anak asuh memerlukan adanya suatu bimbingan untuk dapat mengembangkan self esteemnya. Apabila kebutuhan harga diri mereka dapat terpenuhi secara memadai, maka mereka akan memperoleh sukses dalam menampilkan perilaku sosialnya, tampil dengan kayakinan diri (self-confidence) dan merasa memiliki nilai dalam lingkungan sosialnya. Untuk memenuhi kebutuhan dan  self esteem tersebut maka diperlukan beberapa intervensi dengan berbagai bentuk seperti dukungan sosial, kognitif dan behavioral, bimbingan atau konseling kelompok, kebugaran fisik dan strategi spesifik lainnya. Hasil analisis  data menggunakan SPSS for Windows versi 16, diperoleh t hitung sebesar -6,68 dan signifikansi 0,000. Berdasarkan data di atas, maka kriteria uji hipotesis terpenuhi yaitu t hitung > t tabel sebesar -6,68 > 1,69 dan taraf signifikansi atau p < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman nilai-nilai qanaah melalui diskusi kelompok berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan self esteem anak asuh di Panti Asuhan Nurul Haq. Kata Kunci : Qanaah, Diskusi kelompok, Self Esteem
PELUANG DAN TANTANGAN JURU DAKWAH WANITA DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA DI KECAMATAN NGLIPAR, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA Sodik, Abror
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 2 (2015): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.821 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.%x

Abstract

Abstrak Salah satu fenomena yang ada di Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta adalah banyaknya anak putus sekolah, pergaulan bebas, buta huruf al-Qur’an, hamil di luar nilkah, terlibat judi dan narkoba, dan berbagai tindakan menyimpang lainnya. Usaha untuk membina akhlak anak-anak remaja di daerah ini tentu merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk juru dakwah dari kaum wanita. Dalam melaksanakan tugas mulia itu, juru dakwah wanita di daerah ini  tentunya banyak menghadapi tantangan dan sekaligus merupakan peluang dalam beramar makruf dan nahi mungkar. Fokus adalah pertama, bagaimana potret juru dakwah wanita di Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta. Kedua, bagaimana peran juru dakwah waniata dalam pembinaan akhlak remaja di kecamatan Nglipar itu. Ketiga, bagaimana peluang dan tantangan yang dihadapi juru dakwah wanita dalam pembinaan akhlak remaja di kecamatan Nglipar.  Kata kunci: juru dakwahwanita, akhlak remaja, nilai-nilai agama.

Page 3 of 23 | Total Record : 230