cover
Contact Name
Andi Arif Rifa'i
Contact Email
andiarifrifai@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edugamaiainsasbabel@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 25988115     EISSN : 26140217     DOI : -
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, ISSN 2598-8115 (print) and 2614-0217 (electronic) is published twice a year (Juli and December) by the Graduate Program IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. This journal departs from philosophy and Religious Education, which aims at becoming contain ideas, research results educational, social and religious.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Public Speaking pada Peserta Didik Dewi, Ratna
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.3220

Abstract

Pendidik adalah salah satu komponen dalam proses belajar mengajar yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber daya manusia yang berpotensi di bidang tertentu. Menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan yang mudah, terkadang dalam pembelajaran banyak hal yang harus dipersiapkan dan harus dibina, guna untuk mengembangkan pembelajaran yang ada. Namun hal yang menjadi permasalahan yang terjadi di MA An-Najah Payabenua diperlukan strategi guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan public speaking karena masih kurang dorongan strategi guru apa yang menjadikan kesadaran dan pemahaman bagi peserta didik. Adapun tujuannya dalam mengembangkan kemampuan public speaking bisa menjadi sarana mengembangkan kepercayaan diri peserta didik dalam melakukan public speaking dengan baik sehingga bisa melatih peserta didik dalam berbicara di depan umum baik di sekolah maupun diluar sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yakni penelitian yang memandang objek sebagai sesuatu yang dinamis,dan mendeskkripsikan suatu fenomena apa adanya. Peneliti mengumpulkan data melalui metode wawancara, observasi dan juga dokumentasi serta dalam Teknik analisis data peneliti menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: strategi guru pendidikan agama Islam mengembangkan Public Speaking di MA An-Najah Payabenua. yaitu penerapan pada aspek visual, penerapan pada aspek vocal, penerapan pada aspek verbal, dan melatih dan memberi motivasi kepada peserta didik, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bisa mengikuti diskusi dan ceramah di depan kelas, serta memberikan umpan balik dalam pemberian materi, rasa berani peserta didik untuk tampil hingga aktif merespon guru terhadap pembelajaran yang telah disampaikan. Kemudian faktor pendukung mengembangkan kemampuan public speaking yaitu: siswa sudah menguasai bahasa Indonesia dengan baik, siswa sudah biasa melakukan kerja kelompok dan hasilnya dipresentasikan di depan kelas serta sering mengikuti lomba pidato, baca puisi, story telling, dan ceramah agama. Jadi strategi yang dipakai guru dalam proses pembelajaran pada public speaking kepada peserta didik dari aspek keaktifan peserta didik sudah sangat meningkat dan dapat dikatakan sangat mempengaruhi keefektifan dan keberhasilan pembelajaran.
Implementasi Homeschooling Khoiru Ummah dan Perannya Dalam Pembentukan Akhlak Dan Motivasi Belajar Anak Di Pangkalpinang Iswanto, Yuni; Fajri, Fajri; Heriyadi, Heri
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.3310

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat Implementasi Homeschooling Khoiru Ummah dan perannya dalam pembentukan akhlak dan motivasi belajar anak di Pangkalpinang. Dalam system pendidikan nasional mengakui ada 3 jalur pendidikan yaitu pendidikan formal, non formal dan informal. Jalur pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Jalur pendidikan non formal adalah jalur pendidikan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah dan atau pelengkap pendidikan formal. Jalur pendidikan informal adalah jalur pedidikan keluarga dan lingkungan, hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan non formal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif yaitu penelitian atau penyelidikan yang bertujuan pada pemecahan masalah yang ada pada homeschooling Khoiru Ummah Pangkalpinang. Dengan tujuan untuk mengetahui implementasi homeschooling Khoiru Ummah dalam membentuk akhlak dan motivasi belajar anak di Pangkalpinang. pengumpulan data utamanya dilakukan melalui observasi dab wawancara mendalan. Selanjutnya semua data yang terkumpul baik data primer dan sekunder yang berbentuk buku, karya ilmiah, artikel, hasil observasi atau wawancara dianalisis (content analysis).Hasil penelitian menunjukkan implementasi homeschooling dalam pembentukan akhlak dan motivasi belajar terdiri dari 3 aspek yaitu perencanaan, aspek implementasi, dan aspek evaluasi. Peran guru sebagai inspiratory yaitu memberikan ketauladanan sikap, etos belajar dan keilmuan. Adapun factor penghambat homeschooling khoiru ummah adalah orang tua, lingkungan belajar, semangat belajar, suasana belajar, media pembelajaran terbatas serta anak-anak pindahan sekolah
Pemanfaatan Pengaya Autocrat untuk Distribusi Hasil Asesmen Sumatif Secara Daring Rohimat, Sonny
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 1 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i1.3380

Abstract

Abstract Online learning assessments in various educational units make extensive use of Google Forms. However, the automatic issuance of grades accompanied by scores for each answer in multiple choice questions can result in answer key leaks. The purpose of this study is to describe the use of the Autocrat add-on to distribute summative assessment results online without displaying the value for each number. The research was conducted in a descriptive qualitative manner in five stages of activity, namely compiling summative assessment questions, making assessment evidence, installing Autocrat add-ons, testing and revision, and carrying out summative assessments. Based on the results of this study it is known that the Autocrat add-on can be used to distribute summative assessment results online. The use of this Autocrat add-on is combined with Google Forms, Google Spreadsheets, Google Slides, Email, and even with Canva. Asesmen pembelajaran daring di berbagai satuan pendidikan banyak memanfaatkan Google Forms. Akan tetapi, penerbitan nilai secara otomatis yang disertai nilai untuk tiap jawaban pada soal pilihan ganda bisa mengakibatkan kebocoran kunci jawaban. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan pengaya Autocrat untuk mendistribusikan hasil asesmen sumatif secara daring tanpa menampilkan nilai untuk masing-masing nomor. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif dalam lima tahap kegiatan, yaitu penyusunan soal asesmen sumatif, pembuatan tanda bukti asesmen, pemasangan pengaya Autocrat, uji coba dan revisi, serta pelaksanaan asesmen sumatif. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa pengaya Autocrat dapat digunakan untuk mendistribusikan hasil asesmen sumatif secara daring. Pemanfaatan pengaya Autocrat ini dilkombinasikan dengan Google Forms, Google Spreadsheets, Google Slides, Email, bahkan dengan Canva.
Pengaruh Kesadaran Beribadah terhadap Sikap Tasamuh Santri PPTI Al Falah Salatiga Ashar, Hanafi; Nursikin, Mukh
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 1 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i1.3395

Abstract

Indonesia, according to the records of the Indonesian Legal Aid Foundation, in 2020 there have been many cases of intolerance based on society. Therefore solutions are needed to minimize these problems. Tarbiyatul Islam Al Falah Islamic Boarding School Salatiga is one of the boarding schools that is known by the community through social media as a boarding school that has a high level of tolerance. From this, the authors conducted a study entitled The Influence of Worship Awareness on the Attitude of Tasamuh Santri PPTI Al-Falah Salatiga. The author wants to know as an educational institution that is closely related to religion, whether in terms of awareness of worship it has an influence on the attitude of tasamuh or tolerance. Based on the research results that have been produced by the author, the condition of awareness of worship of PPTI Al Falah students is classified as in good condition with 54% being in the high category and 46% being in very high condition. If described in terms of gender, male students and female students both have good awareness of worship and the two are balanced, as evidenced by the 53% rate in the high category for male students and 55% for female students, the remaining 47% and 45% are in very high condition. The condition of the tasamuh attitude of PPTI Al Falah students is also in the good category with 71% in the high category and 29% in very high conditions, for male students 60% in the high category and 40% in the very high category while female students 80% in the high category and 20% in the very high category. Awareness of worship has a significant influence on the tasamuh attitude of PPTI Al Falah Salatiga students with a significance number of 2.55389E-06. Awareness of worship also has a positive effect as evidenced by the research figure of 0.694273636 which means that when the x variable increases, the y variable will also increase. It can be said that if the awareness of worship increases, the attitude of tasamuh will increase. Abstrak Indonesia menurut catatan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia pada tahun 2020 terjadi banyak kasus intoleransi yang bererdar pada masyarakat. Maka dari itu solusi-solusi dibutuhkan untuk meminimalisir masalah tersebut. Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah Salatiga adalah salah satu pesantren yang dikenal masayrakat melalui media sosial sebagai pesantren yang memiliki tingkat toleransi yang tinggi. Dari hal tersebut penulis melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Kesadaran Beribadah terhadap Sikap Tasamuh Santri PPTI Al-Falah Salatiga. Penulis ingin mengetahui sebagai lembaga Pendidikan yang erat dengan agama apakah dalam segi kesadaran ibadahnya memberikan pengaruh terhadap sikap tasamuh atau toleransinya. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dihasilkan oleh penulis adalah Kondisi kesadaran beribadah santri-santri PPTI Al Falah tergolong pada kondisi yang baik dengan angka 54 % berada pada kategori yang tinggi dan 46 % berada pada kondisi sangat tinggi. Jika diuraikan segi jenis kelamin antara santri putra dan santri putri juga sama-sama memiliki kesadaran beribadah yang baik dan antara keduanya berimbang dibuktikan dengan angka 53% pada kategori yang tinggi pada santri putra dan 55% untuk santri putri sisanya 47% dan 45% berada pada kondisi sangat tinggi. Kondisi sikap tasamuh santri-santri PPTI Al Falah juga pada kategori baik dengan 71% pada kategori tinggi dan 29% pada kondisi sangat tinggi, pada santri putra 60% pada kategori tinggi dan 40% pada kategori sangat tinggi sedangkan santri putri 80% pada kategori tinggi dan 20% pada kategori sangat tinggi. Kesadaran beribadah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap tasamuh santri PPTI Al Falah Salatiga dengan angka signifikansi 2.55389E-06. Kesadran beribadah juga berpengaruh secara positif dibuktikan dengan angka penelitian sebesar 0.694273636 yang berarti ketika variable x meningkat maka variabel y juga akan meingkat. Dapat dikatakan bahwa jika kesadaran beribadah meningkat maka sikap tasamuhnya akan meningkat.
Media Pembelajaran Guru PAI (Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang) Riyadi, Sugeng
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.3484

Abstract

Tulisan ini secara khusus mengkaji tentang Media Pembelajaran Guru PAI (Studi Kasus Pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang). Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan kemampuan guru PAI di SD se Kecamatan Bukit Intan dalam penggunaan media pembelajaran. Untuk menggambarkan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam penggunaan media pembelajaran. Untuk mengetahui hasil guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian dekriptif kualitatif, dan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dari informan yang dianggap dapat memberikan data yang akurat, dengan lokasi penelitian di Sekolah Dasar (SD) Negeri yang ada di Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara garis besar dalam penelitian ini adalah memberikan bimbingan kepada peserta didik dalam memahami materi pelajaran dan kegiatan yang besifat ekstrakurikuler. Faktor pendukung tidak semuanya terdapat di setiap sekolah yang ada di Kecamatan Bukit Intan.Setiap kegiatan pembelajaran PAI dengan menggunakan media pembelajaran. Setiap kegiatan pembelajaran PAI dengan menggunakan media pembelajaran, yaitu: a) merancang materi pembelajaran dalam bentuk power point; b) merancang gambar dalam bentuk miniatur; c) membuat tulisan ayat al_Qur’an/kalimat pada pias-pias bambu; d) membuat papan planel; dan membuat rangkuman dan buku saku untuk peserta didik. Model media yang biasa digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yakni, gambar/foto, poster dan media proyeksi diam.
Pendidikan Islam dan Adab Belajar Perspektif KH. Hasyim Asy’ari Abdillah, Sultan
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.3979

Abstract

This thesis aims to find out how Islamic education is from the perspective of KH. Hasyim Asy'ari, apart from that, this research also aims to find out how manners are in learning from KH's perspective. Hasyim Asy'ari. The type of research used in this research is qualitative library research. The approach used is a philosophical analysis approach to the thoughts of figures at certain times in the past, and the research methodology uses a historical approach. The data sources for this research are primary and secondary data sources, the primary data in this research are books written by KH. Hasyim Asy'ari, while the secondary data in this research are books, articles in magazines and online, theses, theses and journals. The data collection method in this research is the documentation method. The data analysis technique used in this research is the Spradley model data analysis technique, namely domain, textonomic, componential, and cultural theme analysis. The results of this research can be concluded that this research shows the nature of Islamic education in the view of KH. Hasyim Asy'ari's aim is to maintain the title of the noblest creature placed on humans and education lies in its contribution to creating a cultured and ethical society. Then Adab studied KH's perspective. Hasyim Asy'ari which has been explained in one of his books, Adabul Alim Wal Muta'allim, which includes the primacy of knowledge and scholars as well as the privileges of learning and teaching, the personal etiquette of a student, the etiquette of a student towards a teacher, the etiquette of a student in learning, the personal etiquette of a teacher, a teacher's etiquette in teaching, a teacher's etiquette when meeting his students, and a person's etiquette towards textbooks.
Model Dan Problematika Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra Sulistri, Sulistri
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.3981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Bagaimana Dasar(sumber-sumber) Pendidikan Islam, Tujuan Pendidikan Islam dan Karakteristik Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra. (2) Mengetahui Bagaimana Model dan Problematika Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primernya, yaitu buku Azyumardi Azra terdiri dari 4 buku dan sumber data sekunder adalah Skripsi, Tesis, Artikel Online dan Jurnal. Pengumpulan datanya dilakukan dengan metode dokumentasi. Data yang sudah terkumpul diolah melalui proses analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema kultural.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Menurut Azyumardi Azra Dasar (sumber-sumber) Pendidikan Islam adalah Al-Qur’an, sunnah Nabi, kata-kata sahabat, kemaslahatan masyarakat, nilai-nilai adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan sosial dan hasil-hasil pemikiran dalam Islam. Tujuan pendidikan Islam menurut Azyumardi Azra yakni tujuan individual, tujuan sosial, dan tujuan profesional. Karakteristik Pendidikan Islam menurut Azyumardi Azra adalah Penguasaan Ilmu Pengetahuan, Pengembangan Ilmu Pengetahuan, penekanan pada nilai-nilai akhlak dalam penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, penyesuaian kepada perkembangan anak, pengembangan kepribadian, dan penekanan pada amal saleh dan tanggung jawab. Sedangkan Model Pendidikan Islam menurut Azyumardi Azra adalah Pendidikan Surau, Pendidikan Pesantren, Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Elit Muslim.Posisi penelitian ini adalah melanjutkan penelitian terdahulu yaitu penelitian Muhammad Rizki menjelaskan Pendidikan Islam di Indonesia, Demokratisasi dan Modernisasi Pendidikan Islam. Afroyina Zulfa menjelaskan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Dan Modernisasi dan Agus Prasetyo menjelaskan Neo-Modernisme dalam Pendidikan Islam. Sedangkan penelitian saya membahas melanjutkan tentang suasana pemikiran tokoh, kesangsian tokoh, sumber pemikiran tokoh dan pembaharuan pendidikan Islam
Peran Orang Tua Tunggal Dalam Membimbing Anak Usia Remaja Di Desa Kace Putra, Utomo Mandala
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.3985

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh keluarga orang tua tunggal yang berada di Desa Kace yang masih banyak mengalami permasalahan mengenai pendidikan dan bimbingan yang kurang tepat dalam memberikan bimbingan dan perhatian. Pendidikan di dalam keluarga terhadap anak mereka yang dipengaruhi beberapa faktor dan pola yang tidak tepat dalam membimbing dan mendidik pada anak usia remaja. Dari keluarga yang sudah di observasi dan wawancara peneliti menemukan masalah tentang tingkat keberhasilan orang tua dalam mendidik dan membimbing anak. penelitian ini dilakukan di Desa Kace Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Belitung. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskripstif kualitatif, merupakan penelitian yang berkaitan langsung dengan memberikan gambaran secara detail sesuai dengan fakta yang ada dilapangan secara rinci. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) peran orang tua tunggal dalam membimbing anak usia remaja meliputi nilai aqidah agar mereka mempunyai keyakinan yang kuat dalam beribadah masih tidak optimal, nilai akhlak untuk membiasakan dan mengajarkan anak dengan etika dan akhlak juga kurang terbina dengan baik, nilai ibadah selalu mengajarkan anak untuk melakukan ibadah shalat karena shalat adalah tiang agama juga masih jauh dari kata baik (2) Pola orang tua tunggal dalam membimbing anak usia remaja di desa kace secara garis besar meliputi empat pola yaitu, otoritatif, otoritarian, permisif, dan uninvolved.
Pendidikan dan Kurikulum Pesantren Menurut KH Imam Zarkasyi Pratama, Indah Pita
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2023): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v9i2.4018

Abstract

Kurikulum pesantren merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pendidikan yang mencerminkan pandangan hidup kurikulum memegang peranan penting dalam pendidikan baik di lembaga pendidikan maupun masyarakat,dan berisi deskripsi mengenai visi,misi,dan tujuan pendidikan selain itu juga tujuan pendidikan pesantren juga menekankan pentingnya pendidikan pesantren dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yang mencerminkan sosok insan yang diharapkan pesantren.Lingkunga kebijakan pendidikan adalah ruang lingkup yang berada pada lingkungan dari sistem pendidikan tersebut,baik terpusat maupun bersifat lokal.masalah dan agenda kebijakan pendidikan terdiri dari isu-isu yang sedang di bahas serius dalam hubungan domain kebijakan di bidang pendidikan.sistem dan prosedur perumusan kebijakan pendidikan meliputi fungsi alokasi,fungsi inquiri dan fungsi komunikasi.Bagi Umat Islam di Indonesia pada khususnya dan umat Islam di Timur Tengah dan AsiaTenggara pada umumnya, keberadaan Pondok Modern GontorPonorogo Jawa Timur sudah sangat dikenal, melalui sejumlah lulusannya yang berhasil menguasai bahasa Arab dan Inggris dengan baik, serta banyak di antara mereka yang kini menjadi tokoh nasional. Kredibilitas Pondok modern dalam menghasilkan lulusannya yang demikian itu tidak dipisahkan dari peran tokoh yang berkiprah di dalamnya yaitu KH. Imam Zarkasyi. Konsep yang diterapkan dalam upaya memajukan pondok disebut dengan Panca Jangka, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, kaderisasi, pergedungan, khizanatullah, dan kesejahteraan keluarga pondok. Secara garis besar konsep pembaruan pendidikan yang dilakukan KH. Imam Zarkasyi dalam pembaruan pendidikan pesantren ini meliputi empat bidang, yaitu pembaruan sistem dan metode pendidikan, materi dan kurikulum, struktur dan manajemen, pola pikir dan kebebasan pendidikan. Melalui penerapan konsep pendidikan tersebut maka keberadaan Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo tetap eksis dan diminati olehkalangan masyarakat Islam.
Tradisi Arisan Manakib Abdul Qadir Al-Jilani sebagai Basis Penguatan Moderasi Beragama Remaja Desa Sraten Banyuwangi Rahman, Fawait Syaiful
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2024): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v10i1.4189

Abstract

kegiatan arisan Abdul Qadir al-Jilani sebagai basis penguatan moderasi beragama membawa perubahan luar biasa kepada sikap, perilaku, dan aktifitas para remaja. Mereka semakin rajin beraktifitas ke musala dan masjid, sekaligus menarik perhatian para orang tua untuk turut serta mengikuti acara tersebut. Penelitian ini membahas tentang kronologi, konstruksi, dan implikasi tradisi arisan Abdul Qadir al-Jilani sebagai basis penguatan moderasi remaja desa Sraten. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi, analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah tradisi arisan manakib Syaik Abdul Qadir al-Jilani dilatarbelakangi oleh perilaku ektrim remaja desa Sraten berupa pemukulan kepada sebagian masyarakat berstatus panitia masjid al-Furqan yang berafiliasi MD. Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat menginisiasi untuk merangkul para remaja mengikuti Manakib Syaikh Abdul Qadir al-Jilani yang dikemas dengan arisan keliling. Tradisi arisan menakib merupakan istilah bagi melembaganya Manakib Syaikh Abdul Qadir al-Jilani di tengah masyarakat dengan sistem arisan. Tradisi arisan Syaikh Abdul Qadir al-Jilani berbentuk arisan keliling pembacaan dan penerjemahan manakib Manakib Syaikh Abdul Qadir al-Jilani. Kegiatan ini membawa perubahan sikap dan perilaku para remaja dari sebelum dan setelah mengkuti tradisi arisan Abdul Qadir al-Jilani. Perubahan perilaku moderat berdasarkan indikator anti kekerasan sehingga konflik rumah ibadah masjid al-Furqan selesai melalui gugatan ke PTUN Surabaya