cover
Contact Name
Mariana Rista Ananda Siregar
Contact Email
marianasiregar@unpak.ac.id
Phone
+62251-8338650
Journal Mail Official
jpsik@unpak.ac.id
Editorial Address
Jl. Pakuan, RT.02/RW.06, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Pakuan
ISSN : -     EISSN : 26568306     DOI : https://doi.org/10.33751/jpsik
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komuniasi telah terdaftar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan telah memiliki e-ISSN: 2656-8306. Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan. Jurnal ini mengundang para peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk mengirim artikel ilmiah dari hasil penelitian, makalah, dan gagasan ilmiah dengan berbagai topik tentang ilmu sosial dalam ilmu komunikasi. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (peride April dan November)dalam bentuk digital. Jurnal ini menjalin kerja sama dengan editor lokal berstatus guru besar universitas yang akan meninjau artikel sebelum dipublikasikan. Jurnal ini ditinjau (review) dengan metode double blind dan ditinjau oleh dua orang reviewer. Fokus jurnal ini, meliputi: 1. Ilmu Komunikasi 2. Media 3. Public Relations 4. Jurnalistik 5. Komunikasi Strategik 6. Televisi dan Film 7. Periklanan 8. Komunikasi Pemasaran
Articles 114 Documents
Analisis Semiotika Subordinasi Perempuan Dalam Web Series “TILIK THE SERIES” Welerubun, Sifas Regalia Lintas Pulau; Urfan, Noveri Faikar
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i1.9692

Abstract

Subordinasi gender adalah suatu anggapan atau pemikiran bahwa suatu peran yang dilakukan oleh satu jenis kelamin dianggap lebih rendah dari yang lain. Perempuan seringkali dipandang sebagai manusia nomor dua dibanding laki laki di banyak kebudayaan maupun di lingkungan sosial. Hingga saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa perempuan adalah manusia yang hanya berkutat di dapur, sumur, dan kasur serta anggapan bahwa perempuan kurang pantas untuk menjadi seorang pemimpin. “Tilik the Series” adalah salah satu web series yang didalamnya terdapat isu ketidaksetaraan gender yaitu subordinasi pada perempuan, tokoh utama dalam series tersebut sering direndahkan dan dianggap tidak mampu oleh lawannya saat kampanye pemilihan kepala desa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya subordinasi pada perempuan dalam Tilik the Series melalui analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif karena hasil penelitian ini berupa penjabaran makna dari adegan dan dialog beberapa scene yang memuat isu subordinasi pada perempuan dalam Tilik the Series. Hasil dari penelitian ini mendapatkan adanya empat bentuk subordinasi perempuan yang ada dalam delapan scene pada Tilik the Series sebagai berikut: 1) Perempuan Harus Tunduk Kepada Laki-Laki, 2) Identitas Laki-Laki Melekat Pada Perempuan, 3) Perempuan Dianggap Lemah, 4) Janda Menjadi Aib.
PREFERENSI MEDIA SOSIAL DALAM PEMENUHAN INFORMASI STUDI LANJUT Wibawa, Yusuf Arjuna; Wono, Hilda Yunita; Hermawan, Jessica Nathalia
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v7i2.8596

Abstract

Pada tahun 2020 Jawa Timur dinobatkan sebagai daerah dengan indek kinerja tertinggi di Indonesia. Salah satu wilayah yang berkontribusi dalam meningkatkan indek kinerja adalah Kota Blitar. Kota Blitar secara rutin mengadakan expo kampus terutama di SMAN 1 Blitar, namun kegiatan expo kampus berhenti akibat adanya pandemi Covid-19 dan siswa diharuskan mencari informasi melalui media sosial. Berdasarkan uraian tersebut peneliti ingin mengetahui preferensi siswa SMAN 1 Blitar dalam mengakses informasi studi lanjut. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan siswa SMAN 1 Blitar sebagai subjek penelitian. Jumlah populasi 353, setelah dihitung menggunakan rumus slovin didapat sampel sebanyak 78 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sample dan data diambil menggunakan angket. Data yang telah didapat dianalisis menggunakan metode rata-rata. Hasil urutan preferensi media sosial siswa SMAN 1 Blitar dalam pemenuhan informasi studi lanjut adalah: Peringkat 1 Instagram dengan nilai rata-rata 4.302 dengan fitur feed dan stories, Peringkkat 2 Twitter dengan nilai rata-rata 3.82 dengan fitur hashtag, Peringkat 3 Tiktok dengan nilai rata-rata 3.65 dengan sistem FYP, Peringkat 4 Youtube dengan nilai rata-rata 3.64 dengan fitur upload video, dan Peringkat 5 Facebook dengan nilai rata-rata 2.36.
Komunikasi Interpesonal Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Adli, Adli; Septiani, Tami; Srimudin, Agus
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i1.9968

Abstract

Interpersonal communication is an interaction activity that we often encounter in everyday life, one of which is interaction between teachers and students. Interpersonal communication can influence human behavior such as personal character. The Special High School for the Mentally Disabled by Karya Ibu Palembang is an educational forum for mentally disabled students who have limited IQ and whose task is to build the students' character. This research aims to analyze teacher interpersonal communication in the formation of students' character and obstacles. The method used in this research is a descriptive qualitative method, which tries to describe the object being studied based on facts in the field. The results of this research show that interpersonal communication between teachers and students in the formation of personal character can be obtained through openness, empathy, supportive attitudes, and positive attitudes, while equality in teacher and student interactions cannot influence self-character. In the interpersonal communication process, there are also barriers to interpersonal communication between teachers and students such as process, physical, psychological, and technical barriers.
PERSEPSI PENGELOLA PROGRAM STUDI BIDANG ILMU KOMUNIKASI SE-INDONESIA TENTANG KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA Widjanarko, Wisnu; Ayuningtyas, Fitria; Yuliati, Yuliati; Adhriati, Lisa; Istiyanto, S. Bekti
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v7i2.8802

Abstract

Kebijakan transformatif pendidikan tinggi Indonesia melalui model Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi sistem pendidikan yang selama ini telah mapan, termasuk salah satunya adalah rumpun ilmu komunikasi. Riset ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengelola program studi dalam rumpun ilmu komunikasi tentang kebijakan tersebut.  Riset yang dilakukan pada akhir tahun 2022 dengan pendekatan survei, terhadap 122 pengelola program studi dari perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan : 1)  81,9 % pengelola program studi meyakini program ini membantu mahasiswanya siap untuk untuk berdaya saing setelah lulus; 2) 86,9 % program studi telah memfasilitasi hak mahasiswa untuk belajar di luar kampus dengan model MBKM; 3) Terdapat dinamika persepsi pada pengelola program studi, khususnya terkait dengan konversi kredit mata kuliah dalam konteks capaian pembelajaran.    Untuk peningkatan implementasi MBKM, ke depan diperlukan penguatan kerjasama dengan dunia usaha dan industri yang difasilitasi asosiasi program studi dan kesepakatan prosedur operasional baku dalam mekanisme konversi.
Inovasi Digital Dalam Promosi Media Sosial Melalui Fitur Kolaborasi Instagram @nyaimercon Hapsari, Paramita Winny; Shafira, Dinda; Ardini, Iqra; Syukri, Muhammad
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.11126

Abstract

Perkembangan digital yang pesat telah mengubah pemasaran tradisional menjadi pemasaran berbasis media sosial yang interaktif. Salah satu platform populer di Indonesia adalah Instagram, yang menyediakan berbagai fitur pemasaran seperti fitur kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fitur kolaborasi Instagram terhadap kesadaran merek (brand awareness) dan keputusan pembelian pada merek makanan cepat saji Nyai Mercon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel penelitian terdiri dari 187 responden yang terpapar konten kolaborasi Instagram @nyaimercon. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa fitur kolaborasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kesadaran merek dan keputusan pembelian, baik secara langsung maupun melalui mediasi kesadaran merek. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi fitur kolaborasi untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital dan daya saing UMKM di pasar global.
Tutur Layar: Menyibak Nilai Pesan Parenting dalam Kanal YouTube Senimawati Buulolo, Johan Faladhin, Ulmi Marsya,
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.10701

Abstract

Kemajuan teknologi modern memungkinkan kita dengan cepat berbagi dan menerima informasi dari seluruh penjuru dunia. Internet telah memudahkan komunikasi tanpa batas geografis dan waktu, mengubah cara hidup kita sehari-hari. YouTube salah satu platform media sosial terpopuler sering digunakan untuk menyebarkan informasi yang bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat. Kinderflix adalah channel YouTube yang berfokus pada konten edukasi untuk mendukung tumbuh kembang anak. Namun, meskipun tujuan utamanya adalah edukasi, beberapa pengguna dewasa yang tidak bertanggung jawab telah menyalahgunakan platform ini untuk melakukan pelecehan seksual terhadap host-nya kak Nisa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana konten edukasi pada Kinderflix memberikan manfaat edukatif kepada penonton, berdasarkan teori komunikasi informatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif untuk menjelaskan dan menganalisis fenomena, aktivitas sosial, peristiwa, sikap seseorang secara individu maupun kelompok. Data yang digunakan adalah ke empat konten edukasi parenting di channel YouTube kinderflix. Hasil dari penelitian ini adalah konten edukasi parenting pada channel YouTube Kinderflix berhasil menciptakan lingkungan belajar yang bermanfaat bagi balita. Hal ini terlihat dari tanggapan positif penonton terkait peningkatan kosakata dan keterampilan komunikasi anak-anak. Namun, munculnya komentar negatif yang mengarah pada seksualisasi host kak Nisa, disebabkan oleh penonton dewasa yang tidak memahami tujuan konten, kesalah pahaman dan fokus berlebihan pada penampilan fisik.
Komunikasi Interpersonal Antar Pelaku Narapidana dalam Pengembangan Kerajinan Kopi Ono, Dipo; Handayani, Prameswari; Puri Andarini, Sabila Adinda; Milono, Yennie Krishnawati; Afriyansyah, Ari
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.11173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui magang antar individu aktor untuk komunikasi, meningkatkan kualitas kerja bimbingan kerja, rekan kerja krabu dari narapidana menciptakan mitra kerja yang berkualitas bersama-sama, mereka orisinal dibuat untuk membuat profesionalisme perilaku membuat kopi krabu sebagai asli merek otentik dari depok kelas I Kegiatan bekerja di penjara, salah satu peran penting untuk menjaga narapidana agar tidak agresif dan perilaku anarkis, tindakan membutuhkan komunikasi yang tepat pola, strategi, komunikasi interpersonal, aktivitas yang dapat menyingkirkan salah satu pikiran negatif dan meningkatkan keterampilan mereka. Komunikasi interpersonal antar aktor menggambarkan apa yang Anda pikirkan, rasakan, dan inginkan dengan jelas dan verbal aktif kepada orang lain tanpa merasa mengintimidasi dan melanggar, hak-hak diri sendiri dan orang lain. Rumah Tahanan Kelas 1 Depok memiliki blok sel dengan antara 250 narapidana dari total 1000 narapidana yang dijaga oleh satu atau tiga petugas, narapidana yang dipekerjakan di ditase atau disebut tamping, bimbingan kerja adalah bentuk kegiatan untuk meningkatkan kemampuan narapidana dan membantu mereka mengisi waktu dengan hal-hal positif dan meningkatkan keterampilan mereka karena 6 teman harus menunjukkan soft skill dan hard skill mereka Bimbingan narapidana yang kami soroti adalah bagian keterampilan kopi spesial, dimana kopi ini merupakan salah satu pusat penahanan milik komoditas produksi, hal ini juga dikarenakan narapidana berdedikasi untuk membuat kopi dengan kopi asli mereka sendiri dengan merek Krabu.
Dramaturgi Presentasi Diri Ni Luh Djelantik Pada Media Sosial Instagram Jelang Pilkada 2024 Tritintya, Ni Putu Diah Eta
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.10273

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis proses dramaturgi yang dilakukan Ni Luh Djelantik sebagai pencalonan perempuan salah satunya anggota DPD Bali 2024. Proses dramaturgi tersebut ia lakukan di media sosialnya sebagai upaya kampanye bebas untuk memperoleh suara. Dramaturgi media sosial Ni Luh Djelantik dinilai menarik untuk diteliti karena Ni Luh Djelantik berhasil meraih suara cukup tinggi pada perhitungan real count KPU. Berdasarkan hasil hitung atau real count KPU per 15 Februari 2024 pukul 10.10 Wita, Niluh Djelantik berhasil memperoleh suara sebanyak 377.152 suara. Rumus masalah dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui Bagaimana Front stage dan back stage dalam dramaturgi yang dilakukan Ni Luh Djelantik melalui akun instagramnya? Dan faktor apa yang membuat Ni Luh Djelantik dapat sukses melenggang ke Senayan sebagai salah satu wakil DPD Bali? Tujuan penelitiannya untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan media sosial Instagram dalam kampanye politik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis tekstual. Objek yang digunakan adalah 10 post yang ada di instagram Ni Luh Djelantik. Dengan menggunakan Teori Dramaturgi sebagai dasar teori untuk menganalisis Front Stage dan Back Stagenya. Teknik penarikan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik trinkulasi data. Dari analisis Front Stage dan Back Stage, dapat ditarik simpulan beberapa faktor yang mempengaruhi kemenangan Ni Luh Djelantik yang berhasil melenggang ke Senayan yaitu: Konsistensi Ni Luh Djelantik dalam isu – isu lokal, Penggunaan Media Sosial Yang Paling Efektif, Respon Terhadap Krisis, Dukungan Masyarakat Lokal.
Kebijakan Pemrograman Pada Penayangan Cabang Olahraga (Studi Kasus Asian Games 2018 DI INDOSIAR) O, Annory Langga; Widianto, Fadilla
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.10869

Abstract

Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah bagi pertandingan olahraga se-Asia tersebut tentunya bukan tanpa sebab. Indonesia dinilai layak untuk menjadi tempat diselenggarakannya Asian Games karena berbagai hal yang patut membuat kita bangga sebagai warga Indonesia. Dalam ajang empat tahunan ini. Secara resmi indosiar mendapatkan hak siar pertandingan Asian Games 2018. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kebijakan pemprograman pada penayangan cabang olahraga Asian games 2018 yang tayang di indosiar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebijakan pemprograman Asian games tahun 2018 cabang olahraga di indosiar. menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif serta menggukana teori pemprograman Pringle Star. Hasil dari penelitain ini yaitu 1) mengenai perencanaan. Perencanaan yang dilakukan stasiun indosiar dengan merencanakan program saat produksi, pemeliharaan program yang akan dibeli (akuisisi) dan penjadwalan program agar menarik sebanyak mungkin penonton serta bekerja sama dengan sponsor atau pengiklan.  2) mengenai produksi dan pembelian program. Pihak indosiar membeli program dari pihak lain biasa disebut outsourching. Di indosiar sendiri, proposi untuk outsourching dan pihak in house yaitu 95% lebih dibuat sendiri, sementara sisanya dibuat oleh pihak luar. 5% dikerjakan oleh out house yang mengerjakan. 3) tentang Eksekusi Program. Dalam Eksekusi program ini merupakan tahap proses pelaksanaan dari rencana program yang telah dibuat. Pihak yang ada di lapangan dan di studio kantor saling berkomunikasi agar tidak ada miss communication dan zero mistake dalam proses acara berlangsung. 4) pengawasan dan evaluasi tayangan. Proses pengawasan dan evaluasi ini untuk menentukan seberapa jauh suatu rencana dan tujuan dapat dicapai dan diwujudkan yang artinya output yang dicapai dalam hal ini Rating dan Share serta nilai prestige.
Analisis Konten Instagram @mpl.id dalam Mempromosikan Olahraga Elektronik Gim Daring Mobile Legends Susilo, Daniel
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.10851

Abstract

The rapid progress of technology in recent years, one of which is online mobile games which are real time in nature, where the game is played in real time between one player and another player. The ease of accessibility provided to online mobile game enthusiasts has become a new trend in the growing community of gamers and global esports tournaments, video games have become an integral part of modern culture, influencing the way we interact and socialize. Promotional activities are not just a tool to influence buyers to buy, the organization's results in selling its products must be seen from the level of buyers' interest in buying. Mobile Legends is an online video game with a multiplayer online battle arena (MOBA) concept in the battle arena category. This research uses the positivism paradigm, to measure the objectivity and existence of empirical facts that can be measured in messages posted by the Instagram account @mpl.id. The agreement between coders for the advertising - attention reliability test is 70%. So, based on the Holsti formula, the advertising - attention reliability test has a valid correlation because it has a reliability index value above 0.7 or 70%.

Page 10 of 12 | Total Record : 114