cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 301 Documents
An Analysis of Anomalous Exchange in Young Learners’ Classroom Interaction Rahma Sakina
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.697

Abstract

This research aims to analyze the classroom interaction in teaching learning process and the categories of anomalous exchanges that occur during classroom interaction in a fifth grade of an elementary school. The research employed a case study as a research methodology. Document analysis was used as data collection technique of this research. The documents analyzed were videos of teaching learning process in an elementary school in Bandung. The findings showed that the classroom interaction was dominated by Teacher Talk in which the teacher delivered information mostly through question and answer activities. Unanswered questions by the learners and no feedback from the teacher contributed to the occurrence of anomalous exchanges. In terms of anomalous exchanges, the findings revealed that defective exchanges and elliptical exchanges mostly occurred during the classroom interaction. Several factors which influenced the occurrence of these exchanges were the topic discussed, the wait-time, the types of teacher’s questions, and the non-conducive of learners’ situation.
The Use of Critical Pedagogy Principles in Teaching English as a Foreign Language (EFL) for Senior High School Students in Subang Slamet Wahyudi Yulianto Yulianto
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.698

Abstract

Three research questions are addressed are: (1) How can CP principles be used in teaching EFL for senior high school students? (2) What learning materials are suitable to be used in using CP principles to teach EFL for senior high school students? (3) What are benefits and challenges of using CP principles in teaching EFL for senior high school students? In uncovering the answers for those questions, several data collection techniques are employed, namely questionnaire, classroom observation, interview, and learning as well as teaching journals. The collected data, after being triangulated, were then analyzed by transcribing, categorizing, coding, and interpreting. It is revealed that there are 23 activities can be performed when using CP principles in teaching EFL for senior high school students. It is also uncovered that there are four conditions should be fulfilled by the learning material before it can be used in CP-principles-informed EFL classrooms for senior high school students. Additionally, there are three categories of challenges are (1) students’ limited English proficiency, (2) cultural problems, and (3) pre-determined curriculum. In the meantime, the four types of benefits are (1) new experience, (2) new knowledge acquisition, (3) increased language awareness, and (4) improved English proficiency.
Model-Model Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0 (E-Learning, M-Learning, AR-Learning dan VR-Learning) Rika Mulyati Mustika Sari; Nanang Priatna
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.699

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang model pembelajaran yang dapat diaplikasikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 pada dunia pendidikan di Indonesia. Adapun yang melatarbalakangi penulisan artikel ini yaitu untuk menjelaskan potensi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran di sekolah. Bentuk perkembangan teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran disekolah dalam era pendidikan 4.0 diantaranya adalah E-Learning, Mobile- Learning, AR-Learning dan Virtual-Learning.
Investigating the Implementation of 2013 Revised Curriculum and School-Based Curriculum from Postmethod Pedagogy Principle: Teachers’ Perspective Muhammad Anjar Nugraha; Slamet Wahyudi Yulianto
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.700

Abstract

Take-in the ever-changing policy of Education in Indonesia seems a very long-crucial issue to be discussed. Post-method pedagogy offers with the controversial claim that in the 21st era the play of teaching method is dying. Post-method pedagogy is the current issue of English Language Teaching (ELT) nowadays. This is a qualitative case study aims at investigating English teachers’ perspective towards post-method pedagogy. English teachers from two senior high schools in Subang has taken as the participants. A school is a public school, in which implements 2013 revised-curriculum and one another school is a private school that implements a School-based Curriculum or integrated curriculum. Those teachers administered the questionnaire and one teacher for each school will be chosen to conduct classroom observation and semi-structured interviews. According to the result of this study, the researcher indicates that all the participants tend to implement Communicative Approaches-Communicative Language Teaching (CLT)-Task Based Language Teaching most in their future classes. Eventhough the participants have their own style of teaching, they are not believe in themselves enough to produce their own teaching method. They have an authority to combine and prove it with their beliefs and background knowledge. They pay attention to the background of language learner and should not only focus on native speakers’ value. The researcher is almost able to observe the macro strategies that purposed by Kumaravadivelu. There is no difference between teacher who implements the 2013 revised curriculum and school-based curriculum or integrated curriculum from post method pedagogy principle
Pengembangan Perangkat Penilaian Afektif Pada Pembelajaran Kimia Untuk Sekolah Menengah Atas Muhammad Ikhsan Sukaria
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.701

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mendesain sebuah perangkat penilaian afektif yang meliputi aspek sikap, minat, konsep diri, dan nilai. Perangkat penilaian afektif terdiri dari dua jenis assessment yaitu self assessment dan lembar observasi aktivitas siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kimia dan siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Makassar Penelitian ini terdiri dari satu variabel yaitu pengembangan perangkat penilaian domain afektif pada pembelajaran kimia untuk sekolah menengah atas.Tahapan penelitian dan pengembangan yang dilakukan berdasarkan tahapan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg dan Hall yang terdiri dari sepuluh tahapan tetapi disedehanakan menjadi tiga tahapan yaitu tahap studi pendahuluan, pengembangan perangkat, dan penerapan perangkat. Produk pengembangan kemudian divalidasi sebelum dilakukan penerapan perangkat. Validasi ahli menyatakan seluruh instrumen dalam perangkat penilaian ini valid. Validitas perangkat berada pada kategori valid dengan nilai validitas 3,20. Setelah dinyatakan valid, dilakukan analisis kualitas. Analisis kualitas instrumen menyatakan keseluruhan instrumen untuk setiap domain afektif memiliki kualitas yang baik dengan nilai 3,12 berada pada kategori baik. Penerapan perangkat dilakukan untuk mengetahui tingkat kepraktisan perangkat penilaian afektif. Hasil uji kepraktisan oleh guru menunjukkan produk pengembangan berupa perangkat penilaian afektif memiliki tingkat praktikalitas yang tinggi. Kepraktisan perangkat berada pada kategori praktis dengan rata-rata nilai respons guru 3,00. Hal ini berarti keseluruhan perangkat penilaian afektif dalam pembelajaran kimia untuk sekolah menengah atas yang meliputi instrumen sikap, instrumen minat, instrumen, konsep diri, instrumen nilai, dan lembar observasi peserta didik semua aspeknya dinilai sangat baik oleh reviewer ahli maupun reviewer guru kimia SMA
Pengaruh Self-Regulated Learning Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Mimin Aminah; Ida Maulida
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.702

Abstract

Self-Regulated Learning adalah kemandirian siswa untuk mengelola pembelajaran sedemikian rupa guna meningkatkan capaian pembelajaran mereka. Menurut Stephen Brookfield (2000:130-133) mengemukakan bahwa kemandirian belajar merupakan kesadaran diri, digerakkan oleh diri sendiri, kemampuan belajar untuk mencapai tujuannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kemandirian belajar siswa terhadap keterampilan berbicara bahasa inggris siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan cluster random sampling, yaitu menghubungkan antara data yang menunjukkan kemandirian belajar dengan data yang menunjukkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa. Dari data yang diperoleh peneliti pada saat penelitian terbukti bahwa Self-Regulated Learning mampu meningkatkan keterampilaan berbicara siswa secara signifikan. Data tentang variabel kemandirian belajar diperoleh melalui angket yang disusun oleh peneliti untuk mengukur kemampuan Self-Regulated Learning Siswa. Sedangkan data tentang keterampilan berbicara bahasa Inggris diperoleh melalui pre-test dan post-test yang dilaksanakan oleh peneliti terhadap responden.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Logical Thinking Peserta Didik Pada SMAN 1 Riau Silip Kabupaten Bangka Rizki Zulfickar; Mutiya Oktariani
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Logical Thinking peserta didik Sekolah Menengah Atas. Metode dalam penelitian ini menggunakan Survai eksperimental dengan Sampel penelitan sebesar 87 peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir logis peserta didik Sekolah Menengah Atas dikatagorikan cukup tinggi. Diketahui bahwa indikator Kemampuan beragumen memiliki pengaruh tertinggi terhadap kemampuan logical thinking dengan koefisien 6,97 sedangkan kemampuan penarikan kesimpulan tertinggi kedua dengan koefisien 6,72 dan keruntutan berpikir tertinggi ketiga dengan koefisien 5,64. Temuan ini menyiratkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis perlu peningkatan kemampuan beragumen, kemampuan penarikan kesimpulan dan keruntutan berpikir peserta didik.
Uji Reliabilitas Instrumen Penggunaan SPADA (Sistem Pembelajaran dalam Jaringan) Sadriana Ayu; Mohammad Shafie Bin Rosli
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.706

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji reliabilitas dari faktor infrastruktur ICT, belajar mandiri, efikasi diri dan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini dijalankan di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan sampel 12 orang mahasiswa dari berbagai fakultas yaitu fakultas kedokteran, fakultas teknik, fakultas agama islam, fakultas sosial dan ilmu politik, fakultas ekonomi dan bisnis, dan fakultas pertanian. Masing-masing fakultas memilih 2 orang responden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dan diuji reabilitasnya adalah kuesioner dengan menggunakan 5 item skala likert. Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunaka analisis reliabilitas berdasarkan nilai cronbach alphadengan bantuan aplikasi perhitungan SPSS (Statistical Product and Service Soution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reabilitas dari setiap faktor berdasarkan nilai dari cronbach alpha yang tinggi. Untuk faktor infrastrukturv ICT nilai alpha adalah 0.94 dengan tahap cemerlang, faktor belajar mandiri nilai alpha adalah 0.75 dengan tahap diterima, efikasi diri niai alpha 0.80 dengan tahap baik, dan model TAM terbagi atas 4 faktor iaitu persepsi kebermanfaatan dengan nilai alpha 0.90 dengan tahap cemerlang, persepsi kemudahan penggunaan nilai alpha adalah 0.78 dengan tahap diterima, Sikap dan niat pengguna adalah 0.82dengan tahap baik serta pengguna sebenar nilai alpha adalah 0.74 dengan tahap reabilitas diterima. Dapat simpulkan bahwa nilai reliabilitas dari setiap konstruk adalah tinggi sehingga ini menunjukkan bahwa instrumen penggunaan SPADA ini dapat digunakan dalam penelitian selanjutny
Persepsi Mahasiswa terhadap Materi dalam Buku Teks Writing for General Communication Rasi Yugafiati; Setya Resmini; Evie Kareviati Kareviati; Hapsah Munajah4 Munajah4
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.707

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk menggali persepsi para mahasiswa terkait materi yang diajarkan dalam mata kuliah Writing for General Communication di salah satu kampus swasta di kota Cimahi. Partisipan dalam penelitian ini ada 33 orang. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini mendapatkan informasi melalui kuesioner dan analisa dokumen. Kuesioner dibutuhkan untuk mengungkap fakta tentang respon mahasiswa terkait materi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, para partisipan memberikan persepsi yang positif. Sebagian partisipan bahkan memberikan masukan agar peneliti membuat buku teks yang lebih ramah dengan literasi budaya dan sesuai dengan kearifan lokal di Indonesia. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan menjadi pijakan dalam pembuatan buku yang koheren dengan kebutuhan mahasiswa selaku peserta didik.
Uji Pemanfaatan Kompos Kulit Kopi Manggarai Pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum l.) Surahman Nur; Muhammad Yunus
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 6 No. 1 (2020): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v6i1.708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan kompos kulit kopi manggarai pada tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Jenis penelitian ini adalah eksperimen untuk mengukur pertumbuhan tanaman tomat yang meliputi panjang batang dan jumlah helai daun. Penelitian ini menggunakanmetode eksperimen dan rancangan acak kelompok dengan menggunakan konsentrasi pupuk kompos kopi yang berbeda-beda dalam tiap polybag. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan batang tanaman tomat lebih tinggi ada pada kelompok eksperimen 2 (P2) dengan tinggi batang rata-rata 14,6 cm, sedangkan pertumbuhan batang tanaman Tomat yang pertumbuhan batangnya lebih lambat ada pada kelompok kontrol (P0) tinggi batang rata-rata yaitu 11,6 cm. Pertumbuhan daun Tomat kelompok tanaman yang memiliki jumlah daun terbanyak adalah kelompok perlakuan dua (P2) dan kelompok perlaukan tiga (P3) dengan rata-rata 5,5 helaian daun, sedangkan kelompok yang memiliki jumlah daun sedikit adalah kelompok eksperimen satu (P1) dengan jumlah daun sebanyak 5. Maka dapat disimpulkan pupuk kompos kopi Manggarai dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat.