cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Character Education and Related Trend Variables Side, Sumiati; Cahyani, Vika Puji
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5579

Abstract

Various studies have been conducted to examine the effectiveness of character education in various contexts, including schools, families, and communities. However, as the scope of studies on character education has expanded, there is a need to understand how research trends in character education have developed over time. This study aims to analyse bibliometric trends in character education variables using data from scientific publications available in academic databases. This study uses a qualitative approach by combining bibliometric methods and systematic literature reviews (SLR) to analyse research trends and understand the importance of character education in learning. The results show that character education plays a crucial role in shaping students' morals and ethics from an early age through the support of the curriculum, schools, families, and communities, as well as the application of cultural values. Character education is an important aspect in the formation of individual personality. Character education can serve as a means of building environmental awareness among learners. Variables closely related to character education include Character Strengths, Virtue Ethics, Positive Education, Critical Thinking, Affective and Social Outcomes, Environmental Consciousness.
Implementation of Differentiated Learning Assisted by Digital Flipbook to Improve Critical Thinking Ability of Elementary Students in Pancasila Education Fridayanti, Lucky Angel; Tirtoni, Feri
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5580

Abstract

This study is motivated by the importance of developing students' critical thinking skills. Critical thinking becomes the mother of competence, because critical thinking is one of the main objectives in the 21st century. This study aims to determine and evaluate the results of the implementation of differentiated learning assisted digital flipbooks on the critical thinking skills of fourth grade students of SDN Simomulyo IV in the subject of Pancasila Education. The method used is a quantitative approach with a Quasi Experiment Non Equivalent Control Group Design research design involving 2 classes and a total of 57 students selected by purposive sampling technique. Class IV-A as the experimental class while class IV-C as the control class. The instruments for this study include critical thinking tests, observations and interviews. Data were analyzed using normality test, homogeneity test and hypothesis test (t-test for independent samples). The results of the analysis showed that the pre-test scores of the experimental and control classes were normally distributed. Homogeneity test proved homogeneous variance. Independent Sample T-Test hypothesis test shows a significant effect on post-test results in both classes. This is evidenced in the t-test results that the sig (2-tailed) value is 0.03 <0.05. The average value of the experimental class post-test of 80.17 is higher than the control class with an average value of 76.50. The discussion in this study emphasizes that the implementation of differentiated learning aided by digital flipbooks is quite effective in improving students' critical thinking skills. Based on the results of the study, it shows that the implementation of differentiated learning is a type of approach that is quite effective in improving the critical thinking skills of elementary school students. This approach can be an innovative learning in accommodating student diversity.
Hubungan Antara Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja dengan Profesionalisme Guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Sutisna, Sutisna; Patras, Yuyun Elizabeth; Fatmasari, Rhini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5582

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis: (1) Hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (2) Hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (3) Hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Sampel penelitian sejumlah 98 orang guru yang diperoleh secara acak proporsional. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,504. Sedangkan koefisien determinasi = 0,254, artinya adalah 25,4% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja. (2) Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,540. Sedangkan koefisien determinasi = 0,292, artinya adalah 29,2% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh motivasi kerja. Dengan kata lain variabel motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 29,2% terhadap profesionalisme guru. (3) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,571. Sedangkan koefisien determinasi = 0,326, artinya adalah 32,6% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja dan motivasi kerja. Dengan kata lain variabel disiplin kerja dan motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 32,6% terhadap profesionalisme guru
Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Visioner Terhadap Efektivitas Kerja Guru Sekolah Dasar Rina, Rina; Taufani C Kurniawan; Yuyun Elizabeth Patras
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5583

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada pentingnya peningkatan efektivitas kerja guru sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Efektivitas kerja guru tidak hanya berpengaruh terhadap kualitas pengajaran, tetapi juga mempengaruhi perkembangan dan prestasi siswa. Mengingat tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan dalam kurikulum, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru, khususnya motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja guru dengan menelaah keterkaitannya dengan motivasi kerja dan kepemimpinan visioner. Populasi penelitian mencakup 140 guru PNS, dengan sampel sebanyak 104 guru yang dipilih menggunakan rumus Yamane dengan tingkat toleransi kesalahan sebesar 5%. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sementara analisis data menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian mengungkapkan adanya tiga hubungan yang positif dan signifikan. Pertama, motivasi kerja memiliki hubungan positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,63. Kedua, kepemimpinan visioner juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja guru, dengan koefisien korelasi sebesar 0,48. Ketiga, secara simultan, motivasi kerja dan kepemimpinan visioner berhubungan secara positif dan signifikan dengan efektivitas kerja guru, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,696
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Gugus I Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa Fitria, Fitria; Muhajir, Muhajir; Aziz, Abdul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas IV Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Urgensi penelitian ini muncul dari tantangan pembelajaran konvensional yang cenderung satu arah, sehingga menghasilkan partisipasi siswa yang pasif, rendahnya kreativitas, dan motivasi belajar yang kurang optimal. Era pendidikan abad 21, dimana pengembangan soft skills dan pembelajaran interaktif sangat dibutuhkan, inovasi dalam metode pembelajaran menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan potensi peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan teknik random sampling, yang menghasilkan dua kelompok: kelas eksperimen yang menerapkan PjBL dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran tradisional. Data dikumpulkan melalui instrumen tes, angket, dan observasi, dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test, uji N-Gain, serta analisis statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan rata-rata nilai posttest kemampuan berpikir kreatif, dari 58,10 menjadi 81,00, serta meningkatkan persentase ketuntasan belajar dari 10% menjadi 90% di kelas eksperimen. Selain itu, peningkatan motivasi belajar juga signifikan, dengan 65% peserta didik di kelas eksperimen mencapai kategori "sangat baik", dibandingkan dengan 50% pada kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa model PjBL tidak hanya efektif dalam meningkatkan hasil akademik, tetapi juga mampu mendorong partisipasi aktif dan pengembangan kreativitas siswa. Implikasi penelitian ini mendukung adopsi model PjBL sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PKn, mendukung pengembangan kompetensi abad 21, dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang kreatif, kritis, dan berkarakter.
Analisis Kesiapan Guru untuk Melakukan Penilaian dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 02 Jurit Kecamatan Pringgasela Lombok Timur Pebriani, Inas; Affandi, Lalu Hamdian; Astria, Fitri Puji
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5645

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya kesiapan guru dalam melakukan penilaian sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal penyusunan instrumen, pelaksanaan asesmen autentik, serta pengelolaan waktu dan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana kesiapan guru, hambatan yang dihadapi, serta strategi atau solusi yang diterapkan dalam mengatasi kendala tersebut guna mendukung implementasi penilaian yang efektif di SDN 02 Jurit. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru kelas I dan IV serta peserta didik kelas I dan IV. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas I dan IV di SDN 02 Jurit telah mempersiapkan pelaksanaan penilaian dalam Kurikulum Merdeka melalu tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengolahan hasil, pelaporan, dan tindak lanjut. Akan tetapi menghadapi berbagai kendala, diantaranya kompleksitas instrumen asesmen, keterbatasan sarana dan prasarana, manajemen waktu yang menantang, juga jumlah peserta didik yang besar. Beban administrasi yang tinggi dan kurangnya pelatihan menjadi hambatan bagi guru dalam menyusun asesmen yang efektif. Selain itu, keterbatasan infrastruktur dan waktu yang tersedia semakin menghambat pelaksanaan penilaian, sedangkan jumlah siswa yang banyak membuat pemberian umpan balik secara individual menjadi sulit. Solusi untuk mengatasi kendala tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, seperti memanfaatkan instrumen penilaian yang sudah ada, mengadopsi teknologi dalam proses asesmen, melakukan penilaian secara bertahap, bekerja sama dengan rekan sejawat, serta mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat pemahaman mereka. Dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah, seperti pelatihan serta peningkatan fasilitas, sangat diperlukan agar proses penilaian dapat berlangsung lebih efektif dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Pengaruh Kepercayaan Diri Anak dan Status Sosial Ekonomi terhadap Prestasi Akademik di TK Negeri Se Kecamatan Batumandi Kalimantan Selatan Mildasari, Mildasari; Susanti, Debie
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5647

Abstract

Kepercayaan diri dan status sosial ekonomi merupakan dua faktor utama yang dapat memengaruhi prestasi akademik anak usia dini. Kepercayaan diri anak berperan penting dalam membentuk kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan akademik, sedangkan status sosial ekonomi menentukan sejauh mana anak memiliki akses terhadap sumber daya pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan diri anak dan status sosial ekonomi terhadap prestasi akademik anak usia 5-6 tahun yang bersekolah di TK Negeri se-Kecamatan Batumandi, Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 120 orang tua anak usia 5-6 tahun di tiga TK Negeri di Kecamatan Batumandi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan berganda untuk menguji hubungan antara variabel kepercayaan diri anak (X1), status sosial ekonomi (X2), dan prestasi akademik (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri anak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,879 dan R² sebesar 65,8%. Status sosial ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai koefisien regresi 0,599 dan R² sebesar 57,0%. Secara simultan, kedua variabel ini memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap prestasi akademik dengan nilai R² sebesar 79,6%, menunjukkan bahwa kombinasi antara kepercayaan diri dan status sosial ekonomi dapat menjelaskan hampir 80% variabilitas dalam prestasi akademik anak. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun kepercayaan diri anak sejak dini serta meningkatkan dukungan terhadap anak-anak dari latar belakang sosial ekonomi yang lebih rendah untuk mengurangi kesenjangan akademik. Oleh karena itu, sekolah, guru, dan orang tua perlu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan kepercayaan diri anak, serta memastikan akses yang setara terhadap fasilitas pendidikan yang berkualitas.
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Kemampuan Membaca Anak dengan Media Gambar Anggraini, Herlianti; Susanti, Debie
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5648

Abstract

Literasi visual merupakan salah satu keterampilan penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Kemampuan membaca gambar tidak hanya mendukung keterampilan berbahasa, tetapi juga membantu anak dalam memahami informasi secara lebih komprehensif. Namun, banyak anak di tingkat TK masih mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan gambar dan menghubungkannya dengan pengalaman mereka. Metode storytelling atau bercerita telah diidentifikasi sebagai pendekatan yang efektif dalam meningkatkan literasi visual anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode storytelling dalam meningkatkan kemampuan membaca gambar anak usia dini, khususnya di TKIT Az Zahra Kabupaten Tabalong. Studi ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Sampel penelitian terdiri dari 78 anak TK B yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (metode storytelling) dan kelompok kontrol (metode konvensional). Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik t-test untuk mengukur perbedaan hasil pembelajaran sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode storytelling secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca gambar anak dibandingkan dengan metode konvensional (p < 0.05). Rata-rata skor post-test pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, anak-anak yang diajarkan dengan metode storytelling menunjukkan keterlibatan dan motivasi belajar yang lebih besar. Storytelling terbukti menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan literasi visual anak usia dini. Penerapan storytelling yang lebih terstruktur dalam kurikulum pendidikan anak usia dini dapat membantu mengembangkan keterampilan membaca gambar secara lebih optimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis literasi visual.
Kajian Literasi Membaca Mahasiswa IAIN Palopo: Studi Penelitian Mixed Methods Research Putri, Nurhasa Satya; Amin, Muhammad Agil; Jamaluddin, Fitri Aulia; Munalir, Munalir
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5651

Abstract

Penelitian ini mengkaji literasi membaca mahasiswa di IAIN Palopo. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat baca di Indonesia berdasarkan riset UNESCO dan data world’s most literate nations yang menyatakan Indonesia berada diperingkat 60 dari 61 negara dalam hal kemampuan literasi. Studi ini bertujuan untuk memahami kondisi literasi membaca saat ini, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kebiasaan membaca mereka, dan mengeksplorasi solusi potensial untuk peningkatan. Jenis penelitian yang digunakan yakni mixed methods research. Teknik pengumpulan data melalui lembar wawancara terstruktur dan lembar angket respon yang diberikan kepada 22 mahasiswa di perpustakaan IAIN Palopo. Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa mahasiswa terlibat dalam membaca reguler, sebagian besar berjuang dengan frekuensi membaca karena faktor-faktor seperti kesibukan akademik, masalah eksternal dan kurangnya bahan bacaan yang menarik. Penelitian ini menyoroti pentingnya membentuk program-program peningkatan budaya membaca di kampus dengan menyediakan bahan bacaan yang mudah diakses dan relevan, memupuk lingkungan yang mendukung dan menggabungkan teknologi secara efektif untuk meningkatkan keaktifan membaca mahasiswa.
Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Kehadiran Siswa melalui Tata Tertib Arsyad, Robbi Rizal; Purwoko, Budi; Khamidi, Amrozi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5655

Abstract

Penelitian ini memiliki urgensi bahwa managemen kesiswaan memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kedisiplinan kehadiran siswa di sekolah. Tata tertib menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan oleh manajemen kesiswaan dalam proses peningkatan kedisiplinan kehadiran siswa di sekolah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Faktor yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan kehadiran siswa di sekolah, 2) Cara manajemen kesiswaan menekan faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kedisiplinan siswa di sekolah, sehingga siswa dapat dinyatakan disiplin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penlitian studi pustaka atau bisa juga disebut metode studi literatur. Mengumpulkan banyak data dan sumber yang relevan dari karya tulis ilmiah baik berupa jurnal, buku maupun tulisan dan hasil penelitian lain yang masih berkaitan menjadi sumber terpenting dalam penelitian ini. Pengolah data dilakukan dengan mengelompokkan data yang relevan sesuai dengan kretiria yang telah ditentukan, selanjutnya data tersebut diabtraksi dan dilakukan penarikan kesimpulan yang akan menjadi hasil dari penelitian ini. Karya tulis ilmiah yang menjadi sumber kajian adalah 20 karya tulis ilmiah yang berhubungan dan relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian melalui analisis jurnal dan karya ilmiah menunjukkan tiga temuan utama: 1) Manajemen kesiswaan di sekolah telah berjalan baik, namun masih terkendala kurangnya koordinasi dan sumber daya manusia, sehingga diperlukan perumusan prosedur dan kebijakan secara rinci dari penerimaan hingga kelulusan siswa; 2) Tata tertib sekolah perlu disusun secara jelas dengan melibatkan siswa dan disosialisasikan kepada siswa dan orang tua untuk meningkatkan kepatuhan; 3) Tingkat kedisiplinan siswa bervariasi dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan pertemanan, sehingga pembiasaan perilaku disiplin serta kerjasama antara sekolah dan orang tua sangat penting, terutama dalam menjaga disiplin kedatangan siswa sebagai indikator utama.