cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Game On, Grades Up! Treasure Hunt Shows Gamified English Fuels Students’ Speaking Skill Hasnawati, Lina; Mariono, Andi; Arianto, Fajar; Khotimah, Khusnul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5077

Abstract

The challenges in English language learning, particularly in improving students' speaking skills, remain an ongoing issue in education today. The integration of gamification, as applied through the Treasure Hunt game, has emerged as a promising approach to address this problem. This study aims to investigate the impact of the Treasure Hunt game as a gamified learning intervention on the speaking skills of sixth-grade students at the Indonesian School in Johor Bahru, Malaysia. Using a One-Group Pretest-Posttest design, this study involved 40 students who took pretest and posttest assessments to measure their speaking skills before and after the intervention. Data analysis was conducted using a paired t-test to examine significant differences between the pretest and posttest scores. The results showed a significant improvement in students' speaking skills, with the average score increasing from 58.95 in the pretest to 70.53 in the posttest. This gamification approach was found to be effective in enhancing students' fluency, accuracy, pronunciation, and intonation, as well as fostering their engagement and motivation in learning. These findings affirm the potential of gamification as an effective tool for improving speaking skills in English language learning and preparing students to face the challenges of an increasingly interconnected world. The study also recommends further research to explore the long-term impact of gamification and its application in broader educational contexts.
Assessment of the Difficulty Level of Science Questions Using the TIMSS Question Semantic Evaluation for Grade IV Elementary School Students Romli, Muhammad; Arnyana, Ida Bagus Putu; Suastra, I Wayan
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5102

Abstract

The main urgency of this study is to evaluate the semantic difficulty level of TIMSS questions for Grade IV students, considering the impact of semantic difficulty on students' understanding of concepts, which has not been extensively researched. The purpose of this study is to assess the semantic difficulty level of TIMSS questions among Grade IV students at SDN Parsanga II. This study uses a descriptive research method. The research population includes all Grade IV students at SDN Parsanga II, with a sample size of 30 students randomly selected from the population. The research instruments consist of TIMSS questions and a semantic assessment checklist regarding question difficulty levels. Data analysis is conducted quantitatively. The semantic difficulty level of TIMSS questions is determined based on the percentage of correct answers from students, and the question difficulty level is calculated using the percentage of correct answers from the entire student sample. The results of the study reveal that a high number of correct answers indicates a good understanding of the tested concepts, while a high number of incorrect answers suggests difficulties in understanding the concepts or errors in processing information. This analysis provides valuable insights into student performance and question difficulty levels. Based on this understanding, test results can be evaluated more comprehensively, thus improving the quality of learning. Educators can identify students' difficulties and needs in understanding the tested concepts and design appropriate interventions to enhance their understanding
Hubungan Etos Kerja, Komitmen Kerja dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru SMA Negeri di Kota Banjarbaru Patmawati, Patmawati; Suriansyah, Ahmad; Basuki, Sunarno
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5159

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru di tingkat SMA, khususnya di Kota Banjarbaru. Guru memiliki peran yang sangat krusial dalam proses pendidikan, dan kualitas kinerja mereka dapat berdampak langsung pada pencapaian hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan etos kerja, komitmen kerja, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kota Banjarbaru. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan metode deskriptif-kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMA Negeri di Kota Banjarbaru sebanyak 153 orang, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diolah melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan analisis jalur (path analysis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara: (1) Etos kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,320, (2) Komitmen kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,280, (3) Motivasi berprestasi terhadap kinerja guru sebesar 0,350, (4) Etos kerja terhadap motivasi berprestasi sebesar 0,310, (5) Komitmen kerja terhadap motivasi berprestasi sebesar 0,340, (6) Etos kerja melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja guru sebesar 0,180, (7) Komitmen kerja melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja guru sebesar 0,210. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai R Square untuk variabel kinerja guru adalah 0,680, yang berarti etos kerja, komitmen kerja, dan motivasi berprestasi secara simultan memengaruhi kinerja guru sebesar 68%, sedangkan sisanya sebesar 32% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Collaborative Skill dan Kompetensi Profesional terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri di Gugus 3 Sawangan Kota Depok Nurohmah, Ade Nunung; Kusmawan, Udan; Fatmasari, Rhini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5187

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pengembangan keterampilan kolaboratif dan kompetensi profesional guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa di era abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh collaborative skill dan kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar Negeri di Gugus 3 Sawangan, Kota Depok. Collaborative skill merujuk pada kemampuan guru untuk mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan dalam praktik kerja yang dapat menghasilkan hasil yang diinginkan, sedangkan Kompetensi Profesional adalah seperangkat kemampuan yang harus dimiliki guru untuk melaksanakan tugas mengajarnya dengan efektif. Prestasi belajar siswa didefinisikan sebagai perubahan perilaku siswa yang terjadi akibat hasil dan proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, dengan sampel sebanyak 76 guru yang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengujian data dilakukan menggunakan SPSS 22.0. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi variabel collaborative skill guru dan kompetensi profesional guru masing-masing 0,000, yang berarti keduanya berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, karena nilai tersebut lebih kecil dari 0,005. Uji F juga menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi (adjusted R square) sebesar 0,843 menunjukkan bahwa 84,3% perubahan Prestasi Belajar Siswa dipengaruhi oleh collaborative skill dan Kompetensi Profesional Guru, sementara sisanya 15,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, guru perlu meningkatkan kualitas collaborative skills melalui penerapan gaya belajar yang berorientasi pada siswa, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan dari pengawas sekolah.
Mengasah Kepedulian Siswa terhadap Efek Limbah Plastik melalui Project Based Learning Martini, Martini; Nawwir, Yush; Kade, Samsuddin; Rahman, Ainul Alim; Amin, Kasma F.
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5228

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah limbah plastik yang mencemari lingkungan dan kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda, khususnya siswa. Pendidikan pengelolaan sampah, terutama limbah plastik, dianggap penting untuk membentuk sikap tanggung jawab dan kesadaran lingkungan sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pengelolaan limbah plastik di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan 25 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pemahaman siswa tentang limbah plastik dan penerapan PBL, serta observasi terhadap kegiatan proyek daur ulang sampah plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dalam pengelolaan sampah plastik berhasil mencapai tujuan pembelajaran dengan baik. Skor rata-rata ketercapaian proyek mencapai 88,25%, dengan kelompok yang bekerja dengan limbah kertas mencatat pencapaian hampir sempurna (92%). Aspek pemahaman tujuan proyek, evaluasi pembelajaran, dan kesesuaian tujuan dengan masalah tercapai dengan sangat baik. Meskipun ada variasi pada aspek kreativitas dan kerjasama kelompok, secara keseluruhan, siswa menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam memahami dan mengelola limbah plastik. Hasil ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan siswa dalam mengurangi dampak negatif limbah plastik. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pendidikan lingkungan dengan menekankan pentingnya pendekatan praktis dan kolaboratif dalam mengatasi masalah limbah plastik.
Pengorganisasian Guru dalam Mendukung Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Ikhlas, Nur; Hariyati, Nunuk; Khamidi, Amrozi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5234

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya pengorganisasian guru dalam mendukung program P5 agar berjalan dengan baik dan sesuai tujuan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengorganisasian guru dalam mendukung Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, 2) Mengetahui hambatan dalam pengorganisasian P5. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau studi literatur yang dilakukan dengan memahami dan mempelajari berbagai teori dari sumber-sumber literatur yang relevan dengan penelitian ini. Sumber utama dalam penelitian ini adalah karya tulis ilmiah sebelumnya seperti artikel jurnal, buku, dan tulisan lainnya yang masih terkait. Proses penelitian ini meliputi beberapa tahapan, dimulai dengan penelusuran sumber-sumber relevan, diikuti oleh pengklasifikasian data berdasarkan kriteria tertentu. Tahapan berikutnya adalah pengolahan data untuk diolah menjadi temuan penelitian, yang kemudian diabstraksikan guna memperoleh informasi menyeluruh, diinterpretasikan, dan menghasilkan pengetahuan untuk penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan terhadap 20 artikel, yang terdiri dari 10 artikel nasional dan 10 artikel internasional, yang terkait dengan pengorganisasian guru dalam mendukung P5. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pengorganisasian guru dalam mendukung P5 yaitu proses yang sistematis dalam membentuk tim fasilitator yang dipimpin oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum, setiap tim fasilitator diberikan peran dan tanggung jawab spesifik, memastikan koordinasi yang efektif dalam proyek, serta melakukan evaluasi terhadap pengorganisasian guru. Hambatan pengorganisasian guru dalam mendukung program P5 meliputi; 1) Kurangnya pemahaman dan keterampilan guru terkait P5; 2) Kurangnya pelatihan guru tetang P5; 3) Keterbatasan waktu, sumber daya, dan fasilitas sekolah; 4) Kurangnya dukungan dan kolaborasi berupa kurangnya keterlibatan dan dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Pengaruh Sertifikasi Guru, Profesionalisme, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru Susanti, Deka Dwi; Kristanto, Andi; Amalia, Kaniati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5244

Abstract

This study aims to analyze the influence of teacher certification, professionalism, and work discipline on teacher performance in Indonesia. Optimal teacher performance is a key factor in achieving national education goals, making it crucial to understand the factors that impact teacher performance. This research uses a literature review method by analyzing 20 relevant previous studies. The literature selection process involves studies conducted on teachers at the elementary to secondary school levels in Indonesia, published within the last 1–5 years. Data collection was conducted using keywords such as teacher certification, professionalism, work discipline, and teacher performance, with the results selected based on relevance and the quality of the research methodology. The findings of the study indicate that teacher certification, professionalism, and work discipline have a significant impact on teacher performance. Teacher certification has been shown to enhance teacher competence and motivation, which in turn positively affects the quality of teaching. High professionalism, including mastery of the subject, pedagogical skills, and continuous self-development, also significantly influences teacher performance. Work discipline, which includes punctuality, adherence to rules, and commitment to teaching duties, further supports the improvement of teaching quality and student learning outcomes. These three variables work together to enhance overall teacher performance, ultimately contributing to the achievement of better educational outcomes.
Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar Matematika ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Kelas V di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Irawati, Irawati; Suroyo, Suroyo; Novianti, Idha
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran yang efektif, terutama bagi siswa dengan berbagai tingkat kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa, serta untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, yang melibatkan dua kelompok siswa kelas V SD, yaitu kelompok yang diterapkan model PBL dan kelompok yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar matematika dan analisis statistik menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL memberikan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, baik untuk siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi maupun rendah. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi yang menggunakan PBL menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model konvensional. Begitu pula dengan siswa berpikir kritis rendah, meskipun tantangan mereka lebih besar, model PBL tetap memberikan hasil belajar yang lebih baik daripada model konvensional. Namun, tidak ditemukan interaksi signifikan antara model PBL dan tingkat kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika, yang menunjukkan bahwa pengaruh keduanya bersifat independen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa, terlepas dari tingkat kemampuan berpikir kritis mereka, dan memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif.
Analisis Kebutuhan E-LKPD Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Dimensi Bernalar Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Fitriana, Erwinda; Al Masjid, Akbar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan pengembangan E-LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik) berbasis nilai-nilai budaya lokal (etnosains) guna meningkatkan keterampilan bernalar kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif, yang menggabungkan angket dengan skala Likert dan wawancara. Hasil survei yang melibatkan 30 siswa menunjukkan adanya preferensi yang kuat terhadap media yang mengintegrasikan budaya lokal dan mendorong pembelajaran kreatif serta interaktif. Para guru juga menekankan pentingnya media yang dapat meningkatkan keterampilan bernalar kritis dan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang ada saat ini dirasa belum cukup untuk mendukung pengembangan bernalar kritis dan pemahaman konsep-konsep IPAS. Wawancara dengan guru mengungkapkan kesepakatan mengenai kebutuhan akan E-LKPD yang dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan dengan budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD yang dirancang dengan pendekatan etnosains akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterlibatan dan keterampilan bernalar kritis siswa di kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan media seperti itu dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan membantu siswa lebih memahami serta menerapkan konsep IPAS.
Pengembangan E-Modul Berbasis Etnosains Terintegrasi Tri–N untuk Meningkatkan Dimensi Kreatif Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Septi, Sam Wulan; Masjid, Akbar Al
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5309

Abstract

The urgency of this research lies in the lack of contextual and culturally-based learning media to enhance students' creativity in IPAS learning. This study aims to develop an ethnoscience-based e-module integrated with the Tri-N approach (Niteni, Nirokke, Nambahi) to enhance the creative dimension of fifth-grade elementary school students. The development process followed the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. During the analysis phase, it was found that students require an interactive learning medium that connects IPAS subject matter, particularly the topic of light properties, with local wisdom, such as the traditional wayang kulit purwa shadow puppet performance. The e-module was designed with key characteristics: self-instructional, self-contained, stand-alone, adaptive, and user-friendly. Validation by media and content experts indicated that the e-module was suitable for use with several revisions, including font size adjustment, image layout refinement, and the addition of interactive QR codes. Trials involving 30 students across four elementary schools showed a significant increase in students’ creative dimensions, with an average score rising from 1.82 to 3.40 (26.4% to 84.8%). Students successfully produced creative works such as wayang performances and simple experiments illustrating light concepts. Further evaluation revealed that the e-module not only strengthened students’ understanding of IPAS concepts but also enhanced their engagement and appreciation of local culture. Both teachers and students responded positively to the module. However, its limitation lies in its specific cultural context, making it most relevant in regions familiar with wayang kulit purwa. Therefore, future development is recommended to adapt the module to various local wisdoms across Indonesia and expand its content to cover other science topics. The results indicate that this Tri-N integrated ethnoscience e-module is an effective and innovative learning tool for fostering creativity and cultural values in elementary science education.