Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,397 Documents
Analysis of The Impact of Online Games on The Moral of Students Of Class 5 SDN Cangkring Rembang Demak
Siti Rohmawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.093 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.65968
Maraknya siswa sekolah dasar yang menggunakan game online memberikan suatu dampak tersendiri bagi penggunanya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana tingkat kecanduan dalam bermain game online dan untuk mendeskripsikan dampak game online terhadap moral siswa pada siswa kelas 5 SDN Cangkringrembang Demak. Jenis penelitian ini kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner/angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kecenderungan untuk bermain game online dengan perolehan terbanyak 85% atau 17 siswa ketagihan game online dan 70% atau 14 siswa siswa yang semakin hari semakin lama untuk bermain game online. Tingkat kecanduan siswa dalam bermain game online yaitu rata-rata setiap hari dalam seminggu dengan persentase terbanyak diperoleh 60%, dan rata-rata 5 jam lebih dalam sehari dengan presentase terbanyak diperoleh 55%. Sedangkan dampak negatifnya yaitu tingkat emosional siswa meningkat dan sulit terkontrol, siswa menjadi lupa waktu, siswa suka minta uang keperluan untuk game online, siswa menjadi suka berbohong (tidak jujur), siswa kurang peduli dengan lingkungan sekitar, mengganggu kesehatan siswa,
Increasing Students' Learning Outcomes With The Discovery Learning Learning Model On Science Lesson Content In Elementary School
Tita Gustina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (571.358 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66146
Hasil temuan penulis pada kegiatan sehari-hari dalam pelaksanaan proses pembelajaran IPA, peserta didik selama ini waktu pelajaran tersebut kurang antusias serta hasil evaluasi yang menunjukan situasi yang memprihatinkan, dan dibawah SKM yang telah ditentukan. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peserta didik untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran IPA, agar peserta didik aktif dalam proses belajar mengajar dan menyenangkan peserta didik, menumbuhkan sikap mandiri dan kreatif pada peserta didik. Bagi Pendidik agar Pendidik lebih mahir dan terampil merancang perencanaan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan metode Discovery Learning, agar Pendidik lebih terampil menggunakan metode Discovery Learning khususnya dalam pembelajaran IPA. Bagi sekolah yaitu meningkatkan prestasi sekolah terutama pada mata pelajaran IPA dan meningkatkan kualitas sekolah melalui peningkatan profesionalisme Pendidik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Pendidik dan peserta didik kelas V SDN Sukatani 2021/2022. Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Application of the Talking Stick Methode to Increase Student Learning Motivation
Nurul Hikmah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (558.374 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68611
Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bagi peserta didik. Dimana dalam kegiatan pembelajaran membutuhkan adanya sebuah motivasi belajar yang berperan dalam meningkatkan semangat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Motivasi belajar dalam kegiatan pembelajaran yang dimiliki oleh para siswa dapat menciptakan sekolah yang berkualitas. Guru berupaya melakukan pemusatan perhatian agar peserta didik memiliki kemampuan untuk memfokuskan pikiran dan terlibat secara aktif dalam pembelajaran di kelas. Pemilihan dan penentuan metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran juga berpengaruh terhadap motivasi peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran yang bervariasi diharapkan dapat menciptakan suasana yang tidak monoton dalam kegiatan pembelajaran sehingga peserta didik dapat lebih terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu cara yang dapat diupayakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik adalah dengan menerapkan metode pembelajaran Talking Stick, karena metode tersebut dapat melibatkan siswa secara aktif dalam belajar sehingga siswa tidak merasa jenuh atau bosan pada saat pembelajaran.
Ice Breaking To Grow Student Readiness And Spirit For Learning
Yeni Saputri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.297 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68455
Proses kegiatan belajar mengajar merupakan kegiatan yang paling penting dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan akan berdampak baik untuk ketercapaian tujuan pembelajaran yang efektif. Untuk menciptakan suasana belajar yang efektif maka diperlukan suatu kegiatan yang dapat menciptakan suasana dinamis serius tapi santai, yakni dengan menerapkan ice breaking dalam proses pembelajaran. Ice breaking merupakan kegiatan untuk mencairkan suasana agar tidak kaku sehingga suasana menjadi nyaman yang mampu menumbuhkan kesiapan dan semangat belajar siswa untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.
Efforts to Improve Students' Skills and Learning Outcomes in Indonesian Language Subjects Through Power Point Media Using the Discovery Learning Method
Umi Latifah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (747.249 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66292
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan memahami ciri-ciri pantun dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri Padasugih 01 .Penelitian ini terdiri dari 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Padasugih 01. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada pra siklus, peserta didik yang sudah memenuhi KKM 10 peserta didik dari 34 jumlah peserta didik, jadi ada 34% yang sudah memenuhi KKM,kemudian ada 24 peserta didik yang belum memenuhi KKM atau 66% dari keselurahan jumlah peserta didik,siklu I yang memenuhi KKM 25 siswa sama dengan 73 %,yang belum memenuhi KKM 9 siswa sama dengan 27 %, siklus II yang memenuhi KKM 27 siswa sama dengan 79 %, yang belum memenuhi KKM 7 siswa sama dengan 21 %, siklus III yang memenuhi KKM 32 siswa sama dengan 94 %, yang belum memenuhi KKM 2 siswa sama dengan 6 %. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Melalui Media Power Point dengan Metode Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan dan aktifitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Padasugih 01 Brebes.
Early Writing Learning Using a Contextual Approach Assisted by ICT Media for Grade IV Elementary Schools
Siti Hety Rochaeti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (533.399 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.65984
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif berupa mendeskripsikan, mempraktekan dan rnengujicobakan data yang telah penulis susun. Tujuan yang ingin dicapai dari penlitian ini adalah (1) untuk memperoleh deskripsi data pelaksanaan kegiatan belajar mengajar menulis deskripsi berdasarkan kurikulum 2013 dengan menggunakan pendekatan kontektual dan (2) mengetahui perbedaan setelah menggunakan pendekatan kontektual dengan sebelum menggunakan pendekatan kontekstual. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar menulis deskripsi berdasarkan kurikulum 2013 di kelas V SDN 108 Ciumbuleuit Bandung berjalan dengan baik dan lancar sesuai alokasi waktu. Hasil pembelajaran menulis deskripsi berdasarkan 2013 pada kelas V SDN 108 Ciumbuleuit Kota Bandung tahun pelajaran 2019/2020 menunjukan perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pre-test (2,7) dan nilai rata-rata post-test (4,6). Selisih mean pre-test dan post-test mencapai 2,46. Nilai t hitung = 18,72 > t table = 2,0195 dengan derajat kepercayaan 95% sehingga hipotesis terbukti.
The Use of Kongrit Media to Improve Motivation and Learning Outcomes of Mathematics Addition and Subtraction Materials for Grade 2 Students at SD Negeri Kebonromo 1
Rinda Dewi Agustina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.061 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66162
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui penggunaan media kongrit dapat meningkatkan motivasi belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan pada siswa kelas II SD Negeri Kebonromo 1 (2) Mengetahui penggunaan media kongrit dapat meningkatkan hasil belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan siswa kelas II SD Negeri Kebonromo 1. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas II SD Negeri Kebonromo 1 tahun ajaran 2021/2022, dengan subyek penelitian yaitu siswa sejumlah 15. Instrumen penelitian menggunakan tes, observasi, dan angket. Tahap-tahap analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan siswa kelas II SD Negeri Kebonromo 1 dapat ditingkatkan dengan penggunaan media benda kongrit. Persentase motivasi belajar siswa :siklus I 3,04%, dan siklus II 3,60%.Persentase hasil belajar :siklus 1 60% dan siklus II 87%. Indikator keberhasilan kinerja dalam penelitian ini : 1) meningkatnya motivasi belajar siswa dengan persentase sebesar 80%, 2) meningkatnya hasil belajar mencapai KKM ≥ 70, dan secara klasikal disebut tuntas belajar bila dikelas terdapat ≥ 80% yang telah mencapai KKM.
Benefits of Project Based Learning Models In Learning Mathematics
Kartiko Dian Prastyo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (545.722 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68658
Berhitung merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mencari jumlah atau selisih dari banyaknya suatu benda. Di sekolah kegiatan berhitung termasuk dalam mata pelajaran matematika. Artikel ini membahas tentang manfaat model Project Based Learning dalam pembelajaran matematika. Tujuan artikel ini untuk mengetahui manfaat-manfaat Project Based Learning dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika sering dipandang sebagai mata pelajaran yang paling sulit, kurang diminati bahkan dihindari. PBL adalah merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif kepada peserta didik. Model ini dikembangkan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan keterampilan intelektual. Lebih jelasnya PBL adalah suatu model pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi peserta didik untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahannya, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial. Sehingga model PBL menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar aktif, berpikir kritis, dan keterampilan intelektual dalam pemecahan masalah.
Increasing Motivation and Achievement in Learning Science through the Implementation of Project Based Learning Model
Eva Agustina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.824 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i6.68471
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data observasi yang menunjukkan perolehan hasil belajar siswa pada materi IPA sangat rendah. Untuk merespons hal itu maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran PjBL untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan pada kelas 6 dengan jumlah siswa sebanyak 27 siswa. Penelitian ini mengukur seluruh ranah yang ada pada hasil belajar, yaitu: kognitif, afektif dan psikomotor. Langkah-langkah dalam model pembelajaran PjBL diantaranya 1. Penentuan pertanyaan mendasar 2.Menyusun perencaan proyek 3.Menyusun jadwal 4.Memantau siswa dan kemajuan proyek 5. Penilaian hasil 6. Evaluasi pengalaman. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pada setiap ranah di tiap siklusnya. Dengan model pembelajaran PjBL siswa menjadi lebih aktif sehingga pembelajaran lebih menarik dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari data maka direkomendasikan kepada para guru untuk menggunakan model pembelajaran PjBL dalam pembelajaran IPA di SD untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
The Application of The Play Method In The Effort to Increase The Outcome of Running Basic Motion Learning for Class IV Students Of SDN 1 Karangtengah
Barokah Barokah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.043 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66339
Penelitian Tindakan kelas yang diambil bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar gerak dasar lari melalui pendekatan bermain dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian tindakan kelas ini dengan populasi penelitian siswa kelas IV SD 1 Karangtengah. Dilakukan selama siklus, dalam satu siklus terdapat satu kali pertemuan. Observasi minat dan hasil belajar siswa menunjukkan bahwa adanya peningkatan. Analisis data menggunakan Deskripsi Kuantitafif dan Deskripsi Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan bermain dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Dari data observasi nilai ketuntasan yang diperoleh secara klasikal sebanyak 24 anak (75%) pada siklus 1 naik menjadi 27 anak (84,37%) pada siklus 2, dengan nilai rata rata kelas 77 pada siklus 1 dan naik menjadi 79 pada siklus 2.