cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Pengaruh Model TGT Dengan Pendekatan Deep Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Sekolah Dasar Risatia, Ria; Agusdianita, Neza; Yusnia, Yusnia; Noperman, Feri; Kurniawati, Ike
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i2.116219

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model TGT dengan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Ekperiment menggunakan desain the matching only pretest-posttest control group design . Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Sampel penelitian siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik yang dilakukan pada penelitian ini adalah pretest dan posttest yang dibuat ke dalam soal uraian yang berjumlah 5 soal. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada mata pelajaran matematika adalah 72,88 dan kelas kontrol 35,33. Dengan nilai thitung -20,986 dan nilai Sig.(2-tailed) 0,001. Dari hasil data tersebut menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari model TGT dengan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika kelas V. Dengan demikian, Model TGT yang dipadukan dengan pendekatan Deep Learning terbukti mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Pengaruh Revitalisasi Perpustakan Terhadap Minat Baca Peserta Didik SDN Buluspesantren Hastina, Nur; Romadhon, Farhan Faris; Salasabillah, Fizah Dea; Hani, Himmah Ummi; Qoirina, Nabila Sabha; Halimah, Nur; Hidayah, Nur; Rofingah, Nur; Mafadza, Zidney Ilma; Wijayanti, Murwani Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.103112

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan, namun masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat fungsinya sebagai pusat pembelajaran yang efektif, sehingga diperlukan upaya revitalisasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya tariknya bagi siswa. Tujuannya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan dan revitalisasi perpustakaan sekolah pada SDN Buluspesantren. Pada penelitian ini menggunakan metode konstruksi, metode pelaksanaan konstruksi dapat diartikan sebagai penerapan konsep rekayasa yang dirancang dan diterapkan untuk menjamin keberhasilan sebuah proyek konstruksi. Penerapan metode ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis saja, tetapi juga mempertimbangkan berbagai hal yang saling berkaitan. revitalisasi perpustakaan telah berhasil menciptakan suasana nyaman yang mendorong siswa untuk menghabiskan waktu istirahat mereka di perpustakaan karena adanya berbagai koleksi menarik. revitalisasi perpustakaan telah menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan minat baca siswa, memperkaya koleksi perpustakaan, dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Upaya lanjutan dari pihak sekolah dan perpustakaan diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan program ini.
Analysis of Student Learning Motivation In IPAS Learning With a Problem Based Approach Sukmana, Ardian; Atmojo, Idam Ragil Widiant; Chumdari, Chumdari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.117964

Abstract

Learning motivation is a crucial element that significantly influences students’ active participation and academic achievement in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary school level. This study aims to analyze the learning motivation of fifth-grade students in IPAS through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model. A qualitative approach was used with a case study design involving 26 fifth-grade students at Pandanan Public Elementary School, where data were collected through questionnaires, observations, and interviews. Data were collected through motivation questionnaires, participatory observation, and in-depth interviews, and were then analyzed thematically using the Miles and Huberman model. The results of the study showed a significant increase in intrinsic motivation, where the number of students in the “Very High” motivation category rose sharply from 3 to 12, and the “Low” motivation category disappeared. The implementation of PBL also proved to change students’ perceptions of IPAS from mere memorization to problem-solving-based learning that is more relevant and engaging. Overall, the Problem-Based Learning model proved effective and had a positive impact on improving students’ learning motivation, engagement, and the quality of their learning experiences in the IPAS subject.
Ceribox: Inovasi Media Pembelajaran dalam Menulis Teks Observasi Siswa Kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Khair, Febriana Nikmatul; Alatas, Mochamad Arifin; Albaburrahim, Albaburrahim
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107314

Abstract

Learning observational texts requires objective direct observation, in addition to the limited digital access in Islamic boarding school-based schools, encouraging the need for non-digital media innovations such as Ceribox. This study aims to introduce and describe Ceribox media in learning to write observation texts for class X students of MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out with the stages of data reduction, presentation, and conclusion. The results of the study showed that Ceribox media can provide real observation experiences and increase student involvement to be active in learning. Teacher and student responses to Ceribox media were also very positive, with its advantages in supporting observation text learning and its disadvantages that can still be overcome. It can be concluded that Ceribox media is effective as an alternative to non-digital learning media, especially in schools with limited digital technology.Pembelajaran teks observasi membutuhkan pengamatan langsung yang objektif, selain itu keterbatasan akses digital di sekolah berbasis pondok pesantren mendorong perlunya inovasi media non-digital seperti Ceribox. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menggambarkan media Ceribox dalam pembelajaran menulis teks observasi siswa kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Ceribox dapat memberikan pengalaman observasi secara nyata dan meningkatkan keterlibatan siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Respon guru dan siswa mengenai media Ceribox juga sangat positif, dengan kelebihannya dalam menunjang pembelajaran teks observasi dan kekurangannya yang masih dapat diatasi. Dapat disimpulkan bahwa media Ceribox efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran non-digital, terutama di sekolah dengan keterbatasan teknologi digital.
Teachers' Understanding and Attitudes to the Application of Deep Learning in the Independent Curriculum: A Case Study Prawardhani, Neni Vila; Winarno, Winarno; Adi, Fadhil Purnama
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.117970

Abstract

Deep learning is a learning approach that emphasizes meaningful understanding through mindful, meaningful, and joyful processes. This study aims to explore teachers' understanding and attitudes towards the application of deep learning in the Independent Curriculum in elementary schools. The qualitative research of this case study was carried out at SDN Pajaran 04, a favorite school with complete facilities where all teachers have participated in the Independent Curriculum training. The research subjects consisted of 8 teachers and 1 principal. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study show that: (1) teachers' understanding of the concept of deep learning still varies, with most teachers understanding deep learning as active learning but not fully understanding the essence of conscious learning; (2) teachers' attitudes are generally positive towards the application of deep learning, although there are concerns related to administrative burden and preparation time; (3) Factors supporting implementation include the support of the principal, the availability of facilities, and collaboration between teachers. This study concludes that a deep conceptual understanding and positive attitude of teachers are the key to the successful implementation of deep learning in the Independent Curriculum.
Analysis of Teacher Readiness in Teaching Mathematical Reasoning Skills Nugroho, Muh Khafid Wahyu; Rintayati, Peduk; Kurniawan, Bayu Sandra
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98982

Abstract

Guru sebagai salah satu komponen utama dalam pembelajaran perlu memiliki kesiapan pengajaran yang baik untuk mengajarkan kemampuan penalaran matematis di Sekolah Dasar. Namun kemampuan penalaran matematis peserta didik saat ini masih dalam level kurang baik. Tujuan penelitian ini diantaranya yaitu untuk: 1) mendeskripsikan kesiapan guru dalam penguasaan bahan ajar, 2) mendeskripsikan kesiapan guru dalam merencanakan pembelajaran, dan 3) mendeskripsikan kesiapan guru dalam melaksanakan penilain pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis interaktif. Tes pemahaman kemampuan penalaran matematis berupa angket dan wawancara semi terstruktur yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahan ajar dan perencanaan pembelajaran yang dimiliki oleh guru terkait kemampuan penalaran matematis dalam tingkat yang baik. Sedangkan kesiapan guru dalam melaksanakan asesmen masih menunjukkan tingkat yang kurang baik. Hal tersebut dikarenakan guru kurang memberikan perhatian untuk melaksanakan penilaian penalaran matematis. Selain itu, guru cenderung lebih memilih menggunakan tes pilihan ganda. Namun, para guru berkomitmen untuk meningkatkan kompetensinya agar dapat melaksanakan penilaian tentang kemampuan penalaran matematis dengan lebih baik. Kesimpulan penelitian ini yaitu kesiapan guru telah menunjukkan tingkat yang baik, namun guru perlu meningkatkan kesiapan dalam melaksanakan penilaian penalaran matematis.
Integration of Civic Literacy in Learning Objectives and Practices Science at Focus Independent School Surakarta Putri, Faradila Arfina; Riyadi, Riyadi; Tarsidi, Deni Zein
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.120127

Abstract

Literasi kewarganegaraan menjadi kompetensi utama dalam pendidikan dasar Indonesia untuk memperkuat karakter dan partisipasi siswa abad ke-21 dalam kerangka Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi literasi kewarganegaraan dalam tujuan dan praktik pembelajaran IPAS di Focus Independent School Surakarta sebagai sekolah dengan   nasional dan internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik wawancara mendalam, analisis dokumen (CP, tujuan pembelajaran, modul ajar, RPP), dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator literasi kewarganegaraan seperti tanggung jawab, kepedulian lingkungan, kerja sama, toleransi, dan partisipasi telah muncul dalam tujuan pembelajaran IPAS, namun masih cenderung terpisah dari aspek kognitif. Dalam praktik pembelajaran, nilai-nilai kewarganegaraan tampak melalui aktivitas kelompok, proyek tematik, dan diskusi lingkungan, meskipun refleksi eksplisit terkait hak, kewajiban, dan pengambilan keputusan kolektif masih terbatas. Dengan demikian, integrasi literasi kewarganegaraan dalam pembelajaran IPAS telah berjalan, tetapi memerlukan penguatan pada perumusan tujuan pembelajaran dan tahap refleksi agar selaras dengan Profil Pelajar Pancasila.
Studi Literatur: Boardgame Peta sebagai Media Joyful Learning pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Aeni, Devi Nur; Wijayanti, Murwani Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107255

Abstract

The 21st-century learning emphasizes the development of skills and knowledge that require innovative approaches capable of enhancing students' conceptual understanding and learning interest, especially in mathematics, which is often considered difficult and boring. This study aims to examine the Joyful Learning approach through the use of map-based board games to improve the conceptual understanding and learning interest of fourth-grade elementary school students. The method used is a literature study by collecting data from various relevant written sources, which are then analyzed and synthesized to obtain results. The findings indicate that the map-based board game media can create an enjoyable learning atmosphere and help concretize abstract mathematical concepts. There is an improvement in both students' conceptual understanding and their interest in learning. The conclusion of this study is that Joyful Learning using map-based board games is an innovative and relevant solution to enhance the quality of mathematics learning in elementary schools. Pembelajaran abad ke-21 menekankan pengembangan keterampilan dan pengetahuan yang menuntut pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan pemahaman konsep serta minat belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran matematika yang dianggap sulit dan membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Joyful Learning melalui media boardgame peta dalam meningkatkan pemahaman konsep dan minat belajar siswa kelas IV SD. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan pengumpulan data dari berbagai sumber tertulis yang relevan, kemudian dianalisis  dan disintesis sehingga diperoleh hasil. Hasil kajian menunjukkan bahwa media boardgame peta dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta membantu mengkonkretkan konsep matematika yang abstrak. Terdapat peningkatan dalam pemahaman konsep dan dalam minat belajar siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah Joyful Learning dengan boardgame peta merupakan solusi pembelajaran inovatif yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Literature Review on Development of Interactive E-Modules to Improve Science Learning Achievement in Elementary Schools Nurhadi, Tri; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Salimi, Moh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.117887

Abstract

Advances in digital technology have led to innovative learning media such as interactive e-modules. However, the use of digital technology in elementary schools has not yet reached its full potential. This study aims to describe the characteristics of interactive e-module development and identify opportunities for innovation based on the limitations of previous research. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach using the Kitchenham and Charters model to analyze six relevant articles from the 2022–2025 period. Article analysis was conducted using content analysis and thematic analysis methods. The findings indicate that interactive e-modules have a positive impact on student learning outcomes, motivation, and participation. Various development efforts have utilized structured models such as ADDIE and 4D combined with a constructivist approach. The use of multimedia and digital platforms, such as web and Android applications, has also been employed to enhance accessibility and interaction between students and instructional materials. Therefore, interactive e-modules are considered effective in improving the quality of science learning in elementary schools. Nevertheless, previous research has largely focused on basic cognitive skills and has not yet fully supported a deep learning approach. Further development is required to emphasize reflective, analytical, and exploratory activities to strengthen conceptual understanding and higher-order thinking skills in science learning at the elementary school level.
Strengthening Moral Action Through Global Citizenship Education In Elementary School Daryati, Daryati; Triyanto, Triyanto; Tarsidi, Deni Zein
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109459

Abstract

In the current era of globalization, global citizenship education is important for the younger generation, where currently there are many moral crises, especially in terms of moral actions. This study aims to review the literature related to the instillation of global citizenship education values in elementary schools to strengthen moral actions. The research method used in this study is the SLR (Systematic Literature Review) method. Data collection was obtained by documenting related articles on similar research in the last 7 years. Articles obtained and used in this study were 20 accredited national and international journal articles obtained from Google Scholar. The results of the analysis show that the instillation of global citizenship education values. through global competencies in the cognitive, socio-emotional and behavioral dimensions will equip students with skills and real actions as active and responsible global citizens who will be able to strengthen moral actions. Thus, it is concluded that in learning, students are expected to have understanding, empathy and life skills in the 21st century, such as being able to think critically, creatively, the ability to solve global issues and be able to face various challenges that will be faced in the era of technological and information advancements that are realized through real moral actions.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue