cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
Perbedaan Kadar Glukosa Darah Metode GOD-PAP Pada Plasma Natrium Fluorida (NaF) Dengan Penundaan Waktu Pemeriksaan Pada Suhu Ruang Nurjanah, Fitri; Nurhayati, Dewi; Kurnaeni, Nani; Riyani, Ani
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.1892

Abstract

Latar Belakang: Keterlambatan dalam pemeriksaan bisa disebabkan karena banyaknya sampel yang harus diperiksa, proses pengangkutan yang memakan waktu, kendala pada tenaga kerja, serta kerusakan reagen dan peralatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kadar glukosa darah metode GOD-PAP pada plasma Natrium Fluorida (NaF) dengan penundaan waktu pemeriksaan pada suhu ruang. Metode: Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2023 yang bertempat di Laboratorium Kimia Klinik kampus Poltekkes Kemenkes Bandung Jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian static group comparation, yaitu dilakukan perlakuan terhadap kelompok eksperimen. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 4. Uji statistik yang digunakan yaitu Uji normalitas Shapiro-Wilk, Uji Friedman, dan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil rata-rata kadar glukosa darah yang diperiksa segera, ditunda 2, 4, 6, 12, dan 24 jam masing-masing sebesar 97,81, 96,13, 94,81, 91,56, 84,13, dan 64,50 mg/dL. Pada uji Friedman didapatkan hasil nilai Sig. 0.000 < 0.05, menandakan bahwa terdapat perbedaan bermakna kadar glukosa pada plasma NaF dengan penundaan waktu pemeriksaan. Pada uji Wilcoxon pemeriksaaan segera dengan penundaan 2 jam dan pemeriksaan segera dengan penundaan 4 jam didapatkan hasil nilai Sig. 0.569 dan 0.094 > 0.05, sedangkan pemeriksaan segera dengan penundaan 6, 12, dan 24 jam didapatkan nilai Sig. 0.000 < 0.05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar glukosa darah metode GOD-PAP pada plasma NaF dengan penundaan waktu pemeriksaan pada suhu ruang dengan nilai Sig. 0.000 < 0.05 dan stabilitas kadar glukosa darah pada plasma NaF bertahan hingga waktu penundaan 4 jam.
Hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Pasundan Samarinda Ulu Ariyadi, Ananda Saputra; Septiawan, Taufik
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i1.1903

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus adalah penyakit tidak menular yang termasuk dalam kelompok gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Orang dengan penyakit diabetes ini mengalami sejumlah komplikasi seperti pembuluh darah jantung, ginjal, dan stroke. Tingginya kadar gula darah dan resiko komplikasinya membuat setiap penderita diabetes mellitus ini mengalami kecemasan. Metode : Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 174 responden ditentukan dengan Simple Random Sampling. Menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale untuk mengukur tingkat kecemasan dan GlucoDr untuk mengukur gula darah sewaktu. Uji analisis bivariat uji Kendall’s Tau C. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian tingkat kecemasan ringan yaitu sebanyak 118 orang (67,8%), tingkat kecemasan sedang yaitu sebanyak 47 orang (27%), tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 8 orang (4,6%), dan tingkat kecemasan panik yaitu sebanyak 1 orang (0,6%). Penelitian menunjukkan dari 174 responden kadar gula darah normal yaitu sebanyak 88 orang (50,6%) dan kadar gula darah tidak normal sebanyak 86 orang (49,4%). Dari hasil uji statistik diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,519 yang artinya memiliki hubungan kuat dan nilai P value 0,000 < (0,05). Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pasundan Samarinda Ulu. Kata kunci : Tingkat kecemasan, kadar gula darah, diabetes mellitus tipe 2
Intensitas Kebisingan, Ambang Dengar dan Keluhan Subjektif Tenaga Kerja Bagian Pencucian Ruang Laundry Rumah Sakit di Surabaya Iftitah, Berliana; Rachmaniyah, Rachmaniyah; Nurmayanti, Demes; Khambali, Khambali; Winarko, Winarko
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.1909

Abstract

Ruang laundry rumah sakit Surabaya pada bagian pencucian menimbulkan sumber kebisingan melebihi NAB yang telah ditetapkan yakni sebesar 85,37 dBA. Berdasarkan observasi awal, tenaga kerja mengaku merasa terganggu akibat kebisingan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas kebisingan, ambang dengar, dan keluhan subjektif tenaga kerja ruang laundry pada bagian pencucian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi sebanyak 10 tenaga kerja, besar sampel yang digunakan sama dengan jumlah populasi (total sampling). Variabel yang diteliti adalah intensitas kebisingan, ambang dengar, dan keluhan subjektif. Teknik pengumpulan data dengan cara pengukuran dan menggunakan lembar kuesioner, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata intensitas kebisingan yang didapat sebesar 75,78 dBA. Sebanyak 20% tenaga kerja dengan masa kerja lama dan tidak menggunakan APT mengalami penurunan ambang dengar sedangkan sebanyak 100% tenaga kerja, baik masa kerja lama ataupun baru dengan perilaku tidak menggunakan APT mengalami keluhan subjektif kategori sedang dan tinggi. Intensitas kebisingan pada bagian pencucian ruang laundry rumah sakit Surabaya sudah memenuhi NAB yang telah ditetapkan yakni dibawah 80 dBA, kebisingan yang terjadi tidak sampai berdampak pada penurunan ambang dengar namun berdampak pada gangguan non pendengaran (keluhan subjektif). Saran yang dapat diberikan adalah melakukan pemantauan intensitas kebisingan, perawatan pada mesin secara berkala, dan penggunaan APT pada tenaga kerja
Faktor Penentu Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak di Wilayah Kerja Puskesams di Kota Palembang Sartika, Veira Delli; Mastina, Mastina; Rahmawati, Eka
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.1929

Abstract

WHO mention about 1.5 million children die each year because diseases that can be prevented by immunization. Immunization is one of the health interventions that has proven to be the cheapest, because it can prevent and reduce the incidence number of morbidity, disability, and death due to PD3I (Ministry of Health RI, 2020). Infants aged 0-11 months must receive complete basic immunization consisting of 1 dose of Hepatitis B, 1 dose of BCG, 3 doses of DPT-HB-HiB, 4 doses of polio drops (OPV), 1 dose of injectable polio (IPV) and 1 dose of measles rubella. In 2020, complete basic immunization in the city of palembang is 81.9% and this means that it has not reached the 2023 national target of 100%. The immunization coverage of Boom Baru Health Center reached 96.4%. The purpose of this study was to find out what factors are related to the coverage of complete basic immunization in children at the Boom Baru Health Center in Palembang City. This study used quantitative methods with a cross sectional approach. Data collectiom used a questionnaire and analyzed univariately to describe distribution and proportion, and bivariate used Chi Square. This study found that there was no relationship between mother’s last education with complete basic immunization coverage (p = 0.143), and there was a relationship between mother’s knowledge (p = 0.000), Trust (p = 0.000), family support (p = 0.000). This study suggest for health workers provide counseling and increase the motivation of mothers regarding the importance of immunization and do monitor the completeness of their immunization, while mothers who have babies should take the time to immunize their chidren. Bibliography : 2010-2023 Keywords : Basic Immunizations, Education, Knowledge, Trust, Family Support
Kondisi Sanitasi Mesjid di Wilayah Desa Kejapanan Kabupaten Pasuruan Alindia, Hiska Tri Ulan; Hermiyanti, Pratiwi; Winarko, Winarko; Rusmiati, Rusmiati; Rachmaniyah, Rachmaniyah
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.1958

Abstract

ABSTRACT Background: The mosque in Kejapanan Village, Pasuruan Regency has sanitation problems in the form of inadequate physical buildings. Based on a preliminary survey, there was 1 mosque using well water which had an E.Coli content of 650 compared to the required level of 0/100 ml. The aim of this research is to describe the sanitary conditions of mosques in the Kejapanan Village area, Pasuruan Regency. Method: The design of this research is descriptive observational research, with a cross-sectional approach. The variables studied included the sanitary conditions of mosques and E.Coli parameters of well water in the Kejapanan Village area, Pasuruan Regency. Data collection techniques use observation. The data collected was then analyzed descriptively through table analysis. Results: Mosque sanitation assessments have been carried out, in the 4 mosques in Kejapanan Village, Pasuruan Regency, there are still mosques that do not meet the requirements. The mosque studied did not have facilities such as prayer carpets and trash cans with lids. Mosque well water samples tested by the UPTD Regional Health Laboratory, resulted in an Escherichia coli (E.Coli) content of 25 - 650 from a maximum level of 0/100 ml so it did not meet clean water quality standards. Conclusion: Mosque sanitation in Kejapanan Village, Pasuruan Regency, there are still mosques that do not comply with sanitation requirements. For mosque managers, efforts need to be made to improve mosque sanitation and for future researchers, they can carry out research using input variables that are thought to cause contamination of mosque sanitation and sources of clean water for ablution in mosques. Keywords: Mosque Sanitation, Well Water Microbiology
Pengaruh Lama Demam terhadap Positivitas Rate IgM Anti Salmonella typhi pada Pasien Tersangka Demam Tifoid Metode Inhibition Binding Immunoassay Nurhayati, Nuli; Rohayati, Rohayati; Merdekawati, Fusvita; Marliana, Nina
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.1972

Abstract

Latar Belakang: Demam tifoid merupakan suatu penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Manifestasi klinis demam tifoid yang pasti adalah demam. Demam terjadi pada saat tubuh sedang berusaha untuk melawan infeksi patogen dengan aktivasi sistem imun. Respon imun yang khas dimulai dengan peningkatan antibodi IgM terhadap antigen yang menstimulasi (imunogen). IgM mulai terbentuk pada hari ke-3, dan titernya meningkat hingga mencapai puncaknya pada hari ke-14. Pemeriksaan IgM anti Salmonella menggunakan metode IMBI karena memiliki tes spesifisitas dan sensitifitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama demam pada pasien demam tifoid terhadap positivitas rate IgM anti Salmonella. Metode: Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Kabupaten Sumedang dan Rumah Sakit Kota Bandung, dengan jenis penelitian observasional analitik cross sectional. Pada periode Mei 2023 sampel yang diambil adalah 32 pasien demam tifoid dengan kadar IgM yang diperiksa menggunakan metode IMBI. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan diolah dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Data yang diperoleh dari hasil perhitungan yaitu positivitas rate IgM anti Salmonella typhi pada lama demam 2 hari adalah 0%; 4 hari adalah 25%; 6 hari adalah 75%; 8 hari adalah 50%. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lama demam hari ke 2, 4, 6, dan 8 berpengaruh secara terhadap positivitas rate IgM anti Salmonella typhi.
Dampak Cyberbullying terhadap Risiko Bunuh Diri pada Remaja: Narrative Review Kurniawan, Kurniawan; Yosep, Iyus; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Mardhiyah, Ai; Fitriani, Nurlaila
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i1.2012

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi tanpa pengawasan dalam lingkup sosial akan menyebabkan berbagai macam penyimpangan, seperti cyberbullying. Banyak remaja mempunyai pengalaman sebagai korban cyberbullying hingga terjadinya resiko keinginan untuk bunuh diri. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan dampak cyberbullying terhadap resiko bunuh diri pada remaja. Metode: studi ini menggunakan pendekatan narrative review, dengan menggunakan framework PCC. Pencarian artikel menggunakan database EbscoHost, PubMed, dan Search engine Google Scholar, dengan kata kunci menggunakan boolean operators, yaitu “adolescents” OR “teenagers” OR “young adults” AND “cyberbullying” AND “social media” AND “suicidal ideation” OR “suicidal thoughts” OR “suicide”. Kriteria inklusi yang diterapkan meliputi populasi usia remaja, publikasi artikel 2012-2022, Full-text, Bahasa inggris atau Indonesia. Studi dieksklusi jika topik tidak membahas cyberbullying dan kategori usia dewasa. Hasil: Enam studi yang dianalisis, ditemukan bahwa pada remaja yang mengalami cyberbullying dapat berdampak pada kejadian bunuh diri. Kaitan antara cyberbullying dengan kejadian resiko bunuh diri lebih tinggi terjadi pada siswa perempuan, dan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keterhubungan sekolah, kecerdasan emosional yang rendah, dan gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi alkohol dan merokok. Kesimpulan: Temuan kami menyoroti bahwa cyberbullying adalah masalah sosial yang ada di seluruh dunia. Hasil temuan narrative review ini menunjukkan bahwa pengaruh cyberbullying berdampak terhadap kejadian perilaku bunuh diri pada remaja
Hubungan Stres Kerja Dengan Perilaku Caring Perawat Ruang Rawat Inap di RSJ Grhasia Yogyakarta Nurmaguphita, Deasti; Farida, Nur
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.2019

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu bentuk sarana kesehatan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah dan atau masyarakat yang berfungsi untuk melakukan upaya kesehatan dasar atau kesehatan rujukan dan upaya kesehatan penunjang. Perilaku caring adalah bagian utama dalam memberikan pelayanan keperawatan yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan pasien. Perilaku caring tersebut dapat berubah atau turun disaat perawat tersebut sedang mengalami sebuah kondisi yang dapat mempengaruhi perilaku caring tersebut. Salah satu kondisi yang dapat mempengaruhi perilaku caring adalah kondisi stres kerja, dimana stres kerja merupakan kondisi tidak baik yang dapat mempengaruhi kondisi orang saat dan setelah bekerja. Mengatahui hubungan antara stres kerja dengan perilaku caring perawat ruang rawat inap di RSJ Grhasia Yogyakarta. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Responden penelitian terdiri dari 88 perawat ruang rawat inap diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik Kendall Tau. Sebagian besar responden memiliki stres kerja sedang yaitu sebanyak 44 perawat (50,0%), dan memiliki perilaku caring sedang sebanyak 44 perawat (50,0%). Didapatkan r=0,738 menunjukkan keeratan hubungan kuat yang berarti terdapat hubungan antara stres kerja dengan perilaku caring perawat dengan p<0,05 yaitu p=0,000. Ada hubungan antara stres kerja dengan perilaku caring perawat ruang rawat inap di RSJ Grhasia Yogyakarta. Agar perawat senantiasa menjaga dan meningkatkan mekanisme koping individu sehingga tidak berdampak negatif disaat stres kerja sedang dialami.
Kepercayaan Diri Akademik Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir di Jabodetabek Paula, Veronica; Tampemawa, Eveline Claudia; Sabatin, Gabrilia Putri; Eugenia, Rachel
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.2039

Abstract

Latar belakang: mahasiswa keperawatan tingkat akhir memiliki tanggung jawab yang besar didalam menjalankan masa akademik sehingga diperlukan kepercayaan diri yang tinggi untuk dapat menjalankan perkuliahan dengan baik. Mahasiswa keperawatan yang berkualitas, harus memiliki kepercayaan diri yang baik karena dapat membantu dalam mengembangkan penilaian positif pada diri, lingkungan dan situasi yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri akademik mahasiswa tingkat akhir pada bidang Keperawatan di Jabodetabek dengan jumlah 97 responden di Jabodetabek. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Convenience Sampling. pada penelitian ini menggunakan analisa univariat (Analisa deskriptif). Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan kepercayaan diri akademik yang tinggi (positif) yaitu dengan persentase 68%. Hal ini menggambarkan bahwa mahasiswa Keperawatan di Jabodetabek memilik rasa kepercayaan diri akademik yang tinggi dan tidak jauh berbeda dengan individu lainnya. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti kepada responden mahasiswa keperawatan di wilayah Jabodetabek, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian gambaran kepercayaan diri akademik mahasiswa Keperawatan tingkat akhir di Jabodetabek memiliki kepercayaan diri akademik yang tinggi.
Pengembangan Aplikasi Sleepy Melodies terhadap Proses Hypno Sleeping pada Bayi 0-6 Bulan Wahyuni, Sari; Efrila, Efrila; Pratiwi, Meilicha Anggraini; Vista, Nabilah; Wati, Wahida Rahma; Sumastri, Heni
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i2.2083

Abstract

Latar Belakang: Tidur yang berkualitas sangat penting dalam pertumbuhan bayi karena pada saat bayi tertidur, hormone pertumbuhan disekresi tiga kali lebih banyak yakni kurang lebih 75% dibandingkan saat bayi terbangun. Anak mengalami masalah tidur setiap malam dikeluhkan oleh orang tua anak sebanyak 36% dan sebanyak 64% mengatakan, bayi dan anak usia prasekolah mereka mengalami kesulitan tidur seperti terbangun ditengah malam beberapa kali. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur bayi yaitu dengan metode menenangkan bayi. Salah satu yang paling popular aplikasi yang digunakan untuk menengankan bayi tidur adalah “White Noise Machine”. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengembangkan aplikasi Sleepy Melodies terhadap Proses Hypno Sleeping Pada Bayi 0-6 Bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan aplikasi Sleppy Melodies berbasis android terhadap Proses Hypno Sleeping Pada Bayi 0-6 Bulan. Metode : Desain penelitian ini menggunakan model Research and Development. Peneliti memilih model ADDIE dikarenakan model pengembangan tersebutefektif, dinamis, dan mendukung kinerja program itu sendiri. Sumber data penelitian ini berasal dari ibu yang memiliki anak usia 0-6 bulan, bidan, ahli materi, dan ahli media. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun September – Desember 2023 di PMB Rabiah Palembang. Hasil : Dari hasil uji kelayakan pada pengembangan aplikasi Sleepy Melodies ini dinyatakan sangat layak oleh ahli media dengan nilai 96%, oleh ahli materi dengan nilai 95%, ibu yang memiliki bayi dengan nilai 89%, dan bidan dengan nilai 97%. Kesimpulan : Dari semua hasil uji kelayakan pada pengembangan aplikasi Sleepy Melodies ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi sleepy melodies sangat layak untuk digunakan dengan nilai 94%

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue