cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
Analisis Persepsi Manfaat Berdasarkan Teori Health Belief Model dengan Inisiasi Menyusui Dini dalam Pencegahan Stunting Sulaningsi, Kiki; Ananingsih, Esti Sri; Wulanda, Ayu Febri; Fajar, Nur Alam; Flora, Rostika
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i1.2233

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu bentuk kegagalan tumbuh kembang yang disebabkan penumpukan kekurangan gizi yang dimulai sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Pada tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,6%, dengan Kabupaten Musi Rawas melaporkan angka sebesar 25,4%. Percepatan penurunan stunting dapat dilakukan dengan intervensi diet khusus dengan mendorong bayi untuk menerima Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Perilaku kesehatan dalam melaksanakan tindakan tersebut dapat dilaksanakan dengan meningkatkan persepsi ibu terhadap manfaat yang diperoleh. Penelitian ini untuk menganalisis manfaat yang dirasakan dari pemberian Inisiasi Menyusu Dini dalam pencegahan stunting di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan uji hipotesis perbedaan dua proporsi dan diperoleh 154 responden. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,030) dan sikap (p=0,017) dengan tindakan IMD. Namun, umur, pendidikan, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, dan jumlah anggota keluarga tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tindakan IMD. Analisis multivarian menunjukkan sikap kurang baik sebesar 4,9 kali untuk tidak melakukan tindakan IMD dan dikontrol oleh variabel pengganggu pengetahuan dan pendapatan keluarga.. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa peningkatan persepsi ibu tentang manfaat melalui pendidikan pemerintah dan peningkatan pendapatan keluarga dapat memengaruhi persepsi mereka secara positif. Kata kunci: Inisiasi, menyusui, persepsi, manfaat, stunting ABSTRACT Background: Stunting is a form of growth and development failure caused by the accumulation of malnutrition that begins in the womb until the age of two years. In 2022, the prevalence of stunting in Indonesia was 21.6%, with Musi Rawas Regency reporting a figure of 25.4%. Acceleration of stunting reduction can be done with special dietary interventions by encouraging babies to receive early initiation breastfeeding (IMD). Health behavior in carrying out these actions can be implemented by increasing mothers' perceptions of the benefits obtained. This study aims to analyze the perceived benefits of providing Early Breastfeeding Initiation in the prevention of stunting in Tuah Negeri District, Musi Rawas Regency Methods: This study used a quantitative method with a cross-sectional design. Samples were taken using purposive sampling with hypothesis testing of differences in two proportions and 154 respondents were obtained. Data analysis using chi-square and multiple logistic regression. Results: There was a significant relationship between maternal knowledge (p=0.030) and attitude (p=0.017) with IMD actions. However, age, education, maternal occupation, family income, and number of family members did not have a significant relationship with IMD actions. Multivariant analysis showed unfavorable attitude was 4.9 times to not give IMD action and controlled by confounding variables of knowledge and family income Conclusion: The study suggests that improving mothers' perceptions of benefits through government education and increased family income can positively influence their perceptions. Keywords: Initiation, breastfeeding, perception, benefits, stunting
Pengaruh Lama Menjalani Pengobatan Anti Tuberkulosis Terhadap Kadar Albumin pada Penderita Tuberkulosis Astriani, Astriani; Fihiruddin, Fihiruddin; Resnhaleksmana, Ersandhi
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2235

Abstract

Latar Belakang: Obat anti tuberkulosis seperti rifampisin serta isoniazid dapat merangsang tubuh untuk memproduksi TNF α. Tingginya kadar TNF α dapat mengganggu produksi albumin serta menurunnya messenger ribonucleic acid (mRNA) albumin. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Hasil: Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar albumin pada penderita tuberkulosis yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis 2 bulan = 3.2 gr/dL, 3 bulan = 3.1 gr/dL dan 4 bulan = 2.7 gr/dL. Kesimpulan: Terdapat kadar albumin yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis 4 bulan lebih rendah dibandingkan kadar albumin yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis 3 bulan dan 2 bulan.
Hubungan Antara Kualitas Tidur dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Ismail, Muhamad Sulaiman; Septiawan, Taufik
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2258

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme tubuh yang kronis karena insulin dalam tubuh tidak bekerja secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga kadar gula darah meningkat (hiperglikemia). Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur, tidur yang kurang mempunyai resiko peningkatan berat badan, memicu produksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Pasundan Samarinda Ulu. Metode: Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian berjumlah 174 orang ditentukan dengan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan glukometer untuk mengukur kadar gula darah dan kuesioner kualitas tidur (Pittsburgh sleep quality index) untuk mengukur kualitas tidur. Uji analisis bivariate dengan uji Chi Square. Hasil: Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh P value 0,000 < α (0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 diwilayah kerja Puskesmas Pasundan Samarinda Ulu.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Penyajian Lauk Hewani dan Nabati di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Mardiana, Mardiana; Telisa, Imelda; Ramadanti, Aisyah
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2260

Abstract

Latar Belakang : Salah satu pelayanan gizi yang diberikan di lingkungan rumah sakit dikenal dengan pelayanan gizi rawat inap. Bentuk utama dari pelayanan gizi rawat inap melibatkan pemberian makan kepada pasien yang menjalani perawatan medis. Tingkat kepuasan pasien terhadap aspek visual khususnya penyajian makanan, secara signifikan berhubungan dengan jumlah sisa makanan yang tidak dimakan oleh pasien. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap penyajian lauk hewani dan nabati di ruang rawat inap kelas III RSUD Palembang BARI. Metode : Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain cross-sectional, terdiri dari 35 sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data yang dilakukan meliputi pemanfaatan data sisa makanan dan pemberian kuesioner untuk mendapatkan informasi mengenai rasa, tampilan, ketepatan waktu, dan variasi menu di RS BARI Palembang. Metodologi yang digunakan untuk analisis data melibatkan teknik analisis univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menemukan bahwa banyak pasien yang menyatakan puas terhadap pelayanan makanan sebanyak 85,7%. Selain itu, 77,1% responden menyukai lauk hewani dan 85,7% menyukai lauk nabati. 80% peserta menganggap lauk hewani beraroma, sedangkan 88,6% menyatakan lauk nabati beraroma. Lauk hewani dinikmati sebesar 77,1% dan lauk nabati sebesar 82,9%. 74,3% pasien menyukai warna lauk hewani, sedangkan 77,1% menyukai warna lauk nabati. Terakhir, 94,3% peserta menganggap lauk hewani dan nabati empuk. Besar porsi lauk hewani100% sesuai, sedangkan lauk nabati 85,7%. Ketepatan waktu penyajian 100% tepat, Menu bervariasi 100%. 25,7% lauk hewani dan 20% lauk nabati tersisa, Hasil uji statistic antara cita rasa dengan kepuasan pasien dengan uji Chi-Square didapatkan nilai p <0,05 atau (0,001), penampilan dengan kepuasan didapatkan nilai p <0,05 atau (0,006), sisa lauk hewani dengan kepuasan didapatkan nilai p <0,05 atau (0,000), sisa lauk nabati dengan kepuasan didapatkan nilai p <0,05 atau (0,003). Kesimpulan: Indikator cita rasa, penampilan makanan, ketepatan waktu penyajian, variasi menu sangat berhubungan terhadap kepuasan pasien dan kepuasan pasien terhadap penyajian makanan akan berpengaruh terhadap sisa makanan pasien.
Hubungan antara Usia Ibu, Komplikasi Kehamilan dan Persalinan dengan Kejadian Depresi Postpartum di Puskesmas Azzahra, Amarilis Fatimah; Wahyuni, Tri; Masnina, Rusni
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2308

Abstract

Latar Belakang: Usia muda dikaitkan degan ketidaksiapan perempuan untuk menjadi ibu, dikaitkan dengan kesehatan fisik dan mental. Memiliki anak pada usia muda meningkatkan resiko terjadinya komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Komplikasi bisa berupa penyakit pada ibu, janin serta gangguan Kesehatan mental seperti depresi postpartum. Tujuan study: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia ibu, komplikasi kehamilan dan persalinan dengan kejadian depresi postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Samarinda. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pengujian hubungan antar variabel yaitu usia ibu, komplikasi kehamilan, komplikasi persalinan dan depresi postpartum dengan jumlah responden 117 ibu yang berusia dibawah 25 tahun, dan telah memiliki anak dengan usia 6-36 bulan, yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Samarinda. Analisa data dengan menggunakan Rank sparemant dengan dimulai menggunakan uji Univariat. Hasil : Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan antara komplikasi kehamilan dengan depresi postpartum, namun tidak ditemukan hubungan antara komplikasi persalinan dengan depresi postpartum. Selain itu, tidak ada hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian depresi postpartum.Manfaat : Hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan informasi bagi peneliti selanjutnya. Kesimpulan : tidak Ada hubungan antara usia ibu saat ini dengan depresi postpartum, ada hubungan antara komplikas kehamilan terhadap depresi postpartum dan tidak ada hubungan komplikasi persalinan pada depresi postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Samarinda.
Hubungan Pengetahuan Bidan dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri dalam Pertolongan Persalinan di Puskesmas Simamora, Siti Fatimah; Yuka, Aprillia Ayu Shinta; Wahyuni, Sari
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2313

Abstract

Background: Clean and safe childbirth is far from expectations because practices for preventing infection are not in place due to the unavailability of delivery care standards, limited knowledge and skills required and lack of staff compliance with standards which causes the performance and quality of services to still be considered low. Knowledge about PPE and its benefits is very important for health workers to prevent the transmission of infections in health services and infection prevention efforts are the first step in providing quality health services.Objective: To determine the relationship between midwives' knowledge and compliance with the use of personal protective equipment (PPE) in childbirth assistance in the Muara Beliti Community Health Center work area in 2024.Method: This research is a quantitative research with a cross sectional approach. This research was conducted in the working area of the Muara Beliti Community Health Center in April 2024. The population in this study was all 42 midwives in the working area of the Muara Beliti Community Health Center. The sample in this study used a total sampling technique. The statistical test used is Chi Square analysis, with a significance level of á = 0.05.Results: The results of the univariate analysis showed that the majority of respondents (59.5%) adhered to the use of PPE in childbirth assistance and (71.4%) had good knowledge. The results of the bivariate analysis used the chi square test with a p value of 0.000 < α 0.05, meaning There is a relationship between midwives' knowledge of compliance with the use of PPE in childbirth assistance.Conclusion: there is a relationship between midwives' knowledge of compliance with the use of PPE in childbirth assistance in the Muara Beliti Community Health Center working area in 2024.
Pengaruh Psikoedukasi tentang Masalah Kesehatan Jiwa terhadap Peran Keluarga yang Merawat Pasien Skizofrenia di Puskesmas Istiyowati, Chintia; Safrudin, Bahtiar
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2386

Abstract

Latar Belakang : Skizofrenia merupakan penyakit berkaitan dengan kesehatan mental dengan tanda pikiran tidak koheren, perilaku serta ucapan tidak normal dan halusinasi. Upaya penanganan dilakukan dengan perawatan dan pengobatan farmakologi. Bentuk perawatan dilakukan dengan pemberian dukungan psikososial efektif dengan melibatkan peranan keluarga. Peran keluarga dapat ditingkatkan dengan psikoedukasi pada keluarga, penerapan psikoedukasi pada keluarga dilakukan dengan tujuan peningkatan kemampuan merawat klien dan mengatasi masalah yang timbul karena merawat klien dan yang kedua bagi klien yaitu mendapatkan perawatan yang optimal yang diberikan oleh keluarga. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh psikoedukasi tentang kesehatan jiwa terhadap peran keluarga yang merawat pasien skiofrenia di pukesmas karang asam samarinda. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental one-group pretest-posttest design without control group. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling berjumlah 12 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dari hasil angket menggunakan uji paired t test. Hasil : Gambaran nilai rata-rata sebelum diberikan intervensi 19.94, sesudah dilakukan psikoedukasi 30.44. Selisish rata-rata pengukuran sebelum intervensi dan setelah intervesni sebesar 10.5. uji Paired t-test diperoleh nilai sig lebih kecil dari 0.000 (sig<0.05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh Psikoedukasi Tentang Masalah Kesehatan Jiwa Terhadap peran Keluarga Pasien Pasca Perawatan Skizofrenia di Puskesmas Karang Asam Samarinda. Berdasarkan hasil penelitian ini maka peran sebagai ceregiver yang baik akan lebih memberikan hasil yang baik sebagai tindakan yang nyata, dimana peran yang ditujukkan dengan menerima terhadap keberadaan pasien yang disebabkan oleh pemahaman keluarga terhadap kondisi pasien membuat keluarga lebih peduli dan memberikan dukungan kepada pasien sehingga mampu membantu proses penyembuhan anggota keluarga yang mengalami skizofrenia.
Efektifitas Aplikasi Bone Box dalam Menentukan Jenis dan Ciri Gigi Geligi Listrianah, Listrianah; Nugroho, Taufik Alvin; Noviadi, Pitri
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2413

Abstract

Human teeth have an important role in the body to process and destroy food. Interactive learning multimedia, which is a learning media that is a combination of various media that are assembled in an integrated and interactive manner to convey messages related to certain learning. The technology in the field of multimedia that is developing today is Augmented Reality. An example of Augmented Reality-based learning media in the field of dental health is the Bone Box. Bone Box can display virtually 3D and real time interactively about dental anatomy is one way to deliver information faster and be able to understand and learn human tooth anatomy in an easy and fun way. Method of this type of research is Quasi Experiment with the form of two group pre-test – post-test. Research sample amounted to 40 students who were divided into 2 groups treatment and control. Results of the T-Test test obtained (p0.05) where it can be said that there is a difference in intent seen from the average difference in student knowledge scores before and after learning using Bone Box media. The conclusion that Bone Box media is effective for knowledge about the types and characteristics of teeth in Palembang Dental Health Department students.
Prevalensi Pulpitis Reversible di Poliklinik Gigi Puskesmas Arvetona, Alvin Vitto; Wirya Pratama, I Wayan Agus
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2416

Abstract

Pulpitis reversibel adalah inflamasi pulpa yang ringan hingga sedang disebabkan oleh rangsang noksius. Namun apabila penyebab radang dihilangkan maka pulpa akan kembali normal. Di Indonesia menurut Riskesdas 2018 mengalami peningkatan tajam dari 23,2% tahun 2007 menjadi 57,6% tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevelensi dari Pulpitis reversible bulan November 2023- Januari 2024. di Poli Gigi UPTD Puskesmas Baturiti I Tabanan, Bali. Metode penelitian observasional dengan metode cross – sectional. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kunjungan pasien periodontitis kronis bulan November 2023 – Januari 2024 di Poli Gigi UPTD”Puskesmas Baturiti I Tabanan, Bali sebanyak 115 pasien dari total 896 pasien. Perempuan sebanyak 76 pasien (66,08%) dan merupakan jumlah yang dominan, sedangkan pasien laki-laki sebanyak 39 pasien (33,91%). Kesimpulanya prevelensi kasus penyakit puulpitis reversible lebih banyak pada usia 16-30 tahun dengan pasien dominan Perempuan dibandingkan laki-laki . Kata Kunci : Prevalensi, Pulpitis Reversibel, UPTD Puskesmas Baturiti I
Pengaruh Sereal Instan Povita (Ubi Jalar Ungu Dan Kacang Hijau) pada Penurunan Glukosa Darah Amran, Mayasari; Siregar, Afriyana Siregar; Nilawati, Nurul Salasa
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2421

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is defined as a metabolic disorder with signs of elevated blood glucose levels (hyperglycemia). This condition arises from chronic metabolic disorders due to insufficient insulin production by the pancreas. Another result is difficulty in metabolizing carbohydrates, fats, and proteins. This phenomenon arises due to the irregularity of insulin secretion. The incidence of diabetes mellitus in South Sumatra increased from 0.9% to 1.3%. Translated with DeepL.com (free version) Methods: Researchers conducted 2 stages of research, namely with a non-factorial total random design and a Quasi-Experimental research research approach with pretest-posttest with control design. Results: The results of the organoleptic test conducted on the cookie formulas Formula 1, Formula 2, Formula 3, and Formula 4 showed that the majority of panelists stated that they liked Formula 1 in terms of aroma, color, and taste. According to the Friedman test, no statistically significant differences were seen in terms of color (p = 0.011), aroma (p = 0.000), texture (p value = 0.097), and taste (p = 0.000). Macronutrient intake in the treatment group was adequate both before and after cereal administration. Specifically, the percentage of calories, protein, fat, carbohydrates, and fiber were 66.7%, 60%, 56.7%, 76.7%, and 73.3%, respectively. Calorie consumption in the comparison group was 66.7%, protein intake was 83.3%, carbohydrate intake was 70%, fat intake was 66.7%, and fiber intake was 60.0%. In the treatment group, the majority of participants had adequate micronutrient intake both before and after consuming the cereal. Specifically, 73.3% of participants had adequate fiber intake and 73.3% had acceptable magnesium intake. The comparison group also had an adequate amount of fiber, with 60% fiber and 63.3% magnesium. Conclusion: The research findings show that Povita Instant cereal has a significant effect on blood glucose levels in patients with diabetes mellitus at Dr. H.Mohamad Rabain Muara Enim Hospital. Therefore, it can be recommended as a suitable snack for people with diabetes.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue