cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 211 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2024)" : 211 Documents clear
Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa: Analisis Profil dan Problematika Pembelajaran Zain Syaifudin Nakrowi; Dadang S. Ansori; Yeti Mulyati; Yuliana Setyaningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3107

Abstract

Kemampuan menulis argumen sangatlah penting dan kompleks. Oleh karena itu, penelitian mengenai kemampuan menulis argumentasi sering dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas menulis argumentasi siswa untuk memetakan profil dan problematika pembelajaran menulis argumentasi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji kemungkinan konsep berpikir kritis sebagai model pembelajaran menulis argumentasi. Metode yang digunakan adalah metode campuran. Statistik sederhana digunakan untuk analisis kualitatif. Objek penelitiannya adalah 173 siswa dari 5 (lima) SMA Negeri di Jawa Tengah. Hasil penelitiannya adalah: 1) tingkat kemandirian berpikir siswa rendah; sebanyak 69,94% karya siswa tidak lolos uji kemiripan; 2) Rata-rata hasil karya siswa secara keseluruhan berada pada klasifikasi rendah dengan perolehan skor 1,19 dari rentang 0,00-4,00; 3) Secara konseptual, berpikir kritis dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran menulis argumentasi. Berdasarkan hasil tersebut maka penguatan literasi, keteladanan, dan melibatkan berpikir kritis sangat penting dalam pembelajaran menulis argumentasi. Guru dan siswa harus meningkatkan kemampuan literasinya. Literasi sangat penting dalam menulis argumen. Struktur jaminan tersebut hanya akan terpenuhi apabila penulis mempunyai kemampuan literasi yang baik. Siswa harus diberikan contoh bagaimana memperoleh dan menggunakan informasi dalam menyusun teks argumentatif. Selain itu, siswa harus terbiasa menentukan tujuan, merumuskan pertanyaan, menggali informasi, menarik kesimpulan, membuat konsep, melihat berbagai asumsi, mempertimbangkan implikasi, dan mengkonstruksi sudut pandang. Dengan cara ini, siswa dapat menyusun argumen dengan struktur klaim, landasan, pernyataan, jaminan, dan sanggahan.
Analisis Wacana Kritis Surat Edaran Gubernur NTB tentang Pencegahan Covid-19: Aplikasi Model Fairclough Sukarismanti Sukarismanti; Rustono Rustono; Hari Bakti Mardikantoro; Samsudin Samsudin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3110

Abstract

Penelitian ini fokus pada analisis wacana kritis terhadap Surat Edaran Gubernur NTB tentang pencegahan penularan COVID-19 selama masa libur panjang dan cuti Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2020. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan dokumentasi, di mana data yang relevan dikumpulkan dari sumber-sumber tertulis yang terkait dengan Surat Edaran tersebut. Teknik analisis data penelitian ini mengadopsi analisis wacana kritis model Fairclough. Fokus utama adalah mengungkap makna eksplisit dan tersembunyi dari surat edaran tersebut, serta memahami bagaimana bahasa digunakan untuk mempertahankan struktur kekuasaan sosial dan ideologi pemerintah. Hasil analisis mengungkap bahwa surat edaran ini tidak hanya memberikan informasi eksplisit terkait kebijakan pencegahan COVID-19, tetapi juga mencerminkan dinamika kekuasaan, ideologi, dan struktur sosial melalui penggunaan bahasa. Surat edaran tersebut menggunakan bahasa yang mencerminkan otoritas dan kekuasaan pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa dalam surat edaran gubernur NTB tidak hanya sebagai alat komunikasi informasi, tetapi juga sebagai instrumen kekuasaan dan ideologi. Analisis wacana kritis memberikan wawasan mendalam mengenai peran bahasa dalam konteks krisis dan kontribusi nya dalam memahami serta membentuk pandangan publik terhadap kebijakan pencegahan COVID-19.
Criticism Strategies Found In The Youtube Video “Trevor Noah Unpacks The Racist Response To The Little Mermaid” By The Daily Show Rakinza Dewina Sari; Agus Wijayanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3122

Abstract

Criticism is one type of oppositional behavior in language. This research aimed to identify the types of criticism strategies and to examine the external pragmatic modifiers used by Trevor Noah in the video Trevor Noah Unpacks the Racist Response to The Little Mermaid. The researcher used a qualitative descriptive method. The data in this research are speech acts of criticism uttered by the speaker (Trevor Noah) whose data source was taken from YouTube video. This research used documentation to collect the data and was analyzed using a qualitative approach with Nguyen's (2005) theory of criticism strategies. The results of this research showed that there were 18 data which contained criticism speech acts found in Trevor Noah's utterances. The data were classified into two types of criticizing strategies including 9 direct criticizing strategies, such as 1 negative evaluation, 2 disapprovals, 2 expressions of disagreement, 3 identifications of problems, and 1 consequence, and 9 indirect criticizing strategies, such as 1 correction, 2 indicating standards, 1 demand for change, 2 requests for change, while expressions of uncertainty, asking/presupposing, and other hints (sarcasm), each found one utterance. The researcher also found 4 classifications of external pragmatic modifiers used to mitigate criticism, such as steers, sweeteners, disarmers, and grounders contained in Trevor Noah's utterances.
Modul Elektronik Menulis Skenario Film Bertema Kewirausahaan dengan Perspektif Penyelesaian Ganda Holy Fikriya Luqis; Yuni Pratiwi; Karkono Karkono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3129

Abstract

Menulis skenario film merupakan praproduksi film. Baik atau tidaknya film bergantung kualitas skenario filmnya. Hal ini karena skenario film menjadi pedoman kru dalam memproduksi film. Film yang menarik dilihat dari ide ceritanya dan alur cerita yang membuat penonton terus menyimak. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan modul elektronik penulisan naskah film bertema kewirausahaan dengan perspektif penyelesaian ganda. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Subjek uji coba terdiri dari 24 mahasiswa peminatan sinematografi. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respon mahasiswa, dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan modul elektronik penulisan skenario film menurut ahli sinematografi, ahli film, dan ahli bahan ajar digital berada pada kategori sangat layak. Selain itu, modul ini mendapat respon positif dari mahasiswa. Penggunaan modul elektronik dapat meningkatkan keterampilan menulis skenario film yang ditunjukkan dengan rata-rata skor pretest 61,5 dan skor posttest 76,1.
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren Lisana Sidqin Aliyya; Djoko Saryono; Taufik Dermawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3132

Abstract

Dengan pendekatan kualitatif sosiologis penelitian ini meneliti Hati Suhita yang merupakan novel dengan pembaca lintas kalangan. Kalangan pesantren menjadi salah satu kalangan yang menarik untuk diteliti. Sumber data penelitian berasal dari 16 teks berupa resensi, informasi, dan berita tentang Hati Suhita yang ditulis oleh kalangan pesantren dan diunggah ke situs internet. Hasil dari penelitian ini ditemuakan beberapa variasi dalam proses resepsi yang digunakan oleh kalangan pesantren meliputi proses menyertakan yang dilakukan oleh pembaca dengan menyatukan diri ke dalam teks Hati Suhita melalui proses artistik embrionik dan membayangkan hal yang terjadi apabila Gus Birru pada akhirnya lebih memilih Rengganis dari pada Alina, proses merinci dengan menjelaskan informasi berupa tokoh, latar, dan alur yang ada dalam Hati Suhita, proses memahami dengan menggambarkan karakter tokoh dalam cerita berdasarkan pengetahuan tokoh,sosial-masyarakat, konteks budaya dan memahami bagian-bagian penting dalam cerita, proses menerangkan dengan mencoba menjelaskan sebaik mungkin mengapa para tokoh bertindak dalam sebuah peristiwa dengan menjelaskan kronologi dan latar belakangnya, proses menghubungkan dilakukan pembaca dengan menghubungkan pengalaman hidup dengan tokoh cerita dan membandingkan Hati Suhita dengan genre novel yang sama, proses menafsirkan ditunjukkan dengan pemberian makna terhadap tema, tokoh, dan peristiwa dalam Hati Suhita, dan proses menilai ditunjukkan dengan memberikan pendapat terhadap unsur dan isi cerita secara keseluruhan .
Memori Kolektif Masyarakat Batavia dalam Novel Al-Masih: Putra sang Perawan Karya Tasaro GK Wahyu Ilmawan; Djoko Saryono; Azizatuz Zahro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memori kolektif masyarakat Batavia dalam novel Al-Masih: Putra sang Perawan karya Tasaro GK. Penelitan ini menggunakan teori memori Barbara A. Misztal. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif guna membantu menjawab fokus penelitian dengan cara mendeskripsikan data. Sumber data penelitian ini diperoleh dari kutipan novel Al-Masih: Putra sang Perawan karya Tasaro GK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk memori kolektif dalam novel Al-Masih: Putra sang Perawan, yaitu (1) memori flashbulb masyarakat Batavia meliputi perbudakan, penyerangan raja Jawa ke Batavia, perlakuan kompeni kepada orang Jawa, kelompok Bhairawa, dan monopoli perdagangan, (2) memori generasi meliputi cara mencuci pakaian masyarakat Batavia dan kebiasaan menyirih perempuan-perempuan Batavia, dan (3) memori tradisi meliputi tradisi pernikahan Etnis Moor, tradisi perayaan tahun baru Etnis Tionghoa, dan tata krama.
Fungsi Tindak Tutur Ilokusi dalam Proses Lamaran Adat Perkawinan Suku Bugis di Sulawesi Tengah Nurhalima Nurhalima; Karkono Karkono; Nita Widiatai
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3137

Abstract

Penelitian ini mengkaji fungsi tindak tutur ilokusi dalam proses lamaran adat perkawinan suku Bugis di Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur ilokusi dalam proses lamaran adat perkawinan suku Bugis di Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan dalam rangka mencapai tujuan penelitian yaitu, pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi, orientasi penelitian pragmatik. Pengumpulan penelitian ini berfokus pada hasil observasi atau pengamatan langsung dilakukan dengan menggunakan teknik rekam, simak catat serta ditunjang dengan wawancara terhadap tuturan lamaran adat perkawinan suku Bugis di Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini,telah ditemukan fungsi tindak tutur ilokusi pada proses lamaran adat perkawinan suku Bugis di Sulawesi Tengah. terdapat empat fungsi tindak tutur yaitu represntatif atau asertif fungsi tuturan menyatakan, memberitahukan, menyebutkan, kemudian tindak tutur direktif meminta, menyarankan, menasehati, selanjutnya tindak tutur ekspresif dengan fungsi berterima kasih, selamat datang dan yang terakhir tindak tutur deklaratif tuturan memutuskan. Tindak tutur direktif teridentifikasi paling banyak digunakan dalam lamaran perkawinan.
Fungsi Tindak Tutur Ilokusi Direktif dalam Tradisi Baantaran Jujuran Serah Terima Suku Banjar di Kalimantan Selatan Nabilla; Anang Santoso; Ah. Rofi'uddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3138

Abstract

Tradisi baantaran jujuran merupakan salah satu tradisi sebelum melakukan pernikahan. Pihak calon mempelai laki-laki beserta rombongan keluarga mendatangi rumah calon mempelai wanita dengan melakukan prosesi penyerahan uang jujuran dan barang jujuran (barang pelengkap seserahan). Baantaran jujuran dipandu oleh pembawa acara dan sambutan oleh perwakilan pihak calon mempelai laki-laki dan sambutan dari pihak calon mempelai wanita. Tuturan yang disampaikan perwakilan dari pihak masing-masing kedua mempelai memiliki maksud yang ingin disampaikan. Tindak tutur dalam baantaran jujuran menarik untuk dikaji pada kebahasaanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi tindak tutur direktif dalam tradisi baantaran jujuran serah terima suku Banjar di Kalimantan Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian adalah kata, frasa, atau kalimat berupa tuturan pada saat proses tradisi baantaran jujuran yang mengandung fungsi tindak tutur direktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah para partisipan yang melakukan tuturan dalam peristiwa tradisi baantaran jujuran serah terima tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode teknik rekam, simak, dan catat. Observasi langsung untuk mengamati fenomena dan wawancara mendalam menggali data yang berkaitan erat dengan baantaran jujuran sesuai cara pandang masyarakat suku Banjar. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian, yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam baantaran jujuran ditemukan fungsi-fungsi tindak tutur ilokusi yaitu: (1) fungsi tindak tutur direktif mengajak, (2) fungsi tindak tutur direktif meminta, (3) fungsi tindak tutur direktif menyuruh, dan (4) fungsi tindak tutur direktif menasihati.
Evektivitas Model Cooperative Learning dan Media Audio Visual dalam Menceritakan Kembali Isi Cerita Fantasi Seylla Arifeni Ella; Haryadi Haryadi; Agus Nuryatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3158

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) untuk membuktikan apakah ada peningkatan hasil belajar siswa kelas VII 4 MTs Negeri 1 OKU Timur semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dalam menceritakan kembali isi cerita fantasi Ketika guru memilih model cooperative learning dan media audio visual; (2) untuk menggambarkan bagaimana hasil dari belajar siswa kelas VII 4 MTs Negeri 1 OKU Timur semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dalam menceritakan kembali isi cerita fantasi baik sebelum maupun sesudah menggunakan model cooperative learning dan media audio visual; (3) untuk mengukur seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa kelas VII.4 MTs Negeri 1 OKU Timur semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dalam menceritakan kembali isi cerita fantasi setelah menggunakan model cooperative learning dan media audio visual. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan dua siklus untuk membandingkan bagaimana hasil dari kondisi pra siklus, hasil dari siklus I, dan hasil dari siklus II. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi dan tes uraian. Data dari hasil pra siklus menjadi acuan untuk dianalisis dan dibandingkan dengan hasil siklus I dan siklus II. Pada siklus I, ada 16 orang siswa yang aktif (59%), dan 9 orang siswa cukup aktif (31,25%). Siswa yang kurang aktif ditemukan sebanyak 10 orang siswa (13,51%). Kemudian peneliti merefleksi permasalahan pada siklus I. Pada siklus II peneliti mendapatkan nyaris seluruh siswa menjadi aktif, yaitu 30 orang siswa (93,75%). Kemudian sisanya ada 2 orang siswa yang cukup aktif (6,25%). Mulanya nilai rata-rata siswa adalah 64,68 pada pra siklus. Lalu pada siklus I terjadi peningkatan ke angka 76,25 dan semakin meningkat lagi pada siklus II menjadi 89,68.
Analisis Kemampuan Menulis Teks Deskriptif Brosur Wisata Mahasiswa Level B1 Iim Siti Karimah; Farida Amalia; Yuliarti Mutiarsih; Tri Indri Hardini; Ariessa Racmadhany; Ikhwan Zuhdi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3162

Abstract

Français du Tourisme yang dalam bahasa Indonesia adalahBahasa Perancis bidang Pariwisata merupakan bagian dari kelompok mata kuliah peminatan Français sur Objectifs Spécifique (FOS) atau Bahasa Perancis untuk Tujuan Khusus. Dalam proses pembelajaran Français du Tourisme empat keterampilan berbahasa yaitu menyimak (Compréhension orale), berbicara (Production orale), membaca (Compréhension écrite), dan menulis (Production écrite) diarahkan dan disesuaikan dengan tema-tema tentang dunia pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menulis teks deskriptif brosur wisata yang berjudul Analisis Kemampuan Menulis Teks Deskriptif Brosur Wisata Mahasiswa Level B1. Selain tujuan tersebut, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan solusi untuk kesulitan yang dihadapi mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik, yang memusatkan pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang, atau masalah aktual dengan jalan mengumpulkan, menyusun, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menginterpretasikan” Surakhmad (1982: 169). Populasi dari penelitian ini adalah karakeristik kemampuan menulis teks deskriptif brosur wisata mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Perancis yang mengikuti kuliah Français du Tourisme.

Page 3 of 22 | Total Record : 211