cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2025)" : 238 Documents clear
Isu-isu Calon Presiden 2024 dalam Teks Berita Online Fat-Hiyah Dwi Fitriani; Agus Hamdani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4816

Abstract

Wacana isu capres 2024 merupakan wacana yang dibentuk oleh praktik kekuasaan yang menyiratkan tujuan-tujuan tertentu. Oleh karena itu, wacana media yang memberitakan isu capres 2024 merupakan isu atau masalah yang mengandung bahasa atau ungkapan kritis. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui tujuan atau maksud dari isu capres yang memberitakan tokoh-tokoh populer yang memiliki pengaruh besar terhadap perubahan sosial dan kemajuan negara di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis teks berita mengenai calon presiden dengan menggunakan dimensi teks model Teun A. van Dijk berupa struktur makro, super struktur, dan struktur mikro yang dimodifikasi dengan model Jufri. Jenis metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif yang menggambarkan aspek-aspek dimensi teks dari struktur wacana, data yang digunakan adalah teks tertulis pada media berita online CNN Indonesia, Jawapos.com, dan Kompas.com. Hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran dan penafsiran dari aspek-aspek dimensi teks yang berupa struktur makro, super struktur, dan struktur mikro yang kemudian dijelaskan dalam bentuk tindakan atau aksi yang memiliki tujuan tertentu. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan kontribusi teoritis dan memberikan gambaran konseptual yang dapat menginspirasi para peneliti atau mahasiswa yang berfokus pada kajian analisis wacana kritis dan dapat diimplementasikan dalam mata kuliah wacana kritis.
Pemertahanan Bahasa Tetun pada Komunitas Pengungsi Eks Timor Timur di Desa Oebelo Kabupaten Kupang Abdul Rahim Arman Putera Dapubeang; Bere Nahak, Kristofel
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara masyarakat eks Timor Timur di desa Oebelo dalam mempertahankan bahasa Tetun. Hal tersebut tidak terlepas dari pilihan masyarakat eks Timor Timur yang memilih menetap di Indonesia khususnya Kabupaten Kupang pascareferendum. sasalah satu wilayah yang banyak ditinggali oleh masyarakat eks Timor Timur adalah desa Oebelo. Desa Oebelo merupakan desa dengan penutur multilingual, namun bahasa utamanya adalah bahasa Dawan. Hal ini menjadikan masyarakat eks Timor Timur yang tadinya adalah penutur mayoritas bahasa Tetun di wilayahnya kini berubah menjadi penutur minoritas. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada pemertahanan bahasa Tetun karena akses penggunaan yang semakin terbatas. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran yang memadukan penelitian kuantitatif dan kualitiatif. Penelitian kuantitatif digunakan untuk mengetahui intensitas penggunaan Bahasa Tetun di kalangan masyarakakt eks Timor Timur, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mengetahui lebih detail tentang cara masyarakat eks Timor Timur dalam mempertahankan penggunaan Bahasa Tetun dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa ada empat cara/upaya masyarakat eks pengungsi Timtim dalam mempertahankan bahasa Tetun, 1) sistem domisili berdasarkan daerah asal, 2) pemerolehan bahasa melalui keluarga dan masyarakat, 3) eksistensi adat istiadat khususya tuturan ritual, dan 4) mendengarkan lagu berbahasa Tetun.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Peserta Didik Kelas VIII-6 di SMPN 23 Kota Malang melalui Pendekatan Gamifikasi Bagus Pratomo; Elady’s Wiqhoyah Kusnadi; Wahyudi Siswanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4870

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pendekatan gamifikasi dipakai untuk membantu siswa kelas VIII–6 SMPN 23 Kota Malang menulis teks Laporan Hasil Observasi (LHO) yang lebih baik. Kemampuan menulis peserta didik di SMPN 23 Kota Malang untuk teks laporan observasi masih kurang. Tidak ada latihan yang mendorong peserta didik untuk mengambil pendekatan yang lebih antusias dalam belajar menulis. Bahkan hingga saat ini, peserta didik masih kesulitan mengartikulasikan apa yang harus ditulis. Selain itu, peserta didik sering kali tidak tahu harus mulai dari mana saat menulis teks Laporan Hasil Observasi . Penelitian ini memakai metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan paradigma Robyn McTaggart dan Stephen Kemmis. Empat tahap utama pendekatan ini adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siswa kelas VIII–6 SMPN 23 Kota Malang berjumlah 32 orang yang dijadikan sebagai subjek penelitian. Ujian keterampilan menulis teks observasi berfungsi sebagai instrumen penelitian. Penggunaan pendekatan gamifikasi dalam pembelajaran menulis teks laporan observasi di SMPN 23 Kota Malang dilaksanakan dalam dua siklus. Dari siklus 1 hingga siklus 2 siswa SMPN 23 Kota Malang mampu membuat teks Laporan Hasil Observasi setelah diajar memakai teknik gamifikasi. Mereka mencapai ketuntasan belajar 100% dengan kategori sangat baik sekali.
Pendayagunaan Bilingualisme Masyarakat Wirausaha di Pasar Bunder Sragen serta Implikasinya pada Keterampilan Berbicara Anita Putri Lestari; Atiqa Sabardila
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4881

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bilingualisme pada masyarakat wirausaha di pasar Bunder Sragen, serta menganalisis implikasi adanya bilingualism pada keterampilan berbicara. Penelitian ini dilakukan di salah satu pasar wilayah Sragen yaitu pasar Bunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu, 1) observasi, pada penelitian ini dilakukan dengan pengamatan di wilayah pasar bunder , 2) wawancara dengan teknik simak catat pada masyarakat bilingual. Sumber data primer yang dikumpulkan langsung oleh peneliti yaitu dialog dari masyarakat wirausaha di pasar bunder yang bilingual. Sedangkan sumber data sekunder dilakukan dengan cara studi Pustaka guna memperkuat temuan peneliti. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) terdapat tiga jenis tingkat bilingualitas yaitu koordinatif merupakan tingkat bilingualitas sejajar atau berimbang, bilingualitas majemuk yaitu penggunaan Bahasa yang tidak sama baiknya, dan sub-ordinatif yaitu bilingualisme bersifat kompleks, 2) bilingualisme memiliki dampak signifikan pada keterampilan berbicara masyarakat wirausaha bahwa kemampuan berkomunikasi lebih dari satu bahasa dapat memperluas jaringan bisnis, meningkatkan efektivitas negosiasi, dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik.
Analysis of Thematic Progression in English of Economic Articles of Batamnews.com Fitriana, Nur; Hendra Nugraha; Hilarius Raditya Priambada Purba
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4884

Abstract

This study examines thematic progression patterns in English economic articles on Batamnews.com, focusing on how themes and rhemes are organized to ensure textual coherence and effectively convey economic information. Employing Halliday and Hasan’s functional approach, themes are categorized into topical, interpersonal, and textual types. The research adopts a qualitative method, analyzing the introduction sections of seven articles using systematic segmentation into clauses and classification of thematic progression patterns into re-iteration, zigzag, and multiple-theme patterns. The results reveal that the re-iteration pattern is the most frequently employed (28 instances), followed by the zigzag pattern (26 instances), and the multiple-theme pattern (7 instances). Thematic progression patterns significantly contribute to enhancing the coherence and clarity of the articles, allowing economic concepts to be effectively communicated. The findings underscore the strategic role of thematic organization in digital journalism, providing practical insights for journalists and scholars in understanding how economic information is structured and adapted for diverse audiences. This study contributes to linguistics and media studies by offering a deeper understanding of the interaction between thematic patterns and the communication of complex economic topics in the digital age.
Girl Power dalam Film Animasi Barbie: Thumbelina (2009) Produksi Mattel Sebagai Karya Adaptasi Astari Sekar Sastimayang; Dhita Hapsarani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana wacana girl power sebagai bagian dari feminisme gelombang ketiga direpresentasikan dalam film animasi Barbie: Thumbelina (2009) produksi Mattel yang merupakan adaptasi dari cerita klasik “Thumbelina” (1835) karya Hans Christian Andersen. Untuk mencapai tujuan, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori adaptasi dari Linda Hutcheon (2006) yang dipadukan dengan konsep girl power dalam konteks feminisme gelombang ketiga. Teori adaptasi Linda Hutcheon (2006) digunakan untuk menganalisis transformasi tekstual pada penokohan Thumbelina dan narasi penceritaan. Kemudian, analisis ideologis dilakukan dengan menggunakan konsep girl power dalam konteks feminisme gelombang ketiga. Dari kajian ini disimpulkan bahwa film animasi Barbie: Thumbelina (2009) produksi Mattel menunjukkan subjektivitas perempuan dengan menempatkan Thumbelina sebagai subjek aktif yang mampu memimpin, bertindak, dan menyelesaikan masalah tanpa ketergantungan pada pihak lain. Hal tersebut mencerminkan nilai-nilai pemberdayaan perempuan yang menjadi inti dari konsep girl power, seperti kemandirian, ekspresi diri, dan keberagaman.
Analisis Upaya Pelestarian Bahasa Daerah Suku Bolango Memanfaatkan Tekologi Kamus Digital Tiga Bahasa Salma P Nua; Citra Yustitya Gobel; Santawali, Santawali
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4906

Abstract

Bahasa daerah merupakan bahasa etnis yang harus di lestarikan sebagai kearifan lokal yang menjadi pemersatu dalam etnis itu sendiri dan dapat menjadi ikon pariwisata daerah. Penelitian ini mengambil study kasus pada bahasa daerah suku bolango yang berlokasi di kabupaten bolaang mongondow selatan dan Daerah Tapa Gorontalo. Urgensi Penelitian ini adalah Penurunan jumlah penutur dan adanya invasi bahasa asing merupakan indikator utama tergesernya eksistensi bahasa dan sastra daerah, dimana era perkembangan media komunikasi moderen yang mengancam keberadaan dan pelestarian bahasa daerah sehingga mulai terancam punah. Tujuan Penelitian ini untuk Menganalisis Upaya Strategi Pelestarian Bahasa Daerah suku bolango dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam membangun Kamus Digital tiga Bahasa yaitu Bahasa Bolango, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Kualiatatif, dimana peneliti mencoba memahami, mengeksplorasi, dan berinteraksi dengan orang-orang yang terkait dengan fokus penelitian untuk mempelajari informasi dan data Terkait Pelestarian bahasa Bolango . Hasil perancangan kamus digital Bolango – Bahasa Indonesia – Inggris ini menjadi media penting dalam mendukung pelestarian bahasa Bolango. Kamus ini tidak hanya memfasilitasi pembelajaran dan konservasi bahasa, tetapi juga membuka jalan bagi generasi muda dan masyarakat internasional untuk mengenal dan menghargai kekayaan budaya dan bahasa lokal Bolango
Media Sosial sebagai Sarana Pengembangan Literasi Tulis: Studi Kasus Keterampilan Menulis pada Suku Anak dalam di Kabupaten Tebo Rizki Niko Wahyuni; Gani Patindra; Mukhlash Abrar; Rustam, Rustam; Priyanto, Priyanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4914

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan media sosial, khususnya Facebook, sebagai sarana pengembangan literasi tulis pada Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Tebo. Fokus utama penelitian adalah meningkatkan motivasi menulis, memahami transformasi gaya bahasa, dan mengatasi tantangan literasi digital yang dihadapi komunitas ini. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi interaksi daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur interaktif Facebook, seperti unggahan status dan diskusi grup, mampu meningkatkan motivasi menulis melalui apresiasi berupa likes dan komentar. Lingkungan komunitas daring yang inklusif juga membantu anggota membangun kepercayaan diri dan rasa kebersamaan. Dalam konteks transformasi gaya bahasa, penggunaan media sosial memunculkan bentuk komunikasi yang lebih santai dan campuran, mengintegrasikan bahasa lokal dengan elemen modern seperti emoji. Namun, tantangan utama berupa keterbatasan akses internet dan perangkat digital, serta kesulitan menjaga autentisitas budaya lokal dalam komunikasi daring, menjadi hambatan signifikan.Penelitian ini merekomendasikan strategi berbasis kearifan lokal, seperti memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan cerita rakyat dan tradisi budaya, dengan menggunakan konten visual yang menarik untuk meningkatkan keterlibatan komunitas. Dengan dukungan pelatihan literasi digital dan pendekatan berbasis budaya, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam pengembangan literasi tulis sekaligus pelestarian identitas budaya SAD.
Refleksi SDGs Kesetaraan Gender pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA/SMK Kurikulum Merdeka: Analisis Multimodal Annisa, Annisa; Fatin, Idhoofiyatul; Rachmawati, Dian Karina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kesetaraan gender direpresentasikan dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA/SMK Kurikulum Merdeka sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mendukung program SDGs. Melalui pendekatan multimodal yang berfokus pada moda bahasa (linguistic mode) dan moda gambar (visual mode). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa buku teks Bahasa Indonesia SMA/SMK Kurikulum Merdeka terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui teknik baca, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan moda bahasa yang diperoleh berupa kutipan cerpen, puisi, dan novel. Moda visual yang diperoleh berupa gambar sastrawan, pahlawan nasional, penggunaan gambar dan ilustrasi laki-laki dan perempuan. Kesetaraan gender yang direpresentasikan pada buku teks ini terletak pada bidang pekerjaan dan peran antara laki-laki dan perempuan. Selain merepresentasikan kesetaraan gender, terdapat tiga dari sepuluh data moda bahasa merepresentasikan ketidaksetaraan gender. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa buku teks tersebut telah merefleksikan kesetaraan gender dengan 20 data kesetaraan gender untuk menunjang SDGs.
Berita Mahasiswa Bunuh Diri: Kajian Kritis Theo Van Leeuwen Ayu Kirani, Dewi Nirwana; Astri Widyaruli Anggraeni; Mohamad Afrizal
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ekslusi dan strategi inklusi dalam berita mahasiswa bunuh diri pada media online detik.com dan kompas.com. Fokus penelitian terletak pada dua aspek utama: 1) strategi ekslusi pada berita tema mahasiswa bunuh diri, dan 2) strategi inklusi pada berita tema mahasiswa bunuh diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis Theo Van Leeuwen. Data penelitian ini adalah frasa atau kalimat yang berhubungan dengan teori Theo Van Leeuwen. Sumber penelitian ini adalah media online detik.com dan kompas.com. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, baca simak, dan pencatatan. Tahapan teknik analisis terdiri dari 3 tahapan yaitu tahapan reduksi, penyajian, dan penyimpulan. Berdasarkan analisis data peneliti mendapatkan beberapa kesimpulan. (1) Strategi ekslusi yang digunakan adalah pasivasi dan nominalisasi untuk mengeluarkan aktor dalam pemberitaan. Adapun strategi inklusi yang digunakan adalah obektivasi, kategorisasi, determinasi, dan asosiasi untuk menampilkan aktor dalam pemberitaan. (2) Media online detik.com dan kompas.com lebih cenderung menggunakan strategi inklusi dalam pemberitaan mahasiswa bunuh diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian kritis Theo Van Leeuwen