cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI PADA SISWA KELAS XI SMK Emilia Roza; Muswardi Rosra; Ranni Rahmayanthi Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.399 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve self concept in students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 9 students. Data collection technique used scale. The data analysis using the Wilcoxon test, from pretest and posttest it was obtained that zratio = -2.666 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, which means that the students self concept could be increased through group counseling service.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri pada siswa. Penelitian ini bersifat pre eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = 2,666 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konsep diri dapat ditingkatkan melalui layanan konseling kelompok pada siswa.Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, konsep diri
Peningkatan Interaksi Sosial Siswa Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Yulisa Nitami; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.671 KB)

Abstract

The problems of this research were social interaction of students. The purpose of this reasearch was to know whether social interaction could be increased by using group guidance service. The The subjects of this study were 10 student, which had normal social interaction. The results in research showed that social interaction of student increased significantly after following the group guidance services. It was shown from the pretest and posstest results which obtained z table = 1,96 and z output= -2,816. Because z output ? z table, then Ho was refused and Ha was received. It meant that there were significant increases between the social interaction student before and after group guidance services. The conclusions was that interaction student could be increased by using group guidance services towards students of ten grade of SMA Negeri 1 Natar in 2017/2018.Masalah dalam penelitian ini adalah interaksi sosial siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah interaksi sosial dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. Dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji wilcoxon. Subyek penelitian ini 10 orang siswa yang memiliki interaksi sosial sedang. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa interaksi sosial mengalami peningkatan signifikan setelah pemberian layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,816 dan Z tabel = 1,96 Karena Z hitung ? Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan, interaksi sosial siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Natar Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan dan konseling, interaksi sosial, bimbingan kelompok
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Mar'atur Rafiqah; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 2 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.455 KB)

Abstract

The purpose of this research to know, the influence of study motivation through students’ study achievement in student.The problem in this researh is there any inflvence the students study metivation through the students study achievement. Research used  method  quantitative. which consist of 119 students. Sample were 60 students using simple random sampling. Result  there influence students’ study motivation through  students study achievement. Correlation between  students study motivation index with study achievement  used simple linier regression is vR=0,610  was vF=75,3% to vY. It was indicated that 24,7% influenced by other factors. conclusion in this research is there was an  influence of  study motivation through  students study achievement.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Permasalahan dalam penelitian ini ”apakah ada pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitaf. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 119 siswa, dari jumlah populasi sebanyak 60 orang siswa yang ditentukan dengan teknik samplingnya random sampling dengan menggunakan sampling acak sederhana (simple random sampling). Dari perhitungan korelasi antara indeks motivasi belajar dengan prestasi belajar menggunakan regresi linier sederhana  yaitu nilai R pada hasil tersebut 0,610 sedangkan nilai KD yang diperoleh dalam perhitungan tersebut 75,3% yang dapat ditafsirkan variabel bebas memiliki pengaruh kontribusi sebesar 75,3% terhadap variabel Y dan 24,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa-siswi. Kata kunci : bimbingan dan konseling, motivasi belajar, prestasi belajar. 
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi untuk Meningkatkan Self Control pada Siswa Ayu Wijayanti; Yusmansyah Yusmansyah; Citra Abriani Maharani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.061 KB)

Abstract

Problem in this research was low of self control ability students. Purpose of this research was to find out the use of guidance on discussion technique group to improve self control ability students in SMPN 8 Bandar Lampung. Method of research was quasi experiment with pretest and posttest design. Research’s sample selected purposive sampling technique. Research’s subjects are 13 students who have variative self control ability from low, medium, and high. Data collection techniques used a scale of self control. Result of this data analysis showed that Ho rejected and Ha accepted. This was shown by data analysis used Wilcoxon Matched Pairs Test a value of Zvalue= -3,180  Ztable = 1,645. Conclusion of this research is guidance on discussion technique groups could be used to improve student’s self control in SMPN 8 Bandar Lampung.Permasalahan penelitian ini adalah kemampuan self control siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan layanan bimbingan  kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan self control siswa SMPN 8 Bandar Lampung. Metode penelitian adalah Quasi Eksperiment dengan Pretest and Posttest Design. Sample penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian sebanyak 13 siswa yang memiliki kemampuan self control bervariatif dari yang rendah, sedang, dan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self control. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test dengan nilai Zhitung= –3,180  Ztabel = 1,645. Kesimpulan penelitian adalah layanan bimbingan kelompok teknik diskusi dapat meningkatkan self control siswa SMPN 8 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok teknik diskusi, self control
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING SISWA KELAS XII SMA Desti Wahyuning; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.172 KB)

Abstract

The purpose of this research was to increase the capability to express the opinion with using assertive training techniques. This study used quasi experimental methods research, with one-group pretest-posttest design. The research subject were 10 students. Data collection technique used observation. The result of data analysis by using the Wilcoxon test showed that zratio = -2.805 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha is accepted, it meant that the capability to express the opinion of student can be improved by using assertive training techniques.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa zhitung = 2,805 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, itu berarti kemampuan mengungkapan pendapat siswa dapat ditingkatkan menggunakan teknik assertive training.Kata kunci : bimbingan konseling, assertive training, mengungkapkan pendapat
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training Untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa Wahyu Farida; Syarifuddin Dahlan; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.055 KB)

Abstract

The problem of this research was the low of students self esteem. The aims of this study was to find out whether use group counseling service assertive training technique to improve students self esteem on class X SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung in academic year 2016/2017. This research method was pre-experimental with one group pretest-posttest design. The subjects in this research were 8 students which having the low self esteem. The data collecting technique was using self esteem scale. The results of data were analyzed from pretest and posttest of self esteem using wilcoxon test. The result of statistics analyzed was showing that  the value of       Zcount = -2,350 Ztable = 1,645, so it can be concluded  that Ho was rejected and Ha was accepted. It means that group counseling service assertive training technique can be used to improve students self esteem.Masalah penelitian ini adalah self esteem siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan layanan konseling kelompok teknik assertive training dapat meningkatkan self esteem pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017. Metode penelitian ini adalah pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Subyek penelitian sebanyak 8 siswa yang memiliki self esteem rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self esteem. Hasil analisis data dari pretest dan posttest self esteem menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukan nilai Zhitung = -2,350 Ztabel = 1,645, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Ini artinya layanan konseling kelompok teknik assertive training dapat digunakan untuk meningkatkan self esteem siswa.Kata kunci: assertive training, konseling kelompok, self esteem
Peningkatan Komunikasi Interpersonal Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Teknik Assertive Training Wika Christian Pasaribu; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.259 KB)

Abstract

The problem in this study was about students low interpersonal communication. The aim was to find out the improvement of students interpersonal communication by using the assertive training technique in a counseling group for students. The method was used to research with a pre-experimental  design. The subject were 6 students who had low interpersonal communication. Data analysis was using wilcoxon test. The result showed an enhancement about the students interpersonal communication after taking the assertive training in counseling group, those were indicated by the final result of the wilcoxon test obtained the value of Z calculated Z tabel= 1.755Z tabel 1.645 so Ho is treated and Ha is accepted. The conclusion of was the interpersonal communication can be improved using the assertive training technique in the counseling group for students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal siswa dengan menggunakan layanan konseling kelompok teknik assertive training pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan desain pre-eksperimental design. Subjek penelitian berjumlah 6 siswa yang memiliki  komunikasi interpersonal rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling menggunakan skala komunikasi interpersonal. Data analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan komunikasi interpersonal siswa setelah mengikuti layanan konseling kelompok teknik assertive training  hal ini di tunjukkan dari hasil akhir data menggunakan uji wilcoxon  diperoleh nilai Z Hitung Z tabel= -1,755 Z tabel 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah komunikasi interpersonal dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling  kelompok teknik assertive training pada siswa.Kata kunci: komunikasi interpersonal, konseling kelompok, teknik assertive training.
PENINGKATAN SELF ESTEEM SISWA KELAS X MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Tri Oktha Ayuevita; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.021 KB)

Abstract

This research aim was to determine the increase in self esteem by using group counseling service. Research problem was the students who have low self esteem. Research method was a quasi experimental method with nonequivalent control design. Research subjects were 19 students who have low self esteem, 10 students were experimental group and 9 students were control group. Data collection technique was using self esteem scale. Results of the study by wilcoxon test showed that the students self esteem increased 39.9 % and figures probability 0,05 (0,005 0,05) so Ha was received , it means that students self esteem can be improved using group counseling services.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan self esteem menggunakan layanan konseling kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki self esteem yang rendah. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control. Subjek penelitian sebanyak 19 siswa yang memiliki self esteem rendah, 10 siswa kelompok eksperimen dan 9 siswa kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self esteem. Hasil penelitian dengan uji wilcoxon menunjukkan bahwa self esteem siswa meningkat 39,9% dan angka probabilitas 0,05 (0,005 0,05) maka Ha diterima, artinya bahwa self esteem siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling kelompok, self esteem.
Meningkatkan Percaya Diri di Sekolah melalui Layanan Bimbingan Kelompok Siswa Kelas X Intan Syafitri; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.531 KB)

Abstract

The problem in this study was the students self-confidence. The purpose of this study was determine the use of group guidance services to increase confidence in learning in the student of class X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang lesson 2016/2017. The method used in this research was quasi experimental method with one group pretest-posttest design. Subjects of research as many as seven students of class X who have confidence in learning was low. The result of this research was using wilcoxon different test, the result of pretest and posttest obtained by the result compared with Ztable value. From the calculation results obtained Zhitung=-2,366 Ztable= 1,645, then Ha accepted and Ho rejected, that confident in learning could be improved after being given a group guidance services. Conclusion in research use of group guidance service to increase confidence in studying at student class X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang lesson year 2016/2017.Masalah dalam penelitian ini ialah percaya diri dalam belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan percaya diri dalam belajar menggunakan layana bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian sebanyak tujuh siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. Analisis penelitian menggunakan uji beda wilcoxon, dari hasil analisis statistik menunjukkan Zhitung=-2,366 Ztable= 1,645 maka Ha diterima dan Ho ditolak, bahwa percaya diri dalam belajar dapat ditingkatkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Hal ini dapat diperkuat dengan rata-rata peningkatan persentase dari ketujuh siswa yakni 36%. Kesimpulan penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan percaya diri dalam belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang tahun pelajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan konseling, percaya diri dalam belajar, layanan bimbingan kelompok
PENGGUNAAN TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS UNTUK MENGURANGI KECEMASAN CALON MAHASISWA DALAM MENGHADAPI SBMPTN Desfi Dian Mustika; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.223 KB)

Abstract

The purpose of this research is to reduce anxiety of the prospective students in facing the audition with college admission through counseling by using systematic desensitization techniques. The problem of the research was caused by anxiety in facing of SBMPTN. The reseacrch is a quasi experimental design with the type of pretest postest design. The subjects of the research were 8 prospective students who have high anxiety. The technique in collecting the data of the research was using quisioner. The result showed the anxiety prospective students that can be reuse systematic desensitization techniques, as evidenced from analysis of the data by using t-test. The pretest and posttest results obtained tcountttable (7,1362,365). Then Ha is accepted, it means that desensitization techniques can be decreased anxiety prospective students in facing the audition with college admission year 2014/2015.Tujuan penelitian ini untuk mengurangi kecemesan calon mahasiswa dalam menghadapi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri melalui konseling dengan teknik desensitisasi sistematis. Masalah dalam penelitian ini terjadi kecemasan dalam menghadapi SBMPTN. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis pretest postest design. Subjek penelitian sebanyak 8 calon mahasiswa yang memiliki kecemasan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan calon mahasiswa dapat dikurangi menggunakan teknik desensitisasi sistematis, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji-t. Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa thitung ttabel (7,136 2,365). Dengan demikian Ha diterima, artinya teknik desensitisasi sistematis dapat mengurangi kecemasan calon mahasiswa dalam menghadapi seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) tahun pelajaran 2014/2015.Kata kunci: bimbingan dan konseling, desensitisasi sistematis, kecemasan