cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Peningkatan Regulasi Diri Dalam Belajar Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Pekerjaan Rumah Lisa Sasmita; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.482 KB)

Abstract

This research issue was the lowness of self regulation learning. Problems research was " whether self regulation learning grade VII students can be improved using group counseling with homework assignment technique ".The method in this research was one-group pretest-posttest design. Research subjects were 6 students of class VII. Data was collected used self regulation learning scale. Results of data analysis used wilcoxon test obtained Zcalc = -2.226 result was less than Ztabel = 1,645, than Ho was rejected and Ha was accepted, meaning there was a significant increase in self regulation learning before and after counseling group of homework assignment techiques. The analysis also showed an increase of 11,9%. The conclusion was that self regulation learning could be improved using group counseling with homework assignment technique at grade VII.Masalah penelitian ini adalah regulasi diri dalam belajar yang rendah. Permasalahan penelitian adalah Apakah regulasi diri dalam belajar dapat ditingkatkan melalui layanan konseling kelompok teknik homework assignment. Metode penelitian ini adalah metode pre eksperiment dengan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar. Hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh hasil Zhitung = - 2,226 hasilnya kurang dari Ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ternyata terdapat peningkatan yang signifikan pada regulasi diri dalam belajar sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan teknik homework assignment. Hasil analisis juga memperlihatkan peningkatan sebesar 11,9%. Kesimpulanya adalah regulasi diri dalam belajar dapat ditingkatkan menggunakan konseling kelompok teknik homework assignment pada siswa kelas VII.Kata kunci:konseling kelompok, pekerjaan rumah, regulasi diri dalam belajar
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DALAM BERKOMUNIKASI DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Amilia Ratih Dewanti; Yusmansyah Yusmansyah; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.389 KB)

Abstract

The research aims to determine the relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication. The research problem is whether there is a significant relationship between confidence in communicating with interpersonal communication”. The research method used was the correlational research method. The research respondents were 47 students of class VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung academic year 2012/2013. Data collecting technique used was interpersonal communication and self-confidence scale. The research result showed that there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication, it proved from the result of Product Moment Pearson test obtained r output=0.979 and r table 0.05=0.288. r output r table,  thereby Ho was rejected and Ha was accepted, it meant that there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication. The conclusion was there was a significant relationship between self confidence in communicating with interpersonal communication of the students’ classVII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Year Academic 2012/2013. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Permasalahan penelitian adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Metode penelitian adalah metode penelitian korelasional. Responden penelitian yaitu 47 siswa kelas VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Tahun Ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data adalah skala komunikasi interpersonal dan skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal, ini ditunjukkan dari hasil perhitungan menggunakan korelasi Product Moment, diperoleh data r hitung=0.979 dan r tabel 0.05=0.288. r hitung r tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan komunikasi interpersonal di sekolah pada siswa kelas VII SMP Tunas Harapan Bandar Lampung Tahun 2012/2013.Kata kunci : bimbingan dan konseling, kepercayaan diri dalam berkomunikasi, komunikasi interpersonal.
Hubungan Antara Regulasi Diri Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas X Risa Rahayu; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.664 KB)

Abstract

The Problems in this study was the low achievement of students. The purpose of this reasearch was to know the correlation between self-regulation with student achievement. Data analysis used product moment correlation. The sample were as many as 64 students class X SMA Negeri 1 Seputih Raman in academic year 2016/2017. The data collecting technique used the self-regulation scale and documentation of learning achievement taken from the value report. The result of this reasearch was there was significant relationship between self-regulation to student achievement with index ? = 0,000 ? = 0,05; Then Ho was rejected and Ha accepted with the value of correlation coefficient rcount 0,843 rtable 0,2423. The Conclusion of the study was there correlation significant between self regulation with the learning achievement students X SMA Negeri 1 Seputih Raman in academic year 2016/2017.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan prestasi belajar siswa. Metode penelitian adalah korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 64 siswa kelas X SMA Negeri 1 Seputih Raman Tahun Ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan dokumentasi prestasi belajar yang diambil dari nilai raport. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara regulasi diri dengan prestasi belajar siswa yang signifikan dengan indeks ? = 0,000 ? = 0,05; maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan nilai koefisien korelasi rhitung0,843 rtabel 0,2423. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara regulasi diri dengan prestasi belajar pada siswa kelas x SMA Negeri 1 Seputih Raman Tahun Ajaran 2016/2017.Kata kunci:hubungan, regulasi diri, prestasi belajar
Hubungan Perhatian Orangtua dengan Motivasi Belajar Siswa Ines Lidya Nandatama; Ratna Widiastuti; Redi Eka Adriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.81 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation between parental attention and students' learning motivation in the tenth grade of Public Senior High School 12  Bandar Lampung academic year of 2018/2019. The study applied descriptive method with product moment analysis. The population consisted of 323 students and a sample of 64 students taken through simple random sampling technique. The data collection techniques were carried out through parental attention scale and learning motivation scale. The results showed that there was a correlation between parental attention and students' motivation with a correlation value of r-count = 0.381 r-table = 0.244 at a significance level of 0.0,5 therefore Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this study is that there is a significant correlation between parental attention and students' learning motivation, it means that the greater the parental attention given to children the higher the students' motivation in learning.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perhatian orangtua dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 12 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis product moment. Populasi sebanyak 323 siswa dengan sampel berjumlah 64 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala perhatian orangtua dan skala motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan anatara perhatian orangtua dengan motivasi belajar siswa dengan nilai korelasi r hitung = 0,381 r tabel= 0,244 pada taraf signifikansi 0,05 maka Ho ditolak da Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara hubungan perhatian orangtua dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 12 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019, artinya semakin besar perhatian yang diberikan orangtua pada anak maka akan semakin tinggi pula motivasi belajar siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, perhatian orangtua, motivasi belajar 
ANALISIS KINERJA PROFESIONALISME KONSELOR DI SMA NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2012/2013 Trialita Widianingrum; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 3 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.614 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the performance professionalim of counselors in SMAN 2 Bandarlampung.The method used in this research is qualitative method with case studies.The data collection technique using interviews and observation. There are 6 of guidance and counseling teachers in SMA 2 Bandarlampung as the subjects of this research. The results showed that the performance of professional counselors categorized quite well. It can be from the average performance of the guidance and counseling teachers, where there are 2 teachers in guidance and counseling are very good category, 3 teacher guidance and counseling in the category is quite good, and 1 teacher were in the unfavorable category. In the discussion of each indicator in this study, the results showed that the performance of the professionalism of counselors there are counselors who have not mastered the professionalism of counselors and there are some counselors who have mastered professional counselor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja profesionalisme kenselor sekolah di SMA Negeri 2 Bandar Lampung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan study kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah enam orang guru bimbingan dan konseling SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Hasil penelitian  menunjukan bahwa kinerja profesionalisme konselor dikategorikan cukup baik. Hal ini dapat dari rata-rata kinerja guru bimbingan dan konseling, dimana terdapat 2 guru bimbingan dan konseling berada pada kategori sangat baik, 3 guru bimbingan dan konseling berada pada kategori cukup baik, dan 1 guru berada pada kategori kurang baik. Pada pembahasan setiap indikator dalam penelitian ini, dari hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kinerja profesionalisme konselor masih terdapat konselor yang belum menguasai profesionalisme konselor dan terdapat beberapa konselor yang sudah menguasai profesionalisme konselor.Kata kunci : analisis kinerja, bimbingan konseling, profesionalisme konselor
Hubungan Konformitas Antisosial Dengan Perilaku Bullying Siswa Junisa Amaliaz; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.534 KB)

Abstract

This study aimed to study the relationship between antisocial conformity and bullying behaviour in student of SMPN 12 Bandar Lampung. The research used a quantitative method. The research sample was taken by 247 student taken by simple random sampling technique. The data collection technique used peer conformity scale and bullying behaviour scale. The data analysis technique used Product Moment conversion. The result of the research showed that there was a significant positive relationship between antisocial conformity with bullying behaviour with a correlation value of rcount  = 0.524 rtable = 0.138, then Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of the results study was there was a relationship between antisocial conformity and bullying behaviour. It means, the higher the antisocial conformity equals higher probability of bullying behaviour.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas antisosial dengan perilaku bullying pada siswa SMPN 12 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 247 siswa diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas antisosial dan skala perilaku bullying. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konformitas antisosial dengan perilaku bullying dengan nilai korelasi rhitung = 0.524 rtabel= 0.138. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara konformitas antisosial dengan perilaku bullying. Artinya semakin tinggi konformitas antisosial maka semakin tinggi perilaku bullyingKata kunci: bimbingan dan konseling, konformitas antisosial, perilaku bullying 
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII Galuh Mulyani; Giyono Giyono; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 3 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.917 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students study motivaton using group guidance service. The research problem was students who have low study motivation. The research method was pre-experimental by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 10 students who have low learning motivation. The data collection technique was using learning motivation scale. The data was analyzed by using wilcoxon test. It showed that students learning motivation increased 40% and ZoutputZtable (-2,8181,645 So, Ho was rejected and Ha was received, it means that group guidance services could improve low study motivation .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan konseling kelompok. Masalah penelitian ini adalah motivasi belajar rendah. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 40% dan ZoutputZtabel (-2,8181,645), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa layanan konseling kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar yang rendah. .Kata kunci : bimbingan , konseling kelompok, motivasi belajar.
Peningkatan Sikap Terhadap Purpose In Life Menggunakan Bimbingan Kelompok Teknik Simulasi Games Jelita Eka Seprida; Shinta Maya Sari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.766 KB)

Abstract

The problem of this research is attitude towards purpose in life. The problem is “whether the group guidance for game simulation techniques can improve students positive attitude towards purpose in life. The objective of the research is to improve students positive attitudes towards psychological well-being, especially the dimension of purpose in life in class XI students of SMA Negeri 9 Bandar Lampung . The quasi eksperimen design untreated control group design with dependent pre-test and posttest was used in this method. The subject of the research were 10 experimental group and 10 control group. Data collection techniques use a purpose in life scale. The results showed that attitudes towards the purpose in life of students in schools could be improved through group guidance techniques for games simulation techniques, this was shown by the Mann Whitney test results. The results obtained showed value (Sig.) 0,000 0,05 the Ho was rejected by Ha accepted. The conclusion is that the attitude of students of students towards purpose in life can be increased using group simulation techniques for game simulation techniques in class XI of SMA Negeri 9 Bandar Lampung Academic Year 2017/2018.Masalah penelitian ini adalah sikap terhadap purpose in life. Permasalahannya adalah “apakah layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games dapat meningkatkan sikap positif terhadap purpose in life pada siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap terhadap kesejahteraan psikologis khususnya pada dimensi purpose in life pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen desain untreated control group design with dependent pre-test and posttest. Subjek penelitian yaitu  kelompok eksperimen 10 orang dan kelompok kontrol sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap tujuan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap tujuan hidup siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games, hal ini ditunjukkan hasil uji Mann Whitney. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai (Sig.) 0,000 0,05, maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulannya adalah sikap positif terhadap purpose in life dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games pada siswa kelas XI di SMAN 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok teknik simulasi games, tujuan hidup
Identifikasi Stressor Akademik pada Mahasiswa Tahun Keempat Riawati Riawati; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.938 KB)

Abstract

This study was aimed to identify the academic stressors by the fourth year students of FKIP of University of Lampung in academic year 2019/2020. Naturally, this research belongs to qualitative descriptive research. The subject were 283 students in the fourth year. The data was collected by questionnaire by giving an online survey to the respondents through google forms. The results of this study indicated that the most dominant academic stressors by the fourth year students of FKIP University of Lampung in academic year 2019/2020 is Thesis topics such as difficulty of finding research supporting journals, difficulty of processing data, difficulty obtaining research permssion. An the last is, the topic of Tasks such as a large number of tasks.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stressor akademik pada mahasiswa tahun keempat di FKIP Universitas Lampung tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 283 mahasiswa tahun keempat. Metode pengumpulan data dengan kuisioner dengan cara menyebar survei online kepada responden melalui google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stressor akademik yang paling dominan pada mahasiswa tahun keempat FKIP Universitas Lampung tahun ajaran 2019/2020 yaitu topik Skripsi seperti kesulitan mencari jurnal pendukung penelitian, kesulitan mengolah data, sulit mendapat surat ijin penelitian. Kemudian topik Tugas seperti jumlah tugas yang banyak.Kata kunci:  bimbingan dan konseling, stres akademik, stressor
Penggunaan Layanan Informasi Biografi Tokoh Dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anni Rofiqoturrohmah; Syarifuddin Dahlan; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.269 KB)

Abstract

The main problem on this study was the poor learning motivation of student in class X SMK Tri Sukses Natar. The aim of this study was to improve student’s learning motivation using group guidance through figure’s biography information for student class X SMK Tri Sukses. The method used in this study was Quasi Experimental using Time Series Design. The subject of this research was 8 students whose high, medium, and low learning motivation level. This study used learning motivation scale for data colllection technique and Wilcoxon test for data analysis. It was proven from the result analysis of learning motivation’s pretest and posttest in which it was obtained Zcalculated = -2,518 dan Ztable = 0,000, thus Ho was refusedand Hawas accepted. To conclude, learning motivation of students can be improved using group guidance service by giving information of figure’s biography.Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa yang rendah pada siswa kelas X SMK Tri Sukses Natar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar menggunakan bimbingan kelompok melalui layanan informasi biografi tokoh pada siswa kelas X SMK Tri Sukses Natar. Metode yang digunakan adalah metode quasi experimental dengan menggunakan time series design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siwa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. analisis hasil pretest dan posttest motivasi belajar yang diperoleh Zhitung = -2,518 dan Ztabel = 0,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan layanan bimbingan kelompok menggunakan layanan informasi.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar