cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Belajar Siswa Eka Rahma Ayu; Yusmansyah Yusmansyah; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.355 KB)

Abstract

The problem of this study was the low student learning independence. The purpose of this study was to determined the correlation of parenting patterns to the student learning independence. Population amounted to 278 students and research samples as many as 143 students determined by simple random sampling technique. Data collection technique used parenting patterns scale and learning independence scale. Data analysis using product moment correlation show there was a significant correlation between parenting patterns with student learning independence shown by the index of correlation rhitung = 0,185 rtabel = 0,163, p = 0,27 p = 0,05. The conclusion of this research were there was a positive correlation and significant between parenting pattern with student learning independence class X MAN 2 Bandar Lampung academic year 2017/2018Masalah penelitian ini adalah rendahnya kemandirian belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian belajar. Populasi berjumlah 278 siswa dan sampel penelitian sebanyak 143 orang siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pola asuh orang tua dan skala kemandirian belajar. Analisis data menggunakan korelasi product moment menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar siswa yang ditunjukkan dengan indeks korelasi sebesar rhitung = 0,185 rtabel = 0,163, p = 0,27 p = 0,05. Kesimpulan penelitian yaitu terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar pada siswa kelas X MAN 2 Bandar Lampung tahun ajaran 2017/2018Kata kunci:hubungan,pola asuh orang tua, kemandirian belajar
PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL MENGGUNAKAN BIMBINGAN KELOMPOK Erwin Wijaya; Syaifuddin Latif; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.185 KB)

Abstract

The aims of this study was to know whether social interaction with peers could be increased by using group guidance service. The method used Quasi experimental one group pretest-posttest design, and stastiscally analyzed by non-parametric wilcoxon test. The subjects of this study were 8 student, which had low social interaction. The results in research showed that social interaction with peers increased significantly after following the group guidance services. It was shown from  the pretest and posstest results which obtained z table 0,05= 0 and z output= -2,512. Because z output ≤  z table, then Ho was refused and Ha was received. It meant that there were significant increases between the social interaction with peers before and after group guidance services. The conclusions was that interaction with peers could be increased by using group guidance services towards students of eleventh grade of SMA Negeri 1 Tanjung Bintang in 2012/2013.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah  interaksi sosial dengan teman sebaya dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok Metode yang digunakan adalah metode Quasi eksperimen one group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji wilcoxon. Subyek penelitian ini delapan orang siswa yang memiliki interaksi sosial rendah dengan teman sebaya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa interaksi sosial dengan teman sebaya mengalami peningkatan signifikan setelah pemberian layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,512 dan Z tabel = 0. Karena Z hitung ≤ Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara interaksi sosial dengan teman sebaya sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Kesimpulan, interaksi sosial dengan teman sebaya dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XI  SMA N 1 Tanjung Bintang Tahun Pelajaran 2012/2013.Kata kunci : bimbingan kelompok, interaksi sosial, teman sebaya.
Hubungan Komunikasi Keluarga dengan Kecenderungan Penggunaan Strategi Coping pada siswa Della Agustia Ningsih; Diah Utaminingsih; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.996 KB)

Abstract

The problem of this research is the use of negative coping strategy in students. The aim of this research is correlation of Family Communication with the trends of the use of straegy Coping in  students eleven class of Senior High School 1 Gadingrejo Academic Year 2019/2020. Descriptive Correlational method was applied to this research with the population of this research was 374 students. Data Collecting technique of this research used family communication withstrategy coping. The data analysis technique of the research used product moment Corelation. The results of this research were gained so r hitung 0,791 ˃ r tabel 0,133 with significance level of 0,05%, meaning that thre is a significant positive correlationof family communication  with the trends of the use of strategy coping, the higher the consensual family communication pattern, the higher the tendency of using coping strategy to focus on the problem, and vice versa.Permasalahan dalam penelitian ini adalah kecenderungan penggunaan strategi copingnegatif pada siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara komunikasi keluarga dengan kecenderungan penggunaan strategi copingpada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gadingrejo Tahun Ajaran. 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 374 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala komunikasi keluarga dan strategi coping. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh yaitu r hitung 0,791 ˃ r tabel 0,133 dengan taraf signifikansi 0,05%, artinya terdapat hubungan positive yang signifikan antara komunikasi keluarga dan kecenderungan penggunaan strategi coping. Semakin tinggi komunikasi keluarga konsensual maka tingkat kecenderungan penggunaan strategi coping berfokus pada masalah semakin tinggi begitu juga sebaliknya.Kata kunci: hubungan, komunikasi keluarga, strategi coping
Penggunaan Konseling Client Centered untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Khairum Laksari; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.753 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the used of client centered counseling to improve students learning motivation. The method of this research was descriptive qualitative by using case study. The research subjects as many as 3 students who have low learning motivation. Data collection techniques using interview counseling. The data analysis using coding. The result of research showed that client centered counseling can be improve students learning motivation. This proved by the change of the three subjects after the implementation of the counseling, that was paying attention to the teacher when explaining the lesson, doing his or her own tasks though difficult, daring to ask when not understanding the lesson, and using the free time to learn. The conslusion of this research was client centered counseling can be used to improve students learning motivation in the VIII grade at SMP Negeri 28 Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan konseling client centered untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subyek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Analisis data menggunakan koding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subyek setelah pelaksanaan konseling, yaitu memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, mengerjakan tugas sendiri meskipun sulit, berani bertanya saat tidak memahami pelajaran, dan memanfaatkan waktu luang untuk belajar. Simpulan penelitian ini adalah konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling client centered, motivasi belajar
Bentuk dan Faktor Penyebab Perilaku Bullying Sri Lestari; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.609 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the form and factors causing bullying behavior. The problem of this research was bullying. The research method was interview and observation. The subject of this study as many as four students. The results showed the dominant forms of bullying were physical and verbal bullying and followed by relations bullying and cyber-bullying. The most dominant contributing factors were school and community factors, followed by family, peers, and media. Not only that, the author also found other factors causing bullying there were factor of personality and culture.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk dan faktor penyebab perilaku bullying. Masalah penelitian ini adalah bullying. Metode penelitian adalah wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini sebanyak empat siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang dominan terjadi adalah bullying fisik dan bullying verbal diikuti dengan bullying relasi dan cyber-bullying. Faktor penyebab yang paling dominan adalah faktor sekolah dan masyarakat lalu diikuti faktor keluarga, teman sebaya, dan media. Tidak hanya itu, penulis juga menemukan faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya bullying adalah faktor kepribadian dan budaya. Kata kunci: bullying, bentuk bullying, faktor bullying 
Peningkatan Sikap Positif Terhadap Environmental Mastery Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Simulasi Games Despy Prastiwi; Muswardi Rosra; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.722 KB)

Abstract

The purpose of the research was to increase a positive attitude towards psychological well-being, especially in the dimensions of environmental mastery. The method used in this study was quasi experimental design with dependent pretest and posttest. There we 10 people as the subjects of this research. The results of statistical analysis showed a value (Sig.) 0.045 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted, meaning that there was an increase in positive attitudes of students towards environmental mastery after being given games simulation technique group guidance services to the experimental group.Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap positif terhadap kesejahteraan psikologis khususnya dimensi environmental mastery. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen with dependent pretest and posttest. Subjek penelitian menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 10 orang.Hasil analisis statistik menunjukkan nilai (Sig.) 0.045 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah sikap terhadap environmental mastery dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games pada kelompok eksperimen.Kata kunci: bimbingan dan konseling, environmental mastery, teknik simulasi games
DUKUNGAN SISTEM PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH KECAMATAN SEKAMPUNG Wita Febritus; Syarifuddin Dahlan; Muswardi Rosra
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.878 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe aspects of the guidance and counseling support system. This research is using survey method, with interviews and observations as data collection techniques. The sources are 24 counselor. Data analysis technique use percentage descriptive. The results are the guidance and counseling support system is a collaboration counselor with teacher for the study in the handling of students who have trouble learning (87,5%), collaboration counselor with the parents of students in order to data collection of students learning activities at home (87,5%), collaboration counselor with psychologist to the psychological tests (0%), counselor activeness teacher in ABKIN (41,7%), the special room of guidance and counseling (11.1%), an instrument of AUM (41,7%), complete counseling program documents (50%), technical supporting that is computer (62,5%), the allocation of funds for home visit (54,2%), and scheduled time allocation is 1 hours/sunday/classes for guidance class. (16,7%).Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek-aspek dukungan sistem penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Menggunakan metode survey, dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Informannya 24 orang guru BK. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase.Hasilnya, aspek-aspek dukungan sistem adalah kolaborasi guru BK dengan wali kelas/guru bidang studi dalam penanganan siswa yang memilikiprestasi belajar rendah (87,5%), kolaborasi guru BK dengan orang tua siswa dalam rangka pengumpulan data kegiatan belajar siswa di rumah (87,5%), kolaborasi guru BK dengan psikolog untuk pengadaan tes psikologi (0%), keaktifan guru BK dalam ABKIN (41,7%), adanya ruang khusus BK (11,1%), instrumen pengumpul data AUM (41,7%),dokumen program BK lengkap (50%), penunjang teknis komputer (62,5%), alokasi dana untuk home visit (54,2%) dan alokasi waktu terjadwal 1 jam pelajaran/minggu/kelas untuk bimbingan klasikal (16,7%).Kata kunci: bimbingan dan konseling, dukungan sistem, penyelenggaraan
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Percaya Diri Siswa Ella Kurniawati; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.407 KB)

Abstract

The purpose of this study was found out the relationship between parenting pattern with self confidence student. The problem in this research was the low student self confidence. Data anlysis technique used product moment correlation. The sample were 84 students of class XI SMA Negeri 1 Seputih Agung. In this research showed that there relationship between parenting pattern with self confidence that was proved by result of data analysis using product moment correlation of Karl Pearson. Based the result of data tabulation it was obtained coefficient r Count=0,373 r Table=0,355 which means Ho refused and Ha accepted. The result of these research, it could be concluded that relationship between parenting pattern with self confidence student.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan percaya diri siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya percaya diri siswa. Teknik analisis data penelitian ini adalah korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 84 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seputih Agung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan percaya diri siswa terbukti dari hasil analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien r hitung = 0,373 r tabel= 0,355 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan percaya diri siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, percaya diri siswa, pola asuh orang tua
PENURUNAN TINGKAH LAKU MENYIMPANG DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA Elisabeth Tarigan; syaifuddin latif; ranni rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.234 KB)

Abstract

The purpose of this research was to knowing decrease aberrant behavior of students using counseling group. The method was used in this study a Quasi Eksperiment. teqhnique of one-group pretest-posttest design. Subjects of this research were eight students. Technique in gained the data of this research is by using observation handbook. The results showed that deviant behavior can be derived as evidenced by an average overall score of the data analysis post-base rate rate in eight subjects expressed by the percentage change in reach -37.5%. Also the results of the pretest and posttest scored 79 points to 41.8 points, which means the subject's behavior decliningThe conclusion of this research is deviant behavior can be derived by using a group counseling services. Tujuan penelitian ini mengetahui penurunan tingkah laku menyimpang siswa dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan teknik one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian sebanyak delapan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkah laku menyimpang dapat diturunkan terbukti dari keseluruhan rata-rata skor hasil analisa data post rate-base rate pada delapan subjek yang dinyatakan dengan jumlah persentase perubahan mencapai -37,5%. Juga hasil dari pretest dan posttest yang memperoleh skor 79 point menjadi 41,8 point yang artinya tingkah laku subjek menurun. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkah laku menyimpang dapat diturunkan dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Kata kunci: konseling kelompok, tingkah laku menyimpang, quasi experiment
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DENGAN KONSELING KELOMPOK Putri Noviani; Yusmansyah Yusmansyah; Ranni Rahmayanthi Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.007 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the increased in student discipline by used group counseling services. The method used in this study was a quasi-experimental one group pretest-posttest design. Subjects of this study were six students who had low learning discipline. Data collection techniques in this study were using observation and interviews. These results indicated an increased in student discipline by using group counseling services, it is proofed from the results of the pretest and posttest were obtained and analyzed using the Wilcoxon test with a significance level of 0.5, the results obtained Zoutput = -2.207 and Ztabel = 0, Zoutput ≤ Ztabel, then Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this study is that an increasing in learning discipline after attending group counseling services in class X SMA Negeri 1 Kalirejo the Academic Year 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kedisiplinan belajar siswa dengan menggunakan layanan konseling kelompok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini quasi eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini sebanyak enam orang siswa yang memiliki kedisiplinan belajar rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pedoman observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan terjadi peningkatan kedisiplinan belajar siswa dengan menggunakan layanan konseling kelompok, hal ini terbukti dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,5, diperoleh hasil Zhitung = -2,207 dan Ztabel = 0. Karena Zhitung ≤ Ztabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat peningkatan kedisiplinan belajar setelah mengikuti layanan konseling kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kalirejo Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata kunci : bimbingan konseling, kedisiplinan belajar siswa, konseling kelompok.