cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
KONSTRUKSI FRASA IDIOMATIK DAN PEMAKNAANNYA DALAM CERITA PENDEK ALUN-ALUN SERIBU PATUNG KARYA DANARTO Alisia Nilam Sekar Ayu; Haryadi Haryadi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.392

Abstract

Frasa idiomatik sering digunakan dalam karya sastra. Dalam kajian fraseologi, menganalisis konstruksi frasa idiomatik adalah topik yang menarik. Oleh karena itu, peneliti mengkaji konstruksi frasa idiomatik dalam karya sastra cerita pendek Alun-Alun Seribu Patung karya Danarto. Cerita pendek ini dipilih karena di dalamnya terdapat penggalan wacana yang diduga termasuk frasa idiomatik. Selain itu, Danarto, salah satu sastrawan asal Indonesia yang kerap kali menulis cerita yang fenomenal, seringkali menggunakan permainan kata yang membuat pembaca harus mencermati dan memahami konteksnya. Penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kajian Fraseologi. Metode dan teknik yang digunakan dalam penyediaan data, yakni metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Kemudian, data tersebut dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan, seperti teknik lesap. Penyediaan data menggunakan metode informal. Penelitian ini menghasilkan lima pola pembentukana frasa idiomatik, yaitu pola N+N, N+Adj, V+N, V+Adj, dan pola Adj+N.
PERANCANGAN BUKU ENSIKLOPEDIA TENTANG JENIS ULOS PADA UPACARA PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA Elita Simbolon; Joko Bintarto
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.396

Abstract

Kain ulos merupakan elemen vital dalam kehidupan masyarakat Batak Toba, terutama dalam upacara adat pernikahan di mana ketiadaan ulos membuat acara dianggap tidak sah. Namun, generasi muda Batak di kota besar seperti Medan seringkali tidak memahami jenis-jenis ulos dan maknanya, yang mengancam keberlangsungan budaya Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media edukasi berupa buku "Ensiklopedia Ulos Pernikahan Batak Toba". Buku ensiklopedia ini berisi pengertian ulos, makna, ragam, dan jenis ulos pernikahan Batak Toba, dan dirancang menggunakan teori desain komunikasi visual yang meliputi gambar, layout, warna, dan tipografi. Metode penelitian menggunakan analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threat) untuk menemukan solusi efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ensiklopedia ini dapat membantu generasi muda memahami dan menghargai warisan budaya mereka, serta melestarikan ulos pernikahan Batak Toba. Media edukasi ini juga berperan dalam mempertahankan dan mengembangkan identitas budaya Batak Toba.
ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA PROSESI PENYUSUNAN KUBA ULUN DI KEPULAUAN KEI MALUKU TENGGARA Herni Yahelissa; Eca wongsopatty; Muhammad Miftah Sabban
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.397

Abstract

Kuba ulun merupakan makanan tradisional suku Kei yang disusun berbentuk menara, piramida atau rumah. Makanan ini dapat dijumpai pada acara-acara tertentu. Makanan tradisional ini harus tetap dijaga dan dilestarikan agar tidak punah dimakan zaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Prosesi Penyusunan Kuba Ulun di Kepulauan Kei. Jenis penelitian berupa jenis kualitatif dan lokasi penelitian ini dilakukan di Ohoi (Desa) Langgur Kepulaun Kei dari bulan Juli sampai November. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 orang yaitu kepala Ohoi Holat dan orang penting yang ada di Ohoi Langgur. Data pada penelitian ini berupa tuturan lisan yang mengandung semiotika Ferdinand De Saussure dalam Prosesi Penyusunan Kuba Ulun di Kepulauan Kei. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat, dan beberapa orang penting. Teknik pengumpulan data adalah menentukan narasumber, menyusun pertanyaan, wawancara, merekam, mengidentifikasi data sesuai dengan teori penelitian, dan di analisis sesuai dengan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menggunakan metode semiotika Ferdinand De Saussure pada prosesi penyusunan Kuba Ulun di Kepulauan Kei terdapat 5 penanda dan 5 petanda. Makna dari prosesi penyusunan kuba ulun yaitu sebagai simbol harmonisasi pada kehidupan manusia.
WACIKAL SEBAGAI BAHAN AJAR INTERAKTIF SENI BUDAYA DI SEKOLAH DASAR Dwi Utami Ningrum; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.398

Abstract

Adanya perkembangan kebudayaan di Indonesia yang terjadi dengan pesat, dibutuhkan adanya pemertahanan kelestarian suatu budaya. Dalam dunia pendidikan mata pelajaran seni budaya dapat menjadi salah satu mata pelajaran yang dapat melestarikan kebudayaan di Indonesia. Hal tersebut menjadi dasar dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar interaktif dengan berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan dan menganalisis kelayakan bahan ajar interaktif berbasis kearifan lokal Kalimantan Timur di sekolah dasar. Pengembangan bahan ajar interaktif ini menggunakan metode RnD yang menghasilkan sebuah produk bahan ajar berbentuk buku elektronik (e-book) dengan nama produk pengembangan WaCiKal (Wayang Citra Lokal). Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu: 1) analyze; 2) design; 3) development; 4) implementation dan 5) evaluation. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan angket.  Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa produk bahan ajar yang dapat digunakan oleh peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran Seni Budaya. Bahan ajar ini diuji kelayakannya dengan memperoleh kevalidan dan kepraktisan. Penilaian kevalidan oleh ahli media, materi dan bahasa diperoleh skor rata-rata 92,2% kategori sangat valid. Penilaian rata-rata kepraktisan respon pengguna diperoleh skor 89,3% kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil uji kelayakan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa wacikal sebagai bahan ajar interaktif seni Budaya sangat layak digunakan di Sekolah Dasar.
TRANSFORMASI LEGENDA TUNGKOT TUNGGAL PANALUAN SUKU BATAK TOBA MENJADI NASKAH DRAMA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII TAHUN AJAR 2023/2024 Reisa Chyntia Br Simangunsong; Wahyu Ningsih; Romauli Betania Aritonang; Hijrah Purnama Sari Ariga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses transformasi legenda Tungkot Tunggal Panaluan dari suku Batak Toba menjadi naskah drama yang dapat digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia untuk siswa kelas VIII tahun ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.. Semuanya diuraikan dari penelitian lapangan ataupun penelitian pustaka library research) dengan mengunakan buku -buku dalam penelitian ini ,jurnal atau website .Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Tungkot Tunggal Panaluan memiliki akar budaya yang dalam di masyarakat suku Batak Toba. Tongkat Tungkot Tunggal Panaluan, yang diyakini memiliki kekuatan dan kesaktian, menjadi pusat cerita dalam legenda ini. Proses transformasi legenda menjadi naskah drama melibatkan penafsiran yang cermat terhadap unsur-unsur cerita seperti tokoh, alur, gaya bahasa, dan latar.Naskah drama yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi bahan ajar yang efektif dalam memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda, serta memperkaya pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.. Secara praktis, penelitian ini memberikan pengetahuan yang lebih dalam tentang legenda tersebut kepada pembaca, serta memperkaya informasi bagi masyarakat secara umum. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII.
ANALISIS NILAI KEKELUARGAAN WARGA SUNDA TERHADAP CERITA RAKYAT SANGKURIANG DAN SEMBOYAN SILIH ASAH, SILIH ASIH, DAN SILIH ASUH A Embhun Nurani Dwi Sari Heryanto Heryana; Welsi Damayanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.416

Abstract

Kebudayaan lahir karena adanya kebiasaan manusia sehingga terbentuklah masyarakat. Banyak jenis hasil dari kebudayaan masyarakat, salah satunya yakni cerita rakyat. Cerita rakyat merupakan dongeng dari leluhur masyarakat yang berisi nilai-nilai yang baik untuk ditiru oleh generasi selanjutnya. Cerita rakyat dapat ditemui di berbagai daerah, salah satunya di daerah Jawa Barat memiliki banyak cerita rakyat, salah satunya cerita Sangkuriang. Cerita Sangkuriang mengandung nilai yang positif diantaranya nilai kekeluargaan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis cerita Sangkuriang dengan semboyan warga Sunda yaitu silih asah silih asih dan silih asuh atau disebut 3S. Hasil menunjukan cerita Sangkuriang lebih banyak mengandung nilai kasih sayang atau silih asih dan silih asuh. Diharapkan adanya penelitian ini mampu membuat semakin sadar bahwa nilai kekeluargaan diperlukan di kehidupan.
HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA JAWA SERANG DAN BUGIS BONE : KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Subihah Subihah; Atika Puji Lestiyani; Muldawati; Asep Muhyidin
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kekerabatan bahasa Jawa Serang (BJS) dan Bugis Bone (BBB) dilihat dari penetapan kata kerabat (pasangan identik, korespondensi fonemis, dan kemiripan secara fonetis), persentase kekerabatan, dan waktu pisah. Melalui metode kuantitatif dan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji dua ratus kosakata Swadesh yang diperoleh dari informan-informan penutur asli BJS dan BBB. Teknik data yang digunakan adalah teknik leksikostatistik dan glotokronologi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa BJS dan BBB berkerabat dan berasal dari protobahasa yang sama berkategori tingkatan rumpun bahasa dengan persentase sebesar 21%. Persentase tersebut diperoleh dari hasil perhitungan kesamaan kosakata keduanya, yakni sebanyak 42 kosakata. Kognat bahasa tersebut berupa (1) pasangan identik sebanyak 6 kosakata dan koresponden bunyi sebanyak 36 kosakata yang terdiri atas korespondensi vocal, korespondensi konsonan, perbedaan satu silabel, perbedaan satu fonem konsonan dan perbedaan satu fonem vocal. Adapun, BJS dan BBB dari hasil perhitungan memiliki rentang pisah 3.472 – 3.966 tahun yang lalu atau 1448 – 1942 SM jika dihitung dari tahun penelitian (2024).
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X MA SAIRUN KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH Sukmawati Sulay; Mujianti La Saadi; Fadly Kasdam
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran bahasa Indonesia yang terjadi pada proses pembelajaran di kelas X MA Sairun Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah pada semester Ganjil tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Data diambil dilapangan melalui model siklus pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa problematika pembelajaran bahasa Indonesia yang terjadi pada proses pembelajaran, yaitu datanganya dari personal guru dan personal siswa. Adapun problematika yang dari personal guru, yaitu guru tidak inovasi dalam menggunakan metode/model pembelajaran dan guru belum optimal dalam kegiatan belajar mengajar. Problematika pembelajaran bahasa yang dari personal siswa, yaitu siswa tidak serius atau tidak fokus dalam mengikuti pelajaran, siswa kesulitan dalam memahami pelajaran, siswa masih menggunakan bahasa ibu dalam suasan formal, kesalahan menggunakan akronim, dan siswa menjawab tugas tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. Saran yang dapat diberikan untuk mengatasi problematika yaitu, guru perlu meng-upgrade pengetahuan dan meningkatkan skil melalui pelatihan-pelatihan. Pihak sekolah, perlu meningkatkan sarana dan prasana yang memadai sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini.
STUDI LITERATUR MODALITAS DALAM TEKS ATAU WACANA Muhammad Miftah Sabban
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modalitas dalam teks atau wacana dari beberapa artikel ilmiah. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Sumber data berasal dari tiga puluh artikel ilmiah. Artikel-artikel tersebut dikaji berdasarkan tujuan para peneliti menganalisis modalitas, sumber data yang digunakan, teori-teori modalitas yang menjadi pedoman penarikan kesimpulan, metode penelitian yang diterapkan, serta hasil dan pembahasan yang dikemukan oleh para peneliti. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tujuan penelitian dari tiga puluh artikel yang ditelaah adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan modalitas yang sering digunakan serta mengidentifikasi modalitas yang digunakan untuk mengkomparasi modalitas dalam teks atau wacana yang diteliti. Sumber data yang paling banyak digunakan oleh para peneliti untuk menganalisis modalitas adalah teks berita atau surat kabar. Teori yang digunakan dalam artikel-artikel yang ditelaah adalah teori modalitas linguistik fungsional sistemik yang dikemukakan oleh Halliday, Palmer, Alwi, dan Bieber. Dalam proses penelaahan artikel ditemukan dua jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang menggabungkan kualitatif dan kuantitatif. Untuk metode yang digunakan cukup beragam, namun metode yang paling banyak digunakan adalah metode korpus. Dari hasil dan pembahasan diketahui modalitas berperan penting dalam penyampaian pesan pada teks atau wacana.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL “SUNYARURI” KARYA RISA SARASWATI Sindy Auliarahma Berlianty; Ita Kurnia; Salsabina Putri Prasetyowati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.424

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis adanya campur kode yang ada pada novel Sunyaruri karya Risa Saraswati. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni metode ilmiah yang digunakan untuk memahami suatu masalah sosial atau suatu fenomena kedalam sebuah paparan yangg terperinci. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan serta penggalan-penggalan teks yang berkaitan dengan campur kode yang terdapat pada Novel Sunyaruri. Teknik dalam menganalisis penyusunan campur kode yaitu membaca novel secara keseluruhan dan mencatat setiap kata atau frasa dalam teks yang mengandung campur kode, mendeskripsikan secara rinci pada hasil penelitian, mendapatkan kesimpulan dari hasil yang diteliti dalam menganalisis campur kode. Berdasarkan hasil penelitian pada novel Sunyaruri karya Risa Saraswati  ditemukan campur kode yang terbagi menjadi dua jenis yakni inner dan outer, pada inner ditemukan 4 item, sedangkan pada outer ditemukan 17 item. Semua item kode campur dari novel Sunyaruri karya Risa Saraswati berjumlah 21 item. Campur kode yang digunakan dalam novel Sunyaruri ini berupa Bahasa Asing (Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, dan  Prancis) sedangkan Bahasa lokal yakni (Sunda, Jawa, dan Mingkabau). Campur kode yang paling dominan adalah campu kode outer yang terdiri dari 13 item berbentuk kata dan 4 item berbentuk frasa.