cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Cakram
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26860597     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Cakram merupakan Jurnal Ilmiah milik Prodi Teknik Mesin Universitas Pamulang yang berorientasi pada bidang Mesin Konversi Konversi Energi, Kontruksi, Material, Automasi, dan Sensor. Jurnal Teknik Mesin Cakram terbit (2) dua kali setahun pada bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Pengaruh Ukuran Partikel dan Komposisi Cangkang Kelapa Sawit Terhadap Performa Komposit Kampas Rem Berbasis Epoksi Pratiwi, Putri; Nurzal; Perdana, Mastariyanto
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Cakram
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v8i1.52987

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan serbuk cangkang sawit (PKS) sebagai penguat dalam komposit berbasis bahan alami, untuk menghasilkan material kampas rem yang ramah lingkungan. Serbuk PKS dikombinasikan dengan resin epoksi dalam lima rasio fraksi volume yang berbeda: 70:30, 675:32,5, 65:35, 62,5:37,5, dan 60:40 %vol. Setiap kombinasi rasio terdiri dari lima jenis ukuran partikel (250–1190 µm). Sifat fisik yang dievaluasi dalam penelitian ini adalah densitas, sedangkan sifat mekanisnya adalah kekerasan dan kekuatan geser. Hasilnya menunjukkan bahwa perubahan komposisi tidak secara signifikan mempengaruhi densitas, sedangkan ukuran partikel memiliki dampak yang lebih nyata. Secara umum, peningkatan jumlah serbuk PKS dalam material komposit cenderung meningkatkan kekerasan dan kekuatan geser material komposit. Nilai kekerasan dan kekuatan geser tertinggi masing-masing adalah 23,4 Kgf/mm² dan 4,143 MPa, yang dicapai oleh komposit dengan komposisi serbuk PKS tertinggi (70:30%) dan ukuran partikel terbesar (841–1190 µm). Namun, nilai-nilai ini masih dibawah persyaratan standar untuk bantalan rem berdasarkan SAE J661. Oleh karena itu, optimasi lebih lanjut diperlukan untuk mencapai kinerja mekanis yang memenuhi standar industri.
Analisis Perpindahan Panas pada Heat Exchanger untuk Sistem Hidrolik Menggunakan Simulasi SolidWorks Ibrahim, Muhammad Naufal
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Cakram
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v8i1.53804

Abstract

Heat exchanger merupakan alat penukar kalor yang berfungsi untuk mendinginkan atau memanaskan fluida dalam berbagai aplikasi. Dalam kehidupan sehari-hari, perangkat ini diterapkan pada sistem pendingin ruangan dan radiator kendaraan bermotor. Pada industri, heat exchanger  berperan penting dalam menjaga temperatur fluida hidrolik tetap di bawah 50°C untuk memastikan stabilitas operasional mesin hidrolik.Penelitian ini mengkaji penerapan heat exchanger  yang dipasang pada pipa masuk fluida menuju reservoir sistem hidrolik. Sistem pendinginan ini memerlukan fluida pendingin eksternal untuk menurunkan temperatur fluida kerja secara efektif. Berdasarkan analisis perpindahan panas, etilen glikol dipilih sebagai fluida pendingin optimal dengan konduktivitas termal 0,48 W/m.K, yang memberikan efisiensi pertukaran kalor yang baik.Simulasi numerik dilakukan untuk memvisualisasikan kinerja heat exchanger , meliputi simulasi aliran pada pipa dan karakteristik perpindahan panas. Hasil simulasi menunjukkan penurunan temperatur fluida kerja yang signifikan ke rentang 41-50°C. Temuan ini mengonfirmasi bahwa sistem heat exchanger  mampu mempertahankan temperatur operasional fluida hidrolik dalam batas yang aman, sehingga meningkatkan stabilitas dan efisiensi kerja mesin hidrolik dalam proses produksi industri.
Perancangan Alat Penyulingan Minyak Daun Sereh Ungu Febriyansyah, Dimas Rizqie; Nanda, Rizki Aulia; Karyadi
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47901

Abstract

Berdasarkan studi literatur hasil distilasi dari sereh ungu dapat dimanfaatkan dan dijual sebagai obat-obatan. Manfaat daun dari sereh ungu dapat dieksrak menjadi minyak atsiri yang dapat menghangatkan tubuh dan batang tanaman ini juga dapat menghilangkan racun dari dalam tubuh. Dengan latar belakang tersebut maka tujuan penelitian ini akan difokuskan membuat gambaran perancangan alat penyulingan minyak daun sereh ungu. Metode yang dilakukan pada perancangan penelitian ini menggunakan alat bantu software CAD dengan analisis pada rangka dibagian tabung reaktor dan kondensor dengan metode Tegangan(stress) dudukan tangki reaktor distilasi menghasilkan tegangan minimum yaitu 0.693 MPa dan hasil tegangan maksimum 8.321 Mpa, analisis yang dilakukan pada dudukan tabung kondensor distilasi menghasilkan tegangan minimum 0,000 MPa dan Perubahan bentuk(Displacement) dudukan tangki reaktor distilasi memiliki minimum 0.003 mm, analisis dudukan tabung kondensor distilasi perpindahan 0.000 mm dan 0.004 maksimum. Hasil tersebut maka menunjukan perpindahan yang terjadi tidak signifikan, maka rangka tersebut yang telah dilakukan simulasi pembeban dapat dilanjutkan untuk proses manufaktur komponen. Dengan demikian diharapkan hasil dari perancangan alat penyulingan minyak daun sereh ungu ini mampu dimanfaatkan oleh masyarakat di Desa Ardiarsa Timur.
Simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) Penyebaran Panas Hot Tank Pada Sistem Desalinasi Air Laut Fadjriana, Aleiza; Setiyono, Joko; Putri, Sunny Ineza
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47904

Abstract

Desalinasi adalah proses penting untuk menghasilkan air tawar dari air asin. Mekanisme alat yang akan mengubah air asin menjadi air minum dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan menggunakan panci berukuran 20 cm sebagai tangki penampung air laut kompor listrik rice cooker sebagai pemanasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan distribusi suhu hasil simulasi dengan hasil eksperimen pada perpindahan panas volume air hot tank, dengan menggunakan metode simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) perangkat lunak Ansys Fluent digunakan untuk mensimulasikan distribusi panas hot tank dan metode eskperimen untuk memvalidasi hasil simulasi pada suhu air laut di dalam hot tank, yang merupakan komponen utama sistem desalinasi. Pada metode simulasi menunjukkan bahwa distribusi panas pada hot tank berkisar 356,15 Kelvin dalam waktu 1000 detik. Sedangkan untuk distribusi suhu pada air laut dengan volume 0,5 liter mencapai titik didih dalam waktu 760 detik, dan volume 0,75 liter membutuhkan waktu 950 detik. Hasil simulasi ini sejalan dengan hasil eksperimen, yang menunjukkan distribusi suhu pada air laut membutuhkan waktu titik didih sebesar 744 detik untuk volume 0,5 liter dan 978 detik untuk volume 0,75 liter. Dengan demikian, metode CFD Ansys terbukti efektif dalam memprediksi temperatur dan waktu yang diperlukan untuk mendidihkan air laut serta dalam merancang sistem pemanasan yang lebih efisien.
Analisis Pompa Sentrifugal Pada Alat Uji Aliran Fluida Terhadap Daya Listrik, Daya Hidrolis, Headloss Dan Nilai Efisensi Pompa Solihat, Ihat; Mahendrawan, Ersam
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47905

Abstract

Kebutuhan akan penggunaan pompa dalam kehidupan sehari-hari semakin meningkat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan industri, karena pompa digunakan untuk menaikkan cairan dari permukaan yang rendah ke permukaan yang lebih tinggi atau digunakan untuk mengalirkan cairan secara horizontal melalui pipa yang Panjang. Tujuan penelitian dilakukan untuk menghitung dan mengetahu pengaruh bukaan katup 200, 300, 400, 600 dan 900 terhdap daya listrik, daya hidrolisis, headliss dan nilai efisiensi pada pompa sentrifugal. Metode analisis data untuk mengetahui daya listrik, daya hidrolis dan nilai efesiensi pompa. Pada variasi bukaan katup 200, 300, 400, 600 dan 900. Daya listrik merupakan ukuran seberapa banyak energi listrik yang digunakan atau diproduksi dalam suatu sistem per satuan waktu. Pada bukaan katup 200 sebesar 509,04 Watt, Pada bukaan katup 900 sebesar 565,65 Watt. Bukaan katup pada pompa memiliki pengaruh terhadap daya listrik yaitu semakin besar bukaan katup maka semakin besar daya yang dihasilkan. Daya hidrolis yang didapat pada bukaan katup 200 sebesar 439,04 Watt, pada bukaan katup 900 sebesar 1611,12 Watt, hal ini menyatakan bahwa emakin besar bukaan katup ditambah semakin kecil pula nilai daya hidrolisis yang dihasilkan. Nilai headloss pada bukaan pompa 200 sebesar 0,202 m dan terbesar pada bukaan 900 sebesar 0,423 m. Nilai head total pompa akan menurun karena peningkatan kerugian ini. Sebaliknya, jika bukaan katup diperbesar, aliran fluida akan mengalami penurunan kecepatan dan kerugian gesekan, yang dapat meningkatkan nilai head total pompa. Efesiensi Pompa yang didapat pada bukaan katup 200 sebesar 84,09%, pada bukaan katup 900 sebesar 44,43 %. Nilai bukaan katup mempengaruhi efisiensi pompa semakin besar bukaan katup maka semakin kecil pula nilai efesiensi pompa yang dihasilkan.
Analisis Perpindahan Panas Water Heater Dengan Variasi Panjang Pada Pipa Bentuk Helical Memanfaatkan Panas Dari Pipa Kompresor AC Split 1 PK Ali, Baihaqi Maulana; Atifah, Nailul
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47906

Abstract

Sumber energi utama dari air conditioner (AC) dan water heater adalah energi listrik. Menurut Badan Pusat Statistik, dari tahun 2018 sampai tahun 2022 sebesar 65% listrik yang dihasilkan di Indonesia berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan bakar batu bara.. Batu bara merupakan sumber energi yang tidak terbarukan dan penggunaannya dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Solusi alternatif dari permasalahan ini adalah peralihan sumber energi bagi water heater dari energi listrik ke energi panas yang berasal dari pipa kompresor AC. Pada penelitian ini dilakukan analisis perpindahan panas sensibel dari pipa kompresor AC ke air pada tangki water heater menggunakan pipa helical. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi panjang pipa helical terhadap lama operasi sistem, daya input, daya output dan efisiensi sistem.. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan panjang pipa helical sebesar 6 m, 9 m, dan 12 m sebagai alat penukar panas di dalam tangki water heater. Penelitian dilakukan sampai suhu air di dalam tangki mencapai 60°C. Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa semakin panjang pipa helical yang digunakan maka waktu operasi sistem semakin pendek. Pada variasi panjang pipa 12 m memerlukan waktu operasi 59 menit, variasi panjang pipa 9 m memerlukan waktu operasi 62 menit, dan variasi panjang pipa 6 m memerlukan waktu operasi 89 menit. Nilai rata-rata daya input pada variasi panjang pipa 12 m adalah 0,779 kW, pada variasi panjang pipa 9 m adalah 0,785 kW, dan pada variasi panjang pipa 6 m adalah 0,809 kW. Nilai rata-rata daya output pada variasi panjang pipa 12 m adalah 0,226 kW, pada variasi panjang pipa 9 m adalah 0,183 kW, dan pada variasi panjang pipa 6 m adalah 0,122 kW. Nilai rata-rata efisiensi termal pada variasi panjang pipa 12 m adalah sebesar 32,15%, pada variasi panjang pipa 9 m adalah sebesar 25,16%, dan variasi panjang pipa 6 m adalah sebesar 15,44%.
Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Sifat Mekanik Kampas Rem Berbahan Serbuk Kayu Jati Sholehuddin, Ilham; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47907

Abstract

Industri otomotif saat ini sedang mengembangkan material baru, dan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia semakin meningkat seiring dengan potensi akses terhadap material dengan kualitas unggul yang tumbuh dengan pesat. Material komposit umumnya dapat diaplikasikan pada industri otomotif, khususnya pada penggunaan kampas rem. Dengan mencampurkan elemen-elemen dengan kualitas luar biasa, material komposit dapat menciptakan material baru dengan sifat yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menentukan proses tercanggih dalam memproduksi kampas rem murah dari bahan yang ramah lingkungan. pada suhu pirolisis 450°C berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pengujian, variasi fraksi volume serbuk kayu jati (60 % + 40 % resin poliuretan) menghasilkan nilai keausan tertinggi, dengan rata-rata nilai keausan sebesar 0,0031685815 mm³/kg.m. Variasi fraksi volume serbuk kayu menghasilkan nilai keausan paling rendah. Jati 40% + 60% resin poliuretan, dengan nilai keausan 0,00030104 mm³/kg.m.
Analisa Daya Pada Simulator Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Dengan Variasi Turbin Archimedes Screw Fawwaz, Muhammad Naufal; Solihat, Ihat
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47908

Abstract

Energi merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup dalam kesehariannya. Energi terbarukan dihasilkan oleh sumber daya energi yang bersifat alamiah, yang mana tidak akan habis sehingga dapat bekelanjutan jika melalui pengelolaan yang baik, contohnya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang merupakan pembangkit listrik dengan memanfaatkan aliran air berskala kecil serta menjadi salah satu sumber energi listrik terbarukan yang sangat potensial di Indonesia. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh kinerja turbin Archimedes Screw dengan variasi ketinggian jatuhan air terhadap daya yang dihasilkan. Dari hasil pengujian Turbin Archimedes Screw dengan variasi ketinggian jatuhan air yang diukur dari tanah adalah 1,2 m, 1,4 m, dan 1,6 m, dengan bukaan katup tetap 30°, kemiringan turbin tetap 20° dengan jumlah sudu tetap, sudu 9. Pada ketinggian 1,2 m daya listrik yang dihasilkan sebesar 2,4252 watt, pada ketinggian 1,4 m daya listrik yang dihasilkan sebesar 2,5024 watt, dan pada ketinggian 1,6 m daya listrik yang dihasilkan yaitu sebesar 2,3736 watt. Nilai Efisiensi tertinggi dari ketiga variasi ketinggian dari turbin ini adalah pada ketinggian 1,2 m yaitu sebesar 19,23 %.
Analisis Tahanan, Stabilitas, Seakeeping Dan Fenomena Slamming Pada Kapal Dengan Variasi Sudut Deadrise Fadillah, Naufal; Asral; Martin, Awaludin
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i2.47909

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan komprehensif mengenai pengaruh variasi sudut deadrise terhadap performa kapal, termasuk aspek tahanan, stabilitas, seakeeping, dan fenomena slamming. Fokus utama dari review ini adalah menganalisis hasil-hasil penelitian terdahulu dan mengevaluasi dampak sudut deadrise terhadap kinerja kapal dalam berbagai kondisi operasi. Pada aspek tahanan, penelitian menunjukkan bahwa penurunan sudut deadrise dapat meningkatkan gaya angkat, mengurangi tahanan total, namun meningkatkan risiko slamming. Dari segi stabilitas, posisi Longitudinal Center of Gravity (LCG) yang lebih dekat ke haluan dapat memengaruhi periode dan amplitudo gerakan pitch serta porpoising, terutama pada kapal dengan sudut deadrise rendah. Untuk seakeeping, kapal dengan sudut deadrise rendah memiliki kecenderungan mengalami gerakan porpoising lebih besar, yang berpotensi meningkatkan risiko operasional, terutama dalam kondisi laut ekstrem. Fenomena slamming juga menjadi perhatian utama, karena gelombang yang bertabrakan dengan lambung kapal dapat menghasilkan tekanan besar yang tiba-tiba, mengancam struktur kapal. Dengan menganalisis berbagai temuan dari studi eksperimental dan numerik, review ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang tantangan dan peluang desain kapal dengan variasi sudut deadrise. Hasil review ini diharapkan dapat membantu perancang kapal dalam mengoptimalkan desain yang efisien dan aman untuk beroperasi di berbagai kondisi laut, sekaligus meminimalkan risiko kerusakan struktur akibat slamming.
Perancangan Mesin Pemulih Minyak dari Lumpur Berminyak Kapasitas 50 Kg/Jam dengan Metode Sentrifugasi Zainuddin; Azhar, Triyana Arfan; Suwantri; Rohman, Ngatou
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Mesin Cakram
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v8i2.53693

Abstract

Lumpur berminyak merupakan kotoran minyak yang terbentuk dari proses pengendapan kontaminan minyak di dalam tangki penyimpanan. Komponen yang terkandung dalam lumpur berminyak ini antara lain air (30–85%), minyak (15–50%), dan padatan (5–46%). Dengan jumlah kandungan air dan minyak yang masih banyak, dilakukan pengelolaan lumpur berminyak dengan memulihkan minyak yang masih terkandung di dalamnya untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada pembakaran genteng atau batu bata merah. Proses pemulihan minyak pada lumpur berminyak menggunakan metode sentrifugasi. Rancang bangun mesin pemulih minyak dari lumpur berminyak merupakan solusi yang dirancang untuk memudahkan proses pemisahan padatan dan cairan yang terkandung di dalamnya. Proses rancang bangun mesin meliputi empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan, perancangan konsep, perancangan detail, dan dokumentasi. Spesifikasi mesin dari hasil perencanaan hingga 3D modelling adalah mesin pemulih minyak dari lumpur berminyak dengan metode sentrifugasi berdimensi 924 × 600 × 942 mm dan berat 57 kg, dengan kapasitas 50 kg/jam yang dilengkapi pengatur kecepatan putaran gaya sentrifugal serta pengukur aliran digital. Rancangan yang dibuat dapat dijadikan studi banding atau rujukan untuk pengembangan teknologi pemulihan minyak ke depannya. Abstract: Oily sludge is oil residue formed from the settling process of oil contaminants in storage tanks. The components contained in this oily sludge include water (30–85%), oil (15–50%), and solids (5–46%). Due to the significant amount of water and oil content, oily sludge is managed by recovering the oil still contained within it and utilizing it as fuel for firing roof tiles or red bricks. The process of oil recovery from oily sludge uses the centrifugation method. The design and construction of an oil recovery machine from oily sludge is a solution designed to facilitate the process of separating the solids and liquids contained within it. The design and construction process of the machine involves four stages of activities: planning, conceptual design, detailed design, and documentation. The specifications of the machine from planning to 3D modeling are an oil recovery machine from oily sludge using the centrifugation method with dimensions of 924 × 600 × 942 mm and a weight of 57 kg, with a capacity of 50 kg/hour, equipped with a centrifugal force speed regulator and a digital flow meter. The design created can serve as a benchmark or reference for the future development of oil recovery technology.

Page 10 of 11 | Total Record : 106