cover
Contact Name
Jurnal Bantenese
Contact Email
jurnalbantenese@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
budihasanah@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26561840     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Bantenese adalah Publikasi ilmiah dibidang Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan oleh Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat (PS2PM) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Hukum Universitas Serang Raya (Unsera) dengan nomor e-ISSN 26561840 yang mencakup : Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan manusia dan daya saing bangsa, Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, Pengembangan Ekonomi lokal dan nasional, Sociopreuner, Industri Kreatif, dan UMKM, sosial dan budaya dan harmoni sosial, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Edukasi Stop Bullying di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang: Upaya Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Kesehatan Mental Siswa Berthanilla, Rethorika; Hasuri; Endang Tri Santi; Marthalena; Indrianti Azhar Firdausi; Salma, Putri
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.zcbqp547

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, dan prestasi akademik siswa. Penelitian menunjukkan bahwa bullying dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan penurunan motivasi belajar pada korban. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 15 Kota Serang dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang stop bullying kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan pembagian materi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% siswa memahami lebih baik tentang bullying dan dampaknya, sedangkan 72% siswa merasa lebih percaya diri untuk melaporkan kejadian bullying. Meskipun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah menciptakan perubahan perilaku jangka panjang, terutama terkait pelaporan dan perlindungan korban. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih tegas dari pihak sekolah untuk mendukung upaya pencegahan bullying dan memastikan perlindungan yang memadai bagi korban. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya penyuluhan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.
MODEL TRANSFORMASI DIGITAL PADA UMKM PESISIR: STRATEGI PENGUATAN EKONOMI KREATIF DI DESA TELUK KECAMATAN LABUAN KABUPATEN PANDEGLANG Sugiyatno, Sugiyatno; Abidin, Dian Purnamasari; Ratu Milah Hamdalah
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/svy3r726

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan model transformasi digital bagi pelaku UMKM di wilayah pesisir Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah adanya kesenjangan digital (digital divide) dan ketergantungan pada pemasaran konvensional. Melalui metode Participatory Action Research (PAR), tim pengabdian melakukan intervensi berupa digital branding, optimalisasi media sosial, dan advokasi kebijakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapabilitas digital mitra melalui pembuatan katalog produk digital dan pengaktifan portal informasi desa. Luaran strategis dari program ini adalah dokumen policy brief yang diserahkan kepada pemerintah desa sebagai peta jalan transformasi ekonomi kreatif. Kesimpulannya, penguatan ekonomi pesisir memerlukan sinergi antara literasi teknis masyarakat dan dukungan regulasi lokal.