cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI MOBILE HEALTH DALAM UPAYA BERHENTI MEROKOK: STUDI LITERATUR Fahrizal Fahrizal; Sukihananto Sukihananto
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 2 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i2.2588

Abstract

AbstrakMerokok merupakan salah satu faktor risiko perilaku Penyakit Tidak Menular. Secara Global sekitar 1,3 miliar perokok di dunia tinggal di negara dengan penghasilan rendah dan menengah serta menyebabkan lebih dari 8 juta orang meninggal setiap tahunnya. Menurut Factsheet Global Youth Tobacco Survey di Indonesia sebanyak 4 dari 5 orang berusaha untuk berhenti merokok. Intervensi berbasis mobile telah banyak digunakan untuk memfasilitasi perubahan perilaku dalam domain kesehatan. Pengembangan teknologi terkini dalam membantu untuk berhenti merokok yaitu dengan bantuan perangkat Mobile Health. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan secara literatur mengenai penggunaan teknologi mobile health dalam upaya berhenti merokok. Metode yang dilakukan dalam penulisan ini adalah studi Literature menggunakan sumber database jurnal. Proses pencarian sumber pustaka melalui database diantaranya adalah ScienceDirect dan Ebscohost MEDLINE with Full Text  dengan kriteria inklusi yaitu artikel Free full text), dilakukan pada manusia, berbahasa inggris, artikel tahun 2018-2023 dan desain artikel berbentuk crossectional, case control, cohort, eksperimen. Kata kunci dalam pencarian jurnal ini yaitu Mobile Health AND Smoking AND Cessation. Diperoleh hasil pencarian sebanyak 13 artikel yang membahas mengenai penggunaan teknologi mobile health dalam program berhenti merokok. Hasil analisis ditemukan bentuk intervensi mobile health yang digunakan dalam upaya berhenti merokok yaitu enam artikel menggunakan aplikasi smartphone, enam artikel menggunakan pesan teks dan satu artikel menggunakan augment reality. Kesimpulan yang di dapatkan bahwa terdapat manfaat dalam penggunaan aplikasi mobile health dan kepuasan responden dalam menjalani program berhenti merokok dengan bantuan aplikasi mobile health Keywords: Berhenti merokok, Mobile Health.
KEBIASAAN SARAPAN DAN STATUS GIZI PEKERJA DI KOTA JAYAPURA Elisabet Bre Boli; Oktliana Pasangka; Dwi Astuti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2667

Abstract

Breakfast plays an important role in supporting the availability of energy and nutrients every day, including for workers. The regularity and quality of breakfast can improve the nutritional status and work productivity of workers, as well as reduce morbidity rates. This study aims to analyze the relationship between breakfast habits and the nutritional status of workers in Jayapura City. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional study design. The subjects in this study were workers who live in Jayapura City, 399 respondents selected using accidental sampling technique. Methods of data collection using interviews and anthropometric measurements. The research instruments were questionnaires and observation sheets. The results of the Spearman test showed that there was a relationship between breakfast habits and the nutritional status of workers in Jayapura (p-value = 0.030). Regular breakfast habits of workers are associated with good nutritional status. It is necessary to increase the knowledge of workers in getting used to breakfast to meet nutritional needsKeywords: Breakfast habit; Nutritional status; Workers
PENGARUH GENERAL THERAPY HALUSINASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMUN KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2022 Del Fatma Wati; Fera Afri Santhi; Ratna Dewi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 2 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i2.2449

Abstract

ABSTRACTWHO stated that the incidence of schizophrenia in the world reached 20 million cases, while in the working area of the Kumun Health Center there were 22 cases of schizophrenia in 2020 and increased significantly to 50 cases in 2021. One type of disorder in schizophrenia patients is sensory perception (hallucinations). Hallucinations have fatal consequences such as acts of violence and suicide for the patient. This study aimed to determine the effect of hallucination general therapy on the ability to control hallucinations in schizophrenic patients in the working area of the Kumun Health Center in 2022. The type of this research was a quasy experiment with a one group pre test post test design approach which was carried out on October to November 2022. By using total sampling technique, 16 people were chosen as the samples. The data were collected through Keliat hallucination control instrument, et al (2019). Then, it was analyzed univariate and bivariate analysis by using paired t-test. The results showed that the average score of respondents' ability to control hallucinations before the intervention was 5.56 and after the intervention increased to 8. There was a difference in the average ability to control hallucinations between before and after giving general therapy with an average difference of 2.43 and the score p = 0.000. In short, it can be concluded that giving general therapy had a significant effect on increasing the ability to control hallucinations in schizophrenic patients. Therefore it is hoped that all parties, especially Kumun Community Health Center apply general therapy regularly and continuously in nursing care for schizophrenic patients with hallucinations.Keywords : General therapy, hallucinations, schizophreniaABSTRAKSecara global WHO menyatakan bahwa kejadian skizofrenia di dunia mencapai 20 juta kasus, sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Kumun tercatat sebanyak 22 kasus skizofrenia di tahun 2020 dan meningkat signifikan menjadi 50 kasus di tahun 2021. Salah satu jenis gangguan pada pasien skizofrenia adalah persepsi sensori (halusinasi) yang dapat berakibat fatal seperti tindakan kekerasan dan bunuh diri bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh general therapy halusinasi terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Kumun tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah quasy experimen dengan pendekatan one group pre test post test design yang telah dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2022. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen pengendalian halusinasi Keliat, dkk (2019). Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pengendalian halusinasi responden sebelum intervensi adalah 5,56 dan setelah intervensi meningkat menjadi 8. Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pengendalian halusinasi antara sebelum dan sesudah pemberian general therapy dengan beda rata-rata 2,43 dan nilai p = 0,000. Disimpulkan bahwa pemberian general therapy berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengendalian halusinasi pada pasien skizofrenia. Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak, terutama pihak Puskesmas Kumun untuk dapat menerapkan general therapy secara berkala dan berkesinambungan dalam asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi.Kata Kunci : General therapy, halusinasi, skizofrenia
ANALISIS PAJANAN BAHAN PENCEMAR DAN KELUHAN SUBJEKTIF PEKERJA PADA PERCETAKAN DI KOTA PADANG Erdi Nur; Basuki Ario Seno; Rahmi Hidayanti; Rosi Yuliana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2683

Abstract

Peningkatan pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi berbagai sektor, seperti sektor industri kreatif, salah satunya percetakan. Kualitas udara yang memenuhi persyaratan perlu diperhatikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pajanan bahan pencemar dan keluhan subjektif pekerja pada percetakan di Kota Padang.  Penelitian bersifat deskriptif dilakukan pada empat percetakan. Populasi adalah pekerja bagian produksi, semuanya dijadikan subjek penelitian berjumlah 17 orang. Karateristik karyawan diperoleh melalui wawancara. Analisis data menggunakan tahapan analisis risiko lingkungan. Hasil penelitian 58,8% responden merokok, 52,9% makan dan minum saat bekerja, 100% tidak menggunakan masker dan sarung tangan, 82,4% tidak menggunakan sepatu. Keluhan subjektif terbesar pusing 70,3% dan mata perih 58,8%. Bahan pencemar (Cd, Pb, debu dan benzena) di percetakan A dan B tidak melebih baku mutu, percetakan C dan D yang melebihi baku mutu adalah Cd, Pb dan Benzena. Semua percetakan Nilai RQ (real time) ≤ 1, setelah dianalisis semua percetakan mempunyai RQ (life time) >1.Pihak managemen perlu melakukan penurunan konsentrasi, waktu pajanan, frekuensi pajanan dan durasi yang aman, peletakkan ekshaufan di atas mesin cetak, pemeliharaan AC secara berkala, meletakkan tanaman penyerap polutan dalam ruang produksi, melengkapi APD. Pemberian minuman susu, pemeriksaan kesehatan secara berkala. Peningkatan pengawasan dan pembinaan oleh Balai Hiperkes dan Dinas Kesehatan perlu didukung oleh pihak managemen
ANALISIS PENGGUNAAN KELAMBU BERINSEKTISIDA DI KABUPATEN TRENGGALEK TAHUN 2019 Narsono Narsono; Yudied Agung Mirasa; Adelita Setiawan; Efi Sriwahyuni; Sunardi Sunardi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 2 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i2.2504

Abstract

Program development for the use of insecticide-treated nets aims to avoid mosquito bites/ prevent direct contact between humans and mosquitoes so that the chain of malaria transmission can be broken. To measure the success of program implementation, a survey is needed to determine the scope of using mosquito nets as well as the knowledge, attitudes and behavior of the community in supporting the program. This research used an observational study with a descriptive approach. The survey was conducted in Pandean Village, Trenggalek Regency in March - April 2019. Data collection was carried out directly through interviews with respondents using a questionnaire. Data analysis was carried out descriptively, presented in the form of tables and narratives. The results showed that 85.5% had used mosquito nets, 82.5% used insecticide-treated nets, 83.1% last night toddlers slept in mosquito nets, and 78.3% of toddlers slept in mosquito nets every night, as well as pregnant women Most of the 66.7% sleep in mosquito nets, as many as 85.5% of respondents know how malaria is transmitted, 63.5% know the benefits of using mosquito nets while sleeping. It can be concluded that respondents have used mosquito nets and know how malaria is transmitted, know the benefits of using mosquito nets, know how to install and when to install mosquito nets. The behavior of sleeping in mosquito nets for family members with a frequency of 5-6 nights a week, maintenance of mosquito nets is still not good but the condition of the mosquito nets is still good with no holes.Keywords: use of mosquito nets, insecticide-treated nets, behavior
ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN DAN DAMPAK PREEKLAMPSIA PADA IBU DAN BAYI DI PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2023 Oni Safitri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 3 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i3.2662

Abstract

Menurut WHO wanita hamil mengalami preeklampsia kurang lebih 4 juta wanita setiap tahunnya dan sebanyak 50.000 - 70.000 wanita meninggal dunia akibat preeklampsia. Tujuan penelitian untuk menganalisis determinan kejadian dan dampak preeklampsia pada ibu dan bayi di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kombinasi (mix method). Sampel sebanyak 64 orang ibu hamil Trimester III dan 7 orang informan. Analisis data  menggunakan uji chi-square, jika p<0,05 dan regresi logistik. Waktu penelitian bulan Juli- Agustus 2023 di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 15,6% ibu hamil memiliki kelompok umur beresiko, 15,6% ibu hamil memiliki paritas beresiko, 21,9% ibu hamil dengan riwayat hipertensi, 10,9% ibu hamil memiliki status gizi kurang, 23,4% ibu hamil memiliki pola makan kurang baik, 70,9% ibu hamil memiliki kualitas kunjungan ANC tidak lengkap dan sebanyak 29,7% ibu hamil mengalami preeklampsia. Ada hubungan paritas dan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia (p-value < 0.05). Sedangkan variabel umur, status gizi, pola makan dan kualitas kunjungan ANC tidak ada hubungan yang signifikan dengan kejadian preeklampsia. Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian preeklampsia yaitu riwayat hipertensi dengan nilai OR = 23,635. Hasil wawancara memperlihatkan kebijakan, SDM, dana, sarana dan prasarana, dan faktor internal dan eksternal tidak menjadi kendala dalam program pencegahan preeklampsia, namun untuk kehadiran atau partisipasi ibu hamil dalam pelaksanaan pemeriksaan kehamilan masih kurang baik.Kesimpulan penelitian yaitu riwayat hipertensi berpotensi 23,6 kali beresiko mengalami preeklampsia dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat hipertensi. Dan hasil penelitian kualitatif menunjukkan rendahnya capaian kunjungan ANC sehingga masih perlu mendapatkan perhatian khusus dari keluarga dan tenaga kesehatan agar ibu hamil mau melakukan kunjungan ANC lengkap. Daftar bacaan : 52 (2013-2023)Kata kunci   : Pre eklamsia, Ibu , Bayi 
PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DI BPM BUKITTINGGI Media Fitri; Yellyta Ulsafitri; Desi Andriani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 8, No 2 (2023): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v8i2.2463

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in children (infants under five years) caused by chronic malnutrition so that children are too short for their age. Malnutrition can occur since the baby is in the womb and in the early days after the baby is born. The purpose of this study was to determine stunting prevention behavior in Trimester II pregnant women at BPM Kota Bukittinggi in 2022. This research is a descriptive study that describes a state of behavior of pregnant women in preventing stunting in toddlers at BPM Bukittinggi city. The population in this study were Trimester II pregnant women who checked themselves at BPM Bukittinggi City. Sampling by accidental sampling. The results showed that most pregnant women always behaved in coming to the village midwife, met their nutritional needs, always consumed iron, and behaved to avoid exposure to cigarette smoke. It is hoped that midwives can improve the form of promotion on how to consume iron supplement tablets so that the behavior of pregnant women consuming FE tablets is appropriate.Keywords : Stunting, Pregnant Women, Trimester II
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MANAJEMEN DIRI PADA PENYANDANG DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rahmadiya, Siska; Herawati, Tuti; Kurnia, Dikha Ayu
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3258

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan kelainan metabolik yang disebabkan oleh menurunnya produksi insulin oleh sel ß-pankreas atau tubuh tidak mampu lagi menggunakan insulin secara efektif yang mempengaruhi kerja insulin dalam penyerapan glukosa. Diabetes Melitus merupakan penyakit degeneratif yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol atau dikelola, salah satu pengelolaan DM adalah pengelolaan diri. Pengelolaan diri penderita Diabetes Melitus Tipe 2 mengalami kendala pada masa pandemi COVID-19. Pada masa pandemi covid-19, penderita diabetes melitus mengalami penurunan kemampuan dalam melakukan perawatan diri. Salah satu intervensi untuk mengatasi dan menekan penularan infeksi COVID-19 adalah dengan bentuk strategi kebijakan pemerintah berupa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Faktor yang mempengaruhi penderita DM tipe 2 untuk melakukan pengelolaan diri salah satunya adalah tingkat pengetahuan tentang diabetes. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel 88 pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes melitus tipe 2. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non-probability sampling dengan jenis pengambilan sampel secara konsekutif. Penelitian dilakukan di Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner DKQ-24 (Diabetes Knowledge Questionaire) dan Kuesioner SDSCA. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan manajemen diri pasien DM Tipe 2 pada masa pandemi Covid-19.Kata Kunci: Pengetahuan, DM Tipe 2, Pandemi, Covid-19
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Nusantri Rusdi, Pagdya Haninda; Maryona, Kartika; Nugrahmi, Mega Ade; Anggelina, Shinta; Putri, Rilly Yane; Rizky, Adinda Fortuna
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3259

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang merupakan satu permasalahan satatus gizi balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Salah satu faktor penyebab kejadian stunting yaitu tidak tepatnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi dan balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting di Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional, dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Kabupaten Pasaman Barat dengan jumlah 6.143 balita. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 106 responden. Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa bahwa dari 106 responden yang ada didapatkan 4 (16,0%) pada kelompok kasus dan 32 (40%) pada kelompok kontrol dan sebagian besar yaitu 61 (57,5%) memberikan MPASI secara tepat waktu. Hasil analisis statistik didapatkan p-value 0.001, artinya ada hubungan antara pemberian MPASI dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian MPASI sesuai waktu berhubungan dengan kejadian sunting dan diharapkan kepada seluruh ibu bayi dan balita agar memberikan MPASI secara tepat kepada bayinya
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) Komalasari, Komalasari; Viniwati, Lise Marlina; Dari, Wulan; Wulandari, Eka Tri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 3 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i3.3145

Abstract

Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah metode sederhana untuk deteksi dini kanker serviks. UPTD Puskesmas Madukoro memiliki tingkat partisipasi pemeriksaan IVA yang rendah (2,56%), dengan Desa Sawojajar mencapai 0,8%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pemeriksaan IVA pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Madukoro, Lampung Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi terdiri dari dua kelompok: kelompok A (PUS di Desa Sawojajar, 721 orang) dan kelompok B (PUS yang telah melakukan IVA, 124 orang). Sampel dihitung menggunakan metode Slovin: 88 orang dari kelompok A dan 55 orang dari kelompok B. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi Square menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,005), menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap pemeriksaan IVA. Diketahui nilai RP pengetahuan sebesar 4,975 dengan CI = 2,025-12,222 dan RP sikap sebesar 10,746 dengan CI = 4,169-27,698 sehingga menunjukkan pengetahuan berpengaruh 4,975 kali dan sikap berpengaruh 10,746 kali terhadap pemeriksaan IVA. Hasil ini menyarankan perlunya peningkatan media informasi dan dukungan lintas sektoral untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan IVA.