cover
Contact Name
Annik Megawati
Contact Email
annikmegawati33@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.farmasi.cendekiautama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Cendekia Journal of Pharmacy
ISSN : 25992163     EISSN : 25992155     DOI : -
Core Subject : Health,
Cendekia Journal of Pharmacy published by the Program Studi Farmasi STIKES Cendekia Utama Kudus with registered number ISSN 2599-2163 (Print) and for ISSN (Online) is 2599-2155. This journal is published twice a year, in November and May.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
Kinetika Adsorpsi Timbal dengan Adsorben Sabut Siwalan Terxanthasi Rohmatun Nafi'ah; Bekti Nugraheni
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 1, No 1 (2017): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.104 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v1i1.2

Abstract

Logam berat dalam air limbah bisa diaasi dengan proses adsorpsi. Penelitian ini menggunakan modifikasi adsorben sabut siwalan terxanthasi untuk menjerap logam berat Pb. Sabut siwalan dixhantasi dengan karbon disulfide dalam suasana basa.. Karakterisasi sabut siwalan terxanthasi menggunakan SEM dan untuk mengukur kation menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom. Penentuan pengaruh penambahan sabut siwalan terxhantasi terhadap adsopsi Pb(II) pada berbagai variasi waktu yaitu 30, 60, 90, dan 120 menit. Penelitian menunjukkan variasi waktu interaksi berpengaruh terhadap kemampuan adsorpsi Pb(II), waktu kontak optimum pada menit ke-30 dengan kapasitas adsorpsi sebesar 0,083 mg/g. Adsorpsi sabut siwalan terxhantasi terhadap Pb(II) mengikuti model isoterm Langmuir dengan koefisien determinasi R2 = 0,903. Kinetika reaksi Pb(II) sesuai dengan orde dua dengan nilai k 0,124 min-1 dan nilai qe (teoritis) sebesar 0,271 mg/g.
PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV VIS Disa Andriani; Lusia Murtisiwi
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 2, No 1 ( Mei 2018) : Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.779 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v2i1.15

Abstract

Banyak penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Aktivitas radikal bebas dapat diredam dengan menggunakan antioksidan. Antioksidan mampu melindungi tubuh terhadap kerusakan yang disebabkan senyawa oksigen reaktif, mampu menghambat terjadinya penyakit degeneratif. Salah satu alternatif antioksidan alami adalah menggunakan Bunga Telang (Clitoria ternatea. L). Bunga telang telah diteliti memiliki kandungan kimia fenolik, flavonoid, antosianin, flavonol glikosida, kaempferol glikosida, quersetin glikosida, mirisetin glikosida. Senyawa fenolik memiliki gugus hidroksi sehingga mampu mendonorkan hidrogennya dan dapat menetralkan kekurangan elektron pada radikal bebas. Penelitian bertujuan untuk menetapkan kadar fenolik total pada ekstrak etanol bunga telang. Bunga telang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Kada fenolik total ditetapkan dengan spektrofotometri UV dengan pereaksi folin ciocalteau. Prinsip dari metode ini adalah terbentuknya senyawa kompleks berwarna biru dari fosfomolibdat fosfotungstat yang direduksi senyawa fenolik dalam suasana basa yang dapat diukur secara spektrofotometri. Sebagai pembanding digunakan asam galat. Kadar fenolik total pada ekstrak etanol bunga telang adalah 19,43 ± 1,621 GAE (mg/g sampel). Keywords: Clitoria ternatea L., ekstrak etanol, fenolik total
ABSORBSI AMOXICILLIN PADA TIKUS GALUR WISTAR DAN GALUR SPRAGUE DAWLEY Rizkyana Efendi; Wirasti Wirasti; Ainun Muthoharoh
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 2, No 2 (2018): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.595 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v2i2.29

Abstract

Keturunan adalah sebagian besar penyebab dari perbedaan yang nyata dan tersamar diantara individu, termasuk banyak variasi dalam respon obat yang diberikan. Farmakogenetik dapat memberikan dasar untuk pembenaran dosis individual untuk berbagai obat yang memiliki berbagai efek. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui absorbsi amoxicillin pada galur wistar dan sprague dawley dan mengetahui nilai signifikansi absorbsi pada kedua galur tikus yang berbeda. Percobaan ini menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan tingkat absorbsi amoxicillin pada dua galur tikus yaitu galur wistar dan galur sprague dawley. Aqua Pro Injection (API) digunakan sebagai pelarut dalam percobaan ini. Larutan plasma darah terdeteksi pada panjang gelombang 365.5 nm. Hasil dari data yang diperoleh dari spektrofotometri kemudian diolah menggunakan Tes “t” pada sistem SPSS versi 16. Hasil analisis absorbsi amoxicillin pada kedua galur tikus menghasilkan nilai signifikansi 0.000, hasil tersebut menunjukkan bahwa absorbsi amoxicillin pada kedua galur tikus berbeda signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan absorbsi amoxicillin pada kedua galur tikus, dan galur wistar memiliki daya absorbsi lebih baik dibandingkan dengan absorbsi pada galur sprague dawley. Kata kunci : Absorbsi Amoxicillin, Wistar, Sprague Dawley, Genetik,   Farmakogenetik
Optimasi Formula Sediaan Krim Ekstrak Kulit Buah Naga Daging Merah (Hylocereus Polyrhizus) Dzun Haryadi Ittiqo; Mila Yuni Anderiani
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 1, No 1 (2017): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.53 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v1i1.9

Abstract

Krim merupakan salah satu kosmetik yang paling banyak digunakan. Krim yang baik harus stabil, lunak, mudah dipakai, dan terdistribusi secara merata. krim yang tidak stabil akan menimbulkan terjadinya kriming, pemisahan fase, serta terjadinya inversi fase. Ekstrak kulit buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai zat aktif  diketahui memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase perbandingan bahan penyusun krim dan parameter evaluasi krim yang dapat menghasilkan formula yang optimum menggunakan Design Expert 7.1.5. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan Design Expert 7.1.5 menggunakan tiga faktor komponen yang berbeda yaitu asam stearat, cera alba, dan TEA. Respon sifat fisik sediaan krim diketahui dengan menguji pH, daya sebar, dan viskositas krim ekstrak kulit buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus). Data respon pengujian sifat fisik krim dianalisis dengan menggunakan Design Expert 7.1.5. Hasil penelitian menunjukkan formula optimal yang disarankan desain dengan komposisi komponen asam stearat, cera alba, dan TEA masing-masing 6,34%, 14,66%, dan 4% seta parameter evaluasi krim dengan nilai pH 7,54, daya sebar 31,72 cm2, dan viskositas sebesar 329,36 cP.Hasil validasi nilai prediksi dengan nilai observasi terhadap ketiga parameter uji yang meliputi uji pH, daya sebar dan viskositas menunjukkan hasil p-value ˃ 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna antara hasil prediksi dengan hasil observasi.
Perbandingan Penggunaan Obat Antibiotik (Amoxillin, Cefadroxil, dan Ciprofloxacin) di Puskesmas X Kabupaten Kudus Yulia Pratiwi; Anik Swantari
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 1, No 1 (2017): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.455 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v1i1.3

Abstract

Penggunaan antibiotic yang tidak tepat dapat menimbulkan peningkatan efek samping dan toksisitas antibiotic, pemborosan biaya, dan tidak tercapainya manfaat klinik yang optimal dalam  pencegahan maupun pengobatan penyakit infeksi, serta resistensi bakteri terhadap obat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan penggunaan obat antibiotic (Amoxillin 500 mg,  Cefadroxil 500 mg, dan Ciproloxacin 500mg), Jenis Kelamin, dan Usia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif. Subyek penelitian berdasarkan data resep dan yang memenuhi criteria inklusi ada 286 resep. Teknik Pengambilan data secara manual yang setelah itu diolah dengan Microsoft office excel. Hasil penelitian terlihat bahwa obat antibiotic yang sering sekali diresepkan adalah amoxillin 500 mg sebanyak 239 resep (83,57%) dengan jumlah obat 2234 tablet, Cefadroxil 500 mg sebanyak 42 resep (14,68%) dengan jumlah obat 387 capsul, Ciprofloxacin 500 mg sebanyak 5 resep (1,43%) dengan jumlah obat 38 Capsul. Jenis kelamin yang banyak menggunakan obat antibiotic  sebanyak 156 resep dengan persentase 54,55%, Sedangkan Usia yang paling banyak menggunakan antibiotic adalah pada usia 15-19 tahun sebanyak 26 resep dengan persentase 9,09% (253 tablet) dengan rincian Amoxillin 500mg sebanyak 210 tablet, Cefadroxil 500mg sebanyak 43 capsul, dan Ciprofloxacin sebanyak 0 capsul.
Perbandingan Mutu Ekstrak Daun Dan Kulit Batang Tanaman Kelor(Moringa Oleifera)Dari Langenharjo Kendal Ariyanti Ariyanti; Eni Masruriati; Rhyra Angellia
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 3, No 1 (2019): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.263 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v3i1.40

Abstract

Pendahuluan: Tanaman obat bahan alam di Indonesia telah semakin banyak dimanfaatkan menjadijamu, obat herbal terstandar danfitofarmaka. Daundankulitbatangtanamankelor (Moringa oleifera)memiliki senyawa flavonoid, saponin, tannin. Pada penelitian ini dilakukan standarisasi mutu terhadap simplisia daundankulit batangtanamankelordaridaerahLangenharjo Kendal.Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mutu simplisia kulit daunkelor dariLangenharjo Kendal. Langkahawaldaripenelitianiniadalahdengan mengekstrak serbuk daundankulitbatangtanamankelor dengan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi.Pengujian yang dilakukanadalah uji skrining fitokimia, parameter senyawa terlarut.Hasil: Hasil uji skrining fitokimia pada ekstrak etanol daundankulitbatangtanamankelor menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin dan tanin. Hasil uji kelarutan dalam air ekstrak etanol dauntanamankelor dengan rata-rata 8,58% dan kulitbatangtanamankelor 8,89%. Hasil uji kelarutan dalam etanol ekstrak daundankulitbatangtanamankelor dari Kendal dengan rata-rata 18,96% dan 22,92%.
FORMULASI MOUTHWASH EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimumbasilicum L.) Wulan Agustin Ningrum; Urmatul Waznah
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 2, No 2 (2018): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.271 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v2i2.30

Abstract

Mouthwash  adalah sediaan cair dengan viskositas yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair, dengan rasa yang enak.  Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut, karena mengandung metabolit sekunder seperti  flavonoid, eugenol, tritepernoid.  Penelitian ini bertujuan  memformulasikan ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.)  ke dalam bentuk sediaan mouthwash. Ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dengan konsentrasi 1%, 2% dan 3% diformulasikan menjadi bentuk mouthwash. Evaluasi yang dilakukan meliputi  organoleptis, pH viskositas dan freeze-thaw cyling test. Hasil pengamatan organoleptis tidakmenunjukkan perubahan warna, bau, rasa maupun pemisahan pada mouthwash. Rentang  nilai pH adalah  6-7. Hasil pengamatan viskositas menunjukkan bahwa terjadi penurunan viskositas pada setiap pengukuran, namun masih mendekati nilai viskositas air. Tidak ada perbedaan yang signifikan pada pengujian freeze-thaw cycling test, hasil pengamatan organoleptis menunjukkan tidak ada perubahan warna, bau, rasa dan homogenitas pada mouthwash, nilai pH dan nilai viskositas tidak menunjukkan adanya perubahan. Ekstrak daun kemangi  dapat diformulasi ke dalam sediaan mouthwash dan memenuhi persyaratan fisik meliputi pengamatan organoleptis, pengujian pH, viskositas serta Freeze-Thaw Cycling Test.Keywords: Daun kemangi, mouthwash, evaluasi fisik
Optimasi Formula Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea Americana Mill ) dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle Linn) Agitya Resti Erwiyani; Fania P. Luhurningtyas; Istianatus Sunnah
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 1, No 1 (2017): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.624 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v1i1.10

Abstract

Daun alpukat dan daun sirih hijau memiliki kandungan fitokimia yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi sediaan krim ekstrak etanol daun alpukat dan krim ekstrak etanol daun sirih hijau dan mendapatkan formula yang paling optimum.  Optimasi sediaan krim yang dibuat menggunakan software Design-Expert® 7 (DX7) versi 7.1.5 menggunakan metode Simplex Lattice Design dengan melakukan komposisi kandungan emulgator Span 80 (X1) dan Tween 80 (X2) pada sediaan krim ekstrak etanol daun alpukat, serta vaselin album (Y1) dan cera alba (Y2) sebagai basis krim pada sediaan krim ekstrak etanol daun sirih hijau. Sediaan krim yang dibuat dilakukan penentuan karakteristik fisik krim. Persentase formula optimum dengan komposisi span 80 dan tween 80 berturut – turut sebesar 4,469% : 6,531%, sedangkan komposisi cera alba dan vaselin album berturut – turut sebesar 8.798% : 1.202%. Sediaan krim dengan komposisi cera alba dan vaselin album yang optimum menghasilkan krim yang stabil ditandai tidak mengalami pemisahan pada pengujian secara mekanik, ditunjukkan dengan nilai F = 1. Sediaan krim dengan optimasi cera alba dan vaselin album lebih stabil ditandai dengan tidak terjadi pemisahan emulsi pada uji sentrifugasi.
PENGEMBANGAN BIONANOKOMPOSIT DALAM DRUG DELIVERY SYSTEMS (DDS) BERBASIS PATI GANYONG (Canna discolor) Ina Ristian; Yulia Pratiwi
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 2, No 2 (2018): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.329 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v2i2.24

Abstract

Bionanokomposit merupakan material baru dibidang biomedis yang memanfaatkan matriks dan material nano sebagai salah satu alternatif untuk mempengaruhi migrasi obat dalam drug delivery systems (DDS). Pembuatan bionanokomposit dilakukan dengan sintesis AgNPs menggunakan metode reduksi kimia. Secara in situ blending AgNPs hasil sintesis digunakan dalam  pembuatan bionanokomposit dengan pati ganyong. Bionanokomposit pati/AgNPs hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM dan XRD. Uji DDS dilakukan menggunakan ibuproven sebagai bahan uji.  Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa bionanokomposit pati/AgNPs hasil sintesis memiliki morfologi permukaan yang homogen dan tidak terdapat gelembung. Dari karakterisasi menggunakan XRD menunjukkan bahwa AgNPs dalam bionanokomposit pati/AgNPs memiliki struktur kristan face centered cubic (fcc). Migrasi ibuproven pada bionanokomposit pati/AgNps ke dalam larutan terjadi dalam waktu yang terkontrol. Kemampuan migrasi ini memungkinkan untuk bionanokomposit diaplikasikan dalam enkapsulassi obat Kata kunci : bionanokomposit, AgNPs, Pati Ganyong, Drug delivery
Uji Aktivitas Antibakteri Ektrak Etanol Buah Parijoto (Medinilla Speciosa Blume) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Echerichia Coli Lilis Sugiarti; Endra Pujiastuti
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 1, No 1 (2017): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.818 KB) | DOI: 10.31596/cjp.v1i1.4

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan megabiodiversitas, yang seharusnya menjadi aset negara yang perlu digali sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal. Berpijak pada kearifan lokal, di desa  Colo dilereng Gunung Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terdapat satu jenis tanaman endemik yang dipercaya masyarakat sekitar sebagai obat sariawan dan antiradang, yaitu parijoto (Medinilla speciosa Blume). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol Medinilla speciosa Blume terhadap bakteri uji S. aereus dan E. coli. Paper disk ditetesi ekstrak etanol buah parijoto yang diletakkan di atas medium sebanyak 4-6 paper disk secara simetri dengan jarak paling kecil 20 mm dari tepi cawan petri. Kemudian diinkubasi selama 24 jam dengan suhu 37oC, kontrol positif antibiotik amoxicilin, konsentrasi ekstrak etanol buah parijoto adalah 300, 150, 75 mg/ml. Adanya zona bening yang di sekitar paper disk  menandakan bahwa kandungan kimia buah parijoto memiliki daya hambat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan daya hambat terbesar pada konsentrasi 1500 mg/ml sebesar 8,33 mm pada S. aereus sedangkan pada pertumbuhan bakteri uji  E. coli terjadi pada konsentrasi 3000 mg/ml dengan diameter zona hambat sebesar 10 mm.Kesimpulan ekstrak etanol buah parijoto memiliki aktivitas antibakteri ekstrak etanol Medinilla speciosa Blume terhadap bakteri uji S. aereus dan E. Coli.

Page 2 of 22 | Total Record : 212