cover
Contact Name
Annik Megawati
Contact Email
annikmegawati33@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.farmasi.cendekiautama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Cendekia Journal of Pharmacy
ISSN : 25992163     EISSN : 25992155     DOI : -
Core Subject : Health,
Cendekia Journal of Pharmacy published by the Program Studi Farmasi STIKES Cendekia Utama Kudus with registered number ISSN 2599-2163 (Print) and for ISSN (Online) is 2599-2155. This journal is published twice a year, in November and May.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIMIKROBA RESERVE DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT RUMAH SAKIT DI BALI PASCA PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA Erma Ariningsih, Ida Ayu Made; Hartayu, TB. Titien Siwi
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 9, No 2 (2025): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v9i2.329

Abstract

Antimicrobials are used to treat patient with infectious diseases. Inappropriate use oof antimicrobials can trigger bacteria that are resistant to antimicrobials. Reserve group of antimicrobials are antimicrobials which is reserved and are used for the treatment of patients with MDRO. In an effort to increase the rational use of antimicrobials, the government formed KPRA which us tasked with controlling the use of antimicrobials in hospitals, One of the private hospital in Bali has also formed KPRA since 2018. The use of antimicrobials in the ICU is quite high, but there is no data regarding antimicrobial control rate in the ICU, so it is important to analyze the use of antimicrobials in the ICU after KPRA. This study aims to determine the rationality of using reserve group antimicrobials in the ICU. This research is a descriptive analytical study, quasi-experimental design. Data was taken retrospectively from June 2017-May 2021. The study population was all hospital inpatient during the study period. The research subjects were all patients in the ICU. Data source from patient medical records and HIS. The sample size is the total that meets the criteria. Inclusion criteria were all patient in the ICU with reserve antimicrobials group in the period June 20017-May 2029 (pre-PPRA) and June 2019-May 2021 (post PPRA). Exclusion criteria were all patients in the ICU but the data was incomplete. Data analysis uses DDD calculations and the Gyssen method. The result showed that the DDD rate did not change significantly. The most widely used antimicrobials are Ceftriaxone 1G, Levofloxacin 500mg, Levofloxacin 750mg, and Meropenem 1G. The number of vials used for antimicrobials in the ICU decreased by 75.46%. Rational use of reserve group antimicrobials after PPRA implementation increased by 42.85%. The rationality of using reserve group antimicrobials in the ICU after PPRA increase.
POTENSI GENUS ARTOCARPUS SEBAGAI AGEN CARDIOVASCULAR PROTECTIVE: TINJAUAN AKTIVITAS ANTIKOAGULAN, ANTIPLATELET, DAN ANTIHIPERTENSI Ramdani, Muhammad Raafi; Indratmoko, Septiana; Wardani, Tri Kusuma
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 9, No 3 (2025): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v9i3.376

Abstract

Penyakit kardiovaskular (CVD) merupakan penyebab kematian utama di dunia, dengan lebih dari 17 juta kasus setiap tahun. Terapi farmakologis modern seperti antikoagulan, antiplatelet, dan antihipertensi telah terbukti efektif, namun sering menimbulkan efek samping jangka panjang. Oleh karena itu, eksplorasi bahan alam sebagai alternatif terapi yang lebih aman menjadi penting. Review ini bertujuan untuk meninjau potensi genus Artocarpus sebagai agen pelindung kardiovaskular melalui aktivitas antikoagulan, antiplatelet, dan antihipertensi. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 dengan sumber data dari Scopus. Dari 50 artikel yang ditemukan, 7 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil telaah menunjukkan bahwa Artocarpus altilis, A. heterophyllus, dan A. lakoocha mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, stilbenoid, dan oxyresveratrol yang mampu menurunkan tekanan darah, menghambat agregasi trombosit, serta mencegah pembekuan darah. Ketiga aktivitas ini bekerja secara sinergis dalam menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah aterosklerosis. Dengan demikian, genus Artocarpus memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kandidat fitofarmaka alami yang aman dan efektif dalam pencegahan serta pengelolaan penyakit kardiovaskular.
ANALISIS ZAT BERBAHAYA KLORIN PADA DIAPERS (POPOK BAYI SEKALI PAKAI) SECARA KOLORIMETRI Hastuti, Eny; Ramadhani, Yona Cantika
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.393

Abstract

Klorin ( Cl2) merupakan salah satu unsur yang ada di bumi dan jarang dijumpai dalam bentuk bebas. Menurut Permenkes No. 472/Menkes/Per/V/1996 klorin termasuk bahan berbahaya yang bersifat racun dan menyebabkan iritasi. Diapers atau Pampers merupakan alat yang berupa popok sekali pakai berdaya serap tinggi yang terbuat dari plastik dan campuran bahan kimia untuk menampung sisa-sisa metabolisme seperti air seni dan feses. Dampak terburuk dari penggunaan popok yang salah, selain mengganggu kesehatan kulit bayi dan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar klorin (Cl2) yang terdapat pada pampers bayi sekali pakai dengan menggunakan metode Analisa Kualitatif dan Kuantitatif dengan metode Kolorimetri. Jenis penelitian  ini  deskriptif analitik.  Sampel yang digunakan sebanyak 10 sampel pampers  bayi yang bermerek dan yang tidak bermerk. Hasil penelitian dari 10 sampel Diapers ( popok bayi ) terdapat 3 sampel yang positif mengandung klorin.  Dengan kadar yang kecil yaitu 0,02 mg/l, 0,03 mg/l dan 0,05mg/l.  
UJI AKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA MENCIT (Mus musculus) DENGAN METODE TRANSIT INTESINAL Megawati, Annik; Khoiruzzad, Muhammad; Sugiarti, Lilis; Wijaya, Hasty Martha; Nafi'ah, Rohmatun
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.412

Abstract

Diare merupakan keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal ditandai dengan kandungan air yang lebih dari biasanya yaitu lebih dari 200 ml/24 jam, serta tinja berbentuk encer dan frekuensi pengeluarannya lebih dari 3 kali sehari. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antidiare adalah umbi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiare ekstrak etanol umbi bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam menghambat diare pada mencit. Desain penelitian menggunakan Post test only Control Group Design. Mencit putih Jantan 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok. Mencit diinduksi dengan minyak jarak secara peroral, setelah 1 jam diberi perlakuan pada masing masing kelompok secara peroral. Kelompok kontrol negatif (K-) diberi CMC-Na 0,5%.Kelompok kontrol positif (K+) diberi loperamid 0,052 mg/20g BB. Kelompok P1 diberi ekstrak etanol umbi bawang merah 150 mg/kgBB. Kelompok P2 diberi ekstrak etanol umbi bawang merah 300 mg/kgBB. Kelompok P3 ekstrak etanol umbi bawang merah 450 mg/kgBB. Nilai antidiare kemudian dihitung. Hasil dari skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak umbi bawang merah mengandung flavonoid, tanin dan fenol. Hasil rata rata nilai antidiare pada masing masing Kelompok yaitu : Kontrol negatif yaitu 0,84, kontrol positif yaitu 0,35, dosis 150mg/kg BB yaitu 0,24, dosis 300mg/kg BB yaitu 0,23, dosis 450mg/kg BB yaitu 0,33 . Hasil SPSS menunjukkan data yang dianalisa bersifat normal, tidak homogen dan terdapat perbedaan yang signifikan. Dari Ekstrak etanol umbi bawang merah dapat memberikan aktivitas antidiare pada mencit yang diinduksi minyak jarak. Dosis efektif ekstrak etanol umbi bawang merah adalah 150mg/KgBB.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KELURAHAN MAGUWOHARJO, SLEMAN, YOGYAKARTA Sinaga, Fifi Ramona Mayasari; Wijoyo, Yosef
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.379

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan wujud profesionalisme di bidang kesehatan yang menjadi tanggung jawab apoteker dalam meningkatkan kualitas layanan serta mutu hidup pasien. Apotek sebagai fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kefarmasian yang bermutu dan berorientasi pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kelurahan Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta dengan metode Servqual (Service Quality). Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 126 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan jumlah responden ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang valid dan reliabel; yang disusun berdasarkan lima dimensi Servqual, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan statistik, dengan interpretasi hasil berdasarkan lima kategori kepuasan, yaitu “Sangat Puas”, “Puas”, “Cukup Puas”, “Tidak Puas”, dan “Sangat Tidak Puas” pada setiap dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kelurahan Maguwoharjo berada pada kategori sangat puas di seluruh dimensi dengan skor tangible sebesar 86,39; reliability 88,93; responsiveness 89,52; assurance 90,87; dan empathy 88,93. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Kelurahan Maguwoharjo tergolong sangat puas di seluruh dimensi mutu pelayanan.
PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DI UOBF PUSKESMAS JERUKLEGI I CILACAP Pertiwi, Yuniariana; Hanum, Ameliya; Swandari, Mika Tri Kumala
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.410

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi yang umum terjadi di Indonesia, merupakan 10 penyakit terbanyak yang terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Cilacap. Salah satu masalah dalam penanganan ISPA adalah pemberian antibiotik tanpa indikasi yang tepat, dosis yang tidak sesuai, serta penggunaan tanpa resep dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. ISPA adalah satu dari penyakit dimana menimbulkan mortalitas maupun morbiditas, terutama pada anak-anak dan lansia. Pemberian edukasi mengenai cara penggunaan antibiotik yang benar dan pencegahan terjadinya infeksi menjadi hal yang sangat penting. Untuk mencegah dan menghindari resistensi pada penggunaan antibiotika maka diperlukan edukasi/informasi yang berhubungan dengan cara penggunaan antibiotika yang benar agar masyarakat memahami tentang penggunaan antibiotika yang tepat dan rasional, serta pemberian edukasi terkait efek samping yang bisa di timbulkan dengan penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA rawat jalan di UOBF Puskesmas Jeruklegi I Cilacap tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan jenis penelitian non-eksperimental. Perlakuan terhadap subyek uji dengan rancangan analisa secara deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah peresepan antibiotik pada pasien ISPA pelayanan rawat jalan dengan di Instalasi Farmasi UOBF Puskesmas Jeruklegi I bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2023 sebanyak 95 resep pasien ISPA yang menggunakan terapi antibiotik. Analisis data sekunder dari resep pasien periode Januari–Desember 2023. Hasil dari 95 data pasien yang dianalisis, mayoritas pasien yang menerima antibiotik berada dalam kelompok usia dewasa (35,79%), diikuti oleh pra-lansia (25,26%) dan lansia (24,21%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah antibiotik yang paling sering diresepkan yaitu ciprofloxacin (54,74%), amoxicillin (28,42%) dan cefadroxil (16,84%) dengan lama pemakaian 5 hari. Semua antibiotik diberikan dalam bentuk tablet atau kapsul dengan dosis 500 mg. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kepatuhan terhadap standar pengobatan dan mencegah resistensi antibiotik.
ANALISIS PERUBAHAN KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA AIR SUMUR GALI POMPA SEBELUM DAN SESUDAH DIFILTRASI DENGAN ZEOLIT DAN ARANG AKTIF Jumiyati, Jumiyati; Gumilang, Sandy Medan
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.398

Abstract

Air sumur gali pompa merupakan salah satu sumber utama air konsumsi bagi masyarakat, kuhusunya di wilayah pesisir. Namun keberadaan logam berat Timbal (Pb) dalam air dapat menimbulkan resiko kesehatan yang serius. Terpaparnya Timbal (Pb) dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan gangguan fungsi syaraf, ginjal dan sitem hematologi. Nilai Timbal (Pb) yang melebihi ambang batas Permenkes RI No.2/MENKES/PER/IV/2023 ( 0,01 mg/L) memerlukan Upaya penurunan agar air aman digunakan. Salah satu metodenya difiltrasi dengan zeolite dan arang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perubahan  kadar timbal (Pb) sebelum dan sesudah difiltrasi menggunakan media zeolite dan arang aktif, sekaligus mengevaluasi efektivitas kombinasi kedua media tersebut.. Desain penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan pretest-posttest. Sampel air sumur gali pompa dari tiga titik (A,B dan C) di Desa Sriwulan dianalisa dengan menggunakan Spekktrofotometri Serapan Atom (SSA). Data diuji secara deskriptif serta dianalisis menggunakan uji t berpasangan pada taraf signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan kadar  timbal (Pb) sebelum difiltrasi sampel A= 0,0373 mg/L, B=0,0445 mg/L, dan C=0,0377 mg/L, dan menurun setelah filtrasi menjadi A=0,0043 mg/L, B=0,0048 mg/L, dan C= 0,0051 mg/L. Rata-rata kadar sebelum filtrasi 0,0398 ± 0,0039 mg/L, dan menurun menjadi 0,0047 ± 0,0004 mg/L dengan persentase reduksi 86,47–89,21% (rata-rata 88,05%). Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data terdistribusi normal (p 0,05), uji t berpasangan menghasilkan nilai t=15,24 dengan p=0,0043 (p 0,05), menandakan adanya perbedaan signifikan. Dengan demikian kombinasi zeolite dan arang aktif dinilai sangat efektif dalam menurunkan kadar Pb hingga berada dibawah aman kualitas air bersih.
Back Matter Cendekia Journal of Pharmacy Vol. 10 No. 1 Tahun 2026 Fitrianingsih, Sri
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.415

Abstract

UJI SALMONELLA DAN LACTOBACILLUS DALAM MINUMAN PROBIOTIK YANG BEREDAR DI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG Sari, Lily Yulia Surya; Saputri, Ayuk Kurnia
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.402

Abstract

Minuman probiotik merupakan produk cair yang di dalamnya terdapat mikroorganisme hidup, terutama kelompok bakteri asam laktat (BAL), yang berperan positif bagi kondisi tubuh, khususnya fungsi saluran cerna. Kehadiran probiotik membantu mempertahankan kestabilan komunitas mikroflora di usus, memperkuat respons imunitas, serta mendukung pemulihan berbagai gangguan pencernaan seperti diare maupun konstipasi, dan kondisi serupa lainnya. Tujuan penelitian ini diarahkan untuk menelaah keberadaan kontaminasi Salmonella sp. pada minuman probiotik yang disimpan di suhu ruang maupun pada kondisi dingin kurang dari 4°C. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk menilai mutu komunitas Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus) dalam minuman probiotik ketika produk tersebut disimpan pada kedua rentang suhu tersebut. Jenis penelitian yang diterapkan merupakan penelitian deskriptif analitik, sedangkan pendekatan yang digunakan mengacu pada metode Angka Paling Mungkin (APM). Sampel terlebih dahulu melalui proses pengenceran bertingkat sebanyak tiga kali, kemudian hasil pengenceran tersebut diinokulasikan dengan cara menggoreskannya pada permukaan media agar. Dari hasil percobaan yang dilakukan diperoleh hasil minuman probiotik yang disimpan pada suhu ruang dan suhu 4°C tidak terdapat cemaran Salmonella sp. Sedangkan pada uji kualitas Lactobacillus, penyimpanan minuman probiotik pada suhu 4°C dari 6 sampel positif  Lactobacillus, pada penyimpanan suhu ruang diperoleh hasil negatif Lactobacillus.
FORMULASI SEDIAAN NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) YANG MEMILIKI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) Aulia, Ulva; Andriani, Disa
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.360

Abstract

Bakteri patogen merupakan sumber penyakit menular, yang terus menjadi masalah kesehatan serius di banyak negara, terutama di negara berkembang. Antibiotik diperlukan untuk pengobatan penyakit karena mencegah perkembangan mikroorganisme berbahaya. Resistensi dapat terjadi melalui pengobatan antibiotik yang tidak rasional. Staphylococcus aureus yang resistan terhadap methicillin merupakan salah satu bakteri yang resistan (MRSA). Akibatnya, diperlukan pengganti berbasis tanaman dan molekul dengan potensi antibakteri. Bunga telang berpotensi sebagai antibakteri karena mengandung tanin, flobatin, polisakarida, saponin, triterpenoid, dan polifenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan formulasi nanopartikel ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Stapylococcus aureus yang resistan terhadap methicillin (MRSA). Teknik sumur digunakan untuk melakukan uji antibakteri. Rata-rata ukuran partikel dalam formula 1, 2, dan 3 masing-masing adalah 42,61±1,49 nm, 47,95±1,62 nm, dan 92,91±1,02 nm. Hasil uji aktivitas antibakteri untuk formula 1, 2, dan 3 menunjukkan bahwa diameter rata-rata zona penghambatan masing-masing adalah 12,70±0,49 mm, 11,01±0,14 mm, dan 10,69±0,32 mm. Dapat disimpulkan bahwa semua sediaan nanopartikel ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) menunjukkan antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus (MRSA) yang resistan terhadap methicillin.