Articles
112 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 1 (2026)"
:
112 Documents
clear
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Dalam Konteks Budaya
Siti Fatimah;
Yudita Ingga Hindiarti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.159
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan ibu yang umum terjadi, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Handapherang, Kabupaten Ciamis. Pengetahuan ibu hamil mengenai anemia sangat dipengaruhi oleh faktor budaya yang membentuk pola makan, kebiasaan sehari-hari, serta sikap terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dalam konteks budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei dan melibatkan 50 responden ibu hamil yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 58% ibu hamil memiliki pengetahuan cukup tentang anemia dalam konteks budaya, 24% memiliki pengetahuan baik, dan 18% memiliki pengetahuan kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa budaya lokal turut memengaruhi tingkat pemahaman ibu hamil tentang anemia. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang berorientasi pada budaya agar informasi kesehatan dapat diterima dengan lebih efektif oleh masyarakat.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Pemeriksaan LEMON (Look Externally, Evaluate, Mallampati, Obstruction Or Obesity, Neck Mobility) Pada Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa
Putriwardian, Kensa Dwimelita;
Yudono, Danang Tri;
Susanto, Amin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.161
Pendahuluan: Pemeriksaan LEMON (Look Externally, Evaluate, Mallampati, Obstruction Or Obesity, Neck Mobility) merupakan metode evaluasi pre-anestesi yang bertujuan untuk memprediksi kesulitan intubasi pada pasien yang akan menjalani anestesi umum. Pengetahuan tentang pemeriksaan ini penting bagi mahasiswa Keperawatan Anestesiologi agar dapat melakukan penilaian jalan napas secara tepat dan mengurangi risiko komplikasi anestesi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa mengenai pemeriksaan LEMON. Metodologi: Populasi sebanyak 241 mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas Harapan Bangsa dengan metode cluster sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 150 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner multiple choice kemudian dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik yaitu sebesar 72 responden (48,0%), kategori cukup pada 42 responden (28,0%), dan kategori kurang pada 36 responden (24,0%). Pada kategori usia sebagian besar mahasiswa berusia 20-22 tahun sebanyak 137 responden (91,3%) dan berdasarkan jenis kelamin sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 103 responden (68,7%) dan jenis kelamin laki-laki sebanyak 47 responden (31,3%).
Pengaruh Pemberian Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri
Ridni Husnah;
Syamsuriyati;
Fitriani;
Angellisa Lammabue Panjaitan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.162
Anemia merupakan keadaan tubuh dengan jumlah sel darah merah yang sedikit sehingga mempengaruhi kadar hemoglobin dan berada di bawah batas normal. Remaja menjadi salah satu kelompok rentan mengalami anemia karena remaja sedang berada dalam fase di mana pertumbuhan dan perkembangannya berlangsung dengan cepat, sehingga kebutuhan tubuh akan zat besi pun mengalami peningkatan. Salah satu cara untuk mengurangi anemia dengan memberikan pengertian pada remaja mengenai pentingnya meminum tablet Fe ketika mengalami menstruasi dan menganjurkan remaja rutin mengkonsumsi madu. Madu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hemoglobin dan tidak memiliki efek samping dalam mengonsumsinya. Madu memiliki kandungan besi 1 gram dalam setiap 100 gram. Metode Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan menggunakan Desain Penelitian Pre and Post-Test With Countrol Group. Sampel yang digunakan adalah Remaja Putri yang Anemia sebanyak 30 dipilih secara perposive sumpling. Peneiltian dilaksanakan di Universitas Awal Bros dengan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan tentang Perbandingan Pemberian Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Putri didapatkan kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar Hemoglobin sebelum dan setelah pemberian Madu dan Tablet Fe pada kelompok intervensi yang meningkat secara signifikan. Tujuan untuk mencegah anemia pada remaja putri dengan pemberian Madu dan Tablet Fe
Hubungan Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Kontrasepsi IUD Pada Akseptor Kontrasepsi IUD Di Kelurahan Wedomartani
Febrianti, Lidia;
Shandy Wigya;
Rita Noviana;
Yakayum
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.163
Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi pada ibu ditentukan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal dipengaruhi oleh pengalaman, pendapatan, kekhawatiran terhadap efek samping, pengetahuan, umur, dan paritas. Sedangkan faktor eksternal meliputi prosedur pemasangan sosial budaya dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap pemilihan kontrasepsi IUD pada akseptor kontrasepsi IUD di Kelurahan Wedomartani. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey korelasi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Wedomartani dengan melibatkan 5 dusun terpilih. Populasi penelitian merupakan akseptor KB IUD di Kelurahan Wedomartani sebanyak 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Rata-rata responden berusia 20-35 tahun (58,4%) dengan kisaran usia suami dengan rentang 20-35 tahun (66,1%). Mayoritas dukungan suami dalam kategori tinggi sebanyak 46 responden (70,8%) dan rata-rata memilih kontrasepsi IUD karena program pemerintah sebanyak 46 responden (70,8%). Nilai p-value sebesar 0,001 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami terhadap pemilihan kontrasepsi IUD pada akseptor kontrasepsi IUD. Simpulan: Dukungan suami merupakan salah satu faktor pendorong ibu dalam penggunaan kontrasepsi tertentu. Suami dapat mendukung ibu untuk menjadi akseptor kontrasepsi melalui dukungan informasi, emosional dan finansial secara komprehensif. Selain dukungan suami, diperlukan kesadaran ibu dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran terkait pentingnya penggunaan kontrasepsi bagi kesehatan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Di RS PKU Muhammadiyah Gamping
Asmiyanti Barham;
Evi Wahyuntari;
Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.164
Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan paling umum dan berkontribusi besar terhadap angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Penyebab kematian ibu terbanyak pada tahun 2023 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 412 kasus. Jumlah kematian Ibu di DIY tahun 2021 mencapai 131 kasus dengan penyumbang terbanyak adalah kabupaten Sleman (45 kasus), yang salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dalam kehamilan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 162 ibu hamil. Hasil analisa uji statistik Chi Square diperoleh nilai p-value <0,05 yaitu usia (0,000), paritas (0,014), riwayat hipertensi keluarga (0,003), dan riwayat hipertensi ibu (0,000).
Pengaruh Pemberian Hotpack Terhadap Penurunan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi Di RSUD Cilacap
Mutiara Ustia Nengsih;
Roro Lintang Suryani;
Tophan Heri Wibowo;
Amin Susanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.169
Shivering pasca anestesi merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat mengganggu kenyamanan serta meningkatkan kebutuhan metabolik pasien. Pemberian hotpack sebagai intervensi nonfarmakologis menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi shivering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap. Desain penelitian menggunakan Quasi eksperiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan hotpack dan kelompok kontrol yang diberikan selimut biasa. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan skala derajat shivering Alfonsi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian responden terbanyak mengalami derajat shivering 3, terdapat 8 responden (40%) pada kelompok kontrol dan 7 responden (35%) pada kelompok eksperimen mengalami derajat shivering 4. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil p = 0.143 (p>0.05) menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering sehingga ha ditolak. Kesimpulannya, ada pengaruh hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. A Post Sectio Caesaria Dengan Intervensi Mobilisasi Dini Di RSUD Kardinah Kota Tegal
Nurwina, Isabella Josephine;
Atun Raudotul Ma’rifah;
Elok Faola
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.170
Sectio caesarea (SC) yaitu proses pengeluaran bayi dengan tindakan pembedahan pada perut ibu dikarenakan ibu tidak bisa melahirkan normal karena adanya indikasi medis meliputi preeclampsia, letak janin ataupun plasenta previa. Dalam mengurangi nyeri post SC dilakukan 2 teknik yaitu Teknik farmakologi dengan pemberian analgetic dan teknik non farmakologi dengan mobilisasi dini mobilisasi dini post SC adalah suatu kegiatan aktivitas ibu atau adanya aktivitasyang dilakukan ibu segera setelah proses persalinan SC. Latihan mobilisasi bertujuan untuk membuat pasien dapat berkonsentrasi atau memfokuskan pikiran pada gerakan yang dilakukan dibandingkan pada rasa nyeri yang dialami. Tujuan penelitian untuk mengetahui asuhan keperawatan Post SC dengan penerapan latihan mobilisasi. Metode yang digunakan yaitu case study menggunakan pendekatan proses keperawatan. Sample yang dipakai Ny. A berusia 34 tahun. Hasil penelitian yaitu setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam gangguan mobilisasi dapat teratasi. Kesimpulannya ada pengaruh dari mobilisasi dini terhadap skala nyeri dan mobilitas pasien.
Hubungan Mean Arterial Pressure Dengan Kejadian Preeklamsi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta
Yeyen Puspita Sari;
Evi Wahyuntari;
Sholaikha Sulistyoningtyas
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.171
Latar Belakang: Mean Arterial Pressure (MAP) adalah rata-rata nilai tekanan arterial dinilai dari pengukuran diastol dan sistol, kemudian ditentukan nilai rata-rata atreri. MAP dikatakan positif jika hasil > 90 mmHg, dan negatif jika hasilnya <90 mmHg. Preeklampsia adalah hipertensi yang terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥20 minggu atau setelah persalinan di tandai dengan meningkatnya tekanan darah menjadi ≥140/90 mmHg. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara MAP dan kejadian preeklamsi di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu hamil. Hasil: Hasil analisis statistik menggunakan Chi-square menunjukkan p-value 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Mean Arterial Pressure dan kejadian preeklamsi pada ibu hamil. Ibu yang mengalami preeklamsi memiliki risiko 15.167 kali lebih besar mengalami Preeklamsi dibandingkan dengan MAP normal, dengan koefisien korelasi 0,000 yang menunjukkan keeratan hubungan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Mean Arterial Pressure dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil, di mana ibu yang mengalami preeklamsi lebih berisiko melahirkan.
Dukungan Suami Saat Persalinan Dengan Kualitas Hidup Ibu Nifas
Fitriyani, Dian;
Puspita, Riri Diah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.173
Masa nifas merupakan salah satu masa transisi yang krusial dalam kehidupan wanita, baik secara fisik maupun psikologis. Rendahnya kualitas hidup wanita, khususnya ibu nifas, Keberadaan pendamping sangat diperlukan untuk mendampingi seorang ibu dalam membimbing persalinan. Dukungan yang dapat diberikan oleh suami berupa motivasi bagi istri secara fisik maupun psikologis. Dukungan yang diberikan dapat membuat ibu yang mengalami proses melahirkan merasa aman dan nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan pengaruhnya terhadap kualitas hidup ibu nifas di 6 klinik di Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 ibu nifas. Penelitian ini menggunakan instrumen untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami saat persalinan dengan kesejahteraan ibu nifas yaitu Postpartum Quality of Life (PQOL) kuesioner , kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mendapatkan dukungan suami baik yaitu sebanyak 37 responden (61,7%), sebanyak 22 responden (36,7%) mendapatkan dukungan suami cukup dan sebanyak 1 responden (1,7%) mendapatkan dukungan suami kurang. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003< α=0,005 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan suami saat persalinan dengan kesejahteraan ibu nifas. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan suami maka semakin baik pula kesejahteraan ibu nifas.
Identifikasi Kandungan Formalin Dan Boraks Pada Bakso Tusuk Di Area SD Muhammadiyah Dan TK ABA Kota Yogyakarta
Rahman, Aufa Nurfiana;
Puspitasari, Diah;
Dewi, Agil Dhiemitra Aulia
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61878/bnj.v8i1.201
Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan pendidikan dasar dan pra-sekolah, yaitu SD Muhammadiyah dan TK ABA yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemilihan lokasi didasarkan pada kepadatan penduduk dengan aktivitas pendidikan yang tinggi serta tingginya peredaran jajanan kaki lima yang dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, salah satunya yaitu bakso tusuk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya formalin dan boraks pada produk bakso tusuk yang dijajakan di sekitar area SD Muhammadiyah dan TK ABA yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode uji laboratorium, serta teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat terhadap 25 sampel bakso tusuk yang diperoleh dari 10 kecamatan dan 2 institusi pendidikan (SD Muhammadiyah dan TK ABA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung formalin, sedangkan tidak ditemukan kandungan boraks pada seluruh sampel. Distribusi sampel positif formalin tertinggi ditemukan di Kecamatan Kotagede (20%), diikuti Mergangsan (16%), serta Tegalrejo, Mantrijeron, dan Wirobrajan (masing-masing 12%). Kecamatan lainnya menyumbang 1-2 sampel (4-8%). Sebanyak 68% sampel positif formalin berasal dari SD Muhammadiyah dan 32% dari TK ABA. Kesimpulannya, seluruh sampel yang diuji terbukti mengandung formalin, sementara tidak ditemukan adanya kandungan boraks pada seluruh sampel yang diteliti.