cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal (BNJ)
ISSN : 26548453     EISSN : 26855054     DOI : -
Core Subject : Health,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Pengalaman Orang Tua Dalam Merawat Anak Dengan Penyakit Jantung Bawaan Di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun Tahun 2024 Sari, Indah Purnama; Pramadhani, Wulan; Khairinnisa, Afifah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.142

Abstract

Penyakit jantung bawaan merupakan bentuk kelainan jantung sejak bayi yang disebabkan sumbatan katub jantung menjadi penyebab tingginya angka kematian dari semua kelainan yang terjadi. Penyakit jantung bawaan merupakan penyebab kematian terbanyak kedua setelah prematuritas dan penyebab kematian tertinggi pada bayi dengan kelainan kongenital serta bayi dengan penyakit jantung bawaan tanpa gejala saat lahir. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman orang tua dalam merawat anak dengan penyakit jantung bawaan di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi menggunakan pedoman wawancara terstruktur menggunakan Digital Voice Recorder terhadap 4 partisipan sesuai dengan ktiteria inklusi. Hasil penelitian ini didapatkan 2 tema yaitu tantangan orang tua dalam merawat anak dengan PJB dan adaptasi orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukan orang tua yang memiliki anak dengan penyakit jantung bawaan berperan sebagai pengasuh utama sehingga berbagai tekanan emosional, peran penting utama, tantangan, dan proses penerimaan diri akan dialami dalam merawat anak sehingga dibutuhkan perawatan dan pemahaman yang cukup. Saran dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan lokasi penelitian yang lebih luas.
Hubungan Keterlibatan Ayah Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Godean Yogyakarta Rike Yulianti; Yekti Satriyandari; Rosmita Nuzuliana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.121

Abstract

Gangguan mental emosional merupakan suatu keadaan yang mempelihatkan seseorang mengalami perubahan emosional yang dapat berkelanjutan. Peran ayah sangat penting dalam mengasuh remaja sebab akan berdampak pada aspek kognitif maupun emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah dengan kesehatan mental pada remaja putri. Metode dalam penelitian ini berupa korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 148 remaja putri dengan pengambilan sampel secara teknik Total Sampling dianalisis dengan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar keterlibatan ayah dalam kategori cukup yakni sebesar 33,8%, sedangkan remaja yang mengalami gangguan mental sebesar 33,1%. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar = 0,000 < 0,05 yang menunjukkan ada hubungan keterlibatan ayah dengan kesehatan mental pada remaja putri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi siswi untuk berperan aktif dalam membangun kedekatan dengan ayah. Keterlibatan dalam kegiatan sosial dan akademik, seperti mengerjakan tugas bersama, berlibur, dan sering berkomunikasi, dapat membantu memperkuat hubungan tersebut serta mendukung kesehatan mental remaja. Dengan demikian, hubungan yang baik antara ayah dan anak dapat berkontribusi positif terhadap perkembangan emosional dan mental remaja putri.
Pengaruh Pijat Oketani Sebagai Upaya Pencegahan Bendungan ASI Sri Heryani; Yudita Ingga Hindiarti; Ratna Suminar; Siti Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.122

Abstract

Berdasarkan data dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), pada tahun 2019, ada 107.654 ibu nifas di 10 negara ASEAN termasuk Indonesia yang mengalami bendungan ASI. Pada tahun 2020, 66,87% dari ibu nifas di kawasan tersebut mengalami bendungan ASI, dan pada tahun 2021, persentase meningkat menjadi 71,1%, dengan Indonesia mencatatkan angka tertinggi sebesar 37,12% (Solihah et al., 2023). Penanganan bendungan ASI dapat dilakukan dengan metode farmakologi dan non-farmakologi. (Lova, 2021). Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat mencegah terjadinya bendungan ASI terhadap ibu menyusui. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rancangan pre test dan post test. Dalam penelitian ini sampel satu grup intervensi. Berdasarkan uji statistik didapatkan hasil uji test independent menunjukkan adanya perbedaan yang sangat jauh antara kedua kelompok responden, dengan nilai p=0.000 dan nilai hitung table lebih besar (6.006 lebih besar dari 2.042,30) dengan selisih rata-rata 1.750 gejala. Tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan ialah penerbitan jurnal dan HAKI pada tahun yang sama.
Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri Juliana, Tinta; Lusi Yana; Anisah Riskia
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.125

Abstract

Kasus anemia pada remaja putri saat ini perlu menjadi perhatian khusus. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan pola makan yang kurang sehat dan gizi yang tidak seimbang. Faktor berikutnya dikarenakan masih adanya remaja putri yang masih belum paham terkait dengan tanda gejala dan dampak anemia. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan remaja putri terhadap anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan kesehatan melalui Booklet terhadap pengetahuan anemia pada remaja putri. Jenis penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan rancangan One-Group Pre Test-Post Test Design, dengan sampel penelitian sejumlah 49 remaja putri. Penelitian ini dilakukan di  Granada International Islamic Boarding School Batam pada bulan Mei 2025. Analisis penelitian ini menggunkaan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan anemia pada remaja putri dengan menggunakan media Booklet, nilai sig pada penelitian ini adalah 0,000 < 0,05.  
Pengaruh Simulasi Penanganan Keseleo Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Siswa Sekolah Dasar Kharisma Intan Agipratiwi; Nurjannah, Misbah; Thomas Ari Wibowo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.115

Abstract

Keseleo terjadi ketika otot dan tendon terlalu meregang atau robek. Frekuensi cedera ini meningkat antara tahun 2013 hingga 2018, dengan prevalensi naik dari 8,2% pada 2017 menjadi 9,2% pada 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simulasi penanganan keseleo terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa kelas IV di SD Negeri Samarinda. Desain yang digunakan adalah one group pre-posttest dengan 80 responden dari SDN 002 Palaran dan SDN 006 Samarinda Utara, menggunakan metode accidental sampling. Uji Wilcoxon digunakan dalam analisis data. Hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) untuk variabel pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah simulasi, dengan perbedaan median masing-masing 3 dan 2. Dapat disimpulkan bahwa simulasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menangani keseleo.
Strategi Peningkatan Kesiapan Menghadapi Persalinan Melalui Literasi Kesehatan Dan Kelas Ibu Hamil Fauzia Alvian Nurkasanah; Nuli Nuryanti Zulala; Ellyda Rizki Wijhati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.123

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan persiapan dalam menghadapi persalinan menjadi salah satu pemicu timbulnya rasa cemas dalam menghadapi persalinan. Kecemasan dalam persalinan akan melemahkan kontraksi, power, menghambat persalinan dan meningkatkan risiko preeklampsia dan perdarahan serta menyumbang Angka Kematian Ibu (AKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional. Sampel berjumlah 76 ibu hamil dengan kriteria inklusi berusia 20-35 tahun, berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Jetis I, ibu hamil normal tanpa komplikasi, dan bersedia menjadi responden. Sampel diambil dengan teknik Purpossive Sampling. Penelitian dilakukan sejak Juli 2024 sampai dengan Februari 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Chi-Square. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil p value <0.05 pada variabel pendidikan, gravida, literasi kesehatan, dan Kelas Ibu Hamil (KIH) sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan. Ibu hamil yang mendapatkan informasi kesehatan lebih dari satu media lebih siap menghadapi persalinan. Ibu hamil yang tidak siap menghadapi persalinan dalam penilitian ini sebanyak 43.3% dan tidak ikut dalam KIH. Semakin tinggi pendidikan, gravida, dan literasi kesehatan serta partisipasi dalam KIH maka ibu hamil akan memiliki bekal yang lebih banyak untuk menghadapi persalinan. Dari faktor-faktor yang telah diteliti, literasi kesehatan dan KIH dapat dikendalikan sehingga upaya peningkatan kesiapan menghadapi persalinan dapat terlaksana dengan strategi yang tepat.
Pemberian Daun Kelakai (Stenochlaena Palustris) Terhadap Kadar Haemoglobin Remaja Putri Dengan Anemia Ringan Yulia Ervianti; Safrudin, Bachtiar; Burhanto; Enok Sureskiarti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.124

Abstract

Anemia menjadi permasalahan gizi di negara berkembang dan menjadi focus dalam target penyelesaian masalah Kesehatan terutama pada remaja puteri. Masalah anaemia berkaitan dengan mesntruasi dan tidak adekatnya asupan nutrisi. Upaya pencegahan dan penanganan anemia dengan pendekatan kearifan local dengan memanfatkan hasil alam. Di Samarinda tanaman kelaki sebagai sumber sayur yang memiliki manfaat dalam meningkatkan kadar haemoglobin.. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental without control. Populasi remaja puteri sebanyak 240 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu mengambil subyek penelitian sebanyak 39 siswi dikelas X SMA 11 Samarinda. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 39 responden. Instrumen penelitian menngunakan Hb meter memakia alat Nesco. Analisis pengolahan data menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian dilakukan terhadap 39 responden diberikan perlakuan sama yaitu pemberian sayur daun kelakai selama 3 minggu. Hasil uji wilcoxon test terdapat perbedaan 11.32 g/dl dan setelah diberikan intervensi menunjukkan rata-rata Hb menjadi menjadi 13.27 g/dl. Serta ada pengaruh yang signifikan pemberian daun kelakai terhadap perubahan kadar hemoglobin responden dengan sig 0,000. Pemberian sayur daun kelakai berpengaruh terhadap perubahan kadar hemoglobin remaja putri di SMA 11 Samarinda.
Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Galur 1 Oktaviana Rahmawati; Kharisah Diniyah; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.128

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah yang serius, menurut Riskesdas 2018 prevalensi anemia di Indonesia mencapai 23,7%. Dampak anemia bagi remaja putri termasuk penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, dan masalah perilaku, yang berpotensi menghambat prestasi belajar dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, desain penelitian studi kasus, dengan teknik Purposive sampling di bulan Februari-Maret 2025. Menggunakan wawancara mendalam pada ahli gizi, guru UKS dan siswi SMP dan SMA. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 dari segi input berjalan dengan baik. Dari segi proses masih kurang optimal pada sosialisasi, , pelaporan, monitoring, dan pencatatan. Secara output, distribusi TTD telah tepat sasaran dan sesuai pedoman. Namun, terdapat kendala pada kepatuhan konsumsi TTD oleh remaja putri, sehingga perlu perbaikan sistem monitoring untuk memastikan tablet benar-benar dikonsumsi secara rutin agar manfaat pencegahan anemia dapat optimal.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Ibu Post Section Caesarea (SC) Dengan Guided Imagery Di Ruang Mawar RSUD Kardinah Kota Tegal Nur Kholifah, Agelina; Siti Haniyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.131

Abstract

Guided imagery merupakan teknik relaksasi yang melibatkan visualisasi tempat dengan situasi tenang dan damai. Teknik ini dapat mengurangi rasa nyeri yang tengah dirasakan oleh pasien dengan mengelola stres yang ditimbulkan oleh rasa nyeri tersebut. Sebagai upaya penanganan dari keluhan nyeri maka diberikan asuhan keperawatan yang dimulai dari pengkajian sampai evaluasi dengan guided imagery. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan nyeri akut dengan guided imagery pada ibu post sectio caesarea. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mengikut sertakan satu ibu post sectio caesarea yang mengalami keluhan nyeri akut. Pada penelitian ini didapatkan data mayor dan minor saat pengkajian. meliputi mengeluh nyeri, tampak meringis, gelisah, bersikap protektif melindungi area nyeri. Melalui data pengkajian diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik (prosedur operasi). Intervensi dilakukan adalah manajemen nyeri dan guided imagery. Implementasi keperawatan dilakukan sesuai pedoman SDKI, SLKI, dan SIKI. Evaluasi yang didapatkan setelah pelaksanaan asuhan keperawatan selama 3 x 24 jam yaitu keluhan nyeri akut teratasi. Kesimpulan dari pemberian guided imagery dapat menurunkan keluhan nyeri pada ibu post sectio caesarea.
Pengaruh Coloading Cairan Kristaloid Terhadap Perubahan Tekanan Darah Dan Heart Rate Pada Pasien Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara Nur Fatichahtus Sa'adah; Danang Tri Yudono; Feti Kumala Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.132

Abstract

Anestesi spinal merupakan teknik umum yang efektif yang memiliki risiko komplikasi seperti hipotensi dan bradikardia. Pemberian cairan kristaloid secara coloading adalah salah satu cara untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh coloading cairan kristaloid terhadap perubahan tekanan darah dan heart rate pada pasien anestesi spinal di RS Emanuel Banjarnegara. Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan didapatkan sampel sebanyak 111 sampel. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret – April. Karakteristik usia sebagian besar responden berusia 26-35 tahun kategori dewasa awal sebanyak 56 responden (50,5%) dengan jenis kelamin yang paling dominan yaitu jenis kelamin Perempuan sebanyak 67 responden (60,4%), status pasien dengan ASA 2 sebanyak 84 responden (75.7%). Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa pemberian coloading cairan kristaloid mencegah terjadinya penurunan tekanan darah (p value 0,000 < 0,05), terjadi kenaikan rata – rata diastolik sebesar 8,73 mmHg dan rata – rata kenaikan sistole sebesar 23,25 mmHg dan terhadap penurunan heart rate (p value 0,000 < 0,05), rata – rata kenaikan heart rate setelah pemberian coloading cairan kriataloid sebesar 11,96 kali per menit pada pasien spinal anestesi di RS Emanuel Banjarnegara. Pemberian coloading efektif dalam menurunkan insidensi kejadian hipotensi dan bradikardi pada pasien spinal anestesi.

Page 11 of 25 | Total Record : 241