cover
Contact Name
Idhoofiyatul Fatin
Contact Email
idhofatin.pbsi@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
stilistika@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 19788800     EISSN : 26141327     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian berupa artikel ilmiah tentang bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit setiap Januari dan Juli dengan nomor P-ISSN 1978-8800 dan E-ISSN 2614-3127.
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
Konflik Sosial dalam Hikayat Patani: Kajian Sosiologi Sastra Islahuddin, Islahuddin; Tawandorloh, Ku-Ares; Chema, Adareena
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.5026

Abstract

ABSTRAKHikayat Patani merupakan hikayat yang menceritakan kerajaan Patani dan konflik yang terjadi dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks-teks yang membicarakan tentang konflik sosial dalam Hikayat Patani dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kualititif. Sumber data penelitian adalah Hikayat Patani. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuwan teori sosiologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam Hikayat Patani, yaitu: 1) konflik internal, di antaranya: a) pembunuhan Sultan Patik Siam; b) pembunuhan Sultan Bahadur; c) pemberontakan sang bendahara; d) pendurhakaan Raja Kali; dan e) pengkhiatan Yang Dipertuan Muda Johor; 2) konflik eksternal, di antaranya; a) penyerangan ke Siam; b) peperangan dengan Palembang; dan c) peperangan dengan Pattalung dan Siam. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam Hikayat Patani sesuai dengan kondisi masyarakat pada waktu teks tersebut diciptakan dan masih diyakini dalam sebagian besar masyarakat hingga saat ini.Kata kunci: konflik sosial, internal, eksternal, Hikayat Patani, sosiologi sastraABSTRACTHikayat Patani is a saga that tells the kingdom of Patani and the conflicts that occur in there. This study is aimed to describe the texts that discussing about social conflicts in the Hikayat Patani by using the literature sociology approach. This research is a qualitative research. The data of the study are texts of the Hikayat Patani. The research instrument is the researcher himself. The data are collected through reading and noting. They are analyzed by using the qualitative descriptive technique with a reference to theory of the literature sociology. The results of the research shows that social conflict in Hikayat Patani, namely; 1) internal conflicts, including: a) the assassination of Sultan Patik Siam; b) the assassination of Sultan Bahadur; c) the rebellion of sang bendahara; d) the rebellion of Raja Kali; and e) the betrayal of Yang Dipertuan Muda Johor; 2) external conflicts, including; 1) attack on Siam; 2) war with Palembang; and 3) wars with Pattalung and Siam. In addition, the result of the research shown that the social conflicts in Hikayat Patani are in accordance with the conditions of society at the time the text was created and are still believed in most societies until this day.Keyword: social conflict, internal, external, Hikayat Patani, sociology literature
Implikatur Konvensional Bermodus Imperatif pada Tuturan Motivasi Merry Riana dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Rahmawati, Defi Putri; Fatin, Idhoofiyatul; Ridlwan, M.
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.5357

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana pada acara Metro Tv I’m Impossible pada bulan Februari dan Maret tahun 2019 yang diunggah di youtube. Selain itu juga mendeskripsikan relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan mengunakan langkah-langkah menganalis data yang meliputi reduksi, penyajian data, penarikan hasil kesimpulan. Berdasarkan hasil pembahasan, diketahui bahwa terdapat tiga jenis implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana, yaitu perintah, ajakan, dan permintaan. Di antara ketiganya, yang paling dominan adalah perintah. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana ini relevan dengan salah satu pokok bahasan untuk mendukung tercapainya KD 3.3., 4.3., 3.4. dan 4.4 yang berkaitan dengan pidato persuasif di kelas IX SMP.Kata kunci: Implikatur,konvensional, imperatif, motivasi  ABSTRACTThis study aims to describe the conventional implications of the imperative mode on Merry Riana's motivational utterances on the Metro TV I'm Impossible program in February and March 2019 which were uploaded on YouTube. It also describes their relevance to learning Indonesian. This study uses descriptive qualitative research methods and uses several steps to analyze data which includes reduction, data presentation, drawing conclusions. Based on the results of the discussion, it was stated that there were three types of conventional implications with imperative modes in Merry Riana's motivational utterances, namely commands, invitations, and requests. Among the three categories, the most dominant is the command. In learning Indonesian, the conventional implication of the imperative mode in Merry Riana's motivational speech is relevant to one of the subjects to support the achievement of KD 3.3, 4.3, 3.4. and 4.4 which related to persuasive speeches.Keyword: conventional implications, imperative, motivation 
Tantangan dan Solusi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Covid-19 Sujinah, Sujinah
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.5444

Abstract

Mata pelajaran  bahasa Indonesia termasuk salah satu mata pelajaran yang diujiannasionalkan, namun nasibnya tidak seperti mata pelajaran yang diujiannasionalkan yang lain, apalagi di sekolah kejuruan. Mata pelajaran ini terkesan tidak penting karena bahasa Indonesia adalah bahasa peserta didik sendiri  dan manfaatnya dipertanyakan. Sementara di beberapa Negara seperti  Kanada, Jepang, Vietnam, Australia, Ukraina, Korea Selatan, Kepulauan Hawaii Amerika, Suriname Amerika Selatan, Thailand, Tiongkok, Maroko bahasa Indonesia dipelajari sebagai bahasa kedua sejajar dengan bahasa Inggris. Asumsi ini dibuktikan di beberapa sekolah kejuruan di Indonesia. Pembelajaran Bahasa Indonesia terkesan tidak menarik, membosankan, tidak ada untungnya, ironisnya siswa merasa kesulitan dalam proses pembelajarannya. Ada apa dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah kejuruan? Pembelajaran Bahasa Indonesia membuat gurunya bersedih karena saat proses pembelajaran merupakan  kesempatan bagi peserta didik untuk istirahat atau tidur. Mengapa hal ini terjadi? Artikel ini bertujuan mendeskripsikan ada apa dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah kejuruan/vokasi, yang dirinci ke pertanyaan-pertanyaan (1) mengapa mata pelajaran Bahasa Indonesia tidak diminati; (2) bagaimana solusi untuk mengatasi agar minat peserta didik terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia muncul?  Jenis penelitian ini kualitatif dengan teknik pengumpulan data  wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi disimpulkan bahwa (1) tidak semua pendidik mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah  vokasi berlatar belakang keilmuan bahasa Indonesia (2) kreativitas  tenaga pendidik  dalam memecahkan persoalan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kurang (pendidik terpaku dengan kurikulum yang ada); (3) rendahnya persepsi peserta didik terhadap pembelajaran bahasa Indonesia.(4) solusi yang ditawarkan antara lain berupa pembelajaran dengan menggunakan teknologi gawai dan internat: membuat video rekaman misalnya rekaman membaca puisi, menulis karikatur untuk materi teks anekdot, dan membuat main mapping untuk materi teks eksposisi. Saran dari hasil penelitian ini diperlukan penataan kembali guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan perlu peninjauan kurikulum Bahasa Indonesia untuk sekolah vokasi dan pembekalan mendesain media pembelajan yang inovatif bagi guru perlu ditingkatkan.
Nilai-Nilai Akhlak dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata Khaerunnisa, Khaerunnisa; Faznur, Lutfi Syauki; Meilinda, Liana
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.5476

Abstract

Moral Values in Guru Aini Written by Andrea Hirata ABSTRAKPenelitian ini berisi tentang nilai-nilai Akhlak Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Nilai akhlak menjadi fokus utama pada penelitian ini karena akhlak merupakan salah satu pondasi dasar dari sifat manusia yang sangat erat kaitannya dengan perilaku manusia dengan Tuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai nilai-nilai akhlak berupa nilai takwa, tawakal, kejujuran, keikhlasan, sabar  dan syukur dari novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Novel tersebut memiliki nilai akhlak yang perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi khazanah keilmuan berkaitan antara agama dan sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis isi. Metode kualitatif ini dapat menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau atau isi komunikasi berupa percakapan, teks tertulis, dan fotografi. Simpulan dari hasil penelitian ini terdapat 6 kutipan dari nilai takwal, 14 kutipan nilai tawakal, 18 kutipan dari nilai kejujuran, 4 kutipan dari nilai keikhlasan, 1 kutipan dari nilai sabar, dan 14 kutipan dari nilai syukur. Kata kunci: Nilai-nilai akhlak, karya sastra, novelABSTRACTThis study contains moral values based on Al-Islam and Muhammadiyah in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The value of akhlak (moral) is the main focus of this research because it is one of the basic foundations of human nature which is very closely related to human behavior with God. This study aims to gain deep understanding of akhlak (moral) values in the form value of piety/morals, resignation/never giving up, honesty, sincerity, patience and gratitude from the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The novel has a moral value that needs to be applied in social life and becomes a scientific treasure related to religion and literature. This research uses qualitative method and content analysis approach, this qualitative method can produce descriptive data in the form of written words or communication content in the form of conversation, written text, and photography. Conclusions from the results of this study there are 6 quotes from the value of piety/morals, 14 quotes from the value of resignation / never give up, 18 quotes from the value of honesty, 4 quotations from the value of sincerity, 1 quote from the value of patience, and 14 quotes from the value of gratitude.Keywords: Akhlak (moral) value, literature, novelThis study contains moral values based on Al-Islam and Muhammadiyah in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The value of akhlak (moral) is the main focus of this research because it is one of the basic foundations of human nature which is very closely related to human behavior with God. This study aims to gain deep understanding of akhlak (moral) values in the form value of piety/morals, resignation/never giving up, honesty, sincerity, patience and gratitude from the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The novel has a moral value that needs to be applied in social life and becomes a scientific treasure related to religion and literature. This research uses qualitative method and content analysis approach, this qualitative method can produce descriptive data in the form of written words or communication content in the form of conversation, written text, and photography. Conclusions from the results of this study there are 6 quotes from the value of piety/morals, 14 quotes from the value of resignation / never give up, 18 quotes from the value of honesty, 4 quotations from the value of sincerity, 1 quote from the value of patience, and 14 quotes from the value of gratitude.
Keberpihakan Penulisan Pelaku Kriminalitas dalam Surat Kabar Harian Pos Kota Edisi 1 Juli 2020 Putra, Aidil Syah; Hartanto, Bagus Hady; Rochmah, Erlina Chamalia
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.5600

Abstract

Criminality Writing Positioning in The Pos Kota Daily Newspaper Edition 1 July 2020ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap dan pandangan penulis terhadap kasus kriminalitas yang terjadi di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pemberitaan mengenai kriminalitas yang terdapat dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 Juli 2020. Penelitian ini menggunakan kajian analisis wacana kritis subjektivitas Theo Van Leeuwen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Sumber yang peneliti gunakan yaitu berita dengan topik kriminalitas yang terdapat dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 Juli 2020. Data penelitian yang peneliti gunakan yaitu enam judul berita yang terdapat dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 juli 2020 dengan topik kriminalitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat enam kutipan teori subjektivitas Theo Van Leeuwen  yang ditemukan dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 Juli 2020, teori tersebut yaitu 1) determinasi, 2) individualisasi, 3) indeterminasi, 4) nominasi-identifikasi, 5) nominasi-kategorisasi, dan 6) penggantian kalimat.Kata kunci: Kriminalitas, Pos Kota, Surat Kabar Harian, Theo Van LeeuwenABSTRACTThis research aims to describe the attitudes and views of the authors in the case of criminality in Indonesia. The research focuses on coverage of crime which is found in the newspaper Kota Pos issue July 1, 2020. This study used a critical discourse analysis of Theo Van Leeuwen's perspective. The type of research used in this study is qualitative research using the content analysis method. The source that the researcher uses is news on the topic of the criminality which is contained in the Pos Kota Daily News Paper Edition 1 July  2020. The research Data that researchers use is the six news headlines which is found in the Pos Kota Daily News Paper Edition 1 July 2020 on the topic of the criminality. Based on the results of the study, it can be concluded that there are six quotations theories in the perspective of Theo Van Leeuwen found in the daily newspaper Pos Kota issue 1 July 2020, the theories are 1) determination, 2) individualization, 3) indexing, 4) nomination-identification, 5) nomination-categorization, 6) replacement of sentence.Keywords: Criminality, Pos Kota, Daily Newspaper, Theo Van Leeuwen
Kuasa Ideologi Organisasi Keagamaan dalam Novel Adam Hawa dan Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya Muhidin M Dahlan Serta Relevansinya pada Bahan Ajar Mata Kuliah Kritik Sastra Afkar, Taswirul; Mardiana, Wiwik
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6401

Abstract

The Power of Religious Organization Ideology in Adam Hawa and Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur Novels Written by Muhidin M Dahlan With The Relevancy in Literary Criticisim Course Teaching Materials ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hegemoni ideologi organisasi keagamaan dalam novel Adam Hawa dan Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M Dahlan (Gus Muh). Hasil identifikasi ini memiliki relevansi dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Kritik Sastra. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Analisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hegemoni ideologi dalam organisasi keluarga dan keagamaan berbentuk patriarki dan materialisme. Oleh karena itu, kedua novel berpotensi sebagai bahan ajar mata kuliah Kritik Sastra pada kompetensi keterampilan umum dan khusus.Kata kunci: Hegemoni, Sastra, Pendidikan ABSTRACTThis research aims to describe ideological hegemony in Adam Hawa and Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur written by Muhidin M Dahlan (Gus Muh). The result of the study has relevance with the learning outcomes of the literary criticism course. This research is qualitative with sociology literature approach. Content analysis is used in the analysis. The result of the research shows that the ideological hegemony in family and religious organization are in forms of patriarchy and materialism. It means that these novels are potential in teaching materials for literary criticism course on both specific and general skill competences.Keywords: Hegemony, Literature, Education
Profil Siswa Retardasi dalam Membaca Puisi (Studi Kasus) Nurhayati, Eni; Wulan, Budhi Rahayu Sri; Ramadhan, Satria Wahyu
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6425

Abstract

The Profil of Retardated Students in Reading Poetry (Case Study) ABSTRAKPenelitian ini bertujuan memaparkan profil siswa retardasi dalam membaca puisi. Siswa retardasi memiliki kesulitan tersendiri dalam membaca. Dalam hal ini khusus pada keterampilan membaca puisi. Siswa retardasi memiliki kesulitan membaca namun tidak sampai tahap disleksia. Fokus pada penelitian ini ialah tentang aktivitas pemerolehan vokal, diftong, konsonan, dan pemerolehan kata. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif jenis studi kasus. Subyek penelitian ini adalah (VK) seorang siswa kelas 5 SD. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tiga kriteria yang diamati yaitu, Vokal, Diftong, dan Konsonan yang terdapat pada fona. Vokal, Diftong, dan Konsonan, anak hanya dapat membaca dengan vokal rendah sampai sedang saja. Yang kedua, anak dapat membaca diftong /ai/dan /au/ dengan benar, namun hanya pada dua suku kata saja, berbeda dengan yang mempunyai beberapa suku kata, anak tidak dapat membacanya dengan benar. Dan memenuhi beberapa kriteria dalam kata. anak dapat membaca vokal /au/, /ai/, dan huruf /ng/ dengan benar, namun hanya pada dua suku kata saja, berbeda dengan kata yang mempunyai 4 suku kata atau lebih, anak masih salah dalam membaca huruf- huruf tersebut. Pada saat anak membaca huruf /ny/ juga anak belum mampu dalam membacanya dengan benar, walau hanya dua suku kata. Dan pada membaca yang mempunyai pola seperti (KVK), (VKK), dan (KVKK), anak juga belum mampu membacanya dengan benar.Kata kunci: Retardasi, vokal, konsonan, diftong, kataABSTRACTThis study aims to describe the profiles of retarded students in reading poetry. Retarded students have their own difficulties in reading. In this case specifically on poetry reading skills. Retarded students have reading difficulties but are not at the dyslexic stage. The focus of this research is on the activity of acquiring vowels, diphthongs, consonants, and word acquisition. This research is qualitative case study type research. The subject of this study was (VK) a 5th grade elementary student. Collecting data using observation, interview, and documentation techniques. Three criteria are observed, namely, Vowels, Diphthongs, and Consonants which contained in phone. Vowels, Diphthongs, and Consonants, children can only read low to moderate vowels. Second, children can read diphthongs /ai/ and /au/ correctly, but only in two syllables, unlike those with several syllables, children cannot read them correctly. Moreover, it meets several criteria in the word. Children can read vowels /au/, /ai/, and letters /ng/ correctly, but only in two syllables, in contrast to words that have 4 or more syllables, the child is still mistaken in reading the letters. When the child reads the letter /ny/, the child is not able to read it correctly, even though only two syllables. And in reading that has patterns such as (KVK), (VKK), and (KVKK), children are also not able to read them correctly.Keywords: Retardation, vowels, consonants, diphthongs, words
Pendidikan Era Kolonial dalam Novel Siedjah Karya Nico Vink (Kajian Sosiologi Sastra) Al Farisi, Tsalits Abdul Aziz
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6472

Abstract

Colonial Era Education in Siedjah Novel Written by Nico Vink (Literarure Sociology Study) ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret pendidikan, fakta sejarah, latar belakang sosial budaya masyarakat, dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Siedjah karya Nico Vink. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis atau analisis isi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode ini menghasilkan data deskriptif berupa data tertulis maupun lisan tentang nilai-nilai pendidikan dalam unsur sosiologi. Metode ini digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen. Dokumen dalam penelitian ini adalah novel Siedjah karya Nico Vink. Dalam hal ini peneliti mendeskripsikan data yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan dalam lingkup sosiologi sastra. Hasil temuan dalam penelitian ini meliputi nilai-nilai pendidikan pada era kolonialisme yang berangkat dari fakta sejarah yang diceritakan ulang oleh tokoh utama Siedjah. Tokoh utama memandang sistem kolonialisme merupakan sistem terpadu yang dilakukan untuk kepentingan tertentu demi menaikkan citra sosial yaitu sebagai kaum pendidik.Kata kunci: Siedjah, Nico Vink, nilai pendidikan, sosiologi sastra, kolonialismeABSTRACTThis study aims to describe the portrait of education, historical facts, the socio-cultural background of the community, and the educational values contained in the novel Siedjah written by Nico Vink. This research is a qualitative descriptive study using content analysis method. The research method used in this research is descriptive qualitative method. This method produces descriptive data in the form of written and oral data about the values of education in sociological elements. This method is used to examine the contents of document. The document in this research is the novel Siedjah by Nico Vink. In this case, the researcher describes the data related to the values of education in the sociology of literature. The findings in this study include the values of education in the colonialism era, which begin from historical facts that are retold by the main character Siedjah. The main character views the colonialism system as an integrated system carried out for certain interests in order to raise the social image, namely as educators.Keywords: Seidjah, Nico Vink, Education Values, Sociology of Literature, Colonialism
Pengembangan Model Aktualisasi Kepramukaan pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Irfandi, Achmad; Yulianto, Bambang; Mintowati, Maria
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6561

Abstract

Development of Scouting Actualization Model in Indonesian Language Learning in Senior High SchoolABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Model Aktualisasi Kepramukaan. Model Aktualisasi Kepramukaan hadir dalam Permendikbud nomor 63 tahun 2014 tentang Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan yang memuat integrasi muatan KI 1 hingga KI 4 dalam kegiatan Kepramukaan.  Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan validasi menggunakan instrumen angket kepada beberapa validator ahli. Selain itu, dalam penerapannya juga diukur keefektifan dan kepraktisannya. Kevalidan model ini mendapat nilai 87% (berkategori sangat baik). Penelitian ini menemukan bahwa model aktualisasi kepramukaan dapat menghasilkan pola belajar yang berbeda dan tidak membosankan bagi siswa. Model ini juga memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa.Kata kunci: Aktualisasi, Bahasa, Siswa SMAABSTRACTThis study aims to develop Indonesian language learning using the Scouting Actualization Model. The Scouting Actualization Model is in Permendikbud number 63 of 2014 concerning Scouting Education Compulsory Extracurricular which includes the integration from KI 1 to KI 4 content in Scouting activities. This research applies qualitative methods with validation using a questionnaire instrument to several expert validators. In addition, its effectiveness and practicality are also measured in its application. The validity of this model gets a score of 87% (categorized as very good). This study found that the scouting actualization model can produce different learning patterns and is not boring for students. This model also provides meaningful learning for students.Keywords: Actualization, Language, Senior High Schol Student
Kearifan Lingkungan Masyarakat Alor dalam Novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur Karya Dyah Prameswarie Jannah, Qhothrun Nadaul; Anggraini, Purwati
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6630

Abstract

Alor Community Environmental Wisdom in Swarna Alor Novel: Impian di Langit Timur Written by Dyah Prameswarie ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan manusia dengan alam ditinjau dari nilai-nilai kearifan lingkungan serta upaya menyeimbangkan lingkungan alam yang dilakukan tokoh dalam novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur karya Dyah Prameswarie. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini meliputi kutipan terkait hakekat hubungan antara manusia dengan lingkungannya yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data dari novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) sikap tanggung jawab moral terhadap alam yang dimiliki oleh masyarakat Alor yang selalu taat terhadap aturan, tradisi, dan adat dari nenek moyang terdahulu, (2) sikap solidaritas terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh Pak Libana guna mempertahankan tradisi leluhur dan ekosistem alam, (3) kasih sayang dan kepedulian terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh utama dengan ikut menjadi anggota Green World, dan (4) sikap tidak mengganggu kehidupan alam masyarakat Alor dan selalu taat pada aturan untuk tidak semena-mena memperlakukan alam.Kata kunci: Kearifan, Lingkungan, Alam Masyrakat AlorABSTRACTThis study aims to describe the relationship between humans and nature in terms of environmental wisdom values and efforts to balance the natural environment by characters in the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur written by Dyah Prameswarie. This type of research is qualitative research with a descriptive data approach. The data in this study including quotes related to the nature of relationship between humans and their relationship in the form of words, phrases, clauses, and setences. Source of the data from the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Data collection techniques in this study used the reading technique and note-taking technique. The result of study show that the (1) is the attitude of moral resposibility towards nature that is owned by the Alor people who always obey the traditional and customery rules of their previous ancestors, (2) the attitude of solidarity towards nature owned by Pak Libana figures in order to maintain ancestral traditions and natural ecosystems, (3) affection and concern for nature that are owned by the main by being a member of Green World, and  (4) the attitudes of not disturbing the natural life of Alor people and always obey the rules not to treat nature arbitrarily.Keywords: Wisdom, Environment, Nature of Alor Community