cover
Contact Name
Majalah Sainstekes
Contact Email
majalah.sainstekes@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
majalah.sainstekes@yarsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian Universitas YARSI, Jl. Letjen Suprapto Kav. 13 Cempaka Putih,Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Sainstekes
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 20856237     EISSN : 26856794     DOI : -
Majalah Sainstekes / Sainstekes Magazine is a peer-reviewed and open access journal that focuses and promotes the results of research in medicine, economics, law, psychology and technology.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025" : 8 Documents clear
Peran Pemerintah Daerah Dalam Implementasi Hak Kekayaan Intelektual Guna Melindungi Dan Mempromosikan Batik Banten Purwaningsih, Endang; Santosa, Irwan; Salim, Nabila
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.4620

Abstract

This study aims to analyze (1) the role of local governments and related institutions in the area in the implementation of IPR in efforts to promote and protect Banten's special batik; and (2) the implementation of the above stakeholders' roles on Banten batik works and solutions to their constraint factors. This research is included in normative juridical research which emphasizes secondary data supported by interviews with informants. The research results show the role of Local Governments and Related Provincial Offices in Banten in the implementation of IPR in efforts to promote and protect Banten's special batik based on assessments on craftsmen and Banten batik owners needs to be improved as their interests in batik production to upscale. The implementation of stakeholders' roles on Banten batik works and solutions to their constraint factors has been quite good so far, however, the expectations of the artisans need to be enhanced along with the aspirations of Banten batik business actors
Tinjauan Kaidah Fikih Terhadap Hukum Euthanasia Muhamad Muamar; Samudra Prihatin Hendra B; Havidz Cahya Pratama
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.4841

Abstract

Euthanasia merupakan salah satu isu paling kontroversial dalam praktik medis modern yang menimbulkan perdebatan etis, hukum, dan religius. Dari perspektif bioetika, euthanasia sukarela sering dibenarkan dengan alasan otonomi pasien, sementara bentuk non-sukarela dan involunter dipandang problematis karena berpotensi melanggar prinsip keadilan serta membuka peluang penyalahgunaan. Sebaliknya, fikih Islam menolak seluruh bentuk euthanasia aktif karena bertentangan dengan prinsip ḥifẓ al-nafs, salah satu tujuan pokok syariat, meskipun masih membuka ruang diskusi pada penghentian terapi medis yang dinilai tidak lagi bermanfaat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hukum euthanasia dengan menggunakan pendekatan kaidah fikih sebagai kerangka normatif. Melalui telaah literatur terhadap kaidah-kaidah fikih utama, seperti lā ḍarar wa lā ḍirār, al-ḍarar yuzāl, al-masyaqqah tajlib al-taysīr, al-ḍarūrāt tubīḥ al-maḥẓūrāt, dan irtikāb akhaff al-ḍararayn, penelitian ini menemukan bahwa syariat Islam konsisten menolak euthanasia aktif karena mencederai prinsip perlindungan jiwa. Namun, fikih memberikan fleksibilitas dalam bentuk penghentian terapi medis yang tidak efektif, selama tidak dimaksudkan untuk mempercepat kematian. Temuan ini menegaskan bahwa kaidah fikih berfungsi sebagai instrumen ijtihad kontemporer yang relevan dalam merespons problem etika medis modern, sekaligus menjaga keseimbangan antara perlindungan jiwa dan pengurangan penderitaan.
Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Kadar Profil Lipid pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Wijaksana, Mochammad Bunyamin; Weni, Linda
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.4911

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang diakibatkan oleh resistensi insulin dan sering disertai gangguan metabolisme lipid, seperti peningkatan kadar LDL, trigliserida, dan kolesterol total serta penurunan kadar HDL. Aktivitas fisik diketahui berperan penting dalam mengelola kadar profil lipid pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap kadar profil lipid, termasuk kadar LDL, HDL, trigliserida, dan kolesterol total, pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Penelitian ini menggunakan desain pre-test dan post-test dengan pendekatan kuantitatif eksperimental. Sebanyak 24 responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan metode consecutive sampling. Responden mengikuti program aktivitas fisik selama 6 bulan dengan intensitas ringan hingga sedang. Data kadar profil lipid didapatkan melalui data rekam medis pemeriksaan laboratorium sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan kadar LDL (p = 0,001) dan kolesterol total (p = 0,045) setelah intervensi aktivitas fisik selama 6 bulan. Persentase responden dengan kadar LDL optimal (<100 mg/dL) meningkat dari 16,7% menjadi 45,8%, sedangkan responden dengan kadar kolesterol total dalam kategori diinginkan (<200 mg/dL) meningkat dari 58,3% menjadi 83,3%. Sementara itu, peningkatan kadar HDL (p = 0,782) dan penurunan kadar trigliserida (p = 0,564) tidak signifikan secara statistik. Aktivitas fisik teratur dapat menjadi pendekatan non-farmakologis yang penting dalam pengelolaan profil lipid penderita diabetes melitus tipe 2.
Hubungan Status Gizi Berdasarkan Lila Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas X Jakarta Selly, Septina; Winda Puspita Regina Saputri
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.5738

Abstract

Siklus menstruasi terjadi karena permasalahan keseimbangan di antara berbagai hormon seks perempuan. Keadaan seimbang pada hormon-hormon tersebut memunculkan menstruasi yang normal, dengan durasi 4-8 hari, interval antar siklus 24-38 hari, dengan volume darah menstruati < 80 mL per hari, serta tidak menimbulkan nyeri yang mengganggu aktivitas. Berdasarkan data Riskesdas 2018, persentase ketidakteraturan menstruasi pada wanita usia 10-59 tahun sebesar 14,5%. Salah satu hal yang berhubungan dengan gangguan menstruasi adalah status gizi. Status gizi merupakan gambaran tingkat kecukupan gizi individu yang bisa diukur salah satunya dengan lingkar lengan atas (LiLA). Siklus menstruasi sangat dipengaruhi oleh lemak tubuh yang akan berkontribusi dalam pelepasan hormon reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Penetapan sampel penelitian dengan teknik non-probabillity sampling.  Pengamatan dilakukan terahadap 50 mahasiswi yang memenuhi kriteria yang ditetapkan menjadi sampel dalam penelitian ini. Uji statistik dilakukan dengan Chi-Square dan didapat hasil uji dengan p-value <0.05, maka secara statistik terdapat hubungan antara status gizi berdasarkan LILA dengan siklus menstruasi (p=0,009), dan terdapat juga hubungan antara status gizi berdasarkan LILA dengan lama menstruasi pada mahasiswi (p=0,009). Data menunjukkan bahwa status gizi berdasar LiLa pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas X Jakarta, angkatan 2021-2022 lebih banyak mengalami status gizi normal (86 %). Siklus menstruasi lebih banyak mengalami siklus menstruasi yang normal (88 %). Dari analisis Chi-Square dapat dilihat bahwa terdapat hubungan antara status gizi berdasarkan LiLA dengan siklus dan lama menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021-2022.
Analisis Yuridis Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nias Selatan Tahun 2024 (Studi Putusan MK Nomor 184-01-04-02/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024) Muhammad Daffa Bayanaka Yusuf; Lusy Liany; Amir Mahmud
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.5783

Abstract

Pada tahun 2024 terjadi sengketa hasil Pemilihan Umum (PHPU) DPRD Kabupaten Nias Selatan yang berfokus pada perbedaan hasil penghitungan suara di Kecamatan Simuk hingga berujung pada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sengketa dipicu perubahan signifikan dalam rekapitulasi suara yang diduga melanggar prosedur administratif. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan studi putusan untuk menganalisis peran MK dalam memutus sengketa dan mengevaluasi kontribusi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menjaga transparansi dan integritas pemiluu. Putusan MK yang memerintahkan pemungutan suara ulang menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pemilu guna menjamin prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Peran KPU dalam memastikan keabsahan rekapitulasi suara dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum menjadi faktor utama untuk menjaga legitimasi hasil pemilu. MK menjalankan fungsinya sebagai penjaga keadilan dengan mempertimbangkan fakta hukum dan bukti administratif dalam persidangan. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kelembagaan dan profesionalitas penyelenggara pemilu melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengawasan yang lebih efektif, serta pemanfaatan teknologi informasi agar akurasi dan kecepatan proses pemilu terjaga dan potensi sengketa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Masalah Emos-Psikososial pada Remaja Putri di Jakarta Menggunakan Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17) dan Hubungannya dengan Gangguan Tidur Herawaty, Tuty; Sofa Inayatullah; Nur Asiah
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.5813

Abstract

Remaja awal merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah psikososial dan gangguan tidur akibat perubahan biologis, emosional, dan sosial yang cepat. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara masalah psikososial berdasarkan Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17) dan gangguan tidur berdasarkan Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC) pada remaja putri SMP di Jakarta. Studi potong lintang dilakukan pada 70 siswi kelas VII–IX di SMPN 77 Jakarta menggunakan instrument PSC-17 dan SDSC dalam bentuk self-report menggunakan teknik sampling purposive sampling. Analisis deskriptif dan inferensial digunakan untuk mengidentifikasi distribusi gejala serta hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan 17,14% responden memiliki skor PSC-17 bermasalah, sedangkan 22,86% memiliki skor SDSC tinggi. Gangguan Memulai dan Mempertahankan Tidur (Disturbance in Initiating and Maintaining Sleep = DIMS) merupakan prediktor signifikan terhadap skor total SDSC (p = 0,003). Korelasi menunjukkan bahwa remaja dengan kondisi psikososial normal tetap dapat mengalami gangguan tidur, sementara sebagian remaja dengan masalah psikososial memiliki pola tidur normal. Temuan ini menegaskan perlunya deteksi dini dan intervensi berbasis sekolah untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental dan kualitas tidur remaja.
Sodium Imbalance in Children with Tuberculous Meningitis: A Cohort Study Arifianto; Rahayu, Tuty; Banu, Syairah; Fatimatuzzuhroh; Wijaya, Alya Darin
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.5831

Abstract

Tuberculous meningitis (TBM) is a severe form of extrapulmonary tuberculosis caused by hematogenous dissemination of Mycobacterium tuberculosis to the meninges. MTB crosses brain protective barriers, creating subependymal collections known as rich foci. Rupture of these foci triggers severe inflammatory responses and meningitis. TBM carrying substantially high rates of morbidity and mortality. Hyponatremia has been linked with adverse clinical outcomes; although the existing evidence in pediatric population remains inconclusive. A retrospective cohort study was conducted at Pasar Rebo General Public Hospital, Jakarta, Indonesia from January 2021 to March 2024. Children aged 0–18 years hospitalized with meningitis and bacteriologically confirmed tuberculosis wereincluded. A total of 26 childrenmet the inclusion criteria. Hyponatremia was present in 76.9% of patients at initial laboratory assessment and persisted in subsequent evaluations despite corrective measures. The risk of hyponatremia was significantly higher among patients receiving diuretic therapy (RR 1.35; 95% CI, 1.061–1.725). Although hyponatremia was not statistically associated with mortality (RR 1.176; 95% CI, 0.979–1.414; p = 1.000), all deaths occurred exclusively in hyponatremic patients, suggesting its potential prognostic relevance.
Tinjauan Yuridis Terhadap Pemenhuhan Hak Kesehatan Masyarakat Melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Rasyid, Danial
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.5877

Abstract

Kesehatan merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh Pasal 28H Undang-Undang Dasar 1945. Pem,erintah berupaya memenuhi hak tersebut melalui Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, meskipun transformasi regulasi pasca pengesahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan masih menyisakan tantangan pada aspek implementasi, terutama terkait disparitas pelayanan dan prosedur rujukan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan yuridis terhadap pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan serta mengidentifikasi kendala-kendala penghambat pemenuhan hak kesehatan masyarakat secara merata. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif  dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data bersumber dari bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa secara yuridis, istrumen hukum jaminan kesehatan di Indonesia telah berjalan melalui integrasi Undang-Undang BPJS dan Undang-Undang tentang Kesehatan terbaru, namun terdapat kendala pada aspek kepastian hukum , diantaranya: (1) Rigiditas sistem rujukan berjenjang; (2) Kesenjangan sebaran sumber daya manusia kesehatan ; (3) Kendala administratif digital bagi masyarakat kelompok rentan; (4) Pembiayaan Kesehatan, terdapat beberapa kendala yang menyangkut pembiayaan kesehatan di Indonesia.  Diperlukan harmonisasi regulasi operasional agar prinsip portabilitas dan keadilan sosial dalam pelaksanaan sistem jaminan sosial nasional dapat terwujud tanpa diskriminasi layanan

Page 1 of 1 | Total Record : 8