cover
Contact Name
Menati Fajar Rizki
Contact Email
mei.prodihumas@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
communicology@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi
  • http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/communicolo
  • Website
ISSN : 23391480     EISSN : 25809172     DOI : -
Core Subject : Social,
Communicology: Jurnal Komunikasi published by prodi DIII Hubungan Masyarakat UNJ. Starting in 2017, Published 2x year, on July and December.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Kompetensi Komunikasi Pengguna Aplikasi Tinder Sebagai Media Pencari Jodoh di Masa Pandemic Pramistiyani, Aymelia; Oktaviani, Femi
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.02

Abstract

This research is based on the communication competence of Tinder application users. Tinder application as an alternative media in finding a mate during the pandemic. Communication competence or a person's ability to communicate will build a trust in an ongoing relationship, even though this communication only takes place through chat media, it does not hinder the communication undertaken. The foundation in this research is interpersonal communication, interpersonal communication is considered the most effective in changing attitudes, beliefs, opinions and behavior of the communicant. The theory used in this research is Social Penetration Theory. The method used in this research is the researcher uses a qualitative approach with the case study method, the data collection technique in this study is in-depth interviews with Tinder application users. The results of this study that the communication competence of Tinder application users can be seen from how Tinder application users manage emotions in chat rooms, determine message content in responding to chats, and build interpersonal relationships through chat media. From these findings it can be concluded that a relationship can be built from a trust. Trust in communication using Tinder arises because of communication skills in the form of expressions, responses, and personal behavior and clear interpersonal information exchange.
Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Brand Image PT Hijau Indah Selaras Diputri, Adhinda Triana; Afriani, Anindita Lintangdesi
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.03

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi memiliki sejumlah dampak positif, termasuk dalam menciptakan dan meningkatkan brand image suatu produk atau jasa. Hal ini menjadi penting, sebab keberadaan brand image yang baik dan positif pada suatu produk atau jasa dapat mengindikasikan bahwa konsumen termasuk calon konsumen memiliki persepsi dan penilaian yang juga positif pada produk atau jasa yang ditawarkan, termasuk pada perusahaan. Brand image dapat dibangun dan dikuatkan melalui pemanfaatan teknologi informasi, yakni media sosial untuk mengenalkan, memberi pengaruh, menumbuhkan kepercayaan dan persepsi positif, hingga meningkatkan permintaan dan kepuasan pelanggan. Instagram sebagai salah satu media sosial dengan perkembangan yang cukup pesat diketahui dapat dimanfaatkan sebagai media untuk melakukan pemasaran produk atau jasa, termasuk membangun brand image perusahaan. Brand image dan penggunaan media sosial memiliki keterkaitan terhadap upaya pemanfaatan media sosial yang tepat, sehingga fungsi utama sebagai sarana promosi dan pemasaran suatu barang atau jasa dapat dilakukan secara maksimal, dan tercapai peningkatan brand image. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial instagram terhadap brand image PT Hijau Indah Selaras. Penelitian dilakukan secara kuantitatif pada 112 responden, untuk kemudian dilakukan interpretasi dan analisis data. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara media sosial instagram terhadap brand image PT Hijau Indah Selaras
Citra Media Dan Kementerian Kesehatan Dalam Vaksinasi Covid 19 Di Makassar Aulia Riski
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.010

Abstract

ABSTRACT This study aims to identify news regarding Covid-19 vaccination on the media portal detikcom edition 02 November 2021. The four stages of Framing Entman include: Define Problem, Diagnose Cause, Make moral judgment and Treatment recommendation. The framing analysis method used is how the media interpret, understand and frame the reported cases/events. This type of method tries to understand and interpret the meaning of the text naturally by explaining how the media frame the issue. The same event can be designed differently depending on the medium. The results show that Define Problem in the news is related to government policies in cooperating with the public to carry out vaccines, Diagnosis cause is shown in the form of the general public's indifferent attitude in responding to the Covid-19 pandemic prokes and vaccinations, Make moral judgment in the form of affirmation that the vaccination is a The important thing in suppressing the corona outbreak, and the treatment recommendation offered is that the government equips the media to report news on how important the Covid-19 vaccination is. Media as a means of forming an image, image is very important because the image can change the mindset of the audience about something. If an institution has a positive image then the public's mindset about the institution is also positive, but if the image that arises from the institution is negative then the mindset that appears in the community will also be negative. There are so many parties who use broadcast media as a means to raise a person's good name or image, with a specific purpose. So that online media is a public space that is considered important as a reference in improving people's information literacy, so that the news is expected to be more objective and educational. Keywords: Covid-19 Vaccination; Framing; News ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemberitaan mengenai vaksinasi Covid-19 di portal media detikcom edisi 02 november 2021. Empat tahap Framing Entmant mencakup: Define Problem, Diagnose Cause, Make moral judgment dan Treatment recommendation. Metode analisis framing yang digunakan adalah bagaimana media memaknai, memahami dan membingkai kasus/peristiwa yang diberitakan. Jenis metode ini mencoba memahami dan menafsirkan makna teks secara alami dengan menjelaskan bagaimana media membingkai isu. Acara yang sama dapat dirancang secara berbeda tergantung pada media. Hasil penelitian menunjukan bahwa Define Problem dalam pemberitaan berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam menggandeng para masyarakat untuk melakukan vaksin, Diagnose cause ditunjukkan dalam bentuk sikap acuh para khalayak umum dalam menanggapi prokes dan vaksinasi pandemi Covid-19, Make moral judgment dalam bentuk penegasan bahwa vaksinasi tersebut merupakan hal penting dalam penekanan wabah corona, dan treatment recommendation yang ditawarkan adalah pemerintah membekali media untuk memberitakan pemberitaan seberapa penting vaksinasi covid-19 tersebut. Media sebagai sarana pembentuk citra, citra merupakan hal yang sangat penting dikarenakan citra dapat mengubah pola pikir khalayak tentang suatu hal. Jika suatu lembaga memiliki citra positif maka pola pikir khalayak tentang lembaga tersebut juga positif namun apabila citra yang timbul dari lembaga tersebut negatif maka pola pikir yang muncul dimasyarakat juga akan negatif. Banyak sekali pihak-pihak yang menggunakan media penyiaran sebagai sarana mengangkat nama baik ataupun citra seseoarang, dengan tujuan tertentu. Sehingga media online merupakan ruang publik yang dianggap penting sebagai rujukan dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat, sehingga pemberitaannya diharapkan agar lebih objektif dan mendidik. Kata Kunci: Berita; Framing; Vaksinasi Covid-19
Komunikasi Budaya K-Pop Masyarakat di Kampung Bali, Harapan Jaya, Bekasi Di Era New Normal Edison Hutapea; Yuli Marlina
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.06

Abstract

Popular culture is a pattern of behavior that is preferred by most people. Appearance and style have become more important than morality, so the values of good or bad have been melted and overturned. Signs of the rapid influence of popular culture can be seen on consumptive Indonesian society. This happened due to foreign popular culture makes a person unaware of what is happening at that time. The researcher uses the hypodermic needle theory of communication in this study. Regarding the use of this theory is a process such as a mechanically rotating conveyor belt with clear elements, there are; a) the source (mediator), b) message (communicant), c) channel ( media), d) receiver (audience), and e) feedback (effect). In other words. This research used qualitative research procedure that produces descriptive data in the form of words, written or spoken words of people and observable behavior. By helping of social media, it has resulted in the dissemination of information about Korean culture in society, in this case a lot of people become fans of Korean culture for entertainment or to fill their spare time. Interaction between friends affects are able to spread the Korean culture, the interaction that occurs made people want to know more deeply and created a new sense of curiosity about Korean culture. With the existence of Korean culture, it also helps the community to survive through the crisis period that was occurred during pandemic.
Literasi Media Sosial Pemberitaan Covid-19: Perspektif Generasi Z Kota Bandar Lampung Eni Amaliah; Umi Rojiati; Nadya Nasution; Ade N Istiani
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.07

Abstract

ABSTRACT Media literacy is an ability that not only involves the ability to use ICT (Information, Communication and Technology), but also the ability to socialize and have attitudes, think critically and creatively as digital competencies. This study aims to find out whether social media literacy about covid 19 news in Bandar Lampung city can influence the perception of generation Z people so that there is a change in attitude. The research method used is a descriptive qualitative method with observation and dissemination of questionnaires. The data that has been collected is calculated in the form of a percentage which is intended to find out the status of something that is presented and presented in the form of a percentage and then interpreted into qualitative sentences. The results of this study show that media literacy about Covid-19 news has a positive effect on public perceptions in forming attitudes, this result is supported because Generation Z of Bandar Lampung City has technological capabilities and is digitally proficient in social media. . Keywords: Gen-Z Perspective; Media Literacy; Sense Extension Theory ABSTRAK Literasi media merupakan kemampuan yang bukan hanya melibatkan kecakapan menggunakan TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi), melainkan juga kemampuan memiliki sikap dan bersosialisasi, kritis dalam berpikir dan sebagai kompetensi digital dapat kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah literasi media sosial tentang pemberitaan Covid 19 di kota Bandar Lampung mampu mempengaruhi persepsi masyarakat generasi Z sehingga terjadinya perubahan sikap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan observasi dan penyebaran angket. Data yang telah terkumpul disajikan dengan bentuk presentase bertujuan untuk mengetahui status yang dipresentasekan dan disajikan berwujud presentase kemudian ditafsirkan menjadi kalimat yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Literasi media tentang pemberitaan Covid 19 berpengaruh positif terhadap persepsi masyarakat dalam pembentukan sikap, hasil ini di dukung karena Generasi Z Kota Bandar Lampung memiliki kemampuan teknologi dan cakap digital dalam media sosial. Kata Kunci: Literasi Media; Perspektif Gen-Z; Sense Extention Theory
Difusi Inovasi Program Digital Payment di Desa Kanekes Baduy Saidah, Musfiah; Trianutami, Hilda; Amani, Fidya Sukma
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.01

Abstract

Manusia sebagai bagian dari masyarakat memiliki kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial. Munculnya Industri 4.0 mengharuskan penggunaan teknologi secara maksimal. Kini berbagai aspek kehidupan masyarakat termasuk kegiatan ekonomi juga mulai bergeser menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Salah satu kegiatan ekonomi berbasis digital yang kini banyak digunakan oleh masyarakat adalah pembayaran digital (digital payment). Masyarakat Baduy menjadi salah satu masyarakat yang mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru tersebut. Namun, perubahan tersebut memerlukan suatu pendekatan khusus mengingat masyarakat Baduy masih sangat kental dengan nilai-nilai adatnya. Beberapa dari mereka mengaku sudah terbiasa dengan sistem pembayaran digital. Penyesuaian ini dilakukan salah satunya sebagai upaya memajukan Baduy sebagai desa wisata. Warga asli Baduy diharuskan melakukan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi sehingga dapat memajukan Baduy. Oleh karena itu, untuk melakukan pergeseran terhadap suatu budaya di masyarakat diperlukan adanya sosialisasi inovasi yang akan ditawarkan. Dalam teori difusi inovasi, baru hanya dapat diterima apabila sesuai dengan karakteristik masyarakat. Penelitian ini ditunjang dengan model kualitatif. Pastikan kualitatif dipilih dengan mempertimbangkan objek penelitian, yaitu masyarakat Baduy. Sebagai hasilnya, para pelaku bisnis mencoba mengembangkan usaha dengan pembayaran digital. Beberapa dari mereka bahkan telah menyediakan sistem pembayaran melalui kode QR. Namun, sebagian besar juga mengaku belum terbiasa dengan sistem pembayaran digital dan tetap mengikuti perdagangan melalui transaksi tradisional.
Strategi Employer Branding Pegipegi Life Dalam Mengelola Karyawan Guna Membentuk Citra Positif Michelle Yunita; Prampal Roshan; Felixia Qualimva
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : DIII Prodi Humas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.09

Abstract

Di tengah revolusi digital, perusahaan diharuskan untuk melakukan pembaruan baik untuk kepentingan bisnis maupun bagi sumber daya manusia yang ada didalamnya. Dalam mempertahankan dan memperoleh kandidat terbaik, perusahaan perlu melakukan employer branding untuk memenangkan talent war di antara kompetitor. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana strategi Pegipegi dalam mengelola karyawan, dan membentuk citra positif untuk memiliki daya tawar yang unik melalui kegiatan employer branding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pegipegi telah menjalankan lima nilai esensial yang dimiliki oleh perusahaan. Melalui kelima dimensi employer branding yang diterapkan secara eksternal maupun internal, Pegipegi memanfaatkan tiga platform utama untuk publikasi employer branding di Instagram, Medium, dan LinkedIn. Pegipegi juga sukses membentuk image yang baik di mata publik sekaligus meningkatkan loyalitas karyawan untuk jenjang waktu yang lama.
Transmisi Pesan Dalam Digitalisasi – Analisis Penggunaan Media Sosial Oleh Dokter Tifa Yanuar, Fit; Ekayanthi, Daesy; Marta, Rustono Farady
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.030.08

Abstract

Doctor Tifa is of a social media activist with such high credibility to the point her posts were used by other mass media as a source of information. There was a shocking post regarding Jokowi’s “fake certificates” on October 2022. These posts were the last time Doctor Tifa received her most news exposure and was seen on social media. The research is aimed to identify how Doctor Tifa constructs the “fake certificate” message to the audience and creates a digital phenomenon. The qualitative study uses the Message Transmission Theory by Shannon and Weaver and uses a text analysis of Doctor Tifa’s latest posts on social media. The research data displayed that Doctor Tifa purposefully attempted to defame President Jokowi by constructing “fake certificates” messages on social media. Digital messages are capable of being distributed quickly and widely, which gives birth to a new phenomenon in the digital world. Keywords: Social Media; Message Transmission Theory; Content Analysis; Defamation ABSTRAK Dokter Tifa memiliki salah satu akun media sosial dengan kredibilitas tinggi sehingga banyak media massa menggunakan unggahannya sebagai sumber informasi. Salah satu unggahan Dokter Tifa tentang “ijazah palsu” Jokowi mengguncangkan media massa pada bulan Oktober 2022. Kumpulan unggahan tersebut menjadi kali terakhir Dokter Tifa mendapatkan perhatian media terbanyak dan juga kali terakhir beliau terlihat dalam media sosial. Penelitian ini ditujukan untuk menginterpretasi konstruksi pesan “sertifikat palsu” oleh Dokter Tifa di media sosial. Penelitian kualitatif ini menggunakan Teori Transmisi Pesan oleh Shannon dan Weaver dengan analisis wacana sebagai metode penelitian untuk mengkaji unggahan Dokter Tifa dalam media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dokter Tifa dengan sengaja berusaha untuk merusak citra Presiden Jokowi dengan merancang pesan “ijazah palsu” dalam media sosial. Pesan digital dapat terdistribusi secara luas dalam waktu yang singkat, sehingga unggahan tersebut mampu melahirkan sebuah fenomena dalam dunia maya.
Pengaruh Pemanfaatan Media Komunikasi Televisi terhadap Kinerja Jurnalis di masa Pandemi Covid-19 Hakim, Lukmanul; Putri, Kinkin Yuliaty Subarsa; Agustiningrum, Henny
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.10

Abstract

Wabah virus corona membawa perubahan baru bukan hanya terhadap perilaku manusia namun juga dalam dunia penyiaran khususnya dunia pertelevisian. Peristiwa pandemi Covid-19 memaksa media televisi memanfaatkan aplikasi media komunikasi sosial untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan segera. Teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang begitu pesat ternyata menjadi alternatif untuk menjadi alat publikasi sumber-sumber informasi, baik dari lembaga pemerintah maupun non pemerintah. Pemanfaatan aplikasi ini semakin masif digunakan baik oleh media penyiaran maupun oleh sumber sumber informasi setelah munculnya pandemic Covid-19 dengan diterbitkannya regulasi pemerintah saat pandemi covid-19 yaitu aturan stay at home, work from home, PSBB, menjaga jarak dan terkahir adalah aturan PPKM dalam upaya untuk menekan penyebaran virus corona. Perangkat media penyiaran diintegrasikan dengan aplikasi publik lainnya yakni zoom, youtube, instagram dan twitter. Riset ini dilaksanakan demi mencari tahu seperti apa impact media komunikasi baru di media penyiaran terhadap kinerja jurnalis. Memakai metode riset deskriptif kuantitatif dengan cara pengoleksian data observasi dan penyebaran kuesioner. Sementara penulis menggunakan teori technological determinism. Melalui output riset ini memberitahu ada transformasi yang berlangsung pada dunia penyiaran yakni dalam baik dalam program pemberitaan maupun program dialog yakni tidak perlu menghadirkan para narasumber ke dalam studio. Media televisi memanfaatkan aplikasi zoom untuk tetap bisa menghadirkan prokontra dari narasumber terhadap isu tertentu. Upaya ini dilakukan selain untuk mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, juga untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar turut mensukseskan upaya pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona. Selain perubahan pola siaran, pemanfaatan media komunikasi sosial juga dapat menekan biaya operasional. Yakni media penyiaran membatasi untuk mengirimkan jurnalisnya untuk bertemu narasumber untuk keperluan konfirmasi. Sehingga pilihannya dilakukan dengan mewawancarai melalui aplikasi media komunikasi sosial zoom. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kuat dan signifikan dari media komunikasi terhadap kinerja.
Pengaruh Terpaan Dan Efektivitas Konten Youtube Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Subscribers Akbar Zheldy Abitya; Detty Purnamasari
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.02

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Terpaan (X1) dan Efektivitas (X2) konten Youtube terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Subscribers (Y). Terpaan media adalah suatu perilaku seseorang (audiens) dalam menggunakan media dan efektivitas secara umum menunjukan sampai seberapa jauh tercapainya suatu tujuan yang terlebih dahulu ditentukan. Youtube adalah video online dan yang utama dari kegunaan situs ini ialah sebagai media untuk mencari, melihat dan berbagi video yang asli ke dan dari segala penjuru dunia melalui suatu web. Konten yang digunakan dalam penelitian ini adalah konten Youtube Dokter Tirta dan informasi mengenai kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey yaitu dengan menyebarkan kuesioner menggunakan skala likert kepada subscribers dari Youtube Channel Dokter Tirta. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan rumus Slovin dengan total sampel sebanyak 400 responden. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification. Berdasarkan dari hasil analisis penelitian, (1) variabel terpaan berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi subscribers, (2) variabel efektivitas berpegaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi subscribers, dan (3) variabel terpaan dan efektivitas signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi subscribers. Melalui cara memberikan edukasi serta informasi seputar kesehatan yang diberikan oleh Dokter Tirta serta mengikuti perkembangan kesehatan sampai saat ini, sehingga subscribers tertarik memilih konten Youtube Dokter Tirta untuk memenuhi kebutuhan informasinya mengenai kesehatan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 13 No. 2 Desember 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 13 No. 1 Juli 2025 Vol. 12 No. 2 (2024): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 12 No. 2 Desember 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 12 No. 1 Juli 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 2 Desember 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023 Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022 Vol 10 No 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022 Vol 10 No 1 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 1 Juli 2022 Vol 9 No 2 (2021): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 9 No 2 Desember 2021 Vol 9 No 1 (2021): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 9 No 1 Juli 2021 Vol 8 No 2 (2020): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 8 No 2 Desember 2020 Vol 8 No 1 (2020): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 8 No 1 Juli 2020 Vol 7 No 2 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 2 Desember 2019 Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019 Vol 6 No 2 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 2 Desember 2018 Vol 6 No 1 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 1 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2017): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 5 No 2 Desember 2017 Vol 5 No 1 (2017): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 5 No 1 Juli 2017 Vol 4 No 1 (2016): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 4 No 1 Desember 2016 Vol 3 No 1 (2015): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 3 No 1 Desember 2015 Vol 2 No 1 (2014): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 2 No 1 Desember 2014 Vol 1 No 1 (2013): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 1 No 1 Desember 2013 More Issue