cover
Contact Name
Menati Fajar Rizki
Contact Email
mei.prodihumas@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
communicology@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi
  • http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/communicolo
  • Website
ISSN : 23391480     EISSN : 25809172     DOI : -
Core Subject : Social,
Communicology: Jurnal Komunikasi published by prodi DIII Hubungan Masyarakat UNJ. Starting in 2017, Published 2x year, on July and December.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Analisis Komunikasi Virtual Gamers Mobile Legend Pada Siswa/i SMAN 21 Kota Batam Veronica yourlanda; Cindoswari, Ageng Rara
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.01

Abstract

Di era teknologi yang semakin maju, di mana banyak orang dapat berkomunikasi kapan saja dan di mana saja, serta penggunaan smartphone sudah tersedia,dapat memudahkan siapapun dan kapanpun untuk bisa berkomunikasi dengan orang lainnya, dengan kemudahan teknologi inilah memudahkan para siswa untuk mendownload game yang ada di smarthphone, Mobile Legend merupakan game yang menyediakan fungsi komunikasi yang dapat dilakukan pengguna secara virtual. Dalam permainan ini, komunikasi adalah hal yang paling penting karena membutuhkan interaksi satu sama lain untuk mencapai kemenangan. Komunikasi virtual adalah sarana komunikasi yang melaluinya pesan dikirim dan diterima melalui dunia maya atau yang dikenal dengan dunia maya. Komunikasi semacam ini di abad ini sangat digemari oleh semua orang, karena siapa saja dapat melakukannya di mana saja dan kapan saja, Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap komunikasi virtual pemain game online. Teori yang dianggap penting dalam penelitian ini adalah konsep teori komunikasi virtual. Penelitian tersebut melibatkan tujuh siswa SMAN 21 aktif Di Batam yang bermain Mobile Legends minimal tiga jam sehari. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, dan hasilnya menunjukkan bahwa intensitas komunikasi dalam virtualisasi sangat sering terjadi, dan terjadi perubahan komunikasi seperti berkurangnya komunikasi dengan orang sekitar, komunikasi yang menjadi kasar tanpa disadari akibat dari bermain game online, dan dapat menambah ketagihan dengan membuat siswa menghabiskan lebih banyak waktu didepan layar ponsel, hal ini disebabkan oleh kecanduan dari game Mobile Legends. Kata Kunci: Komunikasi Virtual; Mobile Legend;
Komunikasi Interpersonal Dalam Kesehatan Mental Followers Akun Instagram @Ibunda.Id Aryshinta, Aura Aditra; Ayuningtyas, Fitria; Muqsith, Munadhil Abdul
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.03

Abstract

ABSTRACT Social media is one of the most popular media in Indonesia, including Instagram. Instagram is a social media platform that allows users to upload content such as texts, photos, and videos on the feed, stories, and reels Instagram. Instagram users can communicate with other individuals or organizations by giving likes and comments on photos and videos. However, the messages received can contain something positive or negative that can affect mental health. Mental health disorders can cause uncomfortable feelings such as feeling guilty, anxious, afraid, or comparing oneself to the content displayed on social media. This article explains the results of research on the phenomenon of increasing mental health problems in the productive age group. The effort made to address this issue is by providing information and communication about mental health on social media, including Instagram. This research aims to measure interpersonal communication related to mental health on the Instagram platform using the encoding-decoding theory. The method used is qualitative descriptive by conducting interviews with 6 active followers of the @ibunda.id Instagram account. The results show that there is a difference in how followers interpret the information and communication presented in the content on the account, some followers accept all the information presented, and other followers have a different opinion about the meaning of the information presented. Keywords: Encoding-Decoding Theory; Interpersonal Communication; Mental Health ABSTRAK Media sosial adalah salah satu media yang sedang populer di Indonesia, termasuk Instagram. Instagram adalah media sosial yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah konten-konten berupa teks, foto, dan video di feed, stories dan reels Instagram. Pengguna Instagram dapat berkomunikasi dengan individu atau organisasi lain melalui memberikan like dan komentar pada foto dan video. Namun, pesan yang diterima dapat berisi sesuatu yang positif atau negatif yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. Kesehatan mental yang terganggu dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman seperti merasa bersalah, cemas, takut, atau membandingkan diri sendiri dengan konten yang ditampilkan di media sosial. Artikel ini menjelaskan hasil penelitian tentang fenomena meningkatnya masalah kesehatan mental pada kelompok usia produktif. Upaya yang dilakukan untuk menangani masalah ini adalah dengan memberikan informasi dan komunikasi tentang kesehatan mental di media sosial, termasuk Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur komunikasi interpersonal terkait kesehatan mental di platform Instagram menggunakan teori encoding-decoding. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara terhadap 6 orang followers aktif akun Instagram @ibunda.id. Hasilnya menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam cara followers menafsirkan informasi dan komunikasi yang disampaikan konten-konten di akun tersebut, ada followers yang menerima semua informasi yang disajikan, dan followers lainnya memiliki pendapat yang berbeda tentang makna informasi yang disampaikan. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal; Kesehatan Mental; Teori Encoding-Decoding
Peran Aplikasi Tiktok Dalam Mengedukasi Bahasa Isyarat Melalui Komunikasi Formal Informal Dan Simbolik Dian Faradilla, Norma; Purnamasari, Detty
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.06

Abstract

Aplikasi TikTok mengalami peningkatan jumlah pengguna aktif di Indonesia dari tahun 2020 setelah adanya pandemi. Hal ini menjadikan aplikasi TikTok sebagai media alternatif masyarakat untuk memperoleh hiburan dan dimanfaatkan sebagai media bagi para pengajar dalam memberikan edukasi. Rezki Achyana merupakan salah satu pengajar Bahasa Isyarat yang memanfaatkan media sosial TikTok sebagai wadah untuk mengedukasi dengan akun @rezkiachyana. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Peran Media Sosial Tiktok Akun Rezki Achyana dalam Mengedukasi Bahasa Isyarat Bersama Teman Tuli. Pada penelitian ini menggunakan pola komunikasi formal, informal dan simbolik dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan alat pengambilan data melalui wawancara online. Sumber penelitian ini dengan mengambil 5 orang informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun key informan yaitu narasumber teman tuli pada akun TikTok Rezki Achyana dan Juru Bahasa Isyarat selaku teman dengar. Teori yang digunakan yaitu Teori Persamaan Media dan Teori Determinisme Teknologi. Hasil dari penelitian ini akun TikTok Rezki Achyana memiliki peran yaitu Pertama, media sosial TikTok Rezki Achyana dapat dijadikan sebagai media untuk menyalurkan informasi tentang Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) kepada semua pengguna TikTok. Kedua, sebagai media memperkenalkan budaya tuli. Ketiga, sebagai media promosi kelas Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) yang diadakan oleh Para Kerja. Keempat, menjadikan media untuk mencurahkan isi hati. Kelima, sebagai media untuk bersosialisasi bagi teman tuli dan teman dengar.
Strategi Humas Pemerintah Dalam Pengelolalan Managemen Isu Di Era Post Truth Rachmawati, Farikha
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.08

Abstract

Humas pemerintah melakukan manajemen isu sebagai strategi responsif untuk mengelola isu-isu pemerintah sebagai perencanaan krisis untuk menghindari rencana kontijensi di era post truth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan isu yang responsif yang dilakukan oleh humas pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika selaku humas pemerintah dan Deputi IV Kantor Staf Presiden menerapkan strategi agenda building dalam produksi narasi pemerintahan. Sesuai dengan teori Agenda Building & Information Subsidies, humas pemerintah menggunakan strategi khusus untuk mempengaruhi persepsi positif masyarakat terhadap pemerintah. Mulai dari proses perencanaan yang dilakukan tim krisis, koordinasi isu penajaman isu, pembuatan strategi komunikasi, media monitoring, media relation, analisis tone berita, produksi naratif, evaluasi, dan subsidi informasi. Selain itu, GPR menjalankan contingency plan. Penelitian kualitatif deskriptif dilakukan dengan teknik pengambilan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Setelah mewawancarai 21 narasumber, temuan penelitian menghasilkan proposisi, pedoman teknis pengelolaan isu, dan model komunikasi pengelolaan isu, serta mendeskripsikan karakteristik pengelolaan era Jokowi-JK. Strategi utama yang digunakan humas pemerintah dalam isu manajemen adalah menjalin hubungan baik dengan media melalui Forum Merdeka Barat 9. Humas pemerintah memanfaatkan berbagai media untuk memaksimalkan agenda pembangunan, seperti: big data, press conference, website, release , twitter, Instagram, Facebook, YouTube Live Streaming, dan sebagainya. Penggunaan media yang beragam dan kecerdasan buatan merupakan salah satu ciri khas humas pemerintah di era sebelumnya.
Strategi Digital Branding dalam Konten Facebook Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat Andri Saleh; Yanti Setianti
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.09

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan perstatistikan di Jawa Barat. Namun demikian, nama instansi BPS Provinsi Jawa Barat kurang dikenal oleh masyarakat. Akibatnya, masih dijumpai sebagian masyarakat yang menolak didata oleh petugas sensus/survei dari BPS Provinsi Jawa Barat. Hal ini berdampak pada rendahnya response rate kegiatan sensus/survei tersebut dan kualitas data statistik yang dihasilkan. Untuk itu, BPS Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai upaya agar masyarakat Jawa Barat lebih mengenal instansi BPS Provinsi Jawa Barat. Salah satunya adalah dengan melakukan strategi digital branding di media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi digital branding yang dilakukan oleh BPS Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan, dan dokumentasi terhadap Tim Humas BPS Provinsi Jawa Barat. Dari hasil penelitian terungkap bahwa BPS Provinsi Jawa Barat melakukan strategi digital branding melalui platform media sosial Facebook. Platform tersebut dipilih karena Facebook lebih fleksibel untuk konten dengan format yang beragam seperti teks, gambar, video, maupun tautan website. Sedangkan dari sisi konten, BPS Provinsi Jawa Barat membuat kategori konten yang terdiri dari konten rilis data statistik menggunakan infografik, konten edukasi, kuis interaktif, kegiatan kedinasan, dan informasi lainnya. Strategi ini dapat dikembangkan lagi dengan berkolaborasi dengan instansi pemerintah lainnya agar BPS Provinsi Jawa Barat dapat dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat Jawa Barat.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Toko Ritel Melalui Program Sampoerna Retail Community Setiowati, Dyah; Anindhita, Wiratri; Romli, Nada Arina
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.07

Abstract

ABSTRAK Kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi telah membawa perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung lebih memilih berbelanja di toko ritel modern dibandingkan toko ritel tradisional. Salah satu bisnis retail yang kini mulai menunjukkan eksistensinya adalah SRC (Sampoerna Retail Community) yang hadir sebagai program pengembangan bisnis berkelanjutan bagi pemilik bisnis untuk dapat mengembangkan usahanya. One of the important factors in developing a business lies in customer satisfaction which affects the level of sales. Customer satisfaction can be increased through the implementation of marketing communications. This study aims to determine how the influence of the application of marketing communications on customer satisfaction at SRC TRI stores. With quantitative research methods and data collected through questionnaires and processed using the SPSS tool, the conclusions are: 1). Based on the validity test using the KMO test, it shows valid results from both variables. 2). Based on the reliability test with Croncbach Alpha analysis showed reliable results from both variables. 3). Based on the results of the analysis test using Simple Linear Regression to determine the influence relationship between the two variables, it can be concluded that marketing communications have an effect on customer satisfaction at SRC TRI stores. Keywords: Customer Satisfaction; Marketing Communication; Sampoerna Retail Community ABSTRAK Kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi telah membawa perubahan gaya hidup masyarakat yang kini cenderung lebih memilih kebutuhan belanja pada toko ritel modern dibandingkan toko ritel tradisional. Salah satu bisnis ritel yang kini mulai menunjukkan eksistensinya yaitu SRC (Sampoerna Retail Community), hadir sebagai program pembinaan usaha berkelanjutan bagi para pemilik usaha untuk dapat mengembangkan usahanya. Salah satu faktor penting dalam mengembangkan usaha adalah terletak pada kepuasan pelanggan yang berpengaruh pada tingkat penjualan. Kepuasan pelanggan dapat ditingkatkan melalui penerapan komunikasi pemasaran yang tidak terlepas dari elemen bauran promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan komunikasi pemasaran terhadap kepuasan pelanggan pada toko SRC TRI. Dengan metode penelitian kuantitatif dan data dikumpulkan melalui kuesioner serta diolah menggunakan perangkat SPSS, menghasilkan kesimpulan: 1). Berdasarkan uji Validitas menggunakan uji KMO menunjukkan hasil yang valid dari kedua variabel. 2). Berdasarkan uji Reliabilitas dengan analisis Croncbach Alphamenunjukkan hasil yang reliabel dari kedua variabel. 3). Berdasarkan hasil uji analisis menggunakan Regresi Linear Sederhana untuk mengetahui kaitan pengaruh antara kedua variabel, dapat diartikan bahwa komunikasi pemasaran berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada toko SRC TRI. Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan; Komunikasi Pemasaran; Komunitas Ritel Sampoerna
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Akun Instagram @temanbincang.id Terhadap Minat Followers dalam Menggunakan Layanan Kesehatan Mental Wulandari, Galih Tri Handrini; Purworini, Dian
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran melalui akun instagram @temanbincang.id terhadap minat followers dalam menggunakan layanan jasa dengan menggunakan teori S-O-R. Metode kuantitatif eksplanatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada followers pada akun Instagram @temanbincang.id yang ditentukan berdasarkan random sampling, sementara sampel minimal yang didapatkan melalui rumus slovin yaitu 100. Hasil uji hipotesis serta analisis data penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran melalui akun Instagram @temanbincang.id berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat followers dalam menggunakan layanan kesehatan mental. Komunikasi pemasaran mempengaruhi minat followers dalam menggunakan layanan kesehatan mental sebesar 69,4% dan kemudian 30,6%nya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Pengaruh Stres, Konflik Kerja, Dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik UNTIRTA Annisa Hermaliah Putri; Ipah Ema Jumiati; Lubis, Arlaida Nurkhaliza; Devy Elzanila; Iis Kristina; Muhammad Irsyad; Ratna Ayu Sondari; Santikah
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.04

Abstract

ABSTRACT The organization becomes a place where people can develop and learn to achieve the goals of the organization. This research examines the effect of stress, work conflict, and organizational communication on performance at the Sultan Ageng Tirtayasa University Public Administration Student Association. The student association is a student organization that acts as a forum for students to develop themselves, organize, and contribute to society, so it is necessary to overcome and manage stress, conflict, and organizational communication problems effectively to improve organizational performance, strengthen relationships between members, and achieve predetermined goals. This research aims to see the influence between the independent variable on the dependent variable both partially and stimulant (together). This research uses a quantitative correlation method that aims to see the influence between variables and one another. The data used in this study were obtained by distributing questionnaires to internal members of the UNTIRTA Public Administration Student Association using a total sampling technique totaling 48 respondents and the primary data was also supported by literature studies to complete the research. Based on the results that have been analyzed, it is found that the stress and conflict variables both do not affect performance while the organizational communication variable from the research results affects performance. Meanwhile, the contribution made by the independent variables to the performance variable as the dependent variable in this study was 57.5%, while the other 42.5% was influenced by other factors or variables outside this study where these factors or variables were not discussed by the researcher. In addition to aiming to see the magnitude of the influence between variables, researchers hope to contribute to helping to improve overall organizational performance and create a harmonious and better HIMA AP UNTIRTA work environment in the next management period. Keywords: Conflict; Organizational Communication; Stress ABSTRAK Organisasi menjadi sebuah tempat dimana orang-orang dapat berkembang dan belajar guna mencapai tujuan dari organisasi tersebut. Penelitian ini meneliti pengaruh stress, konflik kerja, dan komunikasi organisasi terhadap kinerja pada Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Himpunan mahasiswa merupakan organisasi mahasiswa yang berperan sebagai wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan diri, berorganisasi, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat, sehingga perlu untuk mengatasi dan mengelola stress, konflik, dan masalah komunikasi organisasi secara efektif agar dapat meningkatkan kinerja organisasi, mempererat hubungan antar anggota, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen baik secara parsial maupun simultan (bersama). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi yang bertujuan untuk melihat pengaruh antar variabel satu dengan lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada anggota internal Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik UNTIRTA dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 48 responden dan data primer tersebut juga didukung dengan studi pustaka dalam melengkapi penelitian. Berdasarkan hasil yang telah dianalisis didapatkan bahawa variabel stress dan konflik keduanya tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja adapun variabel komunikasi organisasi dari hasil penelitian berpengaruh terhadap kinerja. Sedangkan kontribusi yang diberikan variabel independen terhadap variabel kinerja sebagai variabel dependen dalam penelitian ini adalah sebesar sebesar 57.5%, sedangkan 42.5% lainnya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain di luar penelitian ini yang dimana faktor atau variabel tersebut tidak dibahas oleh peneliti. Penelitian ini selain bertujuan melihat besarnya pengaruh antara variabel, peneliti berharap dapat memberikan kontribusi dalam membantu meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan dan menciptakan lingkungan kerja HIMA AP UNTIRTA yang harmonis dan lebih baik lagi pada kepengurusan periode selanjutnya. Kata Kunci: Komunikasi Organisasi; Konflik; Stres
Strategi Komunikasi Polda Kepulauan Riau Dalam Menjaga Citra Positif Instansi Abdurrafi, Ammar; Cindoswari, Ageng Rara
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 2 Desember 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMM.1102.08

Abstract

ABSTRACT Not many people realize the importance of having a positive image for individuals, companies, organizations and institutions, both government and non-government. Because other people's judgments and views of us or the organization we are in depend on the image we have. Police agencies are no exception, police agencies at the central and regional levels also expect a positive image, this affects the level of public trust in these institutions. Based on research that was previously found, the Riau Islands Regional Police, including agencies that have a positive image, in 2019 the level of public trust in the Police through 34 Regional Police has a value of 77.36%. This study aims to explore the communication strategy of the Riau Islands Police in maintaining the positive image of the institution, this research was carried out using descriptive qualitative research methods, the respondents in this study were 6 people, the key informants in this study were members of the Riau Islands Police Public Relations Division, as for other supporting informants are journalists, stakeholders, and society. The data in this study were analyzed using the credibility test, transferability test, dependability test and confirmability. The results of this study are that the Riau Islands Police have 3 main strategies in maintaining the positive image of the institution, the first is the general strategy, which is the strategy carried out by public relations like Media Relations, CSR, Campaign, after that the seccond the applied strategy is implementing the strategy from the center, then the follow-up strategy is strengthening member performance. The three strategies are mutually sustainable in the institution's efforts to maintain a positive image. Keyword : CSR; Communication Strategy; Positive Image; Media Relations ABSTRAK Tidak banyak orang yang menyadari pentingnya memiliki citra positif bagi individu, perusahaan, organisasi dan institusi, baik pemerintah maupun non-pemerintah. Karena penilaian dan pandangan orang lain terhadap kita atau organisasi tempat kita bernaung bergantung pada citra yang kita miliki. Tidak terkecuali instansi kepolisian, instansi kepolisian di tingkat pusat maupun daerah juga mengharapkan citra yang positif, hal ini berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap instansi tersebut. Berdasarkan penelitian yang telah ditemukan sebelumnya, Polda Kepulauan Riau termasuk instansi yang memiliki citra positif, pada tahun 2019 tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui 34 Polda memiliki nilai 77,36%. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi Polda Kepulauan Riau dalam mempertahankan citra positif institusi, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, responden dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, informan kunci dalam penelitian ini adalah anggota Bidang Humas Polda Kepri, adapun informan pendukung lainnya adalah jurnalis, stakeholder, dan masyarakat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil dari penelitian ini adalah Polda Kepri memiliki 3 strategi utama dalam mempertahankan citra positif institusi, yang pertama adalah strategi umum yaitu strategi yang dilakukan oleh humas seperti Media Relations, CSR, Kampanye, setelah itu yang kedua strategi terapan yaitu menerapkan strategi dari pusat, kemudian strategi lanjutan yaitu penguatan kinerja anggota. Ketiga strategi tersebut saling berkesinambungan dalam upaya lembaga mempertahankan citra positif. Kata Kunci : CSR; Citra Positif; Media Relations; Strategi Komunikasi
Fenomenologi Persepsi Pelaku Perselingkuhan Undercurrent dalam Pernikahan Analisis Enklarandes Verstehen Ode Arwa, Sadath; Andi Mirza Ronda; Des Hanafi
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 2 Desember 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMM.1102.01

Abstract

ABSTRACT Infidelity has always been an interesting topic to talk about amongst peers or even a viral headline on our social media. This phenomenon is also known as an undercurrent social symptom that is based on emotional connection and leans more on the doers' biological needs. The researcher is interested in finding the perception of the doers of committing infidelity despite their legal status. The research relies on the Phenomenology of Perception and Symbolic Interactionism. Narrations, stories, and wordings are being used as a qualitative analysis of the characteristics of Enklarendes Verstehen which started with silence. Analysis was carried out through an interpretive approach. The informant's status when asked for information was still (husband/wife), had or was still having an affair Silence is crucial and effective in listening and gathering valuable information to reach an understanding of the actions of other people in doing something. The research concludes that the act of infidelity results in the doers having two opposite feelings at the same time; happy yet restless, exciting but feels so challenged and addicted such as the spice of rujak. This is aligned with the phenomenology of communication that there is no conceptual schema besides an experience to reveal the truth than an observation. Keywords: Phenomenology, Perception, Symbolic Interactionism ABSTRAK Hubungan perselingkuhan kerap menjadi topik seru bahkan viral dibicarakan dalam beranda media sosial. Fenomena perselingkuhan ini juga disebut sebagai gejala sosial “Arus bawah” (Undercurrent) yang dilandasi kedekatan emosional dan cenderung berorientasi pada kebutuhan biologis. Peneliti tertarik untuk mengetahui persepsi perselingkuhan bagi pelaku mengingat kebanyakan dari mereka telah menyandang status resmi. Penelitian ini bersandar pada fenomenologi persepsi dan teori interaksi simbolik. Narasi, cerita, kata-kata dan tatanan bahasa digunakan sebagai sumber data kualitatif yang dianalisis dengan karakteristik Enklarendes Verstehen yang dimulai dengan diam. Analisis dilakukan melalui pendekatan interpretif. Status informan saat dimintai keterangan masih berstatus (suami/istri), pernah dan masih melakukan perselingkuhan. Diam adalah cara efektif untuk menangkap pengertian dan pemahaman yang berkaitan dengan orang-orang yang berada dalam pengalaman tertentu sehingga dapat memperoleh nilai dan pengalaman yang berkualitas. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa perselingkuhan memberikan dua rasa yang berbeda dalam waktu bersamaan, senang tetapi tidak tenang, seru dan menantang bahkan menagihkan seperti pedas-pedas rujak. Sejalan dengan apa yang menjadi hakikat fenomenologi dalam komunikasi bahwa tidak ada skema konseptual diluar pengalaman langsung yang memadai untuk menyingkapkan kebenaran, hanya lewat perhatian yang sadar kebenaran dapat diketahui. Kata Kunci:. Interaksi simbolik, Fenomenologi, Persepsi

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 13 No. 2 Desember 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 13 No. 1 Juli 2025 Vol. 12 No. 2 (2024): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 12 No. 2 Desember 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 12 No. 1 Juli 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 2 Desember 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023 Vol. 10 No. 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022 Vol 10 No 2 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 2 Desember 2022 Vol 10 No 1 (2022): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 10 No 1 Juli 2022 Vol 9 No 2 (2021): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 9 No 2 Desember 2021 Vol 9 No 1 (2021): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 9 No 1 Juli 2021 Vol 8 No 2 (2020): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 8 No 2 Desember 2020 Vol 8 No 1 (2020): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 8 No 1 Juli 2020 Vol 7 No 2 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 2 Desember 2019 Vol 7 No 1 (2019): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 7 No 1 Juli 2019 Vol 6 No 2 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 2 Desember 2018 Vol 6 No 1 (2018): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 6 No 1 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2017): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 5 No 2 Desember 2017 Vol 5 No 1 (2017): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 5 No 1 Juli 2017 Vol 4 No 1 (2016): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 4 No 1 Desember 2016 Vol 3 No 1 (2015): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 3 No 1 Desember 2015 Vol 2 No 1 (2014): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 2 No 1 Desember 2014 Vol 1 No 1 (2013): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 1 No 1 Desember 2013 More Issue