cover
Contact Name
Tintin Rostini
Contact Email
jurnalpengabdianalikhlas@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tintin_rostini@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas
ISSN : 24610992     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal UNISKA bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari setiap 2 tahun sekali, Oktober dan April.
Arjuna Subject : -
Articles 459 Documents
PENINGKATAN LITERASI FINANCIAL TECHNOLOGY BAGI SANTRI ZAMAN NOW DAN PENGASUH PONDOK PESANTREN DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI MELALUI PENANAMAN NILAI DALAM KELAS INSPIRASI Fachrurrozie Fachrurrozie; Agus Wahyudin; Ahmad Nurkhin; Hasan Mukhibad
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 3 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.932 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i3.4503

Abstract

Pondok pesantren telah menjadi Lembaga penyelenggara Pendidikan agama yang sangatdibutuhkan oleh masyarakat. Perkembangan di dunia bisnis dan teknologi yang perludipahami oleh santri zaman now adalah financial technology atau lebih akrab dikenaldengan sebutan fintech atau tekfin (teknologi finansial). Fintech telah menjadi pokokbahasan hangat di kalangan masyarakat. Santri tidak boleh bingung tentang fintech. Disamping itu, terdapat term lain yang perlu dipahami oleh santri zaman now, diantaranyastartup, unicorn, blockchain, bitcoin, ecommerce, market place, dan lain sebagainya.Dengan demikian, santri akan mampu memahami fenomena yang berkembang, baikdalam perspektif ilmu agama maupun ilmu ekonomi dan bisnis. Tim pengabdian kepadamasyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang menganggap pentingnyamemberikan pemahaman kepada santri zaman now tentang perkembangan fintechtersebut. Kelas Inspirasi merupakan upaya yang akan dilakukan oleh tim pengabdian.Melalui kelas Inspirasi, santri akan memperoleh pengetahuan, pengalaman, danketerampilan untuk memahami fintech dan perkembangan teknologi lainnya. Melaluikelas Inspirasi, santri juga akan memperoleh pengalaman mengenai ide bisnis danpenanaman nilai “santri” dari pakar dan praktisi. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakandalam dua kali pertemuan. Pertemuan pertama telah dilaksanakan di pondok pesantren AlAsror Kelurahan Patemon Gunungpati Kota Semarang. Materi yang disampaikan adalahperkembangan financial technology dan pentingnya manfaat fintech dan kasus-kasusyang terjadi mengenai pemanfaatan fintech. Pertemuan kedua dilaksanakan di RumahDarin Kelurahan Pakintelah Kecamatan Gunungpati Semarang. Materi yang disampaikanadalah pentingnya kompetensi wirausaha bagi santri zaman now. Peserta kegiatanpengabdian dapat mengikuti dengan baik.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI INTENSIFIKASI BUDIDAYA AYAM PEDAGING DESA HAUR GADING KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Danang Biyatmoko; Tintin Rostini
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.684 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3901

Abstract

Program yang diajukan adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan lahangambut, melalui usaha intensifikasi budidaya ayam pedaging di Desa Haur GadingKecamatan Batang Alai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Kegiatanini bertujuan untuk membantu masyarakat agar mampu melakukan budidaya ayampedaging dengan persyaratan teknis produksi ayam yang baik, sehingga memberikannilai ekonomis yang lebih tinggi dan selanjutnya akan mensejahterakan masyarakatsetempat. Usaha ayam ras pedaging merupakan salah satu jenis usaha yang sangatpotensial dikembangkan. Hal ini tidak terlepas dari berbagai keunggulan yangdimilikinya antara lain masa produksi yang relatif pendek kurang lebih 32-35 hari,produktivitasnya tinggi, harga yang relative murah, dan permintaan yang semakinmeningkat. Melalui program Badan Restorasi Gambut tahun, dilakukan upayarevitalisasi ekonomi masyarakat gambut di Desa Haur Gading dengan pelatihan danpendampingan usaha intensifikasi budidaya ayam pedaging. Kegiatan pelatihan diawalidengan sosialisasi kegiatan, penandatanganan Padiatapa, pelatihan teknis perkandangan,pelatihan teknis bibit ayam pedaging, kegiatan budidaya pemeliharaan ayam pedagingselama 31 hari (panen), pendampingan teknis vaksinasi dan pendampingan pemasaran.Peserta program sebanyak 25 orang. Paket program yang diberikan adalah berupakandang 1 unit ukuran 7 x 17 m, bibit doc ayam 10 boks atau 1000 ekor, pakan 70 sakatau 3500 kg (pakan starter dan finisher), peralatan pakan dan peralatan minum sertapemanas otomatis (gas solek) serta vaksin dan obat-obatan. Juga dilakukanpendampingan selama budidaya pemeliharaan ayam pedaging yaitu pendampinganteknis budidaya, teknis vaksinasi dan pendampingan pemasaran Respons pesertaselama kegiatan dan perangkat desa sangat posistif dan semangat diberikan pelatihandan permodalan dalam bentuk kandang, bibit, pakan dan vaksin. Monev danpendampingan terhadap mereka tetap dilakukan hingga semua kegiatan yang dilakukanpeserta (kelompok) dapat berhasil mengembangkan kegiatan budidaya ayam pedagingdan dapat melaksanakan kegiatan secara mandiri setelah kegiatan berakhir.
PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN KONSEP URBAN FARMING UNTUK MASYARAKAT PERKOTAAN Andi Iva Mundiyah; Ni Made Wirastika Sari; Sharfina Nabilah; Pande Komang Suparyana
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.101 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3890

Abstract

Budidaya jamur bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Iklim negara kita yang panas dengan kelembaban yang cukup tinggi, merupakan kondisi yang ideal bagi tumbuhnya jamur tiram, namun ketersediaan jamur tiram dipasaran khususnya di Kota Makassar belum terlalu banyak dikarenakan masih kurangnya pembudidaya jamur tiram. Jamur tiram yang dijumpai di pusat perbelanjaan di Kota Makassar merupakan jamur yang berasal dari Pulau Jawa sehingga terkadang kondisinya sudah layu, menguning hingga berair. Kondisi ini menyebabkan harga jamur relatif lebih mahal, jika dibandingkan dengan harga jamur di daerah lain (pulau Jawa). Keterbatasan keterampilan dalam membudidayakan jamur menjadi salah satu penyebab terbatasnya persediaan stok jamur dipasar. Di pihak lain, pola pikir masyarakat tentang kegiatan bertani harus di lahan yang luas serta ketersediaan lahan untuk kegiatan budidaya di Kota Makassar mulai terbatas dengan maraknya pembangunan perumahan dan pusat perkantoran, padahal jamur tiram merupakan super food yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Tujuan dilakukannya kegiatan pelatihan ini untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat khusus masyarakat Kota Makassar dalam berbudidaya jamur tiram dengan memanfaatkan keterbatasan lahan atau memanfaatkan pekarangan rumah. Kegiatan menggunakan motede Focus Disscusion group (FGD) berlangsung selama 3 (Tiga) hari dari tanggal 12-15 Januari 2020 bertempat di rumah salah satu anggota masyarakat. Pelatihan budidaya jamur tiram pada hari pertama yaitu persiapan dan pembuatan media tanam jamur tiram, hari kedua kegiatan inokulasi bibit jamur tiram ke media tanam yang telah siap dan hari ketiga evaluasi kegiatan dengan melihat kondisi media tanam jamur terdapat kontaminaasi atau tidak. Hasil kegiatan pelatihan ini sebagian peserta telah paham cara budidaya jamur tiram dengan menghasilkan media tanam jamur tiram yang tidak terkontaminasi oleh jamur lain. Media jamur tiram yang berhasil adalah media jamur tiram yang berwarna putih seperti kapas dan setelah 1 bulan akan keluar jamur tiram yang dikenal dengan pin head.
STRATEGI PENGAJARAN IMMERSION: MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS REMAJA MESJID DESA SEMANGAT DALAM, KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA Hengki Hengki; Ratna Ratna
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 3 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.637 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i3.4508

Abstract

Strategi dan model pengajaran immersion merupakan model pembelajaran bahasa Inggrisyang banyak dipraktekan di negara-negara maju untuk mempercepat penguasaan bahasaInggris siswa dan juga mahasiswa. Dalam rangka mempercepat kemampuan berbicarabahasa Inggris para generasi mudah utamanya remaja mesjid sebagai generasi masa depanbangsa perlu mendapat fasilitas dan motivasi dari orang tertentu seperti pengurus mesjiddan tokoh masyarakat dengan mendatangkan para guru atau Dosen yang mampumengajar keterampilan berbicara dengan menggunakan strategi dan model pembelajaranyang tepat, atraktif, menarik dan disenangi oleh para siswa. Strategi dan model pengajaranyang digunakan oleh para guru atau Dosen bahasa Inggris memiliki peran yang sangatpenting untuk meningkatkan ketertarikan dan kecintaan pelajar berlatih keterampilanberbahasa Inggris.Peningkatan keterampilan berbicara bahasa asing seperti bahasaInggris melalui kegiatan formal terbukti masih sangat jauh dari harapan, begitu pulakegiatan nonformal seperti di lembaga kursus juga belum memberikan hasil yangmemuaskan secara umum karena masih sangat terbatas pelajar yang bisa mengikutikegiatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:faktor ekonomi, faktorkesibukan dengan pelajaran lain, dan faktor motivasi belajar bahasa asing yang tergolongrendah. Factor-faktor penghambat tersebut juga dialami oleh para remaja mesjid yang adadi Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Remaja mesjidtersebut perlu mendapat pelatihan khusus keterampilan berbicara bahasa asing sepertibahasa Inggris agar mereka memiliki daya saing yang tinggi di masa yang akan datang
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI PADAT DENGAN PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI JERUK KALAMANSI SEBAGAI AROMATERAPI DI SMPIT KHAIRUNNAS BENGKULU Dyah Fitriani; Eni Widiyati; Bambang Trihadi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 1 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.187 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i1.3367

Abstract

Sabun mandi adalah senyawa natrium atau kalium dengan asam lemak dari minyak nabati dan atau lemak hewani berbentuk padat, lunak atau cair, digunakan sebagai pembersih dengan menambahkan zat pewangi dan bahan lainnya yang tidak membahayakan kesehatan. Bahan baku utama sabun adalah minyak dan lemak yang direaksikan dengan senyawa alkali sehingga terjadi reaksi saponifikasi atau penyabunan. Agar sabun yang dihasilkan memiliki aroma yang wangi, dapat ditambahkan zat aditif yang berupa minyak atsiri. Minyak atsiri banyak ditemukan pada tanaman, salah satunya adalah jeruk kalamansi. Atsiri yang berasal dari tanaman ini mempunyai sifat sebagai aromaterapi, yang mempunyai efek menenangkan dan berguna bagi kesehatan. Tanaman jeruk kalamansi merupakan tanaman khas provinsi Bengkulu. Oleh karenanya, minyak atsiri yang berasal dari jeruk kalamansi ini akan digunakan sebagai bahan aditif pada pembuatan sabun mandi padat sebagai aromaterapi. Pelatihan pembuatan sabun mandi padat dengan minyak atsiri sebagai aromaterapi telah dilakukan di SMPIT KHAIRUNNAS Bengkulu. Pada pelatihan ini, siswa diberikan teori tentang sabun dan bagaimana proses pembuatannya disertai dengan siswa ikut mempraktekkan pembuatan sabun. Dari kegiatan ini, diharapkan siswa mengetahui dan memahami cara pembuatan sabun mandi padat aromaterapi.
ALTERNATIF MATERIAL BARU PENGOLAHAN DINDING BANGUNAN BERBAHAN ABU BATU DI KELURAHAN TELAGA BIRU KECAMATAN BANJARMASIN BARAT KOTA BANJARMASIN Fitria Handayani; Akhmad Gazali; Ruliana Febrianty; Muhammad Saukani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.765 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.4048

Abstract

Abu batu adalah hasil dari pengolahan batu pecah dengan menggunakan stone crusher. Abu batu saat ini merupakan bahan hasil sampingan dalam industri pemecahan batu yang jumlahnya tidak sedikit. Abu batu diupayakan pemanfaatannya sebagai bahan pengganti pasir karena harganya lebih murah jika dibandingkan dengan pasir. Abu batu dapat digunakan sebagai bahan utama pembuat beton, batako, dan perekat paving maupun sebagai pengisi (filler yang mengisi rongga-rongga kecil pada beton dan membuat beton semakin padat sehingga dapat meningkatkan mutu beton). Penggunaan abu batu dalam industri beton bisa mencapai lebih dari 50% terutama untuk pembuatan conblock, batako, dan gorong-gorong. Manfaat lain dari abu batu yaitu mampu mengikat material lebih baik, menghemat penggunaan semen, mempercepat produksi batako/beton, hamparan lapisan dasar pada pemasangan paving blok dan memperkecil pori conblock.
PEMANFAATAN LIMBAH URINE SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR (BIOURINE) Ilhamiyah Ilhamiyah; Ari Jumadi Kirnadi; Ahmad Yanto; Akhmad Gazali
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.566 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5482

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Fakultas Pertanian  UNISKA  Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Pengabdian kepada Masyarakat  ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada peternak/masyarakat untuk memanfaatan limbah urin sapi menjadi pupuk organik cair, memberikan dasar dan prinsip-prinsip didalam pembuatan pupuk organik cair berbahan baku urin sapi, dan memberikan pola fikir kepada peternak/masyarakat untuk memanfaatkan limbah cair urin sapi sebagai pupuk organik cair yang ramah lingkungan.  Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demostrasi.  Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar dan peserta  sangat tertarik dan antusias  dengan adanya kegiatan ini  terlihat dari banyaknya permasalahan dan pertanyaan yang diajukan  dan keinginan untuk akan menggunakan biourin sebagai pupuk organik cair yang kaya akan unsur N, P dan K. Dengan adanya kegiatan ini peserta termotivasi untuk memanfaatkan limbah urin sapi untuk dijadikan biourin yang sebelumnya hanya dibiarkan percuma sebagai limbah cair yang mengeluarkan aroma tidak sedap dan mencemari lingkungan. Peserta mendapatkan ilmu pengetahuan tentang pembuatan biourin serta prinsip-prinsip  yang harus diperhatikan dalam proses fermentasinya serta cara aplikasinya di lapangan.Kata Kunci : Limbah cair, pupuk organik cair, ramah lingkungan, urin sapi
PEMBINAAN UNTUK PRODUK KOPI HALAL PADA KELOMPOK TANI PANGESTU RAKYAT DESA BARU MANIS KABUPATEN REJANG LEBONG Ghufira Ghufira; Irfan Gustian; Asdim Asdim
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.626 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5366

Abstract

Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu merupakan kabupaten dengan jumlah kebun kopi yang cukup luas. Salah satu kelompok tani yang bertanam kopi dikebunnya adalah Kelompok Tani Pangestu Rakyat yang tepatnya berlokasi di Desa Baru Manis Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong. Selain berkebun kelompok tani ini mengolah kopi hasil panen mereka untuk dijadikan bubuk kopi dan dijual ke daerah sekitarnya. Saat ini produk kopi bubuk dari Kelompok Tani Pangestu Rakyat ini belum mempunyai sertifikat halal. Kelompok tani ini sadar betul mengenai kehalalan suatu produk akan memberikan nilai tambah bagi produknya, karena konsumen dari produk kopi mereka sebagian besar adalah masyarakat muslim. Namun sampai saat ini Kelompok Tani Pangestu Rakyat belum mengetahui proses apa yang harus dilakukan agar produknya bisa disebut sebagai produk halal dan bisa mendapatkan sertifikat halal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi. Melalui kegiatan ini Kelompok Tani Pangestu Rakyat diberikan pengetahuan dan pembinaan berupa materi mengenai produk halal, proses untuk mencapai suatu produk halal, dan alur yang harus dilalui untuk memperoleh sertifikat halal untuk suatu produk. Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yang sudah dituangkan dalam Undang-undang no. 33 tahun 2014 mengenai jaminan produk halal. Undang-undang tersebut menyatakan bahwa semua produk yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal.
IMPLEMENTASI GREEN ECONOMY SEDERHANA DAN PENANGANAN LIMBAH INDUSTRI COR LOGAM UD. SINAR DAHA DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN Rizka Zulfikar; Farida Yulianti; Susila Dewi; Prihatini Ade Mayvita; Azahraty Azahraty; Fanlia Adiprimadana Sanjaya; Syahrani Syahrani; Purboyo Purboyo; Abdurrahim Abdurrahim; Kumara Efrianti
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.439 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5405

Abstract

Industri cor logam selama ini dianggap sebagai usaha yang belum ramah lingkungan, karena masih banyaknya limbah industri ini yang dapat mencemari air dan tanah. Oleh karenanya pelaku usaha di bidang industri cor logam perlu mendapatkan edukasi dan pemahaman tentang bagaimana menerapkan konsep green economy di usaha mereka. Salah satu konsep green economy yang dapat diterapkan di UKM secara sederhana antara lain adalah penanganan limbah baik limbah berupa potongan logam maupun debu hasil produksi. Mitra dari kegiatan adalah UD. Sinar Daha yang bergerak di industri cor logam di Kecamatan Nagara Kabuapaten Hulu Sungai Selatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk diskusi berkaitan penerapan Green Economy di lingkungan industri cor logam. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah agar mitra memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang implementasi green economy di lungkungan usahanya. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan cara penyampaian penanganan limbah hasil produksi berupa potongan-potongan hasil pengecoran dan penanganan debu logam agar tidak mengkontaminasi dan mencemari air dan tanah di lokasi usaha. Potongan-potongan logam masih dapat direcycle dan diolah kembali dengan cara dibersihkan dan dilebur kembali, sedangkan penanganan debu logam diatasi dengan menyalurkan air hasil pembersihan lantai ke kolam filterisasi yang berisikan adsorben berupa tempurung kelapa dan sabut kelapa untuk mengikat komponen logam berat seperti Pb (Timbal) dan Fe (besi) yang masih terkandung di dalam debu logam limbah industri sebelum air hasil pencucian dialirkan ke sungai dan tanah di bawah pabrik. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini adalah mitra memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pengolahan kembali limbah hasil industri baik berupa potongan-potongan logam maupun debu hasil produksi dengan menyediakan kolam filterisasi untuk mengurangi dampak pencemaran logam berat ke tanah dan air.
PELATIHAN HARDINESS SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER TANGGUH (HARDINESS) DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Arsyad; Sulistiyana Sulistiyana
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.276 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5348

Abstract

Pada masa pandemic covid-19 siswa menghadapi pembelajaran jarak jauh. Berbagai permaslahan muncul terutama adanya penurunan prestasi, kebosanan hingga adanya ancaman siswa putus sekolah. Bedasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu karakter yang dapat menguatkan siswa untuk tetap bersemangat dalam menuntut ilmu dimasa pandemic covid-19. Tujuan dilaksanakan kegiatan adalah untuk membentuk karakter tangguh pada siswa SMPN 27 Banjarmasin dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh sehingga mampu lebih stabil dan kuat dalam menyesuaikan diri pada proses pembelajaran yang terdampak pandemic covid-19. Karakter tangguh hadir dengan membawa 3C, yaitu aspek dari hardiness yang berupa tantangan, control dan komitmen. Aspek tersebut mampu membuat siswa lebih kuat dan stabil dalam menghadapi tantangan pembelajaran dimasa pandemik. Lebih kuat dan bersemangat dalam mengejar cita-cita sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi penerus bangsa. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pelatihan yang menekankan pada keterampilan sehingga mampu membentuk karakter tangguh (hardiness). Ppelatihan ini dilaksanakan dalam tiga sesi selama dua hari dengan total waktu 6 jam. Hasil dari pelatihan ini siswa memiliki pemaham mengenai ketangguhan. Mampu membayangkan cita-cita dan menjadi bersemangat untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh walaupun terdapat sejumlah kendala. Selain itu seluruh siswa merasa tertantang untuk melakukan pembelajarn jarak jauh untuk menghasilkan prestasi sebagai upaya untuk meraih cita-citanya.