Articles
459 Documents
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TECHNOPRENEURSHIP UNTUK GURU DAN SISWA PADA SMK GEMA KALIMANTAN KABUPATEN BANJAR
Dwi Retnosari;
Budi Setiadi;
Nadiya Hijriana;
Auliya Rahman
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.753 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5367
SMK Gema Kalimantan adalah salah satu sekolah swasta yang berada di Kabupaten Banjar yang mempunyai beberapa program keahlian. Seiring kemajuan zaman yang selalu berkembang, keterampilan siswa dituntut untuk lebih baik lagi agar bisa bersaing setelah mereka lulus dari sekolah. Salah satunya bekal tentang Technopreneurship, yaitu pemanfaatan dan menggabungkan teknologi untuk menjalankan usaha atau bisnis karena siswa harus diberi motivasi untuk menjadi seorang wirausaha setalah mereka lulus dari sekolah, apalagi di era pandemi covid 19 ini hampir semuanya usaha sudah menggunakan teknologi informasi. Aplikasi E-commerce adalah teknologi yang digunakan untuk menggabungkan teknologi dan usaha. Di tempat ini belum optimal dalam pengembangan teknologi Technopreneurship untuk guru dan siswa, maka dari itu mengadakan pengabdian kepada masyarakat sangat tepat untuk memberikan pelatihan dan motivasi tambahan kepada guru maupun siswa. Saat ini, metode pembekalan keahlian siswa hanya menggunakan cara konvensional yaitu terjung kelapangan, padahal bisa juga dengan menggunakan cara yang lebih modern. Technopreneurship memiliki banyak keunggulan karena menggunakan media internet sehingga jangkauannya lebih luas. Tujuan nya agar siswa melek akan teknologi yang bisa di implementasikan dalam usaha. Manfaat adalah untuk memberikan siswa pembelajaran sehingga bisa digunakan untuk membuat usaha yang digabungkan dalam teknologi. Hasil yang ingin dicapai dalam pelatihan dan pengembangan Technopreneurship ini adalah dengan keahlian yang siswa miliki agar lebih bisa berkembang lagi sehingga teknologi yang digunakan bisa lebih efektif dan efisien dalam menjalankan usaha atau bisnis. Target luaran yang ingin dicapai terbit dalam jurnal.
PEMANFAATAN KEKAYAAN HAYATI LOKAL: TEH FERMENTASI DARI KELAKAI (Stenochlaena palustris) SEBAGAI PRODUK KEWIRAUSAHAAN
Dede Mahdiyah;
Anggrita Sari;
Adriana Palimbo;
Putri Vidia Sari;
Rina Al Kahfi;
Fauzi Nurdin
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.3 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5440
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat beranekargam, salah satunya adalah keanekaragaman hayati. Salah satu provinsi yang memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi adalah di Kalimantan Selatan. Salah satu keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan adalah tumbuhan obat yang berasal dari berbagai daerah, salah satunya adalah tumbuhan kelakai (Stenochlaena palustris). Kelakai merupakan tanaman khas lahan basah (rawa) di Kalimantan Selatan dan ditemukan zat bioaktif utama yaitu quercetin flavonoid yang memiliki efek antiinflamasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk dan menghasilkan mahasiswa wirausaha baru mandiri dengan program Ipteks bagi Kewirausahaan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini meliputi; proses rekrutmen tenant, sosialisasi program, pelatihan kewirausahaan, magang, pendampingan, wirausaha baru mandiri. Diperoleh mahasiswa yang siap untuk menjadi wirausaha baru mandiri yang akan menjalankan wirausaha bidang minuman yaitu teh fermentasi dari tanaman kelakai. Setelah menjalankan kegiatan pelatihan dan magang, mahasiswa siap menjadi tenant baru dengan program yaitu memproduksi teh fermentasi dari kelakai untuk dipasarkan ke lingkungan kampus dan juga ke masyarakat luas melalui media sosial dan aplikasi berbasis web dan android (ibksarimulia). Program ini membentuk mahasiswa memiliki jiwa wirausaha dan mampu menjalankan usaha dengan baik di bidang minuman teh fermentasi dari kelakai.
PARENTING COACHING MENGATASI PROBLEMATIC INTERNET USE DALAM MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA WARGA KOMPLEK KEBUN JERUK PERMAI BANJARMASIN
Sri Ayatina Hayati;
Rudi Haryadi;
Aminah Aminah;
Muhammad Eka Prasetia
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.146 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5349
Selama pandemi Covid-19 berlangsung, pembelajaran secara daring telah dilakukan hampir diseluruh penjuru dunia, namun sejauh ini pembelajaran dengan sistem daring belum pernah dilakukan secara serentak. Orang tua dituntut mampu membimbing anak belajar dari rumah dan mampu menggantikan guru disekolah, sehingga peran orang tua dalam tercapainya tujuan pembelajaran daring dan membimbing anak selama belajar dirumah menjadi sangat penting. Parenting Coaching ditujukan bagi para orang tua yang ingin berperan lebih baik lagi dalam tumbuh kembang anak-anaknya. Problematic internet Use atau problematika penggunaan internet merupakaan permasalahan psikologis yang sedikit banyaknya terkait dengan adiksi internet atau keadaan dimana individu menunjukkan intensitas yang sangat tinggi dalam penggunaan internet sehingga menyebabkan perilaku yang maladaptif. Dalam upaya untuk memberikan layanan yang memperhatikan konteks waktu dan aplikatif terutama di setting Lembaga Pendidikan, maka salah satu layanan konseling yang akan digunakan adalah Parenting Coaching. Permasalahan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Kendala orang tua dalam mendampingi anak belajar daring di masa pandemi covid-19. (2) Kendala orang tua dalam mengatasi Problematic Internet Use atau problematika penggunaan internet. Tujuan dari pelatihan ini meliputi: (1) Memberikan perenting coaching kepada orangtua dalam mendampingi anak belajar daring di masa pandemi covid-19. (2) Memberikan informasi tentang cara mengatasi Problematic internet Use atau problematika penggunaan internet kepada orang tua. Kegiatan ini mempunyai 3 (Tiga) metode dalam pelaksanaan kegiatan yang meliputi sebagai berikut : (1) Parenting Coaching: (2) Demonstrasi: dan (3) Evaluasi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini orang tua anak SD di Komplek Kebun Jeruk Permai Banjarmasin. Pelaksanaan Kegiatan terdiri dari 4 dosen Prodi BK dan 2 Mahasiswa Prodi BK. Gambaran bentuk evaluasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di analisis secara umum gambaran dari tingkat pemahaman orang tua dalam mengatasi Problematic Internet Use atau problematika penggunaan internet sebelum diberikan perenting coaching berada pada kategori rendah dengan perolehan rata-rata 22,6 dan setelah diberikan perenting coaching mengalami kenaikan dengan rata-rata 77,4 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi kenaikan pemahaman orang tua dalam mengatasi Problematic Internet Use atau problematika penggunaan internet sehingga diharapkan dapat mampu di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari apabila mendampingi anak dalam belajar
PENYULUHAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN OBAT DI PEKARANGAN SEBAGAI UPAYA KETAHANAN KELUARGA TERHADAP COVID-19 DI KECAMATAN ALALAK
Muhammad Helmy Abdillah;
Herry Iswahyudi;
Mila Lukmana;
Linda Rahmawati;
Dewi Amelia Widiyastuti;
Zuliyan Agus Nur Muchlis Majid
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (730.75 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5402
Pencegahan dan pengobatan gejala Covid-19 terus diupayakan oleh semua pihak melalui berbagai tindakan, salah satunya mengkonsumsi hasil tanaman yang dikatagorikan sebagai tanaman obat. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan imunitas maupun menyembuhkan gejala yang dirasa menyerupai gejala Covid-19 seperti demam, batuk, bersin, diare serta kelelahan letih dan lunglai. Tingginya minat terhadap hasil dan produk turunan dari tanaman tersebut membuat sebagian produk cukup sulit untuk ditemukan, oleh karena itu perlunya melakukan budidaya secara mandiri untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk yang dijual dipasaran. Kecamatan Alalak juga menjadi wilayah transit yang ingin melakukan perjalanan ke Marabahan, Banjabaru, Banjarmasin dan wilayah Kalimantan Tengah, sehingga mudahnya masyarakat setempat berinteraksi langsung dengan orang dari luar daerah. Oleh karena itu, dengan kondisi yang demikian perlu dilakukan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pemanfaatan pekarangan sebagai tempat bertani sederhana, terlebih meninjau letak Kecamatan Alalak yang menjadi bagian wilayah strategis khusus Provinsi dan mewabahnya pandemi Covid-19 pada wilayah transmisi, guna membangun dan memperkuat ketahanan kesehatan keluarga. Tujuan kegiatan ini untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang teknik budidaya tanaman obat dan menilai kebermanfaatannya melalui metode analisis kualiatif - kuantitatif dengan pengisian angket pra dan pasca kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat respon positif terhadap tingkat pengetahuan dan kebermanfaatan pasca kegiatan.
BLENDED LEARNING: MEMBANTU SISWA SMAN 1 ALALAK, KABUPATEN BARITO KUALA MENGEJAR KETERTINGGALAN MATERI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SELAMA PANDEMI COVID-19
Hengki Hengki;
Ratna Ratna;
Yudha Aprizani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.37 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5441
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan kegiatan pengajaran kepada siswa SMAN 1 Alalak menggunakan strategi blended learning guna mengejar kertinggalan materi pada mata pelajaran bahasa Inggris selama pandemi COVID-19 sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum bisa tercapai, mensosialisasikan strategi pembelajaran berbasis blended learning kepada guru bahasa Inggris dan siswa SMAN 1 Alalak agar mampu menggunakannya dengan baik sehingga kendala dalam proses belajar mengajar dalam jaringan sebagaimana yang terjadi selama pandemi COVID-19 bisa diminimalisir. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa di SMAN 1 Alalak. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode seminar dan praktek. Pada metode seminar, tim pelaksana memberikan materi pada mata pelajaran bahasa Inggris yang dianggap tertinggal selama pandemi COVID-19. Sedangkan pada metode praktek, para peserta diminta untuk berbicara dalam bahasa Inggris pada pertemuan dengan menggunakan platform zoom dan juga dalam video. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah penggunaan strategi blended learning guna mengejar kertinggalan materi pada mata pelajaran bahasa Inggris selama pandemi COVID-19 berjalan dengan baik dan efektif, penggunaan strategi pembelajaran berbasis blended learning kepada guru bahasa Inggris dan siswa di SMAN 1 Alalak tersosialisasikan dengan baik terutama pada peserta kegiatan pengabdian
PENDAMPINGAN MATERI IPA TERPADU UNTUK KOMPETISI SAINS MADRASAH DI MTS MAARIF NU 2 SUTOJAYAN
Marinda Sari Sofiyana
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.481 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5350
MTs Maarif NU 2 Sutojayan Blitar merupakan sekolah yang telah memulai pembimbingan secara intens untuk siswa-siswa unggul di bidang IPA terintegrasi. Pendampingan ini merupakan hasil kerjasama pihak sekolah dengan tim pengabdian. Pengabdian terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pendampingan, dan evaluasi. Persiapan diawali dengan observasi berupa wawancara pada guru. Pendampingan dilakukan intensif setiap hari Senin hingga Jumat selama 2 jam. Setiap pertemuan diisi dengan penguatan materi dan latihan soal. Evaluasi dilakukan bersama guru bidang studi untuk refleksi dan peningkatan kegiatan di pengabdian selanjutnya.
MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH DI MASA PANDEMI COVID-19 DI MTs SALAFIYAH 2 GRESIK
Zahrotus Saidah;
Azizah Giani Rahmah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.557 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5403
Mts Salafiyah 2 adalah salah satu dari sekian banyak Madrasah Tsanawiyah yang terletak di kabupaten Gresik Jawa timur. Selama pandemi covid-19 Mts Salafiyah 2 Gresik melaksanakan kegiatan belajar melalui sistem daring sesuai dengan anjuran dari dinas pendidikan Jawa Timur. Untuk itu, demi mengoptimalkan kegiatan belajar, maka Mts Salafiyah 2 Gresik memanfaatkan aplikasi pendukung seperti classroom, hangoutmeet dan zoom. Dan untuk jadwal kegiatan daring disesuaikan dengan jadwal semestinya. Namun di satu sisi, kegiatan ekstrakulikuler dianulir seperti kegiatan ekstrakulikuler KTI (Karya Tulis Ilmiah). Hal ini menimbulkan dilematis sebab di masa pandemi saat ini siswa dapat memanfaatkan belajar di rumah untuk lebih kritis dan cermat memahami konflik sosial dikerana pandemi. Berlandasan pada kondisi tersebut, penulis beserta mitra, yakni Mts Salafiyah 2 Gresik mengadakan pelatihan KTI dengan harapan siswa memiliki pengalaman, pengetahuan serta teknik menulis KTI yang baik dan menarik. Berdasarkan studi kasus tersebut maka kegiatan pengabdian ini mengambil tema pelatihan penulisan KTI dengan memanfaatkan kondisi pro kontra masyarakat terhadap penanganan pandemi di Indonesia sebagai tema pelatihan. Dengan demikian diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan penulisan KTI ini, siswa MTs Salafiyah 2 dapat memiliki kemampuan dalam menulis karya ilmiah.
LIVING QUR'AN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DALAM PEMBELAJARAN AL-QURAN DARING PERSPEKTIF NEUROSAINS
Rina Sarifah;
Suyadi Suyadi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (476.895 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5345
Pandemi Covid-19 telah memengaruhi banyak kebijakan pemerintah termasuk model pembelajaran dari Mekanisme administrasi hingga sistem komunikasi. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bekerja di rumah, belajar hingga beribadah di rumah. Seluruh tempat yang mengundang banyak massa ditutup. Begitu juga dengan sekolah, sebagai satuan pendidikan, yang otomatis menjadi tempat berkumpul bagi warga yang secara permanen terkena dampak kebijakan untuk mencegah virus COVID-19 berkumpul. Dengan adanya fenomena tersebut maka penulis mengambil sebuah latar belakang mengenai pola belajar mengaji anak selama pandemi covid-19 ini berlangsung. Dengan seluruh kegiatan yang dilakukan di rumah seharusnya tidak menjadikan seorang anak terpuruk dan meninggalkan al-Quran. Namun dengan bimbingan orang tua di rumah seharusnya seorang anak mampu untuk melanjutkan belajar mengajinya di rumah bersama orang tua dan orang-orang terdekatnya di rumah. Perubahan perilaku ini berpengaruh kepada kehidupan sehari-hari menurut neurosains. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan jarak jauh dilakukan pengisian angket untuk mengetahui sejauh mana perilaku seorang anak berubah mengenai pendidikan al-Quran. Karena sejak pandemi covid-19 berlangsung kegiatan Taman Pendidikan Al-Quran ditiadakan sehingga terjadi perilaku belajar al-Quran anak di masa pandemi covid-19 dalam prespektif neurosains yang berubah.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MESIN PEMBAKAR SAMPAH DI DESA SEMANGAT DALAM
Rendi Rendi;
Jainal Arifin;
Firda Herlina;
Sobar Ihsan;
Budi Hartadi;
Muhammad Suprapto;
Muhammad Irfansyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.957 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5442
Sampah menjadi permasalahan utama dalam kehidupan kita sekarang ini, jika sampah tidak dikelola dengan baik makan akan berakibat patal bagi lingkungan. Pengandian kepada masyarakat ini bertujuan unrtuk mengedukasi masyarakat di Desa Semangat Dalam untuk mengelola sampah dengan sistem membakar sampah tanpa asap. Metode yang digunakan adalah 1). membuat alat pembakar sampah tanpa asap 2). Sosialisasi metode ini dilakukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai alat pembakar sampah tanpa asap. Hasil pengabdian kepada masyarakat alat pembakar sampah tanpa asap terdiri dari komponen utama tungku pembakaran sampah, saluran asap menuju filter, dan nozel saprai. Dalam sosialisainya Jumlah kehadiran peserta yang hadir sesuai dengan yang diharapkan yaitu berjumlah 15 peserta, peserta antusias mengikuti kegiatan hingga akhir dan aktif bertanya saat sesi diskusi dan tanya jawab dan Ada beberapa peserta ingin membuat alat pembakar sampah di rumahnya masing-masing.
PELATIHAN PEWARNAAN KAIN DENGAN TEKNIK JUMPUTAN UNTUK ANAK-ANAK UPTD PANTI SOSIAL PERLINDUNGAN ANAK DHARMA SAMARINDA
Dita Andansari;
Etwin Fibrianie
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (476.951 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5365
Anak-anak yang diasuh dalam panti asuhan adalah salah satu khalayak sasaran yang perlu untuk dibekali keterampilan guna dapat berkontribusi juga dalam industri kreatif mengingat di masa depannya mereka harus dapat menghidupi diri sendiri karena sebagian besar dari mereka sudah tidak mempunyai orang tua kandung yang dapat membimbing dan memberikan bantuan keuangan kepada mereka. Salah satu solusi yang diberikan adalah pelatihan pewarnaan kain menggunakan teknik jumputan sebagai salah satu bekal usaha. Belum pernah ada yang melakukan pelatihan pewarnaan kain dengan teknik jumputan untuk anak-anak UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma Samarinda. Pewarnaan jumputan pada kain dapat dijadikan sebagai produk fesyen dan menurut penelitian bahwa Pengembangan Industri Fesyen Sebagai Industri Kreatif Unggulan Untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi Indonesia, menyimpulkan bahwa Industri fesyen adalah potensial dan menjadi unggulan bagi penyumbang PDB Indonesia dan sebagai penyedia lapangan kerja yang potensial sebagai solusi mengatasi jumlah pengangguran di Indonesia.(Riana,2012). Tahapan dalam pembuatan kain dengan pewarnaan teknik jumputan adalah sebagai berikut : Pelipatan kain, Pengikatan kain, Pencelupan zat pewarna, Pembukaan ikatan kain, Penjemuran,Kain jadi. Peserta yang mengikuti pelatihan sejumlah lima belas orang dengan umur sekitar 6 sampai dengan 17 tahun baik yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Peserta mengikuti pelatihan dengan semangat dan sudah menunjukkan bisa menghasilkan kain dengan teknik pewarnaan jumputan. Kegiatan pelatihan ini sudah dimasukkan beritanya ke surat kabar Samarinda Pos terbit pada Hari Selasa, 10 November 2020