cover
Contact Name
Nafiah Solikhah
Contact Email
nafiahs@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmstkik@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
ISSN : 25796402     EISSN : 25796410     DOI : -
Jurnal ini memuat artikel ilmiah dalam bidang Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setiap artikel yang dimuat telah melalui proses review. Jurnal Muara diterbitkan dalam rangka mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di tingkat Nasional. Jurnal Muara ini juga dapat menjadi wadah publikasi bagi para mahasiswa (S1, S2 maupun S3) dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (DPPM - UNTAR).
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
ANALISIS PENGARUH OPENING PELAT LANTAI TERHADAP MOMEN LENTUR DAN PERALIHAN HORISONTAL DINDING DIAFRAGMA PADA KONSTRUKSI TOP DOWN DENGAN PROGRAM PLAXIS 3D DAN ETABS tan, miciel
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1482

Abstract

Metode konstruksi top down adalah salah satu metode yang sedang berkembang akhir-akhir ini untuk mengendalikan peralihan horisontal dari galian dan meminimalisasi dampak terhadap bangunan dan fasilitas eksisting disekitarnya. Metode konstruksi top down adalah metode menggali dan membangun struktur bawah dari atas ke bawah dengan pelat lantai dasar dikerjakan pertama kali sebagai pelat atas dari galian. Pelat lantai sebagai penahan lateral dinding diafragma selama galian berlangsung. Pada metode top down, opening pelat lantai diperlukan untuk akses pelaksanaan pekerjaan galian. Opening pada pelat lantai mengurangi kekakuan pelat lantai sebagai sistem penahan lateral pada dinding diafragma yang dapat mengakibatkan momen lentur dan peralihan horisontal yang besar dari dinding diafragma. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan dinding diafragma dengan berbagai variasi penahan lateral berupa pelat lantai. Pemodelan dilakukan dengan bantuan program Plaxis 3D Foundation diverifikasi dengan memasukan beban lateral tanah dan spring ke dalam program Etabs 9.7.0. Dari hasil pemodelan tersebut, didapatkan peralihan horisontal terbesar terjadi pada dinding diafragma tanpa pelat lantai dan terdapat perbedaan posisi dan nilai momen lentur maksimum dinding diafragma antara kedua program tersebut walaupun ada kemiripan bentuk momen lentur dinding diafragma. Kata-kata kunci:dinding diafragma, top down, momen lentur, peralihan horisontal, spring.
ANALISIS RISIKO INVESTASI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG PERKANTORAN Huwae, Hizkia; Santoso, Iwan B.; Setiadi, Mark
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1476

Abstract

Gedung perkantoran adalah salah bentuk properti komersial yang pengembangannya cukup pesat dilakukan di Jakarta khususnya di kawasan pusat kegiatan bisnis (CBD). Sebagai sebuah proyek, pengembangan gedung perkantoran tentunya dihadapi dengan berbagai ketidakpastian yang merupakan sumber risiko. Analisis risiko menjadi perlu dalam studi kelayakan, khususnya pada saat studi kelayakan finansial karena ketidakpastian pada pendapatan maupun biaya konstruksi selalu hadir. Studi ini bertujuan untuk melakukan studi kelayakan finansial pada suatu proyek gedung perkantoran strata di Jakarta dan melakukan analisis risiko menggunakan Metode Simulasi Monte Carlo yaitu simulasi yang mempertimbangkan distribusi probabilitas pada variabel yang telah ditentukan ke dalam suatu model, yang pada penelitian ini adalah Model Arus Kas Terdiskonto (Discounted Cash Flow, DCF). Hasil penelitian menunjukan bahwa kesimpulan kelayakan yang dihasilkan oleh analisis keuangan dengan Metode Arus Kas Terdiskonto memiliki p-value sebesar sekitar 67%. Dari analisis sensitivitas, diketahui bahwa harga jual memiliki dampak dua kali lebih besar terhadap NPV dan IRR dibandingkan biaya konstruksi.
MODEL TATAKELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PENDEKATAN MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY PADA INDUSTRI TEKSTIL Witanti, Wina; Renaldi, Faiza
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.390

Abstract

Peran Teknologi Informasi (TI) dalam organisasi akan optimal jika penerapan TI dikelola dengan baik. Pengelolaan yang baik dapat dipastikan dengan menilai kesesuaian antara penerapan TI dengan kebutuhan bisnis organisasi. Analisis pada penelitian ini dilakukan dengan membuat kuisioner berdasarkan standar Malcolm Baldridge National Quality (MBNQ) untuk peningkatan kualitas mutu total sebuah organisasi. Industri tekstil yang dimaksud pada penelitian ini adalah UMKM fashion di Cimahi yang ditinjau aktivitas pemanfaatan teknologi informasinya. Berdasarkan aktivitas tersebut dapat dibuatkan pencapaian mutu kualitasnya. Hasil dari pencapaian kualitas mutu  produk dijadikan sebagai acuan bagi pemetaan antara proses-proses TI dalam tujuh kriteria layanan berdasarkan kerangka MBNQ. Hasil penelitian berupa model tatakelola teknologi informasi di lingkungan industri tekstil yang pada penerapannya harus dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kondisi yang ada.
Kata Pengantar Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2 No 2 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2 No 2
STUDI KASUS TERHADAP GAGAL HATI AKUT SEBAGAI KOMPLIKASI LANGKA INFEKSI DENGUE Gunawan, Paskalis Andrew
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.1634

Abstract

Latar belakang. Demam dengue merupakan penyakit yang endemis di negara tropis seperti Indonesia. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada infeksi dengue adalah gagal hati akut. Komplikasi ini jarang terjadi, namun memiliki tingkat mortalitas yang tinggi bila tidak segera dikenali dan ditangani dengan cepat. Insiden yang tinggi, masih rendahnya pelaporan dan pengenalan kasus disertai tingkat mortalitas yang tinggi menjadikan pentingnya pelaporan setiap kasus yang terjadi. Tujuan. Tujuan sajian kasus ini adalah untuk memaparkan kasus langka gagal hati akut pada infeksi dengue yang ditangani, dan mendiskusikan kasus tersebut secara Evidence Based Medicine. Diharapkan laporan ini dapat meningkatkan kewaspadaan terkait hal ini, meningkatkan deteksi dini, mendorong pelaporan kasus ini oleh peneliti lain, sehingga pada akhirnya menurunkan tingkat mortalitas dari komplikasi gagal hati akut ini. Metode. Metode yang digunakan berupa sajian kasus berbasis bukti. Hasil dan kesimpulan. Telah disajikan suatu kasus perempuan remaja dengan gagal hati akut pada infeksi dengue. Terapi utama terhadap gagal hati akut yang digunakan adalah pemberian N-asetilsistein. Terjadi komplikasi penyerta pneumonia, sepsis dan perdarahan saluran cerna. Pasien pada sajian kasus ini berhasil melewati fase kritis dan sampai saat ini tidak ditemukan hendaya atau gangguan organ permanen akibat komplikasi ini.
UPAYA MENGANTISIPASI RAWAN AIR PADA PULAU SELARU DENGAN MEMANEN AIR HUJAN Rumihin, Ony Frengky
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i1.2093

Abstract

Pengelolaan sumber daya air suatu pulau memerlukan perhatian pada karakteristik dan potensi pulau tersebut. Hal tersebut terjadi pada pulau Selaru, kabupaten Maluku Tenggara Barat yang akan menjadi lokasi pengelolaan Penambangan Liquid Natural Gas/LNG Blok Masela. Dengan adanya kegiatan tersebut, maka kebutuhan air akan meningkat pula, yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk. Dengan demikian diprediksi terjadi kebutuhan air yang meningkat dan melebihi ketersediaan air. Apabila hal seperti ini tidak diantisipasi, maka dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik akibat ketidakseimbangan antara supply dan demand. Oleh karena itu perlu upaya secara proporsional dan seimbang antara pengembangan, pelestarian, dan pemanfaatan sumber daya air. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanen air hujan, sehingga diharapkan kebutuhan air dapat terpenuhi. Rangkaian perhitungan memanen air hujan dimulai dengan analisis jumlah penduduk, baik pertumbuhan alami maupun pertumbuhan akibat penambahan penduduk akibat penambangan, analisis kebutuhan air bersih penduduk alami dan penduduk penambahan. Dari hasil analisis kemudian didapatkan kebutuhan tampungan air dengan jumlah water tank. Dari analisa dan perhitungan, pertumbuhan penduduk secara alami memberi konsekuensi kebutuhan memanen air  hujan pada tahun 2023 sebanyak 36 unit water tank, tahun 2028 sebanyak 37 unit water tank, tahun 2033 sebanyak 38 unit water tank, tahun 2038 sebanyak 40 unit water tank. Akibat kegiatan penambangan, berdampak pada penambahan penduduk dengan demikian akan berpengaruh pada kebutuhan air bersih. Sehingga untuk meamanen air hujan pada tahun 2023 dibutuhkan  sebanyak 148 unit water tank, tahun 2028 sebanyak 154 unit water tank, tahun 2033 sebanyak 159 unit water tank, tahun 2038 sebanyak 165 unit water tank. Kata kunci : blok marsela,tambang, memanen air
APLIKASI GRAF DALAM REKAYASA PERANGKAT LUNAK Sutrisno, Tri
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.445

Abstract

Dalam makalah ini akan dibahas terkait peranan graf dalam rekayasa perangkat lunak, khususnya dalam pengujian progam. Pengujian progam yang digunakan adalah pengujian White Boxmenggunakan pengujian jalur dasar (basis path testing). Langkah pertama adalah menggambarkan graf alir (flow graph) berdasarkan algoritma struktur progam, dimana aliran kontrol logika dimodelkan dengan graf berarah dengan simpul menyatakan pernyataan atau kondisi yang dievaluasi dan sisi menyatakan aliran kontrol logika ke pernyataan atau kondisi berikutnya.Kedua, menentukan kompleksitas logis dari struktur progam dengan menentukan banyaknya jalur dasar dalam himpunan basis progam.Ketiga, mendefinisikan kasus uji untuk setiap jalur dasar yang telah ditentukan.Pada bagian akhir makalah ini, diberikan hasil percobaan pengujian jalur dasar yang diaplikasikan pada algoritma suatu progam.Kata kunci: Graf alir, Jalur dasar (basis path), Pengujianan White Box dengan jalur dasar.
KARAKTERISTIK DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK SOLAR DENGAN MINYAK KEMIJEN PADA MOTOR DIESEL Nurtanto, Muhammad
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.1457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan bakar (minyak solar, minyak kemiri dan minyak wijen), karakteristik campuran bahan bakar, dan mengetahui besarnya konsumsi bahan bakar dengan variasi putaran mesin. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan analyzer stargas 898. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggambarkan secara grafis dan fenomena terukur. Hasil pengujian diketahui bahwa: (1) karakteristik minyak kemiri, minyak wijen memenuhi karakteristik bahan bakar; (2) campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10% menghasilkan karakteristik yang lebih baik; dan (3) konsumsi bahan bakar terhadap putaran mesin 1600 rpm, 2000 rpm, dan 2300 rpm yang lebih stabil pada campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10%  masing-masing SFC yang diperoleh sebagai berikut 0.279882, 0.288938, dan 0.281213.
PENGARUH NILAI CBR TANAH DASAR DAN MUTU BETON TERHADAP TEBAL PELAT PERKERASAN KAKU METODE BINA MARGA Shinta, Ni Luh Putu; Kushartomo, Widodo; Varian, Mikhael
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.436

Abstract

Untuk menentukan tebal pelat Perencanaan perkerasan kaku memerlukan beberapa parameter seperti nilai CBR tanah dasar, mutu beton, dan beban lalu lintas. Kondisi di lapangan dalam setiap seksi panjang jalan seringkali memiliki nilai CBR yang berbeda, ini berdampak pada perencanaan sehingga membutuhkan waktu cukup lama dalam menghitung tebal pelat. Proses perhitungan juga membutuhkan waktu dan ketelitian jika dilakukan secara manual. Penelitian ini menggunakan parameter tanah dasar dari nilai: CBR 3% sampai dengan 11%, dan mutu beton yang digunakan dalam perencanaan adalah K200, K225, K250, K275 dan K300. Penelitian menghasilkan metode yang lebih sederhana untuk merencanakan suatu perkerasan kaku yaitu dengan mempergunakan grafik hubungan antara nilai CBR, mutu beton, dan tebal pelat beton untuk menentukan tebal pelat yang dibutuhkan. Grafik diperoleh berdasarkan metode Bina Marga 2002 dan telah divalidasi dengan tingkat keakuratan yang cukup signifikan.Kata kunci : Perkerasan, CBR, beton, pelat, Bina Marga.
STUDI PERUBAHAN KEGIATAN PERDAGANGAN PADA KORIDOR KOMERSIAL STUDI KASUS : JALAN RAYA BEKASI BARAT Kurniawan, David; Tjahjadi, Eduard; Simatupang, Wita
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v2i2.867

Abstract

AbstrakKoridor perdagangan kawasan Jatinegara adalah kawasan perdagangan berupa koridor komersial yang didominasi oleh bangunan ruko dan sudah ada sejak abad ke-17. Menurut sejarah, kawasan Jatinegara merupakan salah satu pusat perdagangan lama yang terkenal selain Glodok, Senen dan Tanah Abang. Dilihat dari nilai sejarahnya Kawasan Jatinegara ini pun masuk dalam kawasan strategis provinsi yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta dan direncanakan untuk perkembangan infrastruktur khususnya pada bidang transportasi. Kegiatan perdagangan pada kawasan Jatinegara yang berkembang secara natural ini mengalami dampak dari kebijakan pemerintah dalam rangka pertumbuhan ekonomi Jakarta. Kebijakan pemerintah tersebut antara lain: KRL sistem commuter line dan Bus TransJakarta dengan koridor barunya yang merupakan transportasi massal yang menghubungkan Jakarta dengan kota penunjangnya (Bekasi). Pasca implementasi kebijakan transportasi terjadi perubahan kegiatan perdagangan di kawasan Jatinegara terutama pada kegiatan ekonomi kawasan khususnya pada kegiatan perdagangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui elemen dan faktor pendorong yang menyebabkan terjadinya perubahan kegiatan perdagangan sehingga mengetahui tren yang akan terjadi pada kawasan Jatinegara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif desktiptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan perdagangan pada koridor komersial kawasan Jatinegara mengalami penurunan yang disebabkan oleh 2 faktor pendorong, yaitu faktor pendorong eksternal dan faktor pendorong internal. Faktor pendorong mempunyai pengaruh ke arah yang baik, penurunan dan adapun yang tidak berpengaruh. Secara garis besar faktor pendorong internal maupun eksternal pada kawasan ini menyebabkan perubahan kegiatan perdagangan yaitu penurunan atau depresiasi. Analisa dari faktor pendorong menghasilkan tren perubahan ke depan yang akan terjadi pada koridor komersial kawasan Jatinegara.Jatinegara regional trade corridor is a commercial zone in the form of a commercial corridor dominated by shop houses and has existed since the 17th century. Historically, the Jatinegara region is one of the famous old trading centers besides Glodok, Senen and Tanah Abang. Judging from its historical value, Jatinegara Region is also included in the provincial strategic area dictated by the DKI Jakarta provincial government and set for infrastructure development, especially in the field of transportation. Trading activities in the Jatinegara region that developed naturally experienced the impact of government policies for Jakarta's economic growth. The government policies include: the KRL commuter line system and the TransJakarta Buses with its new corridors which are mass public transportation system that connect Jakarta with its supporting city (Bekasi). After the implementation of transportation policy, there has been a change in trading activities in the Jatinegara region, especially in the economic activities of trade. The purpose of this study is to find out the elements and driving factors causing changes in trade activities so as to know trends that will occur in the Jatinegara region. The research method used is descriptive qualitative method. The result shows that the trading area in the commercial corridor of Jatinegara region experienced a decline due to 2 driving factors, namely external driving factors and internal driving factors. Driving factors may have an influence change in the positive direction, negative direction, or no influence. Broadly speaking, internal and external driving factors in this region cause changes in trading activities, which is a decline or depreciation. Analysis of the driving factors generates a trend of future changes that will occur in the commercial corridors of the Jatinegara region.Keywords: Commercial corridors, Trade Activities, Influence of Transportation, Driving Factors, Trend of Change