cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
MediaTor: Jurnal Komunikasi
ISSN : 14115883     EISSN : 25810758     DOI : -
Core Subject : Education,
Mediator: Jurnal Komunikasi focuses on communication studies and media. Although centered on communication, Mediator is open and welcomes the contribution of many disciplines and approaches that meet at crossroads with communication studies. Type of writing is in the form of scientific articles (the results of field research, conceptual articles, or desk studies). This journal is intended as a medium of scientific study to communicate vision, reflection, conceptual thinking, research results, interesting experiences in the field, and critical analysis-studies on contemporary communication issues.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
HUBUNGAN PERILAKU PENCARIAN INFORMASI DENGAN PENGGUNAAN LINE DAKWAH ISLAM Balqis Annisa Ramdhani; Prijana Prijana; Saleha Rodiah
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 10, No 2 (2017): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v10i2.2738

Abstract

Kegiatan pencarian informasi merupakan kegiatan yang sering dilakukan dan dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi kegiatan ini dapat dilakukan pada media yang lebih canggih seperti media sosial line. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pencarian informasi mahasiswa anggota Syamil Unpad melalui penggunaan official account line dakwah Islam berdasarkan teori Krikelas. Tindakan perilaku pencarian informasi diawali adanya kebutuhan yang dilandasi oleh suatu aktivitas kegiatan ataupun kebutuhan dilingkungan sekitarnya. Dengan tiga tahapan perilaku pencarain informasi yaitu dorongan kebutuhan informasi, menciptakan perubahan dan aktivitas lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode studi kuantitatif korelasional dengan jumlah populasi 250. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, obsevasi, wawancara dan studi kepustakaan. Penyebaran kuisioner dilakukan dengan cara mengirimkan link kuisioner yang telah dibuat melalui aplikasi Google From pada seluruh anggota Syamil Unpad. Hasil dari penelitian menunjukkan perilaku pencarian informasi mahasiswa memilki hubungan yang cukup berarti dengan penggunaan official account line Dakwah Islam, dorongan kebutuhan informasi memilki hubungan yang rendah dengan penggunaan official account line Dakwah Islam, menciptakan perubahan memiliki hubungan yang cukup berarti dengan penggunaan official account line Dakwah Islam dan aktivitas lingkungan memiliki hubungan yang kuat dengan penggunaan official account line Dakwah Islam.
Ba’asyir dalam Pertarungan Wacana Ema Khotimah
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 4, No 1 (2003): Merayakan Wacana Kontemporer
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v4i1.789

Abstract

Situasi internasional pascatragedi WTC sangat sensitif terhadap gerakan dan kelompok yang dipandang radikal, ekstrem, apalagi yang “berbau” terorisme. Ironisnya, semua keonaran ini telah ditudingkan kepada kelompok Islam garis keras sebagai pelakunya. Media massa secara simultan mem-blow-up relasi Islam dan terorisme dari waktu ke waktu. Bahkan, Indonesia terkena getahnya, negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam ini pun dikukuhkan oleh media Barat dan didukung oleh media massa nasional sebagai sarang teroris, lalu Abu bakar Ba’asyir dicap sebagai pemimpin teroris di kawasan Asia Tenggara. Meski sampai saat ini tim penyidik belum menemukan bukti keterlibatan Ba’asyir dalam aksi terorisme, Ba’asyir masih mendekam di penjara sampai 1 Maret 2002 sesuai BAP Polri . Di media massa, Ba’asyir dan kelompok Islam cenderung telah terpinggirkan dalam pertarungan wacana.
Semiologi Komunikasi Andrik Purwasito
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 7, No 1 (2006): Bagaimana Kita Menafsirkan Komunikasi Pembangunan?
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v7i1.1268

Abstract

There’s no easy way to understand semiology, or semiotics. For sure, semiology is focusing itself to study sign, text, and representation. By employing semiology, scholars try to interpret signs and addressing the politics of representation as reflected on the text. In the field of communication, semiology occupied itself to interpret the meaning which lies behind various means of communication. In order to reveal the hidden meanings behind the text, scholars must equipped themselves with a clear statement of the problem, corpus, scope of problems, and text substance. There are three kind of corpus:  (1)  primary corpus, e.g. text; (2) comparative  orpus; and  (3) referent corpus.
Komunikasi Perempuan dalam Keluarga Berpoligami di Madura Nikmah Suryandari; Roos Yuliastina
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 12, No 1 (2019): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v12i1.4655

Abstract

The phenomenon of polygamy has become a polemic in eastern countries, such as Indonesia. As a Muslim country, Indonesia recognizes two systems in families, namely the system of monogamy and polygamy Marriage in Madura is not much different from the traditional marriage system in other regions. The practice of polygamy was initially only carried out by Madurese men who had positions or had more material, such as religious leaders, officials, or blater. However, this practice of polygamy is currently being carried out by Madurese men who are not material enough. Based on this, the practice of polygamy from Madura can be likened to an iceberg phenomenon. The problem in this research  is how is the communication of women in polygamous families in Madura? This study uses a constructivist paradigm with descriptive qualitative research. This data collection uses in-depth interviews, observations. This study uses a constructivist paradigm with descriptive qualitative research. This data collection uses depth interviews, observations. Informants in this study were women in polygamous marriages, both first and second wives. The supporting informants were husbands in polygamous families and polygamous female family. The results of this study indicate that in the communication of women in polygamous families in Bangkalan, using contradictory messages in conveying messages, especially first wives to second wives. Communication of women in polygamous families also involves verbal and nonverbal communication among the participants. Communication of women in polygamous families also has the potential to cause conflict.
Konstelasi Kemampuan "Listening" dalam Komunikasi Tatap Muka Maman Suherman
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 1, No 1 (2000): Salam (Pembuka)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v1i1.684

Abstract

Tatanan komunikasi dalam konteks tulisan ini lebih pada tatanan komunikasi tatap muka. Komunikasi pada hakikatnya adalah proses pengoperan lambang berarti dari seseorang kepada orang lain. Proses ini akan efektif manakala pelakunya berhasil mempersamakan makna tadi. Komunikator perlu membuat strategi yang jitu. Di pihak lain, komunikan harus siap mendengarkan apa yang akan disampaikan komunikator. Listening (mendengarkan), sebagai keahlian komunikasi, merupakan bagian integral dari komunikan yang dapat ikut menentukan efektivitas komunikasi. Apapun yang disampaikan komunikator, dengan menggunakan media apapun, dalam suasana bagaimanapun, sulit akan mencapai efektivitas, jika komunikan tidak mendukung proses komunikasi tersebut.
Geliat Komik Indonesia Hanny Hafiar; Oji Kurniadi
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 9, No 2 (2008): Dari “Starbucks’ hingga Pembebasan Biaya Kesehatan Dasar
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v9i2.1121

Abstract

The expectation to send the victory of Indo
Lebih Dekat dengan Analisis Wacana Ibnu Hamad
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 8, No 2 (2007): Proses Berkesenian = Proses Berkomunikasi
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v8i2.1252

Abstract

Discourse analysis gains more and more popularity in the field of media and communication studies. Focused on how media represented and framed the Text, it is the goals of discourse analysis to explore many implications underlie such representations. In order to utilize this approach effectively, a deeper knowledge concerning variety of methods and systematic ways on discourse theory was needed, as well as bins of critical and sociopolitical theories. The validity of discourse analysis will be judged by 7 (seven) indicators consisted of research aims, statement of problems, substantive theories being used, discourse theory being chosen, research paradigm being picked up, method being applied and analysis technique being employed.
Konsep Marketing Public Relations di Tengah Pasar Global Soeganda Priyatna
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 2, No 2 (2001): 'Chaos' Komunikasi 'Nothing to Hide'
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v2i2.732

Abstract

Seringkali terjadi perusahaan kita (Indonesia) terhalang masuk pasar dunia, bukan karena pasarnya yang menolak, tetapi adanya kelompok penghalang yang disebut blocking Stakeholders. Negara-negara maju yang kapitalistik itu akan berusaha untuk menghambat produk negara sedang berkembang (Dunia Ketiga), memasuki pasar global dengan berbagai dalih mengendalikan pasar. Melihat fenomena di atas, sudah selayaknya digencarkannya kegiatan Marketing Public Relations, untuk produk, perusahaan, dan negara kita (Indonesia) menyertai usaha-usaha diplomatik (orientasi politik) yang selama ini dilakukan. Sudah saatnya pula seorang pejabat khusus di setiap kedutaan (KBRI) di mancanegara yang bertugas secara cermat, akurat dan efektif menangani kegiatan Public Relations yang terkait langsung dengan masalah-masalah marketing bagi produk-produk Indonesia di pasar global.
Menulis Ilmiah Kualitatif: Sekadar Pengantar Septiawan Santana Kurnia
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 5, No 2 (2004): Seorang Periset yang Baik Mesti Memiliki Sikap Enteng
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v5i2.1162

Abstract

Dunia ilmiah, selama ini, banyak dikenali sebagai dunia serius. Dunia objektif. Penalaran. Kaku. Tidak boleh dibuat main-main. Ini dimunculkan, antara lain, dalam penulisan ilmiah, yang bersifat kuantitatif. Semua itu tidaklah salah. Bukan sesuatu yang buruk, sebab sudah memiliki logikanya sendiri. Namun terlepas dari berbagai pandangan orang tentang penulisan ilmiah kuantitatif, banyak orang kemudian merasa enjoy membaca laporan riset kualitatif. Sebuah laporan kualitatif, lazimnya, dipenuhi dengan pelbagai deskripsi, detail penuh warna, dan sifat-sifat yang cenderung tidak formal. Berdasarkan karakteristik itulah, di antaranya, tulisan kualitatif memiliki daya enterprise. Bila dirunut, jejak sejarahnya bertaut dengan kisah sastra (literary) memasuki dunia akademik.
Studi Deskriptif Kualitatif tentang Hambatan Komunikasi Fotografer dan Model dalam Proses Pemotretan Wiki Angga Wiksana
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 10, No 1 (2017): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v10i1.2661

Abstract

Setiap individu tidak lepas dari proses komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Begitupun halnya terjadi pada seorang fotografer. Fotografer tidak bisa lepas dari interaksi sosial atau biasa disebut human relation, baik dalam berkomunikasi dengan foto model, asisten, tim, dan lingkungan sekitarnya. Bidang fotografi yang paling sering terjadi interaksi di antara manusia adalah fotografi model, karena pada bidang ini objek fotonya adalah manusia. Dalam penelitian ini, penulis melihat adanya interaksi antara fotografer dan modelnya. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan hambatan komunikasi antara fotografer dan model dalam proses pemotretan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam hal ini, teknik pengumpulan data tersebut dilakukan dengan wawancara mendalam, pengamatan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tentang hambatan komunikasi dalam interaksi fotografer dan foto model dalam proses pembuatan karya foto terjadi secara bervariasi, mulai dari hambatan psikologis, hambatan semantik, dan hambatan pengetahuan. Pada prinsipnya, hambatan komunikasi inilah yang terjadi antara fotografer dan model dalam proses pemotretan. 

Filter by Year

2000 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2022): (Accredited Sinta 2) Vol 15, No 1 (2022): (Accredited Sinta 2) Vol 14, No 2 (2021): (Accredited Sinta 2) Vol 14, No 1 (2021): (Accredited Sinta 2) Vol 13, No 2 (2020): (Accredited Sinta 2) Vol 13, No 1 (2020): Terakreditasi Sinta 3 Vol 13, No 1 (2020): (Accredited Sinta 2) Vol 12, No 2 (2019): (Accredited Sinta 3) Vol 12, No 1 (2019): (Accredited Sinta 3) Vol 11, No 2 (2018): (Accredited Sinta 3) Vol 11, No 1 (2018): (Accredited Sinta 3) Vol 10, No 2 (2017): (Accredited Sinta 3) Vol 10, No 1 (2017): (Accredited Sinta 3) Vol 9, No 2 (2008): Dari “Starbucks’ hingga Pembebasan Biaya Kesehatan Dasar Vol 9, No 1 (2008): Isu Komunikasi Kesehatan yang Ter-”Pojok”-kan Vol 8, No 2 (2007): Proses Berkesenian = Proses Berkomunikasi Vol 8, No 1 (2007): Berkomunikasi dengan Anak Vol 7, No 2 (2006): Bagaimana Kita Menafsirkan Komunikasi Pembangunan? Vol 7, No 1 (2006): Bagaimana Kita Menafsirkan Komunikasi Pembangunan? Vol 6, No 2 (2005): Bagaimana Kita Menjelaskan Penerapan Teknologi? Vol 6, No 1 (2005): Kontroversi Dakwah dan Politik Vol 5, No 2 (2004): Seorang Periset yang Baik Mesti Memiliki Sikap Enteng Vol 5, No 1 (2004): Filsafat Itu Ibarat Orang Bertanya Vol 4, No 2 (2003): Dari Politik, Media, sampai Lain-Lain Vol 4, No 1 (2003): Merayakan Wacana Kontemporer Vol 3, No 2 (2002): Memilih Pendekatan dalam Penelitian: Kuantitatif atau Kualitatif? Vol 3, No 1 (2002): Atas Dasar Apa: Mediator Kali ini Vol 2, No 2 (2001): 'Chaos' Komunikasi 'Nothing to Hide' Vol 2, No 1 (2001): “Publish or Perish!” Vol 1, No 1 (2000): Salam (Pembuka) More Issue