cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 25493051     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL ansiru PAI is a scientific journal on Teacher Training and Development of Islamic Education. The journal is managed by Master Degree Program under the Faculty of Islamic Education and Teacher Training (FITK) of the State Islamic University of North Sumatera (UIN Sumatera Utara). This journal focuses on the discussion of teacher training and development of Islamic education on the basis of four competences: pedagogical, personal, social, and professional skills. The analysis can be viewed from various perspectives of interdisciplinary studies. Jurnal Ansiru PAI is published twice a year: January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN KERTAMUKTI 03 KABUPATEN BEKASI Istiqomah, Siti; Akil, Akil; Nurlaeli, Acep
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.15867

Abstract

Dalam menciptakan suasana belajar yang efektif dan efisien maka dibutuhkan kemampuan dan keterampilan guru dalam mengelola kelas yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini adalah lapangan (Fields Research) teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa guru kelas III di SDN Kertamukti 03 dalam pengelolaan kelas pembelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan pendekatan otoriter. Guru kelas III di SDN Kertamukti 03 dalam bentuk pembinaan disiplin siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah berupa pembiasaan, seperti: mengucapkan salam ketika masuk kelas. Hambatan dalam pengelolaan kelas di SDN Kertamukti 03 Kelas III diketahui bahwa terdapat tiga anak yang terlalu aktif, seperti suka mengganggu teman, guru dan suka terlambat. Kesimpulan dari penelitian ini dalam pengelolaan kelas pendekatan yang digunakan oleh guru PAI kelas III di SDN Kertamukti 03 adalah bentuk pendeketan otoriter, dan bentuk kedisiplinan yang dilakukan guru PAI kelas III SDN kertamukti 03 berupa pembiasaan positif agar tujuan pembelajaran tercapai
STRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA KELAS VIII DI MTs AL-FURQON KABUPATEN KARAWANG Faujiah, Sifa; Akil, Akil; Nurlaeli, Acep
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.15960

Abstract

Morals are one measure of a person's high and low degrees, so in describing one of the first steps in educating true morals is to instill Islamic religious education into children as early as possible. This study discusses the application of the teacher's learning strategy on the moral principles in the moral formation of class VIII students at MTs Al-Furqon, Karawang Regency. The purpose of this research is to find out the teacher's strategies for moral belief, student morals, supporting and inhibiting factors in the formation of morals. To get answers and solutions to the problems above, the authors conducted qualitative research. After analyzing the data obtained, the results show an increase in the morals of class VIII students at MTs Al-Furqon, Karawang Regency. Through the application of direct, inquiry and cooperative learning strategies. The process of implementing the learning strategy is generally carried out through three stages, namely the initial stage, teaching and assessment. The conclusion in this study is that the various processes of applying the teacher's learning strategies for the moral principles in the moral formation of class VIII students at MTs Al-Furqon, Karawang Regency, must still be applied. The formation of morals, is enhanced by various kinds of creativity that can support the moral development process. The maximum effort made by the teacher of aqidah morals in the formation of the morals of class VIII students at MTs Al-Furqon, Karawang Regency, requires innovation so that it further explores the potential of existing educational resources for sustainable development. Support for all aspects of education, preferably in line with the formation program carried out by the teacher of morals, especially in exemplary, habituation and supervision in the family, community and school environment
IMPLEMENTASI GURU TAHFIDZ DALAM MENINGKATKAN HAFALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE 3T+1M (TALQIN, TAFAHHUM, TIKRAR DAN MURAJA’AH) Muhammad Rizki; Syariah Hafizhoh
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v6i2.15674

Abstract

Metode pembelajaran merupakan suatu cara atau proses siswa dalam mencapai tujuan, sedangkan Tahfidz merupakan seorang penghafal Al-Quran. Metode pembelajaran Tahfidz Al-Quran merupakan suatu metode (cara) yang digunakan oleh guru agar siswa  mudah memahami, menghafal dengan baik dan cepat. Metode pembelajaran Tahfidz sering terjadi permasalahan di siswa masih rendah untuk memahami suatu cara atau metode yang sebenarnya mudah di terapkan, akan tetapi siswa tidak bisa untuk menerapkan pada dirinya sehingga menjadikan siswa sulit dalam menghafal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan di Pondok Pesantren Ats-Tsaqafiy Tanjung Morawa merupakan sekolah yang menciptakan kader ulama dengan mengkhusukan pengajaran kitab kuning akan tetapi sekolah ini juga mengunggulkan pembelajaran tahfidz al quran dengan tujuan agar siswa-siswi tetap selalu cinta terhadap al quran. Adapun jenis metode pembelajaran tahfidz al quran adalah menggunakan metode 3T+1M (Talqin, Tafahhum, Tikrar, dan Muraja’ah) dengan tujuan agar siswa siswi terbut menjadi mudah menghafal dalam pembelajaran tahfidz tersebut.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP ISLAM KARAWANG Dandi, Dandi; Ramdhani, Khalid; Rukajat, Ajat
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.16356

Abstract

Untuk mencapai tujuan dari pembelajaran pendidikan agama Islam, guru berperan penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan. Tujuan tersebut dapat diwujudkan dengan proses mengajar dengan perencanaan pembelajaran yang tepat, salah satunya pemilihan metode pembelajaran yang dapat menghidupkan suasana kelas agar terlihat aktif. Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu bagian dari materi pendidikan mempunyai tanggung jawab untuk dapat merealisasikan tujuan pendidikan  Nasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Karawang dengan tujuan untuk mengetahui penerapan metode mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara guna mendapatkan informasi terkait penerapan metode mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pai. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, guru meyiapkan langkah-langkah pembelajaran. Kedua, guru memberikan arahan kepada siswa terkait penggunaan metode maind mapping. Adapun hambatan yang terjadi dalam proses pembelajaran: pertama, waktu. Kedua, hanya siswa aktif yang terlibat, ketiga Tidak sepenuhnya murid yang belajar. Keempat, Jumlah detail informasi tidak dapat dimasukkan. Untuk mengatasi hal tersebut guru pai di SMP Islam Karawang harus lebih aktif lagi dalam memotivasi siswa untuk belajar dan untuk mengarahkan pembuatan mind mapping dengan menyesuaikan materi yang dibahas.
TEORI BELAJAR HUMANISTIK DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sultani, Sultani; Alfitri, Alfitri; Noorhaidi, Noorhaidi
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.16108

Abstract

Metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam  (PAI) konservatif tidak mampu mencapai tujuan pembelajarannya karena hanya menghasilkan siswa yang paham secara materi saja padahal ada aspek materi PAI yang perlu dipraktikan pada kegiatan sehari-hari. Teori belajar humanistik dianggap mampu untuk mengatasi kekurangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran PAI di Sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari studi kepustakaan dan analisis dokumen terkait teori humanistik dan pembelajaran PAI di Sekolah. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan metode analisis isi untuk mengukur tingkat ketepatan pesan dan menarik kesimpulan. Langkah-langkah yang diterapkan adalah deskriptif, analisis isi dan korelatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori humanistik dapat diaplikasikan dalam pembelajaran PAI dengan mengutamakan aspek-aspek personalisasi, pemberdayaan, dan pengalaman. Pembelajaran PAI di Sekolah harus mampu memahami perubahan masyarakat dan teknologi, serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penerapan teori humanistik dalam pembelajaran PAI dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa, serta membantu siswa untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal, baik dari aspek psikologis, fisik, emosional dan spiritual. Selain itu, penerapan teori belajar humanistik dalam pembelajaran PAI dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial seperti rasa empati, toleransi, dan moderat atau sikap terbuka terhadap perbedaan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan teori belajar humanistik dalam pembelajaran PAI di Sekolah, sehingga dapat membantu menciptakan generasi yang lebih berdaya saing dan berkarakter.
PENERAPAN GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DALAM RANGKA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DI SDN KERTAMULYA 3 Aisyah, Siti; Akil, Akil; Nurlaeli, Acep
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.16391

Abstract

Tujuan dari jurnal ini adalah memperbaiki gaya kepemimpinan dalam mengajar Guru yang dapat meningkatkan efektifitas pengajaran kepada siswa dan kepala sekolah yang mengembangkan fasilitas dan menginstruksikan guru dalam pembelajaran. Kepemimpinan situasional siswa mempengaruhi peran guru sebagai pemimpin pembelajaran. Obeservasi dilaksanakan pada bulan Mei di SDN Kertamulya III. Dengan di adakannya observasi ini agar mengetahui peningkatan dalam gaya mengajar guru dalam pengelolaan kelas dan lebih efektivitas dalam pengajaran
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR INKLUSI DI SAMARINDA (STUDI MULTISITUS DI SDN 016, SD ISLAM BUNGA BANGSA DAN SD FASTABIQUL KHAIRAT) Rakhmatyah, Rakhmatyah; Mahmud, Muchammad Eka; Asiah, Siti Nor
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.16164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) problematika pembelajaran yang dihadapi oleh sekolah dasar inklusi dan (2) solusi yang dilakukan oleh sekolah dasar inklusi di Samarinda dalam menghadapi problematika yang terjadi. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan deskriptif kualitatif multisistus di tiga sekolah dasar inklusi di Samarinda. Melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil temuan yang peneliti temukan di lapangan adalah (1) Problematika - problematika Sekolah Dasar Inklusi di Samarinda adalah guru dan GPK (Guru Pembimbing Khusus) tidak ada yang berlatarbelakang Pendidikan Luar Biasa (PLB), tidak adanya kerja sama dengan tenaga ahli profesional sepeti psikiater, terapis dan juga dokter anak, guru mengalami kesulitan dalam merancang PPI (Program Pembelajaran Individual), guru masih kesulitan dalam melakukan proses belajar mengajar dikelas inklusi dan ini berdampak pada kesulitan guru dalam memberikan penilaian dan evaluasi pada peserta didik berkebutuhan khusus. GPK yang bersertifikasi masih sangat kurang, pelatihan tentang pendidikan inklusi masih sangat kurang, sarana dan prasarana juga masih minim (2) Solusi yang di lakukan oleh sekolah dasar inklusi di Samarinda adalah meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran dengan mengikuti beberapa workshop dan pelatihan-pelatihan tentang pendidikan dan pembelajaran inklusi, merekomendasikan tenaga profesional kepada orang tua yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus seperti: psikolog, dokter anak, terapis dan psikiater, dan kepala sekolah bersama guru -guru melakukan diskusi dan sharing dalam mengevaluasi pembelajaran inklusi di sekolah.
UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD MUHAMMADIYAH PURWODININGRATAN YOGYAKARTA Khotimah, Ihda Husnul; Sutarman, Sutarman
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.14210

Abstract

Guru atau pendidik merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan dunia pendidikan. Tanpa adanya profesi guru makan tidak akan pernah ada profesi-profesi lainnya. Dalam mentransfer pengetahuan kepada peserta didik guru harus memiliki empat kompetensi dasar yang hendaknya ada pada seorang guru. Kompetensi profesional adalah salah satunya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan guru atau pendidik dalam dunia pendidikan dalam hal memaksimalkan profesionalismenya. Pada penelitian ini akan membahas lebih dalam terkait berbagai upaya yang dapat dikerjakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, khususnya guru pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait profesionalisme guru pendidikan agama Islam serta menganalisis berbagai upaya dalam peningkatan profesionalismenya. Dengan menggunakan penelitian lapangan dan metode kualitatif, ditunjukkan bahwa hasil dari penelitian ini profesionalisme guru pendidikan agama Islam di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta dapat dikatakan profesional. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain 1) Aktif mengikuti berbagai pelatihan, webinar, pembinaan ataupun studi banding. 2) Rutin mengikuti Kelompok Kerja Guru (KKG). 3) Memperkaya referensi bacaan. 4) Bergabung dalam organisasi. 5) Rutin mengadakan rapat koordinasi. 6) Menginprovisasi metode mengajar dan 8) Melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dalam menambah khazanah keilmuan dan bermanfaat bagi semua guru pada umumnya dan guru di SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta pada khususnya.
INTEGRASI SIKAP SPRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MTs ALWASHLIYAH PANTAI CERMIN Yuniarti Yuniarti; Muhammad Riduan Harahap
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v6i2.16166

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana pengintegrasian sikap spiritual dan sikap sosial dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam dan faktor pendukung dan penghambat Pengintegrasian sikap spiritual dan sikap sosial dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam di MTs Alwahsliyah Pantai Cermin. Adapun jenis penelitian yatu penelitian kualitati dengan teknik pengumpulan data melalui observas, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisa yang data yang digunakan berupa reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengintegrasian sikap spiritual dan sikap sosial dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (sekolah) terwujud dalam interaksi guru dengan peserta didik dan interaksi peserta didik dengan peserta didik. Interaksi guru dengan peserta didik saat kegiatan pembelajaran ditunjukkan pemberian penguatan ketakwaan kepada Allah Swt, selalu bersyukur atas apa yang Allah berikan, melalui pemberian nasehat, arahan, motivasi, tausiyah, untuk selalu berbuat kebaikan sesuai dengan nilai-nilai keIslama. Sedangkan sikap sosial ditumbuhkan dengan mengaitkan atau memasukan materi atau pokok bahasan ke dalam nilai-nilai karakter, pemberian arahan, dan teguran kepada siswa yang melanggar norma-norma agama dan sosial. 2) Faktor pendukung pengintegrasian sikap spritual dan sikap sosial dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah terwujud dari pengembangan budaya religius yang diprogramkan oleh kepala madrasah seperti shalat dhuha, shalat juhur berjama’ah, program tahfidz qur’an, dan kegiatan gotong royong. Selain itu, kompetensi guru yang profesional sebagai agent of the cange  melalui proses pembelajaran di kelas dengan menunjukkan sikap kepribadian yang teladan dalam berkata dan betindak dihadapan peserta didiknya. Sedangkan faktor penghambat yang dihadapi guru dalam  mengintegrasikan sikap spritual dan sikap sosial, yaitu, faktor peserta didik.
IMPLEMENTASI INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN DI TK RIZKY ANANDA Aulia, Putri; Nurlaili, Nurlaili
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i1.16482

Abstract

Evaluasi pembelajaran perlu dilakukan untuk mengetahui capaian pembelajaran yang diperoleh anak. Evaluasi ini membutuhkan jenis instrumen untuk mempermudah proses penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis instrumen yang ada di TK Rizky Ananda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil observasi tersebut bahwa di TK ini menggunakan 6 jenis instrumen pembelajaran, yaitu lembar observasi, lembar tugas buatan guru, catatan anekdot, portofolio, tanya jawab/percakapan, dan unjuk kerja. Penggunaan instrumen evaluasi berjalan dengan baik namun guru yang ada di TK tersebut tidak semua mampu untuk mengevaluasi pembelajaran menggunakan instrumen. Pada akhirnya, guru yang mampu menggunakan instrumen kewalahan dalam mengevaluasi pembelajaran anak usia dini.