cover
Contact Name
IDEL WALDELMI
Contact Email
idelwaldelmi@unilak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
idelwaldelmi@unilak.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan
ISSN : 25986449     EISSN : 25804111     DOI : -
Jurnal Diklat Review (Online ISSN: 2598-6449| Print ISSN : 2580-4111) published by Komunitas Manajemen Kompetitif. This journal published thrice in April, Agustus dan December. It contain the articles such as scientific papers (research and non-research), analytical studies, theoretical applications and reviews of management issues. The publication of this journal aims to increase the quantity and quality as well as its spread with the science of communication among the intellectuals, practitioners, students and observers of HR management problems.
Arjuna Subject : -
Articles 534 Documents
Pelatihan Keterampilan Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Menjadi Lavitrap Di Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru Aznuriyandi, Aznuriyandi; Erti, Lili; Murnawati, Murnawati
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.331 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.331

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan metode penyampaian pengetahuan melalui penyuluhan dan praktek. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan metode penyampaian pengetahuan mengenai ilmu industri rumah tangga, penyuluhan dan penyampaian informasi tentang industri rumah tangga, pisang dan manfaatnya, dan cara pembuatan lavitrap, penyuluhan dan penyampaian serta kegiatan praktik pembuatan lavitrap.
Pemberdayaan Kelompok Tani Lokakarya Dalam Pemanfaatan Kain Perca Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Wiyati, Rita; Maryanti, Sri; Thamrin, M
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.846 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.332

Abstract

Lembah Sari Village, Rumbai Pesisir Subdistrict, there are a number of farmer groups from one of the Workshop farmer groups, some of the farmer groups available are inactive. During the survey meeting with the chairman of GAPOKTAN, he stated that his members wanted to be re-empowered in other words, the Workshop group was reactivated in the activities of its farmer groups. Most of the members are pure housewives who only take care of the family, without any desire and willingness to seek additional hope. Based on this, our community service team from the faculty of economics gathered provided the skills and empowered the mothers of the LokaKarya farmer group in Lembah Sari village in their skills in making women's accessories. The purpose of this Community Service is to produce products in the form of bross, necklaces or bracelets for women's accessories that can help increase family money and to motivate mothers of members of the Lembah Sari village farmer group to become entrepreneurs by producing their products. The specific target that wants to succeed is so that the members of the farmer group are more creative and innovative to have a business with cheap capital. The method used to achieve the intended purpose is to conduct counseling about the interests of entrepreneurship and training in making bross hijab and also not using large capital considering the members of the farmer group workshops have less established investments. The methods of implementing the program that will be carried out are: understanding in entrepreneurship, training in making headscarf accessories, assistance in making headscarf accessories. All of these methods are an integral part of this IbM program. The results and results obtained in this PKM, when the pretest of the majority of PKM participants were still wrong, the participants were less likely to postpone the pretest, because some members of the farmer group had received training, some were active in the village PKK, and thus increased the number of participants who did not need the spirit of the members present. And in the simulation the participants quickly understood it and were creative. The essence of this service requires motivating members of the farmer group to be able to be enthusiastic about entrepreneurship, no matter how small the effort that we do, still must be with perseverance and sincerity.
Pemberdayaan Remaja Putri Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Dari Bahan Satin Kamilah, Faizah; Khairani, Zulia; Soviyanti, Efrita
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.431 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.333

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan membuat bunga menggunakan bahan satin yang siap dijual yang mampu menumbuhkan jiwa wirausaha dan untuk mengetahui tanggapan remaja putri terhadap pelatihan pembuatan kreasi bunga dengan menggunakan bahan satin sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, demontrasi langsung dipraktekkan oleh peserta, serta tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan pengetahuan secara umum tentang kreasi bunga dari bahan satin, kegunaan bahan satin, macam-macam bunga dari bahan satin. Demonstrasi digunakan untuk memberikan keterampilan langsung mengenai proses pembuatan kreasi produk yang berbahan baku satin, peralatan yang diperlukan serta bahan digunakan dalam pembuatan produk satin. Tanya jawab digunakan untuk melengkapi hal-hal yang belum terakomodasi oleh metode di atas. Pelatihan ini melibatkan dosen Jurusan Akuntansi dan Manajemen yang bekerja sama dengan remaja putri pada kelurahan Tuah Madani Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru sebagai subyek sasaran.
Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N 6 ) Siak Hulu Siregar, Inova Fitri; Indarti, Indarti; Rasyad, Rinayanti
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.47 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.341

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu adalah ketidaktahuan dan minimnya akses informasi dan sosialisasi bahkan rendahnya kesadaran Wajib Pajak atas kewajiban perpajakannya masih menjadi kendala rendahnya kepatuhan wajib pajak untuk membayar utang pajak. Kemudian ketidakpahaman Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 (SMP N) Siak Hulu dalam perhitungan dari aspek tarif pajak pengahasilan yang dikenakan berbeda oleh masing-masing wajib pajak, pengisian SPT yang wajib dilaporkan atas penghasilan yang mereka terima, dengan adanya kewajiban melapor tersebut, guru-guru lebih memilih untuk menggunakan jasa konsultan perpajakan tanpa mengetahui alasan dari setiap pengahasilan yang mereka terima dipotong setiap periode pajak. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan dalam perencanaan pajak dan pembukuan. Keberhasilan metode yang diterapkan diukur dengan menggunakan pendekatan proses dan produk melalui metode observasi dan wawancara selama dan setelah kegiatan pelatihan berlangsung. Data yang dikumpulkan adalah absensi peserta dan produk pelatihan dan penyuluhan berupa materi perpajakan dan pembukuan. Kegiatan pelatihan dirancang dalam tiga tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, implementasi dan monitoring. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap Pelatihan Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Pada SMP N 6 Siak Hulu dari hasil evaluasi melalui jawaban post test yang meningkat signifikan dimana 90% sudah mengetahui bagaimana perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Pada SMP N 6 Siak Hulu dan mengetahui manfaatnya, sebelumnya hanya 30% yang mengetahui Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru Pada SMP N 6 Siak Hulu. Bahkan dengan sosialisasi yang dilakukan dengan cara simulasi satu kasus perusahaan maka terjadi optimisme dan antusias peserta terhadap kemampuan pemahaman dan menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Bagi Guru-Guru.
Literasi Keuangan Syariah Dikalangan Guru Dan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perpajakan Riau Farwitawati, Reni
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.432 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.345

Abstract

Saat ini keuangan syariah semakin berkembang pesat dengan banyaknya lembaga-lembaga keuangan syariah yang menawarkan jasa keuangan berlandaskan syariat Islam. Keuangan syariah diharapkan dapat menjadi solusi bagi praktik-praktik keuangan yang mengarah pada riba, masyir dan gharar. Tetapi faktanya keuangan syariah hingga saat ini masih memiliki pangsa pasar yang rendah di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Sekolah Menengah Kejuruan Perpajakan Riau yang berlokasi di Jalan Purnama, Pasir Putih memiliki guru sebanyak 32 orang dan murid sebanyak 578 orang. Sekolah ini memiliki 4 jurusan yaitu Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Administrasi Perkantoran, Perbankan dan Akuntansi. Murid dan guru di SMK Perpajakan Riau terdiri dari berbagai agama dan suku, ada yang muslim dan ada juga yang non muslim. Sebagian besar dari mereka (mayoritas) adalah muslim. Disemua jurusan tidak ada disajikan mata pelajaran tentang keuangan syariah, padahal literasi tentang keuangan syariah sangat penting mengingat murid-murid dan guru di SMK Perpajakan Riau mayoritas beragama Islam. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan cara ceramah yaitu sosialisasi tentang keuangan syariah dan diskusi mengenai permasalahan keuangan mitra. Hasil rekapitulasi kuesioner yang dibagikan pada peserta kegiatan menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat karena meningkatkanya pemahaman guru dan siswa SMK Perpajakan Riau tentang keuangan syariah.Literasi, Keuangan Syariah, SMK Perpajakan Riau
Peran Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Junaidi, Junaidi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.364 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.349

Abstract

Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan minat dan keinginan yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap peserta. Tulisan ini memaparkan tentang media pembelajaran sabagai salah satu komponen pembelajaran yang dapat menentukan keberhasilan sebuah pembelajaran. Adapun permasalahan yang dibahas dalam tulisan ini meliputi cara memilih, kriteria pemilihan, prinsip-prinsip, serta manfaat media pembelajaran
Peran Aparatur Sipil Negara Melalui Pelayanan Prima Junaidi, Junaidi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.564 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.350

Abstract

Pelayanan prima merupakan suatu upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat sebagai pelanggan dan sebagai acuan untuk pengembangan penyusunan standar pelayanan. Baik pelayan, pelanggan atau stakeholder dalam kegiatan pelayanan, akan memiliki acuan mengenai mengapa, kapan, dengan siapa, dimana dan bagaimana pelayanan mesti dilakukan. Pelayanan prima merupakan terjemahan dari istilah “Excellent Service” yang secara harfiah berarti pelayanan yang sangat baik dan atau pelayanan yang terbaik.Disebut sangat baik atau terbaik, karena sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku atau dimiliki oleh instansi yang memberikan pelayanan. Kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama pelayanan prima.Oleh karena itu setiap aparatur pelayanan berkewajiban untuk berupaya memuaskan pelanggannya.Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila aparatur pelayanan mengetahui siapa pelanggannya, baik pelanggan internal maupun pelanggan eksternal. Dengan mengetahui siapa pelanggannya, maka aparatur pelayan akan dapat mengidentifikasi apa keinginan pelanggan.
Pembinaan Kelompok Usaha Bersama Bagi Perempuan Berwirausaha Di Perumahan Graha Rawa Bangun Kota Pekanbaru Hadiyati, Hadiyati; Suroto, Bambang; Fatkhurahman, Fatkhurahman
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.899 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.351

Abstract

Situasi mitra berkenaan dengan lemahnya pengembangan usaha mikro yang dimiliki mitra, mitra usaha adalah perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga seperti: perempuan yang ditinggal suami dan manula. Perempuan tersebut memiliki usaha pokok yang dijadikan sandaran utama penghasilan kehidupan keluarga seperti usaha dagang harian, jualan gorengan, menerima upahan mencuci dan menggosok, bertani jahe di halaman rumah dan juga jualan bumbu giling. Focus masalah lebih kepada kurangnya dukungan dari berbagai kalangan untuk usaha mereka karena usaha yang mereka jalankan tidak memiliki kelompok. Dukungan permodalan dari pemerintah kelurahan dan juga pihak lainnya membutuhkan kelompok usaha. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pengetahuan dan pembentukan kelompok usaha bersama bagi mitra. Melalui metode sosialisasi dan pembentukan kelompok usaha bersama dengan memberikan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan dalam mengelola kelompok usaha bersama. Melalui ceramah dan pembentukan serta penilaian yang dilakukan dengan menggunakan pre test dan pos test akan memberikan penilaian yang lebih nyata kepada mitra akan keberhasilan kegiatan ini. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan di lapangan berkaitan dengan upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan UMKM menunjukkan adanya perubahan pengetahuan mengenai kelompok usaha bersama dan juga manfaat yang akan mereka dapatkan, kemudian peserta sosialisasi membuat komitmen dalam kelompok serta mereka membuat rencana yang jelas pada setiap usaha yang dijalankan.
Pembentukan Kelompok Usaha Bersama Perempuan Di Kelurahan Tuah Karya Kota Pekanbaru Novita, Novita; Lubis, Kartika Sari; Sundari, Rina
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.483 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.352

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUB) adalah kelompok warga atau keluarga binaan social yang dibentuk oleh warga atau keluarga binaan social yang telah dibina melalui program kegiatan Kementrian Sosial untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan social dan usaha ekonomi dalam semangat kebersamaan sebagai sarana untuk meningkatkan taraf kesejahteraan social terutama bagi perempuan sebagai nilai tambah bagi penghasilan keluarga. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya mempercepat penghapusan kemiskinan melalui peningkatan kemampuan berusaha para anggota Kelompok Usaha Bersama yang beranggotakan perempuan secara bersama dalam kelompok, peningkatan pendapatan, pengembangan usaha dan peningkatan kepedulian dan kesetiakawanan social diantara para anggota KUB dan dengan masyarakat sekitar. Metode pengabdian yang diterapkan adalah Pembentukan, Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi. Pembinaan dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna penumbuhan dan pengembangan KUB, disamping meningkatkan motivasi dan kemampuan pelaksanaan dilapangan serta kapasitas manajemen pengelola KUB. Monitoring dan Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan KUB dan permasalahan yang merupakan hambatan serta upaya pemecahannya sehingga upaya penumbuhan dan pengembangan KUB berjalan sesuai dengan rencana.
Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara dalam Melayani Masyarakat Fauzi, Ahmad
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.816 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i1.353

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui pendekatan metode penelitian deskriptif. Data primer diperoleh langsung melalui kuesioner kepada Aparatur Sipil Negara di Kecamatan yang berjumlah 56 orang dan data diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai yang masih belum optimal disebabkan oleh berbagai hal diantaranyanya adalah budaya disiplin dalam bekerja dan juga masalah insentif serta kompetensi daripada ASN dalam bekerja.

Page 10 of 54 | Total Record : 534


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL DIKLAT REVIEW Vol. 9 No. 2 (2025): Inovasi Pengembangan UMKM, Penguatan SDM, dan Transformasi Berbasis Teknologi u Vol. 9 No. 1 (2025): Penguatan Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Transformasi UMKM di Era Ber Vol. 8 No. 3 (2024): Penguatan Literasi Keuangan, Inovasi UMKM, dan Transformasi Pembelajaran pada E Vol. 8 No. 2 (2024): Pemberdayaan UMKM, Inovasi Pendidikan, dan Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Vol. 8 No. 1 (2024): Kolaborasi Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Menuju Penguatan Kapasitas Masyar Vol. 7 No. 3 (2023): Inovasi Sosial dan Penguatan Kapasitas Menuju Pembangunan Berkelanjutan Vol. 7 No. 2 (2023): Penguatan Layanan Publik dan Inovasi Masyarakat untuk Pertumbuhan Riil Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak Vol. 6 No. 3 (2022): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan untuk Mendorong Kemandirian Vol. 6 No. 2 (2022): Kolaborasi Pendidikan, Pelatihan, dan Pemberdayaan untuk Penguatan Kapasitas Ma Vol. 6 No. 1 (2022): Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Inovasi Pelayanan, Pendidikan, dan Pembe Vol. 5 No. 3 (2021): Inovasi Pelatihan, Pemberdayaan, dan Adaptasi Masyarakat pada Masa Pandemi Vol. 5 No. 2 (2021): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Era New Normal Vol. 5 No. 1 (2021): Inovasi Layanan Publik dan Penguatan Pemberdayaan melalui Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Penguatan Pelayanan Publik dan Inovasi Riil melalui Pengabdian Masyarakat dan P Vol. 4 No. 2 (2020): Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan SDM melalui Pengabdian, Edukasi, dan Kine Vol. 4 No. 1 (2020): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian serta Inovasi Berb Vol. 3 No. 3 (2019): Penguatan Kapasitas Masyarakat dan Sektor Publik melalui Pengabdian dan Pelatih Vol. 3 No. 2 (2019): Peran Pengabdian Masyarakat dalam Mendorong Inovasi dan Daya Saing SDM Vol. 3 No. 1 (2019): Penguatan Pelayanan Publik dan Pendidikan melalui Pengabdian Masyarakat dan Ino Vol. 2 No. 3 (2018): Pemberdayaan Berbasis Pengabdian dan Inovasi Pembelajaran: Refleksi Penguatan K Vol. 2 No. 2 (2018): Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Pembelajaran: Perspektif Pengabdian dan Pen Vol. 2 No. 1 (2018): Manajemen Pendidikan dan Pelatihan: Inovasi, Tantangan, dan Penguatan Keilmuan Vol. 1 No. 3 (2017): Inovasi Pembelajaran dan Penguatan Manajemen Pendidikan serta SDM Vol. 1 No. 2 (2017): Perkembangan Manajemen Terapan dalam Pendidikan, Keuangan, dan SDM Vol. 1 No. 1 (2017): Fondasi Keilmuan dan Praktik Kewirausahaan More Issue