cover
Contact Name
Irfan Arifin
Contact Email
pakarena@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pakarena@unm.ac.id
Editorial Address
Lantai 1 Gedung Program Studi Fakultas Seni dan Desain Kampus UNM Parangtambung, Jalan Daeng Tata Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pakarena
ISSN : 25286994     EISSN : 27146081     DOI : 10.26858
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pakarena merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni dan Desain dengan proses peer review. Menerbitkan Artikel hasil dan pengkajian seni, dengan ruang lingkup: seni rupa, drama, tari, dan musik.
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
Kajian Tari Moriringgo Pada Acara Penyambutan Tamu Pemerintahan Di Kabupaten Luwu Timur Rizky Lestari; Jamilah Jamilah
JURNAL PAKARENA Vol 4, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v4i2.12087

Abstract

ABSTRAKTari Moriringgopada acara penyambutan tamu pemerintahan di Kabupaten Luwu Timur. Skripsi, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makassar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan permasalahan penelitian dijelaskan dalam beberapa aspek yaitu (a) latar belakang tari Moriringgo pada acara penyambutan tamu pemerintahan di Kabupaten Luwu Timur, (b) bentuk penyajian tari Moriringgo pada acara penyambutan tamu pemerintahan di Kabupaten Luwu Timur. Penelitiannya difokuskan kepada bagaimana  latar belakang dan bentuk penyajian tari Moriringgo pada acara penyambutan tamu pemerintahan di Kabupaten Luwu Timur. Pendekatan yang penulis lakukan adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun dalam proses pengumpulan data, penulis melakukan studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi termasuk perekaman kegiatan penelitian. Sehingga, Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif sebagai cara untuk menganalisis rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil penelitian sebagai berikut. (a) Latar belakang tari Moriringgo pada acara penyambutan tamu pemerintahan merupakan tarian asli dari anak suku Padoe yang berdiam di Kabupaten Luwu Timur. Sebagai bentuk syukur, kegembiraan dan suka cita dari masyarakat suku padoe untuk merekatkan hubungan masyarakat yang terkesan sudah modern. (b) Bentuk Penyajian tari Moriringgo pada acara penyambutan tamu pemerintahan yaitu tarian dengan gerakan yang dinamis dan kompak, memadukan kelincahan penari dalam melompat dengan permainan instrumen tari berupa kayu (alu) dan instrumen musik berupa gendang dan gong. Dengan pakaian adat lengkap, Tari Moriringgo dipentaskan oleh 16-21 orang ada sebagai pemukul kayu (alu), penari utama (pelompat), penari pedang (momaani), penyanyi pengiring, penari pendukung (moduku atau menari berputar) serta penabuh gendang dan gong. Selain itu syair lagu berisi puja dan puji terhadap keindahan dan kekayaan alam “Wute Nuha” (Tanah Nuha).
STAGING STRUCTURE OF PLAY "ADONG PULANG" PETTA PUANG PLAY TROUPE IN SOUTH SULAWESI Andi Baetal Mukadas
JURNAL PAKARENA Vol 6, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v6i1.20564

Abstract

This study aims to provide a specific description of the Performance Structure of the Play "Adong Pulang" for the Petta Puang Play Troupe in South Sulawesi. This study uses a qualitative approach, the data obtained through the method of observation, interviews and documentation. The purpose of this study is to understand in detail and then describe the structure of the play "Adong Pulang" for the Petta Puang Play Troupe in South Sulawesi. To explore the problems in this research, a structure and texture analysis approach will be carried out as well as Thomas Munro's aesthetic elements which include ideas, details, elements, composition, structure, interwoven elements. All these aesthetic elements in theatrical performances are manifested through plot, characterization, theme, dialogue, scene, costumes, lighting, setting, property and music. This study concludes that the structure of the theater performance of “AdongPulang” for the PettaPuang Sandiwara Group in South Sulawesi is not tied to the concept of determinants, meaning that the show relies more on improvisation which is built through loose dialogues and responses from the audience. In addition, several general theater concepts are no longer a reference in the show, but appear as they please, as they are with one principle that is important for the audience to be entertained
PERGESERAN FUNGSI KESENIAN SENJANG PADA MASYARAKAT MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN “ANTARA TRADISI DAN MODERNISASI DALAM ARUS GLOBALISASI” Irawan Sukma
JURNAL PAKARENA Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v5i2.15561

Abstract

AbstrakArtikel ini berkeinginan untuk memahami aspek-aspek yang melatar belakangi bagaimana suatu kesenian tradisi yaitu Kesenian Senjang yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan dikadikan sebagai sarana Propaganda sehingga mengalami pergeseran fungsi. Oleh karena itu artikel ini berusaha menjelaskan pergeseran fungsi yang dimaksud yang awalnya Kesenian Senjang digunakan sebagai sarana hiburan menjadi sarana propaganda untuk menyampaikan misi tertentu dari pengguna jasa Kesenian Senjang. Selain itu menjelaskan Kesenian Senjang dalam konteks sosial-budaya masyarakat Musi Banyuasin, mendeskripsikan bentuk Kesenian Senjang, pemaknaannya sampai pada fungsinya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tekhnik analisis interpretasi dan pendekatan kebudayaan, dan oleh karena itu menggunakan data kualitatif di mana peneliti sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Sumber data yang menjadi sasaran penelitian adalah visual penyajian Senjang dan rekaman audio visual Senjang di Sekayu ibukota kabupaten Muba. Selain itu metode etnografi juga digunakan dengan pendekatan emik dan etik guna menemukan permasalahan yang sebenarnya terjadi.Senjang Musi Banyuasin adalah subjek utama dari penelitian ini, dengan menggunakan metode kualitatif interpretatif dalam pengolahan data, menganalisis keberlangsungan Senjang dari masa ke masa yang mengalami perubahan baik bentuk maupun fungsinya. Senjang yang pada awal keberadaannya memiliki bentuk yang sederhana tanpa instrumen musik, terus bergerak dan berkembang mengikuti arus zaman sampai pada era saat ini. Tampilan Senjang sudah lebih pada komersial tergantung keinginan pengguna jasa. Fungsi Senjang dimanfaatkan sebagai media propaganda bagi penguasa. Senjang masih eksis dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat kabupaten Musi Banyuasin.
ACTIVE APPLICATION OF LEARNING TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES OF THEATER ASPECTS IN CLASS X ARTS AND CULTURE LEARNING MADRASAH ALIYAH ALLU Ardi Sikai
JURNAL PAKARENA Vol 6, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v6i1.15148

Abstract

Active Application of Learning to Improve Student Learning Outcomes to the Aspects of Theater in Learning Arts and Culture Class X Madrasah Aliyah Allu. Department of Performing Arts, Department of Educational Education, Faculty of Art and Design, Makassar State University. Advisor I Hamrin, S.Pd, M.Sn. And Advisor II Dr. Andi Ihsan, S.Sn, M.Pd.This researcher aims to increase students' interest in learning about art and culture aspects of theater class X MADRASAH ALIYAH ALLU through active learning methods, which are active learning methods which will then influence student learning outcomes in the art and culture learning process of class X MADRASAH ALIYAH ALLU, Bangkala District Jeneponto.In accordance with this type of research, namely Classroom Action Research, the researcher has three stages of activity in the form of cycles, namely Pre Cycle, Cycle I, Cycle IIBased on the results of the provision of the Preliminary Test (Pre-Cycle) the data obtained student learning outcomes have a percentage of classical completeness 20% with an average value of 54.3. In the first cycle student learning outcomes have a percentage of 43% with an average value of 61.33. In cycle II student learning outcomes have a classical percentage of completeness 80% with an average value of 77. The results of research conducted prove that increasing student learning outcomes, prove by, students follow learning through the application of active learning that can be done in the teaching process and teacher performance .Keywords: Active Learning, Student learning interest outcomes in learning 
KECAPI EMPAT SEKAWAN GROUP'S PERFORMANCE IN SIDRAP REGENCY, SOUTH SULAWESI Andi Zulfikar Alam
JURNAL PAKARENA Vol 6, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v6i1.20094

Abstract

Kecapi Empat Sekawan Group's performance is one of the traditional Bugis music performances in the Sidrap area that has uniqueness and differences from other harp games. This Four Sekawan Harp Group performance is a musical performance accompanied by the attractions of the performers. This research uses a qualitative descriptive approach with a focus on researching the performance form of the Four Sekawan Harp Group in Sidrap Regency of South Sulawesi. Data collection techniques using observations, interviews, and documentation. Data analysis techniques by reducing data, grouping data, and concluding. The results showed that the performance form of The Harp Group of Four Sekawan is composed of actors, the type of elong kelong sung, the attractions of pakacapi sere, musical instruments played, costumes, time and place of performance
PEMBELAJARAN SENI KRIYA DARI BAHAN STIK ES KRIM BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 2 SINJAI Ari wibowo
JURNAL PAKARENA Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v5i2.13101

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei, survei dilakukan di SMA Negeri 2 Sinjai, Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Perencanaan pembelajaran seni kriya dari bahan stik es krim bagi peserta didik kelas XI, (2) Pelaksanaan pembelajaran seni kriya dari bahan stik es krim untuk peserta didik kelas XI, dan (3)Evaluasi pembelajaran seni kriya dari bahan stik es krim bagi peserta didik kelas XI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang (1) Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah disusun oleh guru bidang studi, (2) Langkah-langkah pembelajarn yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, (3) Evaluasi pembelajaran yang meliputi penialaian sikap dan keterampilan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran seni kriya dari bahan stik es krim mengacu pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) telah disusun dengan baik, (2) Pelaksanaan Pembelajaran seni kriya dari bahan stik es krim bagi peserta didik kelas XI IIS III telah dilaksanakan sesuia dengan RPP yang telah disusun, baik pada kegiatan pendahuluan, inti, maupun penutup, dan (3) Evaluasi pembelajaran seni kriya dari bahan stik es krim bagi peserta didik kelas XI IIS III telah dilaksanakan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun, baik pada penilaian sikap maupun keterampilan.
THE JOURNEY OF LIFE AND CREATIVITY "KEMAS ANWAR BECK" THE ARTIST OF PLEMBANG BAGHI Irawan Sukma
JURNAL PAKARENA Vol 6, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v6i1.19640

Abstract

The article entitled “The journey of life and creativity of Kemas Anwar Beck the PlembangBaghi artists” was theoretically encouraged to understand the aspects of the work, thought and success of the package of Kemas Anwar Beck’s natural talent. The choise pf Yaii Beck is a close call for Kemas Anwar Beck as a research subject because he is a skilled and successful atists with many skills, who created Palembang songs and dance traditions of South Sumatera and did an understanding of smooth Palembang remains intact. The author approaches psichology directly through interviews using theoretical and multiple concepts in humanities and social sciences. The results of the study revealed that Kemas Anwar Beck is the one who successfully contributed his work to the development of the art in South Sumatera.
MAPPERE' Sartika Sartika
JURNAL PAKARENA Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v5i2.12509

Abstract

Naskah Tari ini merupakan uraian tentang karya tari dengan judul MAPPERE’. Yang di dalamnya menguraikan beberapa permasalahan, yakni 1) Bagaimana proses eksplorasi gerak pada penggarapan karya tari Mappere di Kab. Bone. 2) Bagaimana komposisi tari dalam karya tari Mappere’ di Kab. Bone. Metode yang digunakan dalam garapan karya tari ini yaitu, tahap eksplorasi dan komposisi tari dimana suatu proses penjajagan terhadap konsep yakni munculnya suatu ide-ide gerak yang muncul dari tahap penjajagan konsep (eksplorasi), serta komposisi tari di mana tahap ini dijadikan sebagai struktur atau alur menjadi suatu pola gerakan, sehingga muncul gerak secara spontanitas yang kemudian membuat gerak-gerak dalam karya Mappere’. Hasil karya ini yaitu 1) Proses eksplorasi yang dilakukan pada penggarapan karya tari “Mappere”yang bersumber dari pesta rakyat masyarakat Bugis Bone tepatnya Desa Mattoanging yaitu Mappere’ yang merupakan salah satu pesta rakyat sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas keberhasilan panen yang mereka proses sehingga melakukan tradisi Mappere’ maka dari itu dalam karya ini yang disampaikan penata yakni pentingnya melestarikan dan menjaga budaya, sehingga terciptalah karya tari Mappere’. 2) Komposisi tari dalam karya tari Mappere’ yaitu. a) Gerak tari dalam karya ini yaitu gerak tradisi Bugis yang dikembangkan dalam gerak kreasi. b) Penari dalam karya ini jumlah penari yang digunakan yaitu 8, 3 penari laki-laki dan 5 penari perempuan. c) Musik dalam karya ini menggunakan musik langsung atau live. d) Tata rias yang digunakan pada penari perempuan yaitu rias cantik, sedangka penari laki-laki menggunakan tata rias yang lebih mempertajam dibawah mata. e) Tata busana dalam karya ini penari perempuan memakai kostum yang menyerupai baju bodo mempunyai dalaman warna kuning,luaran warna kuning,ikat pinggang dan memakai celana aladin, sedangkan penari laki-laki memakai kostum baju lengan pendek,ikat pinggang dan celana aladin setengah lutu. f) Properti pada karya ini menggunakan properti lilin, dupa, penapis (pattapi) dan ayunan. g) Tata cahaya pada karya ini menggunakan beberapa pencahayaan, seperti merah, hijau, putih dan kuning.
VISUAL DIGITAL MARKETING STRATEGY FOR BEST WESTERN PREMIER LA GRANDE HOTEL RESTAURANT IN BANDUNG Mardiani Sukarana; Muhammad Anas
JURNAL PAKARENA Vol 6, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v6i1.19369

Abstract

The problem that often occurs in the scope of hotel regulations is marketing, in the sense that hotel restaurants are still often located in hotels, both management and marketing. Hotel marketing is still dominated by basic facilities such as rooms and meeting rooms, so the marketing of the restaurant is less significant. This has an impact that the source of income from the restaurant is not able to meet the target. Therefore it is necessary to conduct research on how the role of hotels in promoting restaurants and how to implement visual digital marketing strategies in boosting restaurant publications. The purpose of this study is to reveal a marketing strategy that applies visual digital marketing by the managers of Best Western Premier La Grande in applying digital marketing with a creative human approach. The type of research used is field research, using a qualitative descriptive approach. The research produces descriptive data that analyzes the role of digital or online marketing at the Best Western Premier La Grande hotel. The results showed that the Best Western La Grande Hotel in Bandung implemented a marketing strategy based on creativity and used a digital marketing approach. This can be seen from the findings in the field that the Best Western Premier Bandung hotel has an online website which is located at http://bwpremierlagrande.com/ and Digital Brochure or E-brochure. In addition to supporting hotel marketing, these two contents also introduce the restaurant owned by the Best Western Premier Bandung hotel. The marketing creativity of the Best Western hotel and restaurant management team does not only stop at the website and e-brochure, the manager of the Best Western Premier Bandung Hotel through their public relations IT uses hashtags in the Instagram application, especially to introduce the restaurant. Some restaurant visitors are advised to take a photo of the dining menu and then upload it on Instagram with the hashtag Best Western Premier Bandung. With this hashtag, netizens will find it easier to get information quickly when looking for content related to hotels or restaurants. 
YAMI KAWAII STYLE VISUAL SIGN STUDY Mestika Nawang Sukma
JURNAL PAKARENA Vol 6, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v6i1.21345

Abstract

The function of today’s fashion is not only as a cover of the body for the sake of modesty, but as a way of communicating. Fashion communication can be conveyed through clothing, costumes, and make-up which associated with the latest issues, such as mental health. WHO revealed that 450 million people in the world had suffer from mental disorders, and more than 150 million people have experience depression. The issue of fashion and mental health gave birth to a subculture in Japan called Yami Kawaii. Yami Kawaii is a fashion style that represents a depressive style of clothing with a cute touch. Dressing in the Yami kawaii style is a way for some people to send a message to others that they are suffering from a psychological or mental disorder that is shown through the clothes they wear. This study aims to see visual signs in the Yami Kawaii style as a representation of mental health. This study uses visual analysis with an element of fashion theory approach with six (6) elements of fashion, including: (1) Silhouettes, (2) Lines, (3) Details, (4) Fabric, (5) Motifs, (6) Colors. The results of this study indicate that the overall style of Yami Kawaii contains 6 elements of fashion to deliver the messages about mental health issue.

Page 4 of 14 | Total Record : 136