cover
Contact Name
laelatus Syifa Sari Agustina
Contact Email
laelatussyifa.sa@staff.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wacana@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Gedung D Fakultas Kedokteran UNS Jl. Ir. Sutami no. 36A, Kota surakarta (solo), Jebres, Jawa Tengah, 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WACANA
ISSN : 20850514     EISSN : 27161625     DOI : https://doi.org/10.13057/wacana.v12i1
Wacana adalah wadah pengembangan psikologi di indonesia khususnya dibidang indegenous yang memuat naskah-naskah ilmiah penelitian empiris. Psikologi dalam ranah indegenous mengkhususkan diri pada studi yang mengangkat seni, etnis, budaya, nilai-nilai kepercayaan, spiritualitas, agama dan kearifan lokal yang saling mempengaruhi proses sosial dan proses individual serta hubungan intra dan/atau inter kelompok dan lingkungan. Kajian dalam bidang-bidang psikologi lainnya dapat dimuat dalam Wacana sepanjang memiliki relevansi dengan psikologi khusunya bidang indegenous.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2015)" : 8 Documents clear
Pengaruh Permainan Tradisional Bentengan Terhadap Interaksi Sosial Anak Asuh di Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo Mutia Febri Nurastuti; Suci Murti Karini; Istar Yuliadi
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.663 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.83

Abstract

Pengaruh Permainan Tradisional Bentengan Terhadap Interaksi Sosial Anak Asuh di Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo Effect of Traditional Games Bentengan on Social Interaction in Orphans in Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo Mutia Febri Nurastuti, Suci Murti Karini, Istar Yuliadi Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Perbedaan individu dalam suatu masyarakat dapat memengaruhi interaksi sosial yang terjadi, tidak terkecuali di panti asuhan. Panti asuhan merupakan rumah yang berisi banyak individu dengan latar belakang yang berbeda. Setiap individu memiliki sifat, karakter, dan masa lalu berbeda. Individu-individu di harapkan untuk dapat membentuk suatu interaksi sosial yang baik agar tercipta keadaan yang nyaman sehingga panti asuhan dapat menjadi rumah yang menyenangkan bagi anak asuh. Salah satu cara untuk meningkatkan interaksi sosial pada anak asuh panti asuhan adalah dengan melakukan permainan tradisional bentengan di Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo. Penelitian ini menggunakan desain Randomize Pretest-Posttest Control Group Design dengan subjek penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling, yaitu menentukan subjek berdasarkan suatu kriteria. Kriteria subjek dalam penelitian ini, yaitu anak asuh Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo, berusia 7 hingga 11 tahun, dan bersedia mengikuti penelitian. Metode lain yang digunakan adalah total sampling, yaitu menggunakan seluruh subjek yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Subjek yang sesuai kriteria berjumlah 20 anak, kemudian dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan jumlah anggota kelompok 10 anak asuh. Kelompok eksperimen dalam penelitian ini diberikan perlakuan berupa permainan tradisional selama empat pertemuan dengan 60 menit pada setiap pertemuannya. Permainan diberikan oleh peneliti dan dua fasilitator yang merupakan pengasuh di Balai Yatim Hajah Maryam. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Skala Interaksi Sosial dengan nilai uji daya beda (Corrected Item-Total Correlation) antara 0,315 hingga 0,696 dan nilai reliabilitas (α) 0,905. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji Independent Sample T Test diperoleh nilai t hitung sebesar 6,921 > nilai t tabel 2,101 dan p sebesar 0,000 < nilai α 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional terhadap interaksi sosial anak asuh di Balai Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo. Pengaruh permainan tradisional bentengan juga dapat diamati melalui perubahan perilaku pada kelompok eksperimen antara sebelum diberi perlakuan hingga penelitian selesai. Anak asuh yang semula menarik diri dari lingkungan Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo menjadi lebih dekat dengan lingkungan. Kata Kunci : Interaksi Sosial, Permainan Tradisional Bentengan
PENGARUH MENDENGARKAN AYAT-AYAT AL QURAN TERHADAP PENURUNAN STRES PADA PASIEN KANKER SERVIKS Iis Fitriatun; Nanang Wiyono; Arif Tri Setyanto
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.695 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.84

Abstract

Pengaruh Mendengarkan Ayat-ayat Al Quran terhadap Penurunan Stres pada Pasien Kanker Serviks The Effect of Listening to The Verses The Quran to Decrease Stress on The Cervical Cancer Patients Iis Fitriatun, Nanang Wiyono, Arif Tri Setyanto Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi harus menjalani hospitalisasi di rumah sakit. Intervensi medis, dampak yang ditimbulkan dari intervensi medis, proses hospitalisasi rentan menjadi sumber stres bagi pasien kanker serviks. Individu merespon stres melalui dua jalur yaitu respon psikologis dan fisiologis. Respon psikologis akan termanifestasikan dengan adanya ketakutan, ketidakberdayaan dan kecemasan. Sedangkan respon fisiologis terhadap stres akan mengaktifkan respon HPA aksis untuk mensekresikan hormon kortisol. Semakin tinggi stres yang dialami maka akan meningkatkan sekresi hormon kortisol oleh kelenjar adrenal. Hormon kortisol dapat diukur dengan menggunakan sampel saliva individu dan dianalisis dengan teknik ELISA. Pendekatan intervensi klinis bagi pasien hendaknya dilakukan secara holistik dengan mempertimbangkan aspek psikospiritual. Salah satu pendekatan psikologi yang mulai dikembangkan dalam bidang intervensi klinis adalah dengan menggunakan terapi musik. Terapi musik memiliki pengaruh yang efektif untuk menurunkan stres (Mucci & Mucci, 2002; O’Callaghan, 2006; Dewi, 2009) Ayat-ayat Al Quran yang dibacakan sesuai dengan kaidah tajwid dapat memberikan efek relaksasi seperti terapi musik bagi yang mendengarkannya sehingga ayat-ayat Al Quran yang dibacakan sesuai kaidah tajwid dapat menurunkan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan ayat-ayat Al Quran dalam menurunkan stres dan kadar kortisol pada pasien kanker serviks. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah single case experimental design dengan metode studi kasus. Perlakuan mendengarkan ayat-ayat Al Quran diberikan sebanyak lima kali dalam lima hari. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,022 untuk Skala Stres dan 0,090 untuk kadar kortisol dengan taraf signifikansi 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa mendengarkan ayat-ayat Al Quran memiliki pengaruh yang signifikan untuk menurunkan stres psikologis dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan untuk menurunkan kadar kortisol pada pasien kanker serviks. Kata kunci: Stress, ayat-ayat Al Quran, kortisol.
Studi Kasus Pola Intimasi Dengan Teman Sebaya Pada Remaja Bonaventura Arya Gemilang; Istar Yuliadi; Salmah Lilik
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.674 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.80

Abstract

Studi Kasus Pola Intimasi Dengan Teman Sebaya Pada Remaja Case Study Pattern Of Intimacy With Peers in Adolescent With Autism Bonaventura Arya Gemilang, Istar Yuliadi, Salmah Lilik Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Remaja cenderung untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama dengan teman-teman yang membuat para remaja menjadi lebih dekat dengan teman mereka. dan dari kedekatan tersebut akan timbul suatu intimasi yang membuat hubungan pertemanan menjadi lebih mendalam. Bagi mereka yang mempunyai gangguan seperti autisme sangatlah sulit untuk membangun suatu hubungan yang mendalam, namun mereka mempunyai cara masing-masing dalam membangun hubungan yang mendalam dengan orang lain. Penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana mereka yang mengalami gangguan autisme dan sudah memasuki masa remaja dapat membangun suatu hubungan yang dalam dengan teman sebaya mereka. Hubungan yang dalam ini dilihat melalui bagaimana interaksi dan kedekatan mereka, pengaruh yang diberikan, adanya hubungan timbal balik, serta berbagi satu sama lain. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data empiris dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan riwayat hidup. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data empiris dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan riwayat hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka dengan gangguan autisme juga bisa untuk membangun suatu hubungan yang mendalam dengan teman sebaya mereka. Mereka bisa berkmounikasi dan berinteraksi dengan teman dekat mereka layaknya remaja normal pada umumnya. Kata kunci: Autisme, Intimasi, Remaja
Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Work Life Balance dengan Kepuasan Kerja pada Guru Sekolah Dasar di Yayasan Perhimpunan Pendidikan Kristen Surakarta Tiara Adjeng Endrastyana; Bagus Wicaksono; Pratista Arya Satwika
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.859 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.81

Abstract

Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Work Life Balance dengan Kepuasan Kerja pada Guru Sekolah Dasar di Yayasan Perhimpunan Pendidikan Kristen Surakarta The Correlation between Transformational Leadership Style and Work Life Balance with Job Satisfaction of Elementary School Teachers in Yayasan Perhimpunan Pendidikan Kristen Surakarta Tiara Adjeng Endrastyana, Bagus Wicaksono, Pratista Arya Satwika Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Sumber daya manusia merupakan modal utama organisasi yang berperan sebagai penggerak organisasi. Guru sebagai salah satu elemen sumber daya manusia di sekolah memiliki peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Guru yang merasa puas dengan pekerjaannya akan menentukan keberhasilan para siswa. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan transformasional dan work life balance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dan work life balance dengan kepuasan kerja; 2) hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja; 3) hubungan antara work life balance dengan kepuasan kerja pada guru Sekolah Dasar di Yayasan Perhimpunan Pendidikan Kristen Surakarta. Seluruh populasi dalam penelitian ini digunakan sebagai sampel penelitian, sehingga penelitian ini disebut sebagai studi populasi. Sampel penelitian adalah 70 guru Sekolah Dasar di Yayasan Perhimpunan Pendidikan Kristen Surakarta. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala kepuasan kerja yang terdiri dari 35 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,912, skala gaya kepemimpinan transformasional yang terdiri dari 42 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,960, dan skala work life balance yang terdiri dari 25 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,874. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai Fhitung = 22,911 > Ftabel = 3,143 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan R = 0,649 yang berarti ada hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dan work life balance dengan kepuasan kerja. Nilai korelasi sebesar 0,280 dan signifikansi 0,024 (p < 0,05) menunjukkan bahwa secara parsial ada hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja. Hasil perhitungan uji korelasi parsial juga menunjukkan ada hubungan antara work life balance dengan kepuasan kerja, yang ditunjukkan dari nilai korelasi sebesar 0,404 dan signifikansi 0,001 (p < 0,05). Nilai R2 (R Square) sebesar 0,421 menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan work life balance secara serentak memberikan sumbangan efektif sebesar 42,1% terhadap kepuasan kerja. Sumbangan relatif gaya kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja sebesar 38%. Sumbangan relatif work life balance terhadap kepuasan kerja sebesar 62%. Kata Kunci: kepuasan kerja, gaya kepemimpinan transformasional, work life balance
Pengaruh Pelatihan Pengenalan Diri Terhadap Peningkatan Harga Diri Remaja Panti Asuhan Pamardi Yoga Surakarta Restuti, Novialita; ., Machmuroch; Abdul Hakim, Mohammad
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.178 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.86

Abstract

Pengaruh Pelatihan Pengenalan Diri Terhadap Peningkatan Harga Diri Remaja Panti Asuhan Pamardi Yoga Surakarta The Influence of Self Knowing Training to Increase The Self Esteem Of Orphan Adolescent in Pamardi Yoga Surakarta Orphanage Novialita Restuti, Machmuroch, Moh. Abdul Hakim Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Salah satu permasalahan yang dihadapi anak panti asuhan adalah kecenderungan untuk rendah diri, terlebih anak panti asuhan yang menginjak usia remaja dimana sedang terjadi masa transisi dan anak mulai mencari jati diri. Hal ini dapat diatasi di antaranya dengan memberikan pelatihan pengenalan diri untuk meningkatkan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengenalan diri positif terhadap peningkatan harga diri remaja penghuni Panti Asuhan Pamardi Yoga. Pelatihan pengenalan diri positif merupakan suatu rangkaian pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan untuk mengenali diri berikut kelebihan serta kelemahannya sehingga peserta dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki. Pelatihan pengenalan diri positif menggunakan metode ceramah, diskusi kasus, dan simulasi. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan desain penelitian adalah non-randomized pretest-postest control group design. Jumlah subjek penelitian sebanyak 20 orang remaja.Pelatihan pengenalan diri dan restrukturisasi kognitif diberikan oleh dua orang fasilitator sebanyak dua kali pertemuan dengan durasi setiap pertemuan selama 100 menit. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala State Self Esteem Scale dengan indeks korelasi bergerak dari 0,320 sampai 0,757 dan koefisian reliabilitas (α) 0,900. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan Independent Sample T Test didapatkan nilai t hitung sebesar 3,899 dan probabilitas (p) signifikansi 0,0005 (uji satu sisi) dengan t tabel 1,743. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel. Oleh karena probabilitas (p) 0,0005 lebih kecil dari = 0,05 dan t hitung sebesar 3,899 > t tabel 1,743 maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengenalan diri positif berpengaruh terhadap peningkatan harga diri remaja penghuni panti asuhan Pamardi Yoga. Kata kunci : harga diri, remaja penghuni panti asuhan, pelatihan pengenalan diri.
Hubungan antara Locus of Control Internal dan Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Program Studi Psikologi UNS Aji Nugroho, Damas; Hardjajani, Tuti; Arif Karyanta, Nugraha
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.478 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.82

Abstract

Hubungan antara Locus of Control Internal dan Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Program Studi Psikologi UNS The Relationship between Internal Locus of Control and Emotional Intelligence with Prosocial Behavior on Students of Psychology Department UNS Damas Aji Nugroho, Tuti Hardjajani, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Perilaku prososial merupakan tindakan yang ditunjukkan individu dalam rangka memberikan keuntungan bagi orang lain. Sebagai elemen masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial yang besar, mahasiswa perlu untuk meningkatkan perilaku prososial. Ada banyak hal yang mempengaruhi perilaku prososial, diantaranya adalah locus of control internal dan kecerdasan emosi. Sikap tanggung jawab yang dimiliki individu dengan locus of control internal akan memberikan andil bagi pemberian pertolongan, sedangkan individu dengan kecerdasan emosi tinggi akan mengaktivasi empati yang akan digunakan sebagai dasar dalam pemberian pertolongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan perilaku prososial, hubungan antara locus of control internal dengan perilaku prososial, dan hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada mahasiswa Program Studi Psikologi UNS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi UNS yang terdiri dari empat angkatan sejumlah 293 mahasiswa. Sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku prososial, skala locus of control internal, dan skala kecerdasan emosi. Hasil analisis data menggunakan regresi linear berganda didapatkan nilai Fhitung 52,878 > Ftabel 3,09, p < 0,05, dan nilai R = 0,722. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,522 atau 52,2%, dimana sumbangan efektif locus of control internal sebesar 12,84% dan sumbangan efektif kecerdasan emosi sebesar 39,36%. Secara parsial, terdapat hubungan antara locus of control internal dengan perilaku prososial dengan nilai rx1y¬ = 0,220, p < 0,05; serta terdapat hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial dengan nilai rx2y = 0,507, p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan perilaku prososial, antara locus of control internal dengan perilaku prososial, dan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada mahasiswa Program Studi Psikologi UNS. Locus of control yang berorientasi internal dan kecerdasan emosi yang tinggi akan berpengaruh kepada perilaku prososial yang tinggi. Kata kunci: perilaku prososial, locus of control internal, kecerdasan emosi
Pelatihan Mental Imagery Untuk Menurunkan Kecemasan Bertanding pada Atlet Taekwondo di Dojang Patriot Wonosobo Ayuningtyas Sekar A P; Suci Murti Karini; Rin Widya Agustin
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.696 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.87

Abstract

Pelatihan Mental Imagery Untuk Menurunkan Kecemasan Bertanding pada Atlet Taekwondo di Dojang Patriot Wonosobo Mental Imagery Training For Reducing Anxiety in Competition on Taekwondo Athletes at Dojang Patriot Wonosobo Ayuningtyas Sekar Asmara Putri, Suci Murti Karini, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Setiap atlet pasti mempunyai keinginan tampil secara maksimal agar dapat mencapai hasil yang terbaik. Tuntutan yang dialami oleh atlet tidak hanya dari dalam dirinya sendiri namun juga biasa diperoleh dari lingkungan disekitarnya.Tekanan-tekanan baik dari dalam diri dan dari lingkungan atlet itu sendiri menyebabkan atlet mengalami kecemasan, jika tidak dapat dikontrol maka akan mempengaruhi performa sehingga tidak dapat tampil dengan maksimal. Pelatihan mental imagery merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang bertujuan membantu atlet taekwondo untuk dapat mengontrol kecemasan bertanding yang dialami sehingga dapat memberikan performa yang terbaik dalam bertanding. Pelatihan mental imagery menggunakan metode ceramah, diskusi, role play dan simulasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Jumlah subjek penelitian sebanyak 10 orang atlet taekwondo yang mempunyai kecemasan sedang dan tinggi berdasarkan skala kecemasan dari peneliti yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu lima subjek untuk kelompok eksperimen dan lima untuk kelompok kontrol dengan menggunakan teknik matching. Pelatihan mental imagery diberikan oleh dua orang fasilitator sebanyak tiga kali pertemuan dengan materi hari pertama ketajaman, materi hari kedua keterkendalian, dan materi hari ketiga evaluasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kecemasan dengan indeks korelasi bergerak dari 0,011 sampai dengan 0,751 dan koefisian reliabilitas (α) 0,741. Berdasarkan analisis kualitatif masing-masing subjek kelompok eksperimen mengalami penurunan skor kecemasan bertanding setelah diberi perlakuan berupa pelatihan mental imagery. Sedangkan uji hipotesis dengan menggunakan uji Mann-Whitney U-test diperoleh nilai probabilitas (p) 0,094 (uji dua sisi) (p>0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan skor kecemasan bertanding antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan berupa pelatihan mental imagery. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan mental imagery tidak efektif untuk menurunkan kecemasan bertanding pada atlet taekwondo, perbedaan skor kecemasan bertanding yang dialami oleh subjek dimungkinkan terjadi karena faktor-faktor lain dan bukan karena pengaruh dari pelatihan mental imagery. Kata kunci : kecemasan bertanding, atlet taekwondo, pelatihan mental imagery.
Hubungan antara Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Motivasi Kerja dengan Pengembangan Karir pada Pegawai PT Andalan Multi Kencana Jakarta Dian Kumalasari Kumalasari; Munawir Yusuf; Aditya Nanda Priyatama
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.695 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.85

Abstract

Hubungan antara Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Motivasi Kerja dengan Pengembangan Karir pada Pegawai PT Andalan Multi Kencana Jakarta The Correlation between Extrovert Personality Type and Work Motivation towards Career Development on Employees of PT Andalan Multi Kencana Jakarta Dian Kumalasari , Munawir Yusuf, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Pengembangan karir merupakan suatu unsur penting dalam mengatur sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan. Pegawai yang memiliki tingkat pengembangan karir yang baik akan meningkatkan kepuasan karir dan akan berujung pada peningkatan produktivitas kerja pegawai. Tipe kepribadian ekstrovert dan motivasi kerja dianggap menjadi faktor yang akan membantu meningkatkan tingkat pengembangan karir yang dimiliki oleh pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Hubungan antara tipe kepribadian ekstrovert dan motivasi kerja dengan pengembangan karir, 2. Hubungan tipe kepribadian ekstrovert dengan pengembangan karir, dan 3. Hubungan antara motivasi kerja dengan pengembangan karir pada pegawai PT Andalan Multi Kencana Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai PT Andalan Multi Kencana Jakarta yang berusia 25-45 tahun. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 60 pegawai. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala pengembangan karir, skala tipe kepribadian ekstrovert, dan skala motivasi kerja. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan nilai R = 0,703; p = 0,000 (p Ftabel = 3,158. Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian ekstrovert dan motivasi kerja dengan pengembangan karir. Hasil uji hipotesis kedua nilai rx1-y = -0,129 dan p = 0,330 (p>0,05), menunjukkan hubungan yang tidak signifikan antara tipe kepribadian ekstrovert dengan pengembangan karir. Sementara itu, nilai rx2-y = 0,648 dan p = 0,000 (p

Page 1 of 1 | Total Record : 8