cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
DETERMINATION OF THE BEST FORECASTING METHOD FROM MOVING AVERAGE, EXPONENTIAL SMOOTHING, LINEAR REGRESSION, CYCLIC, QUADRATIC, DECOMPOSITION AND ARTIFICIAL NEURAL NETWORK AT PACKAGING COMPANY Lina Gozali; Sharin Candra; Andres Andres; Natalia Velany Putri; Frans Jusuf Daywin; Carla Olyvia Doaly; Vivi Triyanti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i2.13377

Abstract

PT. Peace Industrial Packaging is a company that produces Styrofoam and plastic bottles that are used as containers or places or commonly referred to as packaging used by other companies to place their finished products. After getting data on the number of requests and production results obtained every month then the data will be processed using several forecasting methods such as Single Moving Average; Double Moving Average; Weight Moving Average; Single Exponential Smoothing; Double Exponential Smoothing; Linear Regression; Quadratic Method, Method Cyclic; Decomposition Method; and Artificial Neural Network (ANN) Method. After conducting the research calculation, the following conclusions can be drawn. The right forecasting method used for the HBL 100 ML product is the ANN (Artificial Neural Network) method because it has the smallest error value, namely the MAD error method of 760.583554, the MSE error method of 863,032.834043, the SDE error method of 970.304264, the MAPE error method is 0.112530, and the MPE error method is 0.112530
PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN LOKAL TALAS BOGOR (Colocasia Esculenta) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN DONAT MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Saraswati Martika Padma; Zulfa Shafira Prihastari; Anjar Ruspita Sari; Ika Restu Revulaningtyas; Diklusari Isnarosi Norsita
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i2.10264

Abstract

Talas memiliki nilai ekonomi yang rendah, mudah didapatkan dan nilai kandungan serat yang dapat berguna untuk membantu pencernaan makanan dalam tubuh, sehingga talas cocok digunakan untuk bahan tambahan pada adonan yang dapat menggantikan penggunaan kentang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dalam pengembangan produk donat talas. Metode yang digunakan dalam pengembangan produk donat talas yaitu Quality Funtion Deployment (QFD) dengan menerjemahkan keinginan konsumen ke dalam rancangan teknis. Konsumen didapatkan dari penyebaran kuesioner menggunakan metode teknik sampling purposive sampling non probabilitydengan responden sasaran yaitu berdomisili di Bogor atau wisatawan yang sering berkunjung ke Bogor dan pernah mengonsumsi donat. Berdasarkan hasil kuesioner, menginginkan responden rasa donat yang tidak dominan dengan topping rasa, rasa manis yang pas, teksur yang lembut dan empuk, warna donat yang menarik, aroma donat yang kuat, ukuran donat dengan diameter 5 cm, dan donat tidak hanya dijadikan sebagai makanan camilan saja melainkan donat memiliki manfaat fungsional. Hasil dari analisis House of Quality HOQ menggunakan metode Quality Funtion Deployment (QFD) menunjukkan bahwa kebutuhan teknis yang menjadi prioritas yaitu penambahan warna dan proses penggorengan yang akan mempengaruhi atribut warna serta penambahan talas yang sesuai akan mempengaruhi tekstur donat dan fungsional dari produk donat.
PENGUKURAN EFISIENSI PUSKESMAS NON RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS) Vera Devani; Wilita Suwandi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.8416

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan yang banyak digunakan oleh masyakat salah satunya adalah puskesmas. Oleh karena itu puskesmas harus meningkatkan efisiensinya yaitu keseimbangan antara yang dilayani dan yang melayani atau disebut input dan output. Metode DEA (Data Envelopment Analysis) digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi relatif dan membandingkan efisiensi setiap puskesmas non rawat inap di Pekanbaru dan mengetahui variabel mana yang paling mempengaruhi nilai efisiensi selanjutnya dilakukan analisa sensitivitas untuk mengetahui rentang (range) solusi optimal dapat diterapkan apabila terjadi perubahan pada model yang digunakan. Berdasarkan analisis dan pengolahan data dengan metode DEA CRS-Primal yang berorientasi output dapat diketahui bahwa seluruh puskesmas berada pada kondisi efisien kecuali Puskesmas Melur dengan nilai 0,9740703. Puskesmas tersebut dinilai kurang mampu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menghasilkan jumlah pasien seperti puskesmas lain yang berada pada kondisi efisien. Berdasarkan analisa sensitivitas nilai dual price Puskesmas Senapelan, Puskesmas Pekanbaru Kota, Puskesmas Lima Puluh, Puskesmas Melur, Puskesmas Rumbai, Puskesmas Umban Sari, Puskesmas Sail dan Puskesmas Payung Sekaki tidak akan mempengaruhi solusi optimal yang dicapai. Berdasarkan nilai slack or surplus dapat diketahui kendala mana yang aktif (bernilai nol) dan mana kendala yang tidak aktif (bernilai bukan nol),  apabila nilai dual price bernilai nol maka dapat diabaikan.
APLIKASI METODE KANSEI ENGINEERING UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK COOKIES HOME INDUSTRY LITTLE TREATS Nicholas Nicholas; Helena Juliana Kristina; Lithrone Laricha Salomon
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i2.12656

Abstract

Home industry adalah semua kegiatan ekonomi berupa pengolahan barang menjadi bernilai tinggi untuk penggunanya, dilakukan oleh masyarakat pengusaha dari golongan ekonomi lemah atau perusahaan kecil. Home industry Little Treats merupakan usaha rumahan yang memproduksi cookies. Agar home industry Little Treats dapat bertahan di kedepannya, maka diperlukan tanggapan dari konsumen mengenai produk cookies home industry Little Treats agar sesuai dengan keinginan konsumen. Salah satu metode yang dapat menggambarkan preferensi konsumen adalah metode kansei engineering. Kansei engineering dapat membantu untuk memahami keinginan konsumen melalui perasaan dan impresi (kansei) terhadap suatu produk yang nantinya diterjemahkan ke dalam kansei word. Pada penelitian ini diperoleh 11 kansei words yang mewakili keinginan konsumen. Kansei words tersebut diterjemahkan ke dalam 5 item dan 11 kategori item untuk produk cookies. Dengan menggunakan orthogonal design pada software SPSS v26 didapatkan 8 stimuli. Selanjutnya digunakan analisis konjoin untuk mengetahui korelasi antara kansei words dengan item dan kategori rancangan produk. Melalui hasil analisis konjoin, didapatkan kombinasi rancangan pengembangan produk cookies dengan utilitas terbesar pada setiap itemnya, yaitu tipe soft cookies dengan ketebalan 1-2 cm dan berukuran besar (5-7 cm) untuk porsinya dimakan sendiri dan memiliki varian rasa red velvet cream cheese.
PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK DESK ORGANIZER DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING DAN MODEL KANO Iwan Aang Soenandi; Marcelle Marcelle; Ronaldo Josua Ondang; Antika Ningrum Sundoro
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i2.12701

Abstract

Era globalisasi seperti sekarang ini, situasi dan kondisi persaingan di bidang industri maupun bidang jasa semakin ketat. Setiap perusahaan bersaing ingin menjadi yang terbaik. Untuk mennambahkan nilai pada produk agar mampu bersaing di pasar.Dalam persaingan, setiap perusahaan memiliki caranya masing – masing untuk meningkatkan nilai dari produk yang ditawarkan. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai adalah dengan inovasi produk. Ada beberapa faktor yang diinovasikan dalam sebuah produk, salah satunya adalah desain produk. Ada berbagai macam metode untuk memperbaharui sebuah desain produk. Kansei adalah salah satu metode pembaharuan desain yang berdasarkan pada emosi dan psikologi konsumen.  Pada kesempatan kali ini, produk yang akan kita lakukan inovasi terhadap desainnya adalah produk desk organizer. Kerja produktif tidak saja mengenai keterampilan kerja, namun, lingkungan kerja yang nyaman yang menunjang suatu penyelesaian dan kelancaran kerja. Untuk itu dalam mengatasi hal ketidaksengajaan menghilangkan barang di atas meja, maka Desk Organizer menjadi salah satu barang yang dapat memecahkan permasalahan ini.
PEMILIHAN JENIS INFRARED TEMPERATURE SENSOR UNTUK PEMBUATAN PROTOTYPE UNTOUCHABLE DOOR HANDLE DENGAN MULTICRITERIA DECISION MAKING Nursinta Vania Azalia Simanjuntak; Yulindah Sandri Saragih; Mesarah Hutasoit; Benedikta Anna Haulian Siboro
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.10524

Abstract

Prototype merupakan gambaran alat dari suatu produk yang akan dirancang atau dikembangkan dengan cara kerja serta fungsi sesuai produk tersebut. Dalam proses pembuatan prototype dari Untouchable Door Handle akan memafaatkan infrared temperature sensor sebagai kunci untuk membuka pintu dari luar tanpa harus disentuh. Menentukan jenis infrared temperature sensor yang tepat untuk digunakan pada prototype menjadi suatu hal penting dikarenakan jenis sensor akan mempengaruhi ketepatan dan kecepatan sensor dalam membaca suhu dan juga mempengaruhi pengeluaran biaya dalam pembuatan prototype. Pemilihan jenis infrared temperature sensor dilakukan dengan menerapkan Multiple Criteria Decision Making (MCDM) menggunakan metode SAW dan TOPSIS. Metode SAW merupakan metode penjumlahan berbobot. Sedangkan TOPSIS merupakan metode yang membandingkan jarak solusi ideal negatif dan positif. Pemilihan infrared temperature sensor dilakukan dengan mempertimbangkan 4 kriteria dengan tujuan mendapatkan alternatif terbaik berdasarkan atas kriteria yang ada tersebut. Hasil perhitungan SAW menunjukkan bahwa sensor MLX90614 Infrared Sensor sebagai peringkat 1 dengan nilai Vi sebesar 0.7625. Sedangkan hasil perhitungan TOPSIS mendapatkan bahwa sensor MLX90614 Infrared Sensor sebagai peringkat 1 dengan nilai Vi sebesar 0.503
EVALUASI IMPLEMENTASI HEARING CONSERVATION PROGRAM SESUAI NIOSH CRITERIA DI PERUSAHAAN TAMBANG PT. ABC, SUMBAWA BARAT, NUSA TENGGARA BARAT Haryandi Haryandi; Veni Rori Setiawati; Mayasisca Mayasisca
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.7890

Abstract

Gangguan pendengaran akibat kebisingan adalah salah satu resiko di industri pertambangan. Sumber kebisingan berasal dari aktivitas pengeboran, alat angkut, peremukan dan penngerusan batuan, pemrosesan batuan, mesin perawatan, dan pembangkit listrik.  disebabkan dari intensitasalat pengeboran, alat angkut, peralatan peremukan,  Untuk pekerja yang memiki pajanan kebisingan diataS 85dB, National Institute for Occupational Safety  and Health  (NIOSH) telah merekomendasikan Hearing Conservation Program (HCP) yang terdiri dari pengukuran resiko kebisingan, rekayasa dan kontrol administrasi, penggunaan pelindung telinga, evaluasi audiometri, pendidikan dan motivasi, dan program evaluasi dan audit. PT ABC dalam studi ini adalah salah satu tambang tembaga emas terbesar di Indonesia berlokasi di Sumbawa yang mengoperasikan 110 unit Catterpillar Haul Truck 793C dengan batuan yang diolah sebesar 120.000 ton/hari dan pembangkit listrik tenaga batubara 112 MW. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengevaluasi implementasi HCP dengan wawancara narasumber, observasi, dan prosedur pendukung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa PT. ABC telah sesuai dengan kriteria HCP yang ditetapkan oleh NIOSH dengan perbaikan pada fokus perbaikan di elemen program evaluasi dan audit. Hasil ini menunjukkan PT. ABC cukup baik dalam implementasi HCP dan telah melakukan usaha pengelolaan kebisingan di tempat kerja.
PEMILIHAN SUPPLIER LAMPU UV DALAM PEMBUATAN BOX STERILIZATION MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Wira Daniel Pratama; Yetriuli R Sianturi; Alvin P Silaen; Indra H Sitorus; Benedikta A.H. Siboro
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i2.10542

Abstract

Box Sterilization is an innovative product designed as a tool to sterilize equipment and objects to prevent the risk of transmitting Covid-19 through contaminated objects. The Box Sterilization product has components that must be supplied from the supplier. One of the components needed from the supplier is a UV lamp. Currently there are two suppliers of UV lamp suppliers, there are AHCD Medan and Toko Utako. The company must take a decision to determine which suppliers are included in the alternative selection criteria. The company determines three variables which are the atribute of the criteria, there are price, quality and service, while for the sub-criteria atribute there are 6 variables, there are price compatibility, shipping costs, conformity of supply to specifications, ability to provide consistent quality, delivery service and supply warranty. The decision making for the supplier selection is done by using the Analytical Hierarchy Process (AHP) approach. The purpose of this study using the AHP method is for the company to be able to determine the priority of the attribute criteria, sub-criteria and alternatives to the selection of UV lamp suppliers for Box Sterilization. Based on data processing using AHP, it is found that the main priority for the criteria atributt is Quality, while the main priority for the sub-criteria atributt is the ability to provide consistent quality. Based on AHP analysis, it can be concluded that the most appropriate supplier of UV lamp suppliers for Box Sterilization is Medan AHCD supplier.
PENGEMBANGAN PRODUK DAN ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PADA GANTUNGAN PAKAIAN 6 IN 1 (GAPASIX) Eka Yulianty; Aulia Fashanah Hadining
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.10673

Abstract

Kebutuhan benda multifungsi dikalangan masyarakat semakin meningkat karena memiliki nilai guna yang lebih dari pada benda  konvensional yang hanya memiliki satu fungsi. Atas dasar tersebut peneliti melakukan perencanaan untuk mengembangkan gantungan pakaian biasa menjadi gantungan pakaian multifungsi dengan mempertimbangkan suara dan keinginan konsumen (voice of customer) dengan menerapkan metode Quality Function Deployment (QFD). Dan juga dilakukan juga analisis kelayakan bisnis untuk mencari nilai Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C, Dan Payback Period. Dengan langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan segmentasi pasar dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada 35 responden untuk mengetahui atribut apa saja yang diinginkan oleh konsumen dan didapatkan bahwa terdapat 8 atribut utama kepentingan yang diinginkan oleh konsumen yaitu multiguna, minimalis, praktis, warna beragam, model menarik, high quality, mudah didapatkan, dan harga terjangkau. Selanjutnya dilakukan analisis kelayakan bisnis dengan menghitung nilai variable cost (modal tetap, modal kerja, biaya overhead pabrik) dan didapatkan hasil NPV sebesar Rp15.749.386.741.922, IRR sebesar 99,62 %, Net B/C sebesar 1,20 dan payback periode 1 tahun 5 bulan.
PEMILIHAN JENIS KAIN BAHAN DASAR POUCH BAG APD MENGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT (WP) DAN TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS) Chelsy Agatha Silaban; Theresia Siagian; Thresya A. T. Pasaribu; Asrya Rizky Sihombing; Benedikta Siboro
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.10653

Abstract

Pemilihan jenis kain sebagai bahan dasar tas merupakan salah satu proses penting dalam pembuatan tas yang disesuaikan dengan standar yang ditentukan oleh tim produksi produk Pouch Bag APD. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jenis Kain Pouch Bag APD untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan responden yaitu tahan air, ringan dan harga terjangkau. Dalam penelitian ini, Metode analisis yang digunakan adalah Weighted Product (WP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk melakukan perangkingan terhadap keseluruhan alternatif dan kriteria yang telah ditentukan. Terdapat tujuh alternatif pilihan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kain Oscar, kain Gore-Tex, kain Canvas, kain Spunbond, kain Polyester, kain Denim dan kain Cordura. Kriteria yang digunakan ialah massa, daya serap, harga, elastisitas, kualitas kain dan jenis bahan. Data yang digunakan merupakan data primer berupa kuesioner kepada 4 responden yang memahami jenis kain sebagai bahan dasar tas dan data sekunder berupa referensi dari jurnal yang berkaitan dengan metode analisis dan permasalahan yang dibahas. Implementasi kedua metode analisis ini terhadap ketujuh alternatif memberikan hasil yang sama. Berdasarkan hasil tersebut dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jenis kain yang terpilih adalah kain Oscar.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue