cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PERANCANGAN TATA LETAK WAREHOUSE PRODUK MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE DI PT NUTRIFOOD INDONESIA Achmad Alfian; Shendy Pratama
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v10i1.13736

Abstract

PT Nutrifood Indonesia merupakan perusahaan FMCG yang memproduksi produk makanan dan minuman, seperti Nutri Sari, HiLo, Tropicana Slim, dan L-Men. Pada suatu perusahaan, produk jadi disimpan pada warehouse yang terdapat aktivitas keluar-masuk barang. Tata letak produk yang baik akan membantu aktivitas. Masalah yang dihadapi perusahaan adalah belum adanya tata letak produk jadi yang jelas pada warehouse, sehingga mempersulit staff warehouse untuk bekerja. Pada penelitian ini, diterapkan metode dedicated storage untuk merancang tata letak warehouse produk jadi PT NFI-Palembang. Penerapan metode dilakukan dengan memproses tiga data utama, yaitu space requirement, throughput, dan jarak tiap slot dari titik I/O. Setelah mengolah ketiga data tersebut, didapat hasil yang ingin dicapai pada metode dedicated storage, yaitu mendapat assignment atau penempatan produk pada slot, dan SOP setelah menggunakan metode dedicated storage. Hasil menunjukkan bahwa dari total 240 slot tersedia akan terpakai 183 slot untuk memenuhi kebutuhan ruang 12 kategori produk utama PT Nutrifood Indonesia, dan menghasilkan 4 poin perubahan SOP setelah menggunakan metode dedicated storage.
IDENTIFIKASI HAZARD PROSES PRODUKSI BILLET PADA AREA TUNGKU PELEBURAN DENGAN METODE HIRARC (STUDI KASUS: PT. XYZ) Rani Aulia Imran
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.6676

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan industri baja berskala besar di Indonesia. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang sebagian besar proses produksinya menggunakan mesin dan peralatan serta area yang memiliki potensi bahaya yang tinggi apabila tidak dilakukan pengendalian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja jenis potensi hazard, tingkat risiko dari hazard yang ditemukan serta upaya pengendaliannya dengan menggunakan metode HIRA, yang terdiri dari identifikasi bahaya, penlaian risiko, dan pengendalian risiko. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Data primer didapatkan melalui hasil observasi dan wawancara yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses produksi billet area peleburan terdapat 10 temuan hazard dengan 23 risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja dari 3 aktivitas pekerjaan. Berdasarkan hasil penilaian, dari 23 risiko pada proses produksi billet area peleburan terdapat 6 jenis risiko pada level low, 12 jenis risiko pada level medium, dan 5 jenis risiko pada level high. Adapun kegiatan yang telah dilakukan perusahaan untuk mengurangi risiko terjadinya hazard, namun ada beberapa upaya pengendalian yang masih belum dilakukan oleh perusahaan yaitu penggantian jenis tungku, penggunaan material handling pada beberapa kegiatan, mengisolasi ruangan sumber kebisingan, serta pendisiplinan dalam prosedur kerja dan penggunaan APD.
PERANCANGAN DAN ANALISIS STRUKTUR POROS BOOM BARRIER GATE MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK SOLID WORKS Levin Halim
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.6680

Abstract

Gerbang penghalang merupakan sebuah alat untuk mengatur keluar masuk kendaraan ke dalam sebuah area yang dapat dikontrol secara elektrik. Pada jurnal ini dijabarkan desain gerbang penghalang dengan mekanisme pergerakan rocker crank dengan per tarik sebagai pengimbang beban. Dari desain konsep dilakukan analisis maximum shear stress theory dan faktor keamanan terhadap kemampuan poros untuk menahan tegangan geser dan tegangan puntir dari beban yang ada. Terdapat beberapa kriteria utama pada perancangan barrier gate seperti aman, perawatan mudah, biaya murah serta kemungkinan dapat dibuat, dan seluruh kriteria tersebut dapat terpenuhi
EVALUASI PENANGANAN KEMASAN UBC DI BANK SAMPAH DAN PENGEPULNYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN ERGONOMI PARTISIPASI helena juliana kristina; Wilson Kosasih; Lithrone Laricha Salomon
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.6692

Abstract

Dalam jangka panjang, industri di Indonesia dihimbau untuk menerapkan prinsip ekonomi sirkular. Nilai dari sebuah produk atau material dijaga dan dimanfaatkan selama mungkin, sehingga timbunan sampah dapat dibatasi sekecil mungkin. PT. Tetra Pak telah melakukan pendekatan open loop model ekonomi sirkular. Sejak 2018 hingga sekarang, proyek pengumpulan kemasan UBC telah dilakukan menggunakan pendekatan ergonomi partisipasi, sebagai tabungan sampah terpilah di Tangerang Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penanganan kemasan UBC di tingkat bank sampah dan pengepulnya di Kota Tangsel, sebagai bagian dari bentuk dialog yang konsisten. Metode pengambilan data dilaksanakan dengan wawancara, diskusi dan penyebaran kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa perlu terus dibangun hubungan kerja sama, saling menghargai dan memahami antara semua mitra dalam kegiatan yang sudah berjalan. Hasil evaluasi juga menunjukkan opini dari pengurus bank sampah bahwa PT. Tetra Pak Indonesia sudah peduli pada permasalahan sampah kemasannya.
MODEL SOSIAL BISNIS PAGUYUBAN PENGEPUL SAMPAH MANDIRI TANGERANG SELATAN DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI PARTISIPASI helena juliana kristina; Wilson Kosasih; Lithrone Laricha Salomon
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.6694

Abstract

Pengelolaan sampah berbasis komunal dengan orientasi ekonomi diharapkan dapat mengurai masalah sampah di Indonesia. Namun, kerja sama dan kolaborasi kegiatan antar lembaga keduanya baik sosial dan ekonomi perlu digalakkan. Sementara itu, komunitas pengelolaan sampah mutlak harus ada demi perubahan paradigma dan keberlanjutan di masyarakat, baik dalam gerakan sosial maupun perekayasaan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sosial bisnis paguyuban pengepul sampah mandiri di kota Tangerang Selatan. Penelitian ini adalah eksploratory study yang telah mengumpulkan data menggunakan pendekatan ergonomi partisipasi dengan wawancara terstruktur (in-depth interview) dan peta empati B2B. Peta empati tersebut menganalisis demografi para pengepul sampah mandiri, dan mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan, perilaku, kepedulian dan aspirasi mereka. Hasilnya, studi ini mengusulkan model sosial bisnis sebagai fondasi pendirian paguyuban pengepul sampah mandiri.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UMKM BAKERY X KABUPATEN MALANG amanda nur cahyawati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.6893

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh bakery X dalam kerangka perumusan strategi. Studi ini dilakukan menggunakan IFE dan EFE, didukung oleh SWOT dan Matriks IE, serta diakhiri dengan pengambilan perumusan strategi dengan metode QSPM. Hasil analisis QSPM menunjukkan bahwa strategi penetrasi pasar yang terpilih karena memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan strategi pengembangan produk 
OPTIMASI PRODUKSI CRUMB RUBBER DENGAN MENGGUNAKAN LINEAR PROGRAMMING Vera Devani; Putri Kartika
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.7298

Abstract

PT. PPB merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industry karet. Perusahaan tersebut memproduksi crumb rubber SIR 10 dan crumb rubber SIR 20. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Linear Programming. Linear programming adalah merupakan suatu metoda penyelesaikan solusi optimum dengan memperhatikan pengalokasian sumber daya yang tersedia. Dari hasil penelitian dapat diperoleh keuntungan optimal perusahaan untuk satu kali produksi sebesar Rp 69.473.690 dan perusahaan mampu memproduksi produk crumb rubber SIR 10 sebesar 1,05 kali produksi dalam satu hari. Kebutuhan waktu setiap proses produksi adalah pencucian 1,05 jam, pemecahan 1,76 jam, penggilingan 2,63 jam, pengeringan 454,72 jam, dan packing 1,05 jam. Kebutuhan bahan baku 33,68 ton dan tenaga kerja 40 orang.  Berdasarkan analisis sensitivitas diperoleh bahwa perubahan yang dilakukan terhadap solusi optimum masih berada pada nilai tolerasi yang ditetapkan oleh perusahaan
APLIKASI MODEL PERSEDIAAN PROBABILISTIK Q DENGAN PERTIMBANGAN LOST SALES PADA APOTEK X Steaven Leonardo Chandra; Theresia Sunarni
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.7313

Abstract

Pengendalian persediaan obat-obatan bertujuan agar apotek dapat memenuhi seluruh permintaan konsumen sehingga kemungkinan untuk terjadinya kasus lost sales dapat diminimalisir. Permintaan obat yang tidak dapat dipenuhi dapat menyebabkan ketidakpuasan konsumen dan akan berdampak pada nama baik apotek sebagai suatu perusahaan dagang. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki sistem pengendalian persediaan pada Apotek X, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kasus lost sales yang diakibatkan oleh permintaan obat yang fluktuatif dan tidak menentu. Penelitian ini menggunakan obat-obatan jenis paten sebagai objek penelitian. Pada penelitian ini, seluruh jenis obat-obatan paten dibagi ke dalam tiga kelompok dengan kelompok A menyerap biaya investasi sebesar 70,21%, kelompok B menyerap biaya investasi sebesar 19,98% dan kelompok C menyerap biaya investasi sebesar 9,81%. Pengelompokkan dengan metode klasifikasi ABC dilakukan agar petugas apotek dapat memprioritaskan dan mengawasi persediaan obat pada kelompok A secara lebih ketat karena kelompok obat ini menghabiskan biaya investasi paling tinggi. Hasil penelitian ini berupa perhitungan kuantitas pemesanan dan juga reorder point dengan model persediaan probabilistik Q Lost Sales yang digunakan sebagai masukan dalam menjalankan two bin system. Dengan menggunakan two bin system, maka terjadi peningkatan rata-rata persentase pemenuhan penjualan sebesar 23,78 persen dan menghemat biaya persediaan sebesar 31,79 persen.
PENGARUH PERBEDAAN DOSIS NaOH PADA PEMBUATAN SABUN DENGAN METODE ANOVA SATU ARAH DAN PENENTUAN PERBANDINGAN 3 JENIS MINYAK SEBAGAI BAHAN UTAMA DENGAN METODE AHP PADA PRODUK SABUN MANDI RAMAH LINGKUNGAN Selamet Riadi; Dede Rukmayadi; Iwan Roswandi; Roy Wangitan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.7356

Abstract

Sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk, maka kebutuhan akan sabun juga meningkat. Ada beberapa pertimbangan yang memepengaruhi penggunaan sabun mandi kecocokan terhadap kulit, aroma, warna, ukuran, serta bentuk kemasan dan harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh perbedaan konsentrasi NaOH pada pembuatan sabun mandi ramah lingkungan dengan metode anova dan menganalisa kebutuhan sabun mandi ramah lingkungan dengan perbandingan dari 3 jenis minyak dengan metode Analytical Hirarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian ini dengan penambahan konsentrasi NaOH dengan konsentrasi dosis 5%, 7,5%, 10 % dan 12,5% mempengaruhi kenaikan pH dari sabun mandi yang dibuat artinya terjadi perbedaan pada pH sabun mandi tersebut dengan perbedaan konsentrasi NaOH. Dengan perhitungan validitas reliabilitas dan uji tukey, konsentrasi NaOH yang paling tepat digunakan untuk sabun mandi adalah 5%. Pengambilan keputusan dengan metode perhitungan AHP maka diperoleh hasil sabun mandi yang paling disukai oleh masyarakat adalah sabun mandi dengan konsentrasi 5%. Dengan nilai bobot akhir yang paling tinggi yaitu 0,585
ANALISIS PENGUKURAN TOTAL EFEKTIVITAS MESIN FLAME CUTTING DAN PLASMA CUTTING PADA PERUSAHAAN INDUSTRI STRATEGIS Arif Junisman Mendrofa
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.7408

Abstract

Pengukuran total efektivitas mesin flame cutting dan plasma cutting dilakukan menggunakan metode dalam konsep TPM yaitu metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Metode yang juga digunakan adalah Net Equipment Effectiveness (NEE), dan Total Effective Equipment Performance (TEEP). Metode OEE tersebut didasarkan pada faktor availability, performance efficiency, dan rate of quality product. Sementara itu, nilai NEE didasarkan pada faktor up time, performance efficiency, dan rate of quality product. TEEP didasarkan pada faktor loading portion dan nilai OEE itu sendiri. Berdasarkan hasil pembahasan, persentase OEE berturut-turut sebesar 73,7%, 72,2%, 67,6%, 68,7%, dan 73,1%. Persentase NEE berturut-turut sebesar 74,0%, 71,9%, 67,2%, 68,4%, dan 72,9%. Persentase TEEP berturut-turut sebesar 57,0%, 59,8%, 54,5%, 59,6%, dan 56,6%. Persentase equipment failures loss berturut-turut sebesar 2,1%, 4,3%, 4,9%, 4,6%, dan 2,6%. Persentase setup and adjustment loss berturut-turut sebesar 1,3%, 1,3%, 1,3%, 1,2%, dan 1,2%. Persentase idling and minor stoppages loss berturut-turut sebesar 0,8%, 0,8%, 0,9%, 0,9%, dan 0,8%. Persentase reduce speed loss berturut-turut sebesar 13,3%, 12,7%, 12,4%, 13,1%, dan 12,7%. Persentase defect loss berturut-turut sebesar 9,0%, 8,9%, 13,1%, 11,8%, dan 9,7%. Sementara itu, persentase reduce yield loss berturut-turut sebesar 1,0%, 0,7%, 1,9%, 1,4%, dan 0,9%. Faktor-faktor penyebab menurunnya efektivitas akibat tingginya reduce speed losses antara lain faktor manusia, metode, mesin, dan material. Sementara itu, faktor-faktor penyebab menurunnya efektivitas akibat tingginya defect losses, antara lain faktor manusia, metode, mesin, material, dan lingkungan. Usulan untuk meningkatkan efektivitas kerja mesin flame cutting dan plasma cutting terbagi dalam beberapa faktor sesuai penyebab menurunnya efektivitas mesin yang terjadi. 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue