cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PENERAPAN METODE SIX SIGMA UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECACATAN PADA PRODUKSI ROKOK SIGARET KRETEK TANGAN PT. XYZ Elyzabeth Wijaya; Yurida Ekawati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.8823

Abstract

Cacat yang mencapai 800.000 batang dalam satu bulan adalah masalah besar bagi PT XYZ. Cacat ini disebabkan oleh kualitas rokok yang dibuat oleh pekerja sigaret kretek tangan (SKT) tidak sesuai dengan standar. Peningkatan kualitas diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini, dan metode peningkatan kualitas yang digunakan untuk masalah ini adalah metode Six Sigma. Metode Six Sigma menggunakan langkah-langkah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah. Berdasarkan langkah-langkah yang telah dilakukan, masalah terbesar yang ditemukan adalah tembakau terlalu basah atau terlalu kering. Masalahnya dapat diselesaikan dengan merancang alat bantu penyimpanan tembakau. Berdasarkan penerapan  alat bantu ini, nilai level sigma meningkat dari 4,55 sigma menjadi 5,27 sigma. Analisis keuangan dilakukan untuk menjustifikasi biaya perbaikan. Untuk mempertahankan standar baru, diagram kontrol p dirancang berdasarkan standar kualitas yang ditingkatkan.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN ALAT TRANSPORTASI LAUT DI KABUPATEN BURU MENGGUNAKAN AHP ( ANALYTIC HIERARCHY PROCESS) Mentari Rasyid; Erwin Syaiful Wagola
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.9025

Abstract

Kebutuhan akan alat transportasi yang efektif, efisien, dan aman menjadi sangat mutlak diperlukan oleh konsumen. Kapal laut merupakan salah satu jenis transoprtasi laut yang sering digunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan perjalanan dan bepergian. Kabupaten Buru adalah  salah satu kabupaten pada Provinsi Maluku yang letak pulaunya berbeda dengan kota Ambon yakni ± 161,4 km. Untuk dapat menghubungkan kedua pulau tersebut, hanya dapat ditempuh dengan transportasi laut dan udara. Terdapat 3 alat transportasi laut yang dapat digunakan oleh konsumen yakni (a) Kapal Laut (Kapal Besar/kapal Putih) contohnya  ( KMP Sangiang, KMP Dororonda), (b) Kapal Angkutan milik PT ASDP Indonesia, yakni Kapal Ferry, dan (c) Kapal Cepat (kapal berukuran kecil & cepat). Tujuan dari penelitian ini agar dapat memberikan gambaran dan rekomendasi kepada masyarakat dalam melakukan pengambilan keputusan untuk memilih alat transportasi yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data dengan menggunakan metode dan perhitungan AHP maka diperoleh nilai pembobotan tertinggi atau prioritas adalah Kapal Pelni sebesar 36%, Kapal Ferry ASDP dengan bobot 33% dan Kapal Cepat dengan bobot 31%. Adapun kriteria dalam memeprtimbangkan adalah kriteria jumlah armada, harga, waktu tempuh, keamanan, pelayanan dan perfroma.
MULTI CRITERIA SUPPLIER SELECTION USING A HYBRID FUZZY AHP- TAGUCHI TECHNIQUE: THE CASE OF TEXTILE INDUSTRY Wilson Kosasih; Vieren Yulies Triyani; Ahmad Ahmad; Carla Olyvia Doaly
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.9152

Abstract

This paper discusses a method that integrates Fuzzy AHP with Taguchi Loss Function. The method used to select suppliers with various criteria. This various criteria will be considered to get the best supplier. This research was conducted at a textile company in Indonesia for the cotton product 41166. The purpose of this research is to apply techniques to improve the performance of Fuzzy AHP by considering the cost of losses as small as possible. Research data obtained from the survey results using questionnaires and company factual data in the form of costs of losses incurred due to improper quantity of raw materials, quality of raw materials that are not in accordance with standards, delays in delivery, prices that exceed expectations, and poor service or response. The results of this research shown the value of losses incurred by 1st, 2nd, 3rd, 4th suppliers respectively for $ 2.23, $ 671.12, $ 815.57, and $ 1243.64. Among four suppliers, the best supplier with the smallest loss value is first supplier.
PERANCANGAN JARINGAN RANTAI PASOK SAMPAH ORGANIK MENJADI PAKAN TERNAK LELE YANG OPTIMAL (Studi Kasus : Nusantara Recycling Center dan Kelurahan Kalipancur, Semarang) Sintya Septiani Budisetio; Ratih Setyaningrum; Pramudi Arsiwi; Dewi Agustini Santoso; Dian Retno Sawitri
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.9214

Abstract

ABSTRAKSampah organik saat ini jumlahnya mencapai 60% dari produksi sampah setiap harinya. Di Kota Semarang, terutama di Kelurahan Kalipancur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalahan lingkungan dan memiliki kesiapan di segala aspek, menjadi objek penelitian ini yang juga merupakan lokasi usaha NRC. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persebaran potensi supplier sampah di Kelurahan Kalipancur dan merancang jaringan rantai pasok dari supplier sampah sampai ke end customer untuk peningkatan kapasitas produksi NRC. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Solver dan metode Least Cost, diputuskan bahwa NRC meningkatkan kapasitas produksi dari 1 workshop menjadi 3 workshop sehingga total demand pakan ternak dalam sebulan yaitu 28675 kg terpenuhi dan kapasitas produksi masih tersisa 7205 kg sampah pada workshop 1. Jaringan rantai pasok NRC ini kemudian disimulasikan menggunakan ARENA untuk validasi jaringan rantai pasok yang terpilih. 
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK DISPLAY RETAIL FASHION MENGGUNAKAN ACTIVITY RELATIONSHIP CHART (ARC) Arda Yulistio; Mahmud Basuki; Azhari Azhari
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v10i1.9388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas analisis tata letak fasilitas display retail fashion pada PT. Kindo Ritel Prima (Pointbreak Store). Analisis ini dilakukan menggunakan pendekatan Metode Activity Relationship Chart (ARC) dimana ada 2 tahapan yaitu ARD dan ADD. Dari 9 departemen terdapat 4 departemen yang mengalami perubahan sehingga menjadi alternatif untuk perbaikan. Departemen (1) space area kasir mengalami perubahan yang diletakkan di tengah berdekatan dengan area gudang dan vitting room agar memudahkan dalam pengawasan semua aliran proses jual beli. Departemen (2) area gudang mengalami perubahan yaitu penggabungan antara 2 gudang menjadi 1 bertujuan untuk pengelompokan stock gudang dan memudahkan dalam proses penyusunan serta pengambilan barang. Departemen (3) vitting room mengalami perubahan ukuran yang sedikit lebih besar untuk membuat pelanggan lebih nyaman dan juga penyatuan dalam 1 area agar tidak membingungkan pelanggan dalam mencari kamar pas untuk mencoba produk. Pada space area layout awal mempunyai ukuran luas 50.14 m², setelah perbaikan layout alternatif ukuran luas space area menjadi 46.5 m². Maka ada space area yang dapat di minimalisirsebesar luas 3.64 m².
FACTOR ANALYSIS APPROACH-TAGUCHI-PARETO METHOD TO CASTING A356 ALLOY COMPOSITE FOR LIGHTWEIGHT WHEEL RIM COVER OF VEHICLES Stephen Chidera Nwafor; Sunday Ayoola Oke; Chris Abiodun Ayanladun
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v10i1.9407

Abstract

The aspect of reinforcing re-usable A356 alloys with organic matters is a principal, success yet expanding in scope regarding new products development. Despite, the use of Taguchi-Pareto method has potentials for improvement. The purpose of this article is to examine the factor analysis- Taguchi-Pareto method at which identification of the key factors could be achieved while concurrently optimizing the factors. The point of integration is at the variance determination of the unrotated factor loadings and communality. The synergy between factor analysis and Taguchi-Pareto method provides practical assistance to foundry engineers to concurrently select key factors while optimising them. The factors were noted to be effective and responsive to the proposed method. The delta values are 0, 0.84 and 0 for LC1, WC1 and HC1, respectively while the ranks are WC1 as first while the second position is shared between LC1 and HC1. The optimal parametric settings are LC11 WC11 HC11, LC11 WC11 HC12, LC12 WC11 HC11 or LC12 WC11 HC12­. One of the optimal parametric settings is 0.280m of LC1 with 1.788kg of WC1 and 0.036m of HC1. The finding provides novel steps to the concurrent factor identification and optimisation in the choice of optimal parametric setting for the process. It is the first step towards sustainable foundry practice.
EVALUASI LOKASI TPA SAMPAH DI KABUPATEN KLATEN,INDONESIA DENGAN METODE TOPSIS Ahmad Fauzi; Eko Setiawan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.9457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penentuan lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Kabupaten Klaten dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang relevan sehingga didapatkan lokasi yang sesuai dan optimal berdasarkan peraturan dan kebijakan pemerintah setempat. Peneliti menggunakan metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) dengan mempertimbangkan kriteria berdasarkan peraturan SNI 03-3241-1994 dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini mendapatkan enam calon lokasi alternatif yaitu Desa Dukuh Kecamatan Bayat, Desa Pakisan Kecamatan Cawas, Desa Troketon Kecamatan Pedan, Desa Ngolodono Kecamatan Karangdowo, Desa Kenaiban Kecamatan Juwiring, dan Desa Gunting Kecamatan Wonosari. Berdasarkan penelitian ini, Desa Troketon Kecamatan Pedan menempati peringkat tertinggi sebagai lokasi TPA sampah di Kabupaten Klaten. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa Desa Pakisan di Kecamatan Cawas merupakan alternatif lokasi yang menempati peringkat terbawah sebagai alternatif lokasi TPA sampah di Kabupaten Klaten.
PERAMALAN PENJUALAN PRODUK FURNITURE DENGAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK Zain Amarta; Julia Dewi Ma'rifah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.9510

Abstract

Salah satu komoditas strategis bagi ekonomi Indonesia adalah furnitur. Furnitur merupakan produk yang bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global. Industri Furnitur merupakan industri yang mencakup pengolahan bahan baku alami dan bahan lainnya yang diproses untuk meningkatkan nilai tambah dan manfaat yang lebih tinggi menjadi produk furnitur. Pada saat ini industri furnitur merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. PT. ABC merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri furnitur. PT. ABC berlokasi di Semarang dan memproduksi meja dan kursi. Pada penelitian ini dilakukan peramalan penjualan produk furnitur di PT. ABC Semarang dengan metode backpropagation neural network untuk mendapatkan hasil yang akurat. Arsitektur jaringan backpropagation neural network yang tepat untuk melakukan peramalan adalah 12-10-1. Nilai error antara data penjualan produk furnitur dengan hasil peramalan backpropagation neural network secara keseluruhan adalah 6,8%. Berdasarkan nilai tersebut, maka backpropagation neural network merupakan metode yang tepat untuk melakukan peramalan produk furnitur di PT. ABC Semarang.
PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN LOKAL TALAS BOGOR (Colocasia Esculenta) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN DONAT MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Saraswati Martika Padma; Zulfa Shafira Prihastari; Anjar Ruspita Sari; Ika Restu Revulaningtyas; Diklusari Isnarosi Norsita
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i2.10264

Abstract

Talas memiliki nilai ekonomi yang rendah, mudah didapatkan dan nilai kandungan serat yang dapat berguna untuk membantu pencernaan makanan dalam tubuh, sehingga talas cocok digunakan untuk bahan tambahan pada adonan yang dapat menggantikan penggunaan kentang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dalam pengembangan produk donat talas. Metode yang digunakan dalam pengembangan produk donat talas yaitu Quality Funtion Deployment (QFD) dengan menerjemahkan keinginan konsumen ke dalam rancangan teknis. Konsumen didapatkan dari penyebaran kuesioner menggunakan metode teknik sampling purposive sampling non probabilitydengan responden sasaran yaitu berdomisili di Bogor atau wisatawan yang sering berkunjung ke Bogor dan pernah mengonsumsi donat. Berdasarkan hasil kuesioner, menginginkan responden rasa donat yang tidak dominan dengan topping rasa, rasa manis yang pas, teksur yang lembut dan empuk, warna donat yang menarik, aroma donat yang kuat, ukuran donat dengan diameter 5 cm, dan donat tidak hanya dijadikan sebagai makanan camilan saja melainkan donat memiliki manfaat fungsional. Hasil dari analisis House of Quality HOQ menggunakan metode Quality Funtion Deployment (QFD) menunjukkan bahwa kebutuhan teknis yang menjadi prioritas yaitu penambahan warna dan proses penggorengan yang akan mempengaruhi atribut warna serta penambahan talas yang sesuai akan mempengaruhi tekstur donat dan fungsional dari produk donat.
PEMILIHAN JENIS INFRARED TEMPERATURE SENSOR UNTUK PEMBUATAN PROTOTYPE UNTOUCHABLE DOOR HANDLE DENGAN MULTICRITERIA DECISION MAKING Nursinta Vania Azalia Simanjuntak; Yulindah Sandri Saragih; Mesarah Hutasoit; Benedikta Anna Haulian Siboro
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.10524

Abstract

Prototype merupakan gambaran alat dari suatu produk yang akan dirancang atau dikembangkan dengan cara kerja serta fungsi sesuai produk tersebut. Dalam proses pembuatan prototype dari Untouchable Door Handle akan memafaatkan infrared temperature sensor sebagai kunci untuk membuka pintu dari luar tanpa harus disentuh. Menentukan jenis infrared temperature sensor yang tepat untuk digunakan pada prototype menjadi suatu hal penting dikarenakan jenis sensor akan mempengaruhi ketepatan dan kecepatan sensor dalam membaca suhu dan juga mempengaruhi pengeluaran biaya dalam pembuatan prototype. Pemilihan jenis infrared temperature sensor dilakukan dengan menerapkan Multiple Criteria Decision Making (MCDM) menggunakan metode SAW dan TOPSIS. Metode SAW merupakan metode penjumlahan berbobot. Sedangkan TOPSIS merupakan metode yang membandingkan jarak solusi ideal negatif dan positif. Pemilihan infrared temperature sensor dilakukan dengan mempertimbangkan 4 kriteria dengan tujuan mendapatkan alternatif terbaik berdasarkan atas kriteria yang ada tersebut. Hasil perhitungan SAW menunjukkan bahwa sensor MLX90614 Infrared Sensor sebagai peringkat 1 dengan nilai Vi sebesar 0.7625. Sedangkan hasil perhitungan TOPSIS mendapatkan bahwa sensor MLX90614 Infrared Sensor sebagai peringkat 1 dengan nilai Vi sebesar 0.503

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue