cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
INTEGRASI IDEAS FRAMEWORK DAN BRIEF SURVEY DALAM MENGEVALUASI MUSCULOSKELETAL DISORDERS Muhammad Rafi Wardana; Lina Dianati Fathimahhayati; Theresia Amelia Pawitra
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.7480

Abstract

Pabrik Tahu Pak Kasimin merupakan salah satu industri tahu yang memproduksi tahu mentah dan tahu goreng. Pabrik yang berlokasi di Kelurahan Selili Kota Samarinda ini telah beroperasi sejak tahun 30 lalu dengan target produksi perharinya yaitu 150 kg tahu. Target produksi yang cukup besar ini menimbulkan berbagai keluhan oleh pekerjanya, salah satunya yaitu keluhan musculoskeletal disorders pada saat melakukan proses produksi tahu. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan terhadap postur kerja pada Pabrik Tahu Pak Kasimin. Metode yang diterapkan pada penelitian ini yaitu IDEAS Framework sebagai kerangka utama penelitian, metode BRIEF Survey untuk mengevaluasi postur kerja, dan kuisioner Nordic Body Map untuk mengidentifikasi keluhan musculoskeletal disorders. Hasil evaluasi yang dilakukan menggunakan BRIEF Survey didapatkan bahwa pada postur kerja aktivitas penyaringan bubur kedelai memiliki skor rata-rata 3 (risiko tinggi) dan penyusunan kayu bakar juga memiliki skor rata-rata 3 (risiko tinggi) sehingga perlunya dilakukan perbaikan pada stasiun kerja tersebut. 
ANALISIS PERBAIKAN TERHADAP ANTRIAN PADA POM BENSIN RAWALUMBU hendy tannady
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.7528

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki tingkat antrian yang ada pada pom bensin Pertamina yang berlokasi pada Rawalumbu, Bekasi. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah penambahan stasiun yang optimal untuk mengurangi tingkat antrian tersebut, dan juga untuk mengetahui bentuk dari jalur yang di ubah ketika mendapatkan jumlah station yang optimal. Dalam penelitian ini jumlah stasiun yang di dapat berjumlah 7 station dengan meminimalkan tingkat antrian sebesar 2,65 %. Sehingga, antrian dapat berkurang dan pengisian dapat berjalan dengan optimal. Hasil didapat melalui suatu simulasi permodelan dengan menggunakan suatu software yaitu dengan aplikasi Promodel.
PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL PACKING MATERIAL MENGGUNAKAN METODE FIS MAMDANI PADA PERUSAHAAN TEKSTIL DI JAWA TENGAH Risa Dista Yudianingrum
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.7653

Abstract

Pengelolaan persediaan merupakan bagian penting dalam perusahaan yang mendukung berlangsungnya proses produksi. Namun dalam pengelolaan persediaan barang, masih ditemukan beberapa persediaan barang yang jumlahnya berlebihan dan ada yang kekurangan. Perlu adanya analisis jumlah pengadaan barang yang dapat menyebabkan jumlah persediaan barang menjadi optimal. Apabila dapat ditentukan jumlah pengadaan barang optimal, maka jumlah persediaan barang juga akan optimal karena jumlah persediaan barang adalah jumlah stok awal barang ditambah jumlah pengadaan barang. Penelitian ini menerapkan Metode FIS (Fuzzy Inference System) Mamdani untuk menentukan jumlah pengadaan barang yang optimal berdasarkan jumlah stok awal barang dan jumlah permintaan barang. Disusun model FIS Mamdani dengan menentukan Himpunan Fuzzy sebagai variabel linguistik pembentuk aturan dalam model persediaan agar dapat menghasilkan jumlah persediaan barang optimal dan memenuhi batas yang diberikan oleh perusahaan. Hasil penelitian pada 4 jenis barang yang dipilih menunjukkan bahwa jumlah pengadaan barang berdasarkan model persediaan FIS Mamdani lebih baik dibandingkan dengan pengadaan real di perusahaan tekstil Jawa Tengah.
EMOTIONAL NEEDS ASSESSMENT OF ATTRIBUTES OF ALTERNATIVE POWER GENERATOR TO KUALA DISTRICT COMMUNITIES ROSNANI GINTING; Juliza Hidayati; Muhammad Zulfin; Alfin Fauzi Malik
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.7738

Abstract

The purpose of this study to identify the technical needs and requirements of in Langkat District related to the power generation design variables, outlined in the form of a functional and non-functioning questionnaires. The power plant product attributes based on the results of the kano questionnaire distribution revealed that the price attribute and durability of the generator was in the attractive category. while the attributes of ease of operation are included in the one dimensional category. while aesthetics is the only attribute that falls into the indifferent category
USULAN PERBAIKAN POSTUR KERJA UNTUK MENGURANGI BEBAN KERJA PROSES MANUAL MATERIAL HANDLING DENGAN METODE RULA REBA QEC (Studi Kasus Pengemasan Herbisida di PT. Petrokimia Kayaku Pabrik 3) Gatot Basuki HM; Narto -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.7806

Abstract

Kondisi sikap kerja bagian pengemasan produk herbisida di PT. Petrokimia Kayaku Pabrik 3 sering kali pekerja mengeluh pada bagian anggota tubuh. Hal ini disebabkan oleh penanganan material handling saat proses pemindahan produk herbisida dari line robot di pindahkan ke atas pallet dengan mengangkat langsung produk herbisida yang sudah di kemas dalam karto box.  Dengan kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur 27 jenis keluhan tubuh, selanjutnya menggunakan Metode RULA sebagai alat analisis untuk mengurangi resiko musculoskeletal disorders pada tubuh bagian atas, sedangkan metode REBA digunakan untuk menganalisis postur tubuh bagian bawah. Quick Exposure Check (QEC) adalah metode yang digunakan untuk mengetahui risiko cidera gangguan otot rangka (musculoskeletal disorder) yang menitik beratkan pada tubuh bagian atas. Tujuan penelitian untuk mengetahui sikap kerja pekerja dan melakukan penilaian postur kerja serta memberikan usulan perbaikan metode kerja pada proses Manual Material Handling line robot bagian pengemasan produk herbisida. Hasil analisis menunjukan sikap pekerja belum memberikan kesiapan untuk merespon yang sifatnya positif atau negatif terhadap obyek dan situasi. perbaikan postur kerja hasil perhitungan yang dilakukan dengan metode RULA dari kondisi saat ini skor 7 menjadi skor 4, dimana usulan berupa perbaikan postur kerja yang ergonomi yaitu operator berdiri dengan posisi tegak. Kemudian menambahkan alat bantu kerja berupa pallet leveller sping dan U-Lift Roll-In Lift Table agar operator tidak perlu membungkuk ketika meletakkan karton box ke atas pallet. Sehingga dengan usulan ini grand score RULA dapat turun menjadi 4 dan termasuk dalam kategori level risiko rendah (perubahan mungkin diperlukan), grand score REBA dapat turun menjadi 2.
EVALUASI IMPLEMENTASI HEARING CONSERVATION PROGRAM SESUAI NIOSH CRITERIA DI PERUSAHAAN TAMBANG PT. ABC, SUMBAWA BARAT, NUSA TENGGARA BARAT Haryandi Haryandi; Veni Rori Setiawati; Mayasisca Mayasisca
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.7890

Abstract

Gangguan pendengaran akibat kebisingan adalah salah satu resiko di industri pertambangan. Sumber kebisingan berasal dari aktivitas pengeboran, alat angkut, peremukan dan penngerusan batuan, pemrosesan batuan, mesin perawatan, dan pembangkit listrik.  disebabkan dari intensitasalat pengeboran, alat angkut, peralatan peremukan,  Untuk pekerja yang memiki pajanan kebisingan diataS 85dB, National Institute for Occupational Safety  and Health  (NIOSH) telah merekomendasikan Hearing Conservation Program (HCP) yang terdiri dari pengukuran resiko kebisingan, rekayasa dan kontrol administrasi, penggunaan pelindung telinga, evaluasi audiometri, pendidikan dan motivasi, dan program evaluasi dan audit. PT ABC dalam studi ini adalah salah satu tambang tembaga emas terbesar di Indonesia berlokasi di Sumbawa yang mengoperasikan 110 unit Catterpillar Haul Truck 793C dengan batuan yang diolah sebesar 120.000 ton/hari dan pembangkit listrik tenaga batubara 112 MW. Dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengevaluasi implementasi HCP dengan wawancara narasumber, observasi, dan prosedur pendukung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa PT. ABC telah sesuai dengan kriteria HCP yang ditetapkan oleh NIOSH dengan perbaikan pada fokus perbaikan di elemen program evaluasi dan audit. Hasil ini menunjukkan PT. ABC cukup baik dalam implementasi HCP dan telah melakukan usaha pengelolaan kebisingan di tempat kerja.
ANALISIS KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESMENT DENGAN PENDEKATAN SPAR-H PADA PT ARGHA PERDANA KENCANA Isdiyati iis; Endang Suhendar; Nana Suyana
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.8264

Abstract

PT Argha Perdana Kencana is engaged in manufacturing molding which produces styrofoam molding tools with manual equipment and machines. The problem of PT Argha at the moment is the high level of work accidents in the machining division, so the purpose of this study is to determine the factors that cause work accidents and the application of an appropriate OHS system to minimize work accidents specifically in the machining division. The method used is the Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) with the SPAR-H approach. By knowing the level of hazard risk effects from activities with likelihood and severity criteria and determining the level of risk (risk level) of each activity using the HIRA method, then determining the level of performance shaping factors (PSF) associated with HR and its activities. Based on the HIRA method and the SPAR-H approach, researchers can conclude that the highest occupational accidents in refinement activities are due to the high stress levels on HR at work, the high level of complexity, incomplete work procedures and an un ergonomic work environment. To solve this problem, it is advisable to procure adequate PPE according to standards, retraining workers and standardizing the work environment according to company needs.
PENGUKURAN EFISIENSI PUSKESMAS NON RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS) Vera Devani; Wilita Suwandi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i3.8416

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan yang banyak digunakan oleh masyakat salah satunya adalah puskesmas. Oleh karena itu puskesmas harus meningkatkan efisiensinya yaitu keseimbangan antara yang dilayani dan yang melayani atau disebut input dan output. Metode DEA (Data Envelopment Analysis) digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi relatif dan membandingkan efisiensi setiap puskesmas non rawat inap di Pekanbaru dan mengetahui variabel mana yang paling mempengaruhi nilai efisiensi selanjutnya dilakukan analisa sensitivitas untuk mengetahui rentang (range) solusi optimal dapat diterapkan apabila terjadi perubahan pada model yang digunakan. Berdasarkan analisis dan pengolahan data dengan metode DEA CRS-Primal yang berorientasi output dapat diketahui bahwa seluruh puskesmas berada pada kondisi efisien kecuali Puskesmas Melur dengan nilai 0,9740703. Puskesmas tersebut dinilai kurang mampu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menghasilkan jumlah pasien seperti puskesmas lain yang berada pada kondisi efisien. Berdasarkan analisa sensitivitas nilai dual price Puskesmas Senapelan, Puskesmas Pekanbaru Kota, Puskesmas Lima Puluh, Puskesmas Melur, Puskesmas Rumbai, Puskesmas Umban Sari, Puskesmas Sail dan Puskesmas Payung Sekaki tidak akan mempengaruhi solusi optimal yang dicapai. Berdasarkan nilai slack or surplus dapat diketahui kendala mana yang aktif (bernilai nol) dan mana kendala yang tidak aktif (bernilai bukan nol),  apabila nilai dual price bernilai nol maka dapat diabaikan.
PENILAIAN SUPPLIER MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP DAN TOPSIS DI PT. HP andre sihite; endang suhendar
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.8688

Abstract

PT. HP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur, khususnya pembuatan furniture dan wall art desain. Perkembangan bisnis industri manufaktur setiap waktu berkembang dengan pesat dengan persaingan yang semakin ketat. Untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis, penilaian terhadap supplier sangat penting diakukan pihak perusahaan demi lancarnya proses produksi. Dalam penelitian ini, akan dilakukan penilaian terhadap supplier multiplek menggunakan metode Fuzzy AHP dan TOPSIS. Fuzzy AHP adalah metode yang digunakan untuk menguraikan masalah multikriteria menjadi suatu hirarki, sehingga masalah akan terlihat lebih terstruktur dan hasil keputusan yang didapatkan lebih baik dibandingkan dengan metode AHP. TOPSIS adalah metode yang digunakan untuk pemilihan alternatif terbaik yang mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Penilaian Supplier dilakukan dengan mempertimbangkan 5 kriteria dan 3 alternatif. Tujuan penilaian tersebut adalah untuk mendapatkan alternatif terbaik. Hasil perhitungan Fuzzy AHP, kriteria pengiriman menjadi peringkat 1 dengan bobot 0,3049. Hasil perhitungan TOPSIS, supllier a sebagai peringkat 1 dengan bobot 0,7636, Supplier b peringkat 2 dengan bobot 0,5196, dan Supplier c peringkat 3 dengan bobot 0,2337. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Supplier a sebagai alternatif terbaik akan direkomendasikan peneliti kepada pihak perusahaan untuk diprioritaskan dalam pemesanan material dengan pengiriman sebagai kriteria utamanya.
KAJIAN KUALITAS LAYANAN JASA TRANSPORTASI LOGISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN METODE ZONE OF TOLERANCE (ZOT) Armin Darmawan; Amrin Rapi; A Alief Rachmat
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v9i1.8705

Abstract

Logistics transportation service industries experiencing the growth significantly due to e-commerce growth since the last decade. However, services industry, it is difficult to quantify as it is a function of different user preference over time.  The study examined to evaluate the service satisfaction level of logistics service systems in order to develop service satisfaction more responsive, empathy, reliable and friendly. A survey conducted to users of logistics services provider in Makassar city. Kano model was the methodology used in evaluating the service satisfaction systematically by integrating attributes of logistics services based on service user preference into some clusters. ZOT (Zone of Tolerance) was proposed in mapping the level of service and prioritizing the improvement. The performance of the Logistics Services Quality (LSQ) was currently using attributes based on five dimensions of SERVQUAL. Measuring the quality of services carried out by comparison with the minimum values based on ZOT that was still acceptable and the quality of service that desired by users. Based on 20 attributes, the result showed three attributes that existed above MSS (Measure of Service Superiority) and seven attributes that existed below the MSA (Measure of Service Adequacy) that needed the improvement of the quality of services.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue