cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tin@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 23375841     EISSN : 23556528     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri is a scientific journal as a tool of Knowledge development in Industrial Engineering and Industrial management field. This journal consist of lecturers, researchers and partitions study. The Industrial Engineering Scientific Journal is published by the Industrial Engineering Program, Faculty of Engineering, Tarumanagara University at Jakarta.Publish 3 (three) times a year in February, June and October.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DAN IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX (Studi Kasus: Puskesmas 24 Jam Tingkat Kecamatan di Jakarta) Lithrone Laricha; Andres Andres; Hilda Setia Dharma
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i2.4239

Abstract

Kesehatan adalah kebutuhan dasar setiap orang. Salah satu jenis pelayanan kesehatan dalam lingkup terkecil adalah Puskesmas. Pelayanan di Puskesmas terus ditingkatkan terutama dalam segi fasilitas sarana dan prasarana, tetapi beberapa masyarakat masih menganggap puskesmas kurang kompeten. Berdasarkan hal tersebut, penelitian dilakukan untuk mengetahui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan di Puskesmas 24 jam tingkat kecamatan di Jakarta dari sisi lain selain fasilitas sarana dan prasarana dan juga untuk menentukan strategi pengembangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Puskesmas. Dari hasil kuesioner yang disebar kepada 384 responden di 42 Puskesmas tingkat kecamatan di Jakarta didapatkan nilai IKM sebesar 81,15 dan termasuk golongan Baik. Setelah didapatkan nilai IKM, maka selanjutnya data diolah dengan menggunakan Importance Performance Analysis sehingga didapatkan Importance Performance Matrix. Berdasarkan hasil Importance Performance Matrix, didapatkan unsur A1, A6, A10, dan A11 menjadi unsur yang harus lebih diperhatikan karena dianggap penting tetapi pelaksanaannya masih belum sesuai dengan harapan masyarakat. Strategi pengembangan akan dilakukan dengan menggunakan metode Hoshin Kanri.
ANALISIS PEMILIHAN VENDOR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE FUZZY TOPSIS DI PT. TRIPATRA ENGINEERS AND CONSTRUCTORS Dania Arini
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i1.510

Abstract

sistem rantai pasok yang efektif. PT. Tripatra Engineers and Constructors selama ini memilih supplier hanya berdasarkan harga, tetapi selama proses pengadaan sering ditemui masalah kualitas, sulitnya berkomunikasi dengan supplier, waktu pengiriman yang tidak sesuai dengan kontrak, perusahaan manufaktur yang tidak memadai dan sebagainya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menentukan vendor yang tepat yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Data dikumpulan dengan cara wawancara dan observasi. Dari hasil analisis pada tiga vendor yang ada dengan pendekatan metode fuzzy TOPSIS dalam pemilihan vendor terbaik, maka vendor terbaik yang dinilai untuk pressure vessel di PT. Tripatra Engineers and Constructors adalah vendor dengan alternatif C1 dengan nilai tertinggi yaitu satu maka vendor terpilih adalah dari DKME. Kata kunci: Supplier, Vendor, Fuzzy, TOPSIS
PERBAIKAN STASIUN KERJA PACKING DAN CARDING FIBER DACRON (POLIETILENA TEREFTALAT) UNTUK MENCEGAH MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA PEKERJA PT. XYZ CIKUPA TANGERANG Lamto Widodo; Adianto .; Felicia .
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i2.1797

Abstract

PT. XYZ bertempatkan di Cikupa Tangerang dan bergerak dalam bidang produksi polietilena tereftalat atau lebih dikenal dengan nama fiber dacron. Penelitian difokuskan kepada stasiun kerja carding dan packing dimana proses kerja yang dilakukan masih secara manual. Pekerja banyak melakukan gerakan membungkuk secara repetitif untuk pengambilan dacron yang menyebabkan tingginya keluhan pada bagian punggung, leher atas, pinggang, bawah pinggang dan lengan bawah kanan. Langkah perbaikan dilakukan dengan mendesain alat bantu kerja carding dan packing berupa garpu dacron dan meja packing. Setelah diimplementasikan, didapatkan penurunan skor REBA yang awalnya untuk proses carding memiliki skor maksimal 12, skor turun menjadi 6 sedangkan untuk proses packing,skor maksimal yang awalnya sebesar 11, turun menjadi 4. Sehingga menurut hasil skor REBA,tingkat resiko MSDs yang awalnya sangat tinggi menjadi medium. Selain itu juga dilakukan analisis OWAS yang menghasilkan penurunan kategori kerja satu tingkat sehingga pekerjaan yang awalnya jelas berbahaya turun menjadi sedikit berbahaya. Dan terakhir dilakukan analisis IRHR yang menyatakan pekerjaan carding dan packing yang awalnya termasuk pekerjaan berat, setelah dilakukan implementasi perbaikan menjadi pekerjaan sedang. Kata Kunci: Nordic Body Map, REBA, OWAS, IRHR, AHP
WASTE ELIMINATION USING VALUE STREAM MAPPING AND VALSAT Dion Avellino Suyanto; Sunday Noya
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i2.501

Abstract

Fierce competition encourages companies to make continuous improvements to achieve better working efficiency. One method to improve the working efficiency is using the concept of lean manufacturing. The efficiency of the existing work in PT. Rimba Kencana is still not good because there are many processes that are not uniform and because of that, production lead time is increased. By using value stream mapping and value stream analysis tools (VALSAT), the production processes in the company are mapped into the current state mapping and future state mapping. In the current state mapping, the total value of production lead time is 59.49 days and the value of process cycle efficiency (PCE) is 0.013%. After doing improvement on welding department, the total value of production lead time decreased to 48.22 days and the value of process cycle efficiency becomes 0.016%. Keywords: Efficiency, Value Stream Mapping, Value Stream Analysis Tools
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PADA SPAREPART DENGAN SISTEM DIE CASTING (STUDI KASUS PADA PT. SJA) Ahmad Ahmad; Lithrone Laricha; Felisia Wijaya
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i3.469

Abstract

Proses pengendalian kualitas dan pengawasan terhadap pengendalian kualitas harus ditangani oleh seorang pakar atau seorang ahli secara cepat dan tepat dalam mengatasi suatu masalah. Namun kenyataan di lapangan, seorang pakar tidak dapat hadir dan menyelesaikan semua masalah tepat waktu pada saat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang dapat menyebabkan kecacatan produk, memberikan informasi tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian kualitas pada bahan baku dan proses produksi, memberikan informasi berupa tindakan yang dilakukan dalam menghadapi masalah tentang pengendalian kualitas yang ada, memberikan usulan rancangan sistem pakar untuk mendukung proses pengendalian kualitas dengan menggunakan sistem pakar yang disesuaikan pada penyebab cacat yang terjadi, hal-hal yang harus diperhatikan pada pengendalian kualitas bahan baku serta proses produksi, dan upaya menghadapi cacat pada produk yang terjadi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka dilakukan pengolahan data menggunakan peta kendali dan diagram pareto kemudian dilanjutkan dengan analisis penyebab cacat yang terjadi menggunakan fishbone diagram dan FMEA. Semua informasi yang didapat mengenai pengendalian kualitas untuk setiap prosesnya akan disajikan dalam bentuk sistem pakar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan terdapat tiga jenis cacat yang ada pada PT. SJA, yaitu cacat visual. Keropos, dan dimensi. Masing- masing memiliki faktor penyebab yang berbeda-beda. Kata Kunci: Sistem Pakar, Pengendalian Kualitas, FMEA
ANALISIS BEBAN KERJA PADA MAINTENANCE BD-CHECK DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT Zaskia Azhar Yasmin; Silvi Ariyanti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i1.3024

Abstract

Dalam suatu perusahaan peran dari karyawan/manpower sangat berpengaruh pada perkembangan perusahaan tersebut. Apabila manpower memiliki kinerja yang baik maka perusahaan akan lebih mudah untuk bergerak maju. Salah satu factor pendukung yang dapat mempengaruhi kinerja daripada manpower adalah bagaimana beban kerja yang diterima oleh manpower tersebut. Oleh karena itu setiap perusahaan membutuhkan adanya perhitungan untuk mengetahui beban kerja yang diterima oleh karyawan nya. Sebagai unit baru, unit TF belum memiliki perhitungan beban kerja dimana unit TF memberlakukan pola kerja 2 shift dan juga sistem lembur yang otomatis. Oleh karena itu unit TF harus segera melakukan perhitungan beban kerja yang diterima oleh para manpower. Tools yang digunakan untuk melakukan perhitungan beban kerja di unit TF adalah dengan menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung beban kerja yang selama ini diterima oleh manpower dan mengetahui kategori dari beban kerja tersebut. Hasil dari penelitian ini berupa perhitungan beban kerja pada unit TF di salah satu kegiatan maintenance yaitu BD-Check dengan beban kerja yang dihasilkan adalah normal dan underload. Berdasarkan hasil analisis diagram sebab akibat serta analisis lebih lanjut menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) faktor terbesar yang menyebabkan kondisi beban kerja underload adalah kurangnya skill dan pengetahuan manpower serta masih terbatasnya ketersediaan tools yang dimiliki oleh unit TF.
ANALISIS KUALITAS PRODUK PERTH PX DI PT. ASRI PANCAWARNA Tri Widodo; Nur Fadilah Fatma
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i1.1771

Abstract

Kualitas merupakan keseluruhan karakteristik dan keistimewaan dari suatu produk atau jasa yang dihasilkan dari kemampuan produk atau jasa untuk memuaskan sebagian atau secara keseluruhan kebutuhan dari konsumen. PT. Asri Pancawarna adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, khususnya Granite Tile. Namun masih terjadi beberapa masalah dalam proses produksinya, seperti tingginya defect pada salah satu produk yang di produksi PT. Asri Pancawarna yaitu produk Perth PX. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pengendalian kualitas menurunkan jumlah produk cacat. Terdapat lima jenis cacat/deffect yang ada di departemen Quality Assurance yaitu, jenis cacat Cekung, chipping, Lainasi, Belang dan Cembung. Jenis cacat yang paling dominan adalah jenis cekung dengan persentase yang cukup besar yaitu mencapai 45,35% untuk produk Pert PX. Penyebab utamanya adalah karena material powder yang masih ada kadar air, udara yang masih terperangkap dalam keramik, proses pembakaran yang tidak merata serta suhunya terlalu tinggi dan proses pendinginan yang tidak berlangsung lama sehingga pada proses polesing permukaan keramik menjadi turun/cekung. Solusi yang bisa diterapkan untuk menanggulangi faktor manusia diantaranya dengan melakukan pelatihan yang teratur secara berkala, memilih operator yang masih muda dengan tingkat ketelitian yang masih baik. Serta lingkungan atau ruangan yang mendukung seperti, pencahayaan dan temperature ruang yang baik serta mengurangi tingkat kebisingan. Kata kunci: Fish Bone, Pareto, Produk perth PX, kualitas.
ANALISIS SISTEM MANAJEMEN MUTU DENGAN MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD DI PERUSAHAAN GLOBAL BERSTANDARISASI ISO 9001:2008 (STUDI KASUS : PT. ZEBRA ASABA INDUSTRIES) Wilson Kosasih; Lithrone Laricha; Hendrawan .
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i2.492

Abstract

PT Zebra Asaba Industries merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat tulis kantor. PT Zebra Asaba Industries belum pernah melakukan pengukuran kinerja secara keseluruhan sebelumnya, pengukuran kinerja yang ada hanya dilakukan atas beberapa bidang saja. Berdasarkan penelitian ini, dilakukan penilaian terhadap kinerja di PT. Zebra Asaba Industries dari penerapan yang sudah dilakukan yakni ISO 9001 dan melakukan penilaian kesiapan dengan menggunakan referensi Malcolm Baldrige National Quality Award dan Analytical Hierarchy Process. Output yang diharapkan dari penelitian ini adalah kondisi kinerja perusahaan pada saat sekarang ini sehingga perusahaan dapat mengetahui posisinya sekarang ini dan dapat melakukan perbaikan–perbaikan untuk kemajuan perusahaan. Berdasarkan analisa dan penilaian, perusahaan telah mematuhi apa yang terdapat dalam ISO 9001, dan untuk pendekatan Malcolm Baldrige National Quality Award, perusahaan memperoleh nilai sebesar 698. PT. Zebra Asaba Industries ini berada pada kondisi “Industry Leader”, dan dapat dikatakan bahwa 80,68% perusahaan ini telah siap untuk menerapkan pendekatan Malcolm Baldrige National Quality Award. Dan dari metode Analytical Hierarchy Process, telah diketahui pembobotan berdasarkan ranking, dimana dari 7 kriteria, fokus pasar dan pelanggan memiliki bobot yang paling tinggi. Kata kunci: Penilaian Kinerja, Sistem Manajemen Mutu, Malcolm National Quality Award, ISO 9001, Analytical Hierarchy Process
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KEMASAN GLUKOSA DENGAN PETA KENDALI P DI PT. BUDI STARCH & SWEETENER TBK.LAMPUNG TENGAH Emy Khikmawati; Heri Wibowo; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri )
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v7i1.5031

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam program kualitas yang baik, yang akan secara efektif mengeliminasi pemborosan dan meningkatkan kemampuan bersaing perusahaan, harus diwujudkan. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan menganalisis bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas kemasan glukosa dengan metode SQC (Statistical Quality Control) dan menemukan penyebab terjadinya cacat produk Glukosa dengan kemasan jerigen 20 liter proses sacharification, decolorization, deionization dan evaporation. Metode menggunakan alat bantu statistik berupa check sheet, histogram, peta kendali p, diagram Pareto dan diagram sebeb-akibat.. Hasil analisis peta kendali p menunjukkan bahwa proses berada dalam keadaan tidak terkendali atau  masih mengalami penyimpangan. Prioritas perbaikan yang perlu dilakukan untuk menekan jumlah cacat dapat dilakukan pada 2 jenis kerusakan yang dominan yaitu kerusakan kemasan tutup (43,75%) dan volume (40,34%). Faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan produk adalah mesin, metode, lingkungan. Sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan kerusakan.
PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MENENTUKAN KEBERHASILAN IMPLEMENTASI ERP Kosasih .
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i1.460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya perusahaan dan kepemimpinan transformasional terhadap keberhasilan implementasi ERP. Penelitian dilakukan di sebuah perusahaan komponen elektronik di Bekasi untuk membuktikan pengaruh antar variabel dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dari responden yang berjumlah 200 orang. Pengujian instrumen data dilakukan dengan menggunakan uji validitas dan realibilitas. Sedangkan untuk menguji konstruk hubungan antar variable digunakan metode pengujian Structural Equation Model (SEM) dengan aplikasi Lisrel. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap implementasi ERP dengan koefisien korelasi sebesar 0.60, dan juga terdapat pengaruh budaya perusahaan terhadap implementasi ERP dengan koefisien korelasi sebesar 0.47. Katakunci:Kepemimpinan Transformasional, Budaya Perusahaan, Implementasi ERP, Structural Equation Model (SEM)

Page 6 of 32 | Total Record : 318


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri ) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri) More Issue