cover
Contact Name
Viktor Pandra
Contact Email
viktorpandra@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp4mk@stkippgri-lubuklinggau.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN
ISSN : 02169991     EISSN : 26545004     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Perspektif Pendidikan (JPP) memuat artikel hasil penelitian Pendidikan, Pembelajaran, Penelitian dan pengembangan Pendidikan dalam bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Sekolah Dasar, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
STRATEGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN PADA MASA KENORMALAN BARU Lina Herlina; Leka Oktaviani Nababan; Aprilia Cahya Ningrum
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 2 Desember 2020
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v14i2.1128

Abstract

Masih belum normal pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah dasar pada masa kenormalan baru sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis strategi guru sekolah dasar dalam pembelajaran pada masa kenormalan baru di SD Negeri 122381 Pematang Siantar untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian, yakni guru kelas 3 dan kelas 5, siswa dan Kepala Sekolah SD yang ditentukan secara sengaja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara partisipatif, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis deskriptif-kualitatif, melalui tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan pada masa kenormalan baru, maka strategi yang digunakan guru kelas dalam pembelajaran di kelas, yakni melalui strategi belajar dalam kelompok kecil dimana siswa dibagi menjadi kelompok kecil yang beranggotakan beberapa siswa. Kemudian strategi belajar di area terbuka dimana pembelajaran dilakukan di luar ruangan kelas seperti di lapangan upacara atau lapangan olahraga, dan strategi belajar sambil bermain di dalam kelas, serta strategi guru melalui tanya jawab ketika guru selesai menjelaskan materi pelajaran. Adapun makna tindakan sosial pada strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran pada masa kenormalan baru merupakan tindakan rasional instrumental.
PENANAMAN NILAI TOLERANSI DAN KERAGAMAN MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK STORYBOOK PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SEKOLAH DASAR 122365 PEMATANG SIANTAR Lina Herlina; Putri Tampubolon; Putra Bronson Tampubolon
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 Juni 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i1.2584

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan pentingnya nilai toleransi dan keberagaman yang dapat kembangkan dengan strategi pembelajaran dilakukan oleh guru. Strategi pembelajaran sebagai upaya yang dilakukan oleh guru dan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Strategi pembelajaran tematik storybook digunakan pada pembelajaran di sekolah dasar. Kajian yang digunakan pada artikel inii mengunakan kajian literature dengan mencari dan mengumpulkan data yang sesuai dengan tema artikel yang dipilih. Data atau informasi yang berkaitan dengan penanaman nilai toleransi dan keragaman dan strategi pembelajaran. Konsep yang ditawarkan dengan implementasi strategi pembelajaran tematik storybook dapat memberikan pemahaman siswa terkait keberagaman dan dapat memberikan pemahaman nilai toleransi yang berdampak pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa. Media storybook berisi cerita yang mengambarkan keberagaman dan toleransi, dengan media storybook dapat mendukung penanaman nilai toleransi dan keberagaman terdapat kesesuaian kompetensi dasar dari kelas satu sampai enam mata pelajaran PPKn sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 124395 PEMATANG SIANTAR Lina Herlina; Fauza Shafira; Wendi Leonardo Purba
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.2585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran IPS agar dapat menyenangkan dan membuat siswa menjadi aktif. Penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 124395. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN 124395 yang berjumlah 29 siswa dan objek dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model ikuiri dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa ini dilihat dari meningkatnya kemampuan siswa dalam mencari jawaban dari permasalah melalui berbagai tahapan dalam model inkuiri yaitu orientasi, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan dan atau informasi, melakukan uji hipotesis, merumuskan kesimpulan. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari meningkatnya persentase ketuntasan hasil tes siswa dimana pada pra tindakan persentasenya 31,03%, pada siklus I meningkat menjadi 55,17%, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 82,76%
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING SUBTEMA I SUHU DAN KALOR KELAS V SD NEGERI 79 LUBUKLINGGAU Kesi Anggraini; Fitria Lestari; Dedy Firduansyah
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk lembar kerja siswa (LKS) berbasis Contexual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor Kelas V SD Negeri 79 Lubuklinggau untuk menghasilkan LKS yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D pada model memiliki empat tahapan, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (develop), pendiseminasian (disseminate). Subjek penelitian ini ialah siswa kelas V dengan jumlah siswa 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Hasil analisis data yakni kevalidan ahli bahasa sebesar 0,75, ahli media sebesar 0,89, dan ahli materi sebesar 0,76. Berdasarkan hasil analisis ketiga ahli validator mendapatkan nilai rata-rata 0,80 menunjukan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid. Analisis kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari 6 orang bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor mendapatkan nilai rata-rata 95,45% sehingga dapat dikategorikan sangat praktis dan mempunyai efek potensial 95% dapat di kategorikan sangat baik. Disimpulkan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efek potensial sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk lembar kerja siswa (LKS) berbasis Contexual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor Kelas V SD Negeri 79 Lubuklinggau untuk menghasilkan LKS yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D pada model memiliki empat tahapan, yaitu: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (develop), pendiseminasian (disseminate). Subjek penelitian ini ialah siswa kelas V dengan jumlah siswa 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Hasil analisis data yakni kevalidan ahli bahasa sebesar 0,75, ahli media sebesar 0,89, dan ahli materi sebesar 0,76. Berdasarkan hasil analisis ketiga ahli validator mendapatkan nilai rata-rata 0,80 menunjukan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid. Analisis kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari 6 orang bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor mendapatkan nilai rata-rata 95,45% sehingga dapat dikategorikan sangat praktis dan mempunyai efek potensial 95% dapat di kategorikan sangat baik. Disimpulkan bahwa LKS berbasis Contextual Teaching And Learning Subtema 1 Suhu dan Kalor telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efek potensial sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI JAYALOKA Sarwoko, Edi; Ariani, Tri; Utami Gumay, Ovilia Putri
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2316

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar fisika yang masih di bawah KKM. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di SMA Negeri Jayaloka?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di SMA Negeri Jayaloka. Jenis peenelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode True Eksperimental Design, desain yang digunakan adalah Pre-test post-test control grodup design. Populasi dalam penlitian ini adalah seluruh siswa Kelas X MIPA di SMA Negeri Jayaloka yang berjumlah 135 siswa. Dua kelas menjadi sampel diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling, yaitu kelas X MIPA 4 berjumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes yang berbentuk soal essay sebanyak 5 soal. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis dengan uji t terhadap nilai akhir dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima karena sesuai kriteria thitung > ttabel yaitu 5,48 > 1,997. Jadi, ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di SMA Negeri Jayaloka.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SDN 31 LUBUKLINGGAU Agustina, Agustina; Satinem, Satinem; Ariani, Tri
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 31 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode experimen dengan design one-group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu siswa kelas IV dengan jumlah siswa 28 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan teknik sampling jenuh. Instrument yang digunakan peneliti berbentuk soal essay yang berjumlah 8 soal. Teknik pengumpulan data diambil menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-z. Berdasarkan hasil uji analisis data dengan taraf α = 5% menunjukkan besar Zhitung = 5,07 dan Ztabel = 1,64. Karena Zhitung > Ztabel (5,07 > 1,64), yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Hα diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) pada pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 31 Lubuklinggau signifikan tuntas dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,07.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIK SISWA MELALUI METODE PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK GEOGEBRA Agus Junsion Naibaho; Nova Erawati Sidabalok; Salim Efendi
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa melalui metode penemuan terbimbing berbantuan software Geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan sampel sebanyak 80 siswa. Sampel terdiri dari dua kelas eksperimen, yaitu kelas VII-1 sebanyak 40 siswa sebagai kelas eksperimen-1 dan kelas VII-4 sebanyak 40 siswa sebagai kelas eksperimen-2. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematik. Data yang diperoleh, selanjutnya dianalisis menggunakan analisis varians dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mendapat pembelajaran metode penemuan terbimbing berbantuan software Geogebra lebih tinggi daripada tanpa berbantuan software Geogebra.
STUDENTS’ PROBLEMS IN MASTERING SPEAKING SKILL FACED BY THE XI GRADE STUDENTS AT MA INTEGRAL HIDAYATULLAH MANOKWARI Kartini Kartini; Syahira Syahira
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2603

Abstract

This research aimed to investigate the students’ problem in mastering speaking skills, and the cause of that problem. This research was carried out at MA Integral Hidayatullah Manokwari. This research used qualitative approach with a descriptive analysis method. 28 students of MA Integral Hidayatullah Manokwari were interviewed and fill the questionnaire to determine their experience in speaking class. The result showed that students have lack of vocabulary (96%), Pronunciation 74%, lack of grammar 70%, lack of fluency (96%). Meanwhile, the cause of students’ speaking problems were lack of confidence, fear of making mistake, anxious, shyness, and lack of motivation.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STAD ((STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 2 KARANG JAYA Nurmarita Nurmarita
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas VI SD Negeri 2 Karang Jaya dengan menggunakan model pembelajaran STAD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan, model penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang dalam setiap siklusnya terdapat dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan nilai rata-rata dan persentase jumlah siswa yang mencapai KKM. Nilai rata-rata pada prasiklus mencapai 65,5 meningkat menjadi 69,74 pada siklus I kemudian setelah dilakukan perbaikan pada siklus II meningkat menjadi 77,41. Persentase siswa yang mencapai KKM meningkat dari 35,5% pada prasiklus menjadi 61,29% pada siklus I dan 87,09% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 2 Karang Jaya.
IMPLEMENTASI KONSEP FENOMENOLOGI , HERMENEUTIKA, BERPIKIR KRITIS DAN MULTIKULTURALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Yeni Asmara; Firman Firman
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2606

Abstract

Munculnya persepsi bahwa pelajaran sejarah yang merupakan salah satu Pengetahuan Ilmu Sosial yang kurang diminati oleh siswa, mereka beranggapan bahwa pelajaran tersebut membosankan, menjenuhkan dan kurang bermanfaat karena matapelajaran ini merupakan pelajaran yang syarat dengan teks, konsep atau teori pada kurun waktu lampau, sehingga tujuan pembelajaran sejarah yang sesungguhnya seperti membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau, masa kini dan masa depan belum dapat tercapai secara maksimal, oleh karena itu guru matapelajaran sejarah dituntut untuk dapat berpikir mencari suatu solusi yang kreatif dan inovatif dalam meramu, menyajikan dan menyampaikan materi sejarah agar apa yang menjadi tujuan pembelajaran khususnya dapat tercapai serta menghilangkan persepsi negatif dari pelajaran tersebut. Oleh karena itu artikel ini akan menelaah bagaimana implementasi konsep filosofi fenomenologi, hermenutika, teori kritis dan multikulturalisme dalam pembelajaran sejarah. Penulisan artikel ini dengan menggunakan metode literatur atau kepustakaan. Pada saat guru matapelajaran sejarah melihat suatu fakta dan data yang ada bahwa siswa yang dihadapinya adalah siswa dengan karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda, maka dia akan melakukan suatu penafsiran yang akan berdampak pada guru tersebut akan melakukan suatu inovasi yang kreatif sebagai bentuk perwujudan berpikir kritisnya dengan menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi seperti pembelajaran dengan model problem based learning, ataupun dengan variasi model lainnya dalam proses pembelajaran sejarah disetiap pertemuannya. Pada saat guru sejarah telah melaksanakan hal tersebut artinya guru telah berupaya menghormati dan menghargai perbedaan dan keragaman siswa yang dihadapinya atau dengan kata lain guru telah mengimplementasikan nilai filosofi multikulturalisme yang diawali dengan adanya fenomenologi, hermeneutika dan berpikir kritis.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023 Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022 Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 Juni 2022 Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 2 Desember 2021 Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 Juni 2021 Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 2 Desember 2020 Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 14 No 1 Juni 2020 Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 13 N0 2 Desember 2019 Vol 13 No 1 (2019): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 12 No 2 (2018): Perspektif Pendidikan Vol 12 No 1 (2018): Pendidikan dan Pembelajaran Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 10 No 1 (2016): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 5 No 1 (2012): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 4 No - (2011): Jurnal Perspektif Pendidikan More Issue