Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Articles
565 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH MENGOLAH DAUN JAMBU BIJI MERAH DI DESA TIROMANDA
Asriany Asriany;
Imam Pribadi;
Harmita Sari;
Elva Amrin
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.34075
Daun Jambu biji merah merupakan salah satu jenis tanaman obat yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan diantaranya untuk mengobati diare pada anak kecil, menurun Kadar Kolesterol Jahat (LDL), mencegah Kanker, menyehatkan kulit, mengobati rambut rontok, mengatasi penyakit gusi, dan obat alami diabetes . Namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hal tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah memanfaatkan potensi lokal yang melimpah dalam pembuatan sabun herbal dan cara polinasi untuk meningkatkan produksi jambu biji merah dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan limbah daun jambu biji untuk pengolahan sabun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti ibu- ibu rumah tangga dan remaja putri yang berasal dari Desa Tiromanda Kecamatan Bua. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi tentang penggunaan sabun untuk kesehatan. Penyuluhan yang dilakukan ini memberikan respon yang baik dari masyarakat serta masyaraka merasa senang karena mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan sabun. Dengan diberikannya penyuluhan masyarakat juga menjadi faham cara memanfaatkan limbah daun jambuh biji merah untuk kesehatan. Masyarakat juga berharap kegiatan pengabdian dapat berlangsung secara berkelanjutan, sehingga wawasan mereka akan terus bertambah aik dan terus ada peningkatan keterampilan dalam mengolah potensi alam yang ada didaerahnya.
OPTIMALISASI PERAN HUMAS PEMERINTAH DALAM MENCIPTAKAN HUBUNGAN DIALOGIS ANTARA PEMERINTAH DENGAN MASYARAKAT PADA KABUPATEN LEBAK
Rizkiya Ayu Maulida
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.32816
Reformasi pemerintahan di Indonesia membawa tuntutan bagi lembaga pemerintah untuk bersikap lebih transparan dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Humas pemerintahan memiliki peran yang besar sebagai fasilitator hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Terlebih pada pemerintah daerah, di mana setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga publik yang dihadapi pun berbeda. Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan peran humas dalam implementasi Keterbukaan Informasi Publik dan pemerintahan yang demokratis. Dengan menghadirkan perwakilan dari 34 OPD (Organisasi Perangkat Daerah), maka diharapkan dapat mengoptimalkan peran humas, tidak hanya sebagai teknisi, tetapi juga sebagai perancang dan pengelola kegiatan komunikasi. Pelatihan lanjutan dibutuhkan untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan.
PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT DENGAN PEMANFAATAN SABUT KELAPA “COCONUT FIBER” SEBAGAI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN
Mirza Abdi Khairusy;
Linardita Ferial;
Sukarta Atmaja
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35469
Peningkatan ekonomi kreatif dengan pemanfaatan sumber daya alam berbahan dasar buah kelapa dalam meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar. Indonesia merupakan negara produksi kelapa terbesar di dunia. Kegiatan pengolahan buah kelapa menjadi menjadi serabut kelapa sebagai produk ramah lingkungan dan olahan kerajinan tangan. Metode dalam kegiatan ini adalah Training of Trainer (ToT) serta Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan Community Development yang diikuti oleh 27 peserta. Hasil dari pengabdian ini adalah kreativitas dalam pembentukan atau pemanfaatan limbah kelapa menjadi bahan kerajinan tangan. Upaya yang dapat diberikan kepada para petani dan masyarakat sekitar adalah diperlukan kerjasama lintas sektor supaya program pemanfaatan kerajinan tangan berbahan dasar kelapa dapat berkelanjutan.
PELATIHAN STRATEGI BISNIS BERBASIS PENGETAHUAN DIGITAL BAGI WIRAUSAHA EKSPORTIR DI KABUPATEN PANGANDARAN
Sam'un Jaja Raharja;
Sari Usih Natari;
Luthfi Thirafi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35390
Revolusi digital mempermudah pengiriman informasi digital secara cepat dan tepat. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah Pangandaran sendiri sudah cukup dikenal baik di Indonesia, dari sisi inovasi produk dan wisata lautnya. Namun semenjak adanya pandemi Covid-19 sejak bulan Maret tahun 2020, omset penjualanan menurun drastis 50% untuk usaha UMKM tersebut. Oleh karena itu, diperlukannya pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha terkait penjualanan secara digital. Tujuan diadakannya pelatihan ini untuk mengedukasi pelaku UMKM mengenai pengenalan digital dalam melakukan usahanya secara aman dan proporsional. Pengetahuan digital adalah sebuah konsep pemahaman dari perkembangan zaman mengenai teknologi dan sains, dari semua yang bersifat manual menjadi otomatisdan dari semua yang bersifat rumit menjadi ringkas. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap analisa awal, di mana dilakukan survei, observasi dan pelibatan pihak terkait lainnya. Tahap kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan narasumber internal dan narasumber eksternal. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan teknologi digital di kalangan peserta. Hal ini dapat dilihat dari indikasi sebagai berikut (1) peserta lebih banyak mengetahui dan mengenal berbagai platform digital dibanding sebelumnya (2) berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terdapat penambahan pengetahuan dan penguasaan keterampilan tentang teknologi digital dibanding sebelum diberikan pelatihan.
EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN DI KALANGAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) KESEHATAN DI PROVINSI D.I. YOGYAKARTA
Aris Widayati;
Yosef Wijoyo;
Putu Dyana Christasani;
Titien Siwi Hartayu
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35194
Siswa sekolah menengah merupakan kelompok remaja yang rentan di masa pandemi COVID-19 ini, terutama terkait model aktivitas berkelompok dan wacana pembelajaran tatap muka yang akan diberlakukan. Oleh karena itu, perlu upaya peningkatan kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) pada kelompok sasaran ini. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang protokol kesehatan 5M di kalangan siswa SMK Kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode kegiatan dilaksanakan dengan edukasi secara daring dalam bentuk webinar menggunakan platform Zoom meeting dan penayangan video edukasi prokes. Kegiatan ini diikuti oleh 84 peserta (response rate 84%). Peningkatan pemahaman peserta tentang materi edukasi diukur secara kuantitatif dengan pemberian pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan sebelum dan setelah edukasi (p < 0,05) dengan selisih – 6,50 (IK 95%, -8,11 sampai -4,94). Hal menarik lain yang mengemuka adalah antusiasme peserta terhadap program vaksinasi COVID-19. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa edukasi tentang prokes dapat meningkatkan skor pengetahuan siswa SMK Kesehatan.
PENDAMPINGAN USAHA DAN ANALISIS SENSITIFITAS USAHA KECIL MENENGAH (UKM) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SENTRA KERUPUK IKAN DESA PANGKAHKULON, GRESIK
Mochamad Arif Zainul Fuad;
Feni Iranawati;
Hartati Kartikaningsih
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.34195
Artikel ini membahas pendampingan bisnis dan analisis sensitivitas UKM Kerupuk Ikan Khasanah Jaya terhadap Pandemi Covid-19. Kegiatan yang telah dilakukan adalah sosialisasi kegiatan, pendampingan kepada mitra dalam proses produksi dan pemasaran. Analisis kelayakan usaha menggunakan beberapa pendekatan yaitu Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Profitabilitas (R), Benefit-Cost Ratio (Net B/C Ratio), NPV (14%), Payback Period (PP). Sedangkan analisis sensitivitas bisnis menggunakan analisis switching value. Ada 5 skenario yang digunakan dalam analisis sensitivitas yaitu kondisi Pra pandemi, kondisi awal pandemi Covid-19 dengan permintaan pasar kerupuk ikan turun 30% dan bahan baku turun 10%. Kondisi saat ini ditandai dengan peningkatan permintaan pasar sebesar 20% sedangkan bahan baku juga meningkat sebesar 10%. Selain itu, proyeksi ke depan dengan menggunakan Skenario Pesimis juga dilakukan; dengan kondisi bahan baku diproyeksikan naik 10% sedangkan permintaan turun 30% dan Skenario Optimis dengan asumsi bahan baku tetap dan permintaan kerupuk ikan turun 10%. Hasil analisis kelayakan dan sensitivitas usaha kerupuk ikan menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan oleh mitra sangat layak untuk dijalankan baik pada masa sebelum pandemi maupun hingga saat ini dimana pandemi masih berlangsung. Analisis sensitivitas berdasarkan 5 skenario perubahan biaya produksi dan perubahan volume penjualan menunjukkan bahwa UKM kerupuk ikan Khasanah Jaya selama ini kurang sensitif terhadap pandemi Covid 19 yang dibuktikan dengan nilai indikator kelayakan yang tetap di atas nilai rujukan
DIFUSI INOVASI KEWIRAUSAHAAN BUDIDAYA MAGGOT DALAM ADAPTASI EKONOMI PADA MASA PANDEMI DI KABUPATEN KARAWANG
Dewi Noor Azijah;
Lina Aryani;
Rachmat Ramdani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.33856
Tahun 2020 adalah tahun ketika seluruh masyarakat dunia mengalami tantangan alam yang disebabkan pandemi Covid-19. Keberadaan virus itu tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga memberikan dampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat, terutama di bidang ekonomi. Berbagai sektor usaha terkena dampak pembatasan sosial yang dilakukan sebagai usaha untuk meminimalkan tingkat penularan virus. Kondisi tersebut mendorong sebuah upaya untuk dapat menjadi solusi bagaimana sebuah usaha di bidang ekonomi dapat tetap bertahan. Difusi inovasi di bidang kewirausahaan menjadi sebuah alternatif mengenai bagaimana sebuah UMKM dapat beradaptasi di tengah kondisi pandemi Covid-19. Pengabdian ini dilakukan di Kabupaten Karawang, yang sejak bulan Mei 2020 mulai menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai penanganan pengurangan tingkat penularan Covid-19. Kelompok usaha Bank Sampah dan BSF Maggot Greenday menjadi sasaran dalam kegiatan ini, sebagai pelaku usaha yang terkena dampak akibat diberlakukannya PSBB di Kabupaten Karawang.
MODIFIKASI PAKAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS WARNA LOBSTER HIAS AIR TAWAR DI KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG
Yuli Andriani;
Dian Yuni Pratiwi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35524
Lobster air tawar merupakan salah satu komoditas ikan hias yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Bandung. Para petani sudah banyak yang mencoba membudidayakan lobster sebagai komoditas ikan hias. Namun, nilai jual dan daya saing lobster air tawar untuk ikan hias yang dihasilkan para petani di Kelompok Tani Mukti, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung masih rendah. Hal ini dikarenakan pengetahuan para petani tentang penggunaan pakan untuk memproduksi lobster hias air tawar masih terbatas sehingga pemberian pakan belum sesuai dengan tujuan budidaya.Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka solusi yang ditawarkan yaitu dengan mengadakan pengabdian masyarakat tentang cara pembuatan dan pemberian pakan untuk lobster hias air tawar. Tujuan dari kegiatan pengabidan masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan para petani di Kelompok Tani Mukti dalam melakukan modifikasi pemberian pakan sehingga diharapkan meningkatkan kualitas warna dan produksi lobster hias air tawar di Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.Metode yang dilakukan adalah pemberian informasi terkait pakan lobster, demostrasi cara pembuatan pakan, dan diskusi. Hasil menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan menghadiri 100% kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan. Berdasarkan hasil survei awal dan akhir telah menunjukkan bahwa pengetahuan peserta telah meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kemampuan dan pengetahuan petani yang tergabung pada Kelompok Tani Mukti, Kabupaten Bandung.
PELATIHAN PENYUSUNAN KANVAS MODEL BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN DESIGN THINKING SECARA DARING BAGI PETERNAK DAN PETANI MUDA DI DESA CIBODAS, KECAMATAN PASIR JAMBU, KABUPATEN BANDUNG
Ratnaningsih Ruhiyat;
Djohar T. Idris;
Dwi Indrawati;
Etty Indrawati;
Lailatus Siami
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35402
Jumlah penduduk Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, berdasarkan data desa 2017 sebesar 8.391 jiwa; matapencaharianpenduduksebagaianbesarsebagaipetanidanpeternak (46%),dan lebihdari50%pendudukangkatankerja(1706 orang) belum memiliki perkerjaan tetap. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan petani pada alat kewirausahaan, antara lain design thinking, value proposition canvas dan business model canvas untuk mendorong bakat muda dalam menciptakan usaha mereka sendiri. Pendekatan yang dilakukan pelatihan secara jarak jauh, dengan menggunakan Zoom dan Google Classroom, dikarenakan situasi Covid-19. Hasilnya menunjukkan petani memiliki kemampuan yang kuat untuk memahami konsep yang kompleks yang berhubungan dengan kegiatan bisnis mereka. Oleh karena itu, para petani mendapat manfaat dari pelatihan untuk menerapkan dan meningkatkan usaha mereka lebih kreatif dan terbuka untuk inovasi. Hal ini dapat dilihat dari tugas-tugas yang dipresentasikan oleh setiap kelompok dan hasil wawancara dengan menggunakan Google form kepada peserta.
EDUKASI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN RESILIENSI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN COVID-19
Ruwanda Tamarin;
Riski Andrian Jasmi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/kumawula.v4i3.35442
Covid-19 atau yang biasa disebut virus korona di tahun 2019 telah melanda semua negara, di antaranya Indonesia. Berdampak pada semua aspek kehidupan, seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Individu dituntut harus mampu beradaptasi dengan sangat baik di situasi baru yang pasti sangat berbeda dari kehidupan sebelumnya. Dengan adanya perubahan keadaan kehidupan membuat masyarakat kesulitan dalam menjalani kehidupan seperti yang biasa mereka lakukan pada umumnya. Hal itu disebabkan karena masyarakat mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan situasi serta kondisi di masa pandemi. Persoalan ini menarik untuk dikaji dalam kegiatan pengabdian dengan melakukan bimbingan di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat agar mampu dalam menyesuaikan diri dengan perubahan kehidupan yang baru yaitu di masa pandemi. Melalui pengembangan kegiatan pelayanan, diharapkan masyarakat dapat beradaptasi dengan situasi epidemi, menguasai berbagai kemampuan pengelolaan informasi, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya mematuhi peraturan perundang-undangan untuk menjaga kesehatan. Dalam bidang pendidikan resiliensi masyarakat menjadi bagian yang sangat penting yaitu menunjang sarana dan prasarana di dalam sistem pembelajaran yang saat ini dilakukan dengan sistem pembelajaran online. Kemudian dalam aspek ekonomi masyarakat diharapkan mampu dalam mengelola berbagai kreatifitas juga berinovasi di dalam menjaga kelangsungan hidup, sehingga masyarakat dapat meresiliensikan diri dalam menghadapi ancaman virus korona. Tahapan kegiatan pengabdian yang dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu dengan particapatory rapid appraisal (PRA). Dengan tahap identifikasi, tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menuunjukkan peningkatan kapasitas kemampuan masyarakat dalam meresiliensikan diri dalam menghadapi ancaman Covid-19.