cover
Contact Name
Khamida Siti Nur Atiqoh
Contact Email
khamida.siti@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ajme.journal@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
ALGORITMA : Journal of Mathematics Education
ISSN : 19077882     EISSN : 26549948     DOI : -
Core Subject : Education,
ALGORITMA Journal of Mathematics Education (AJME) adalah jurnal peer-review pendidikan matematika yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. AJME mempublikasikan naskah-naskah ilmiah bidang pendidikan matematika secara berkala, yaitu 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Naskah dapat berupa kajian teori ataupun hasil penelitian terkait dengan pengajaran dan pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 122 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARNING MENGGUNAKAN FLUTTER PADA MATERI ALJABAR SMP Kustiawati, Dedek; Sobiruddin, Dindin; Ani, Fauziah Astika Fitri
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2025): ALGORITMA Journal Of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v7i1.45135

Abstract

The advancement of software technology has led to the emergence of various mobile-based application development platforms such as App Inventor, Android Studio, Xamarin, Thunkable, Flutter, and SDK. However, their potential as media for mathematics learning remains underexplored. This study aims to develop an Android-based mobile learning application using Flutter for teaching algebra in junior high schools. The research employed a Research and Development (R&D) approach, adopting the MOAM (Metodología para Desarrollar Objetos de Aprendizaje Móviles) model, which includes five stages: analysis, design, development, assessment, and publication. Data were collected through observations and interviews, followed by media trials involving 32 seventh-grade students from a selected junior high school in South Tangerang during the 2023–2024 academic year. Expert validation was conducted by mathematics education lecturers from UIN Syarif Hidayatullah Jakarta and junior high school mathematics teachers. The results showed high feasibility, with media and material assessments scoring 95% and 90%, respectively. Feedback from teachers and students also indicated strong approval, with ratings of 96% and 93%. The developed application is considered suitable for supporting algebra learning in junior high schools.   Abstrak Perkembangan teknologi perangkat lunak telah melahirkan berbagai platform pengembangan aplikasi berbasis mobile seperti App Inventor, Android Studio, Xamarin, Thunkable, Flutter, dan SDK. Namun, pemanfaatannya sebagai media pembelajaran matematika masih belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi pembelajaran mobile berbasis Android menggunakan Flutter untuk materi aljabar di tingkat SMP. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan MOAM (Metodología para Desarrollar Objetos de Aprendizaje Móviles) yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, penilaian, dan publikasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, serta uji coba media melibatkan 32 siswa kelas VII di salah satu SMP di Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2023–2024. Validasi dilakukan oleh dosen Pendidikan Matematika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan guru matematika SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh penilaian sangat baik, dengan tingkat kelayakan media sebesar 95% dan materi sebesar 90%. Tanggapan guru dan siswa juga positif, masing-masing sebesar 96% dan 93%. Media ini dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran aljabar di SMP.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA KONSTRUKSI LUMBUNG PADI TRADISIONAL SUNDA Ineke, Susan; Ramadan, Trisno Mas’ud; Fatra, Maifalinda
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2025): ALGORITMA Journal Of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v7i1.46717

Abstract

Abstract Mathematics has a strong connection with traditions that exist within society. The use of cultural contexts in learning can help explain abstract mathematical concepts. This study aims to explore mathematical concepts embedded in the traditional leuit building, which is part of Sundanese cultural heritage. The research was conducted using a qualitative descriptive approach from September to December 2024 at the Sindang Barang Cultural Village, Bogor. Data were collected through observation, interviews with cultural village managers, and documentation, then analyzed using Spradley’s model, which includes selecting an ethnographic project, formulating questions, collecting and recording data, analyzing, and writing reports. The results show that the leuit structure contains concepts of plane geometry, solid geometry, and reflection. These findings indicate that the leuit can be utilized as a contextual learning medium for geometry topics at the elementary and junior high school levels. Thus, this traditional building functions not only as a cultural symbol but also as a learning resource that connects mathematical concepts to real-life experiences.   Abstrak Matematika memiliki keterkaitan erat dengan tradisi yang hidup di masyarakat. Penggunaan konteks budaya dalam pembelajaran dapat membantu menjelaskan konsep-konsep matematika yang abstrak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep matematika dalam bangunan tradisional leuit sebagai bagian dari warisan budaya Sunda. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif pada September–Desember 2024 di Kampung Budaya Sindang Barang, Bogor. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pengelola kampung budaya, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Spradley, yang mencakup pemilihan proyek etnografi, penyusunan pertanyaan, pengumpulan dan perekaman data, analisis, serta penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan leuit memuat konsep geometri datar, geometri ruang, dan pencerminan. Temuan ini menunjukkan bahwa leuit berpotensi digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual untuk materi geometri di tingkat SD/MI maupun SMP/MTs. Dengan demikian, bangunan tradisional ini tidak hanya berperan sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai sumber belajar yang mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan nyata.
ENHANCING STUDENTS’ UNDERSTANDING OF MATHEMATICAL CONCEPTS THROUGH THE CONCRETE-PICTORIAL-ABSTRACT (CPA) APPROACHIN LEARNING FRACTIONS Agusta, Erna Sari
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2025): ALGORITMA Journal Of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v7i1.46719

Abstract

Abstract Conceptual understanding can be demonstrated by students in restating concepts, classifying objects, presenting concepts, selecting and using procedures, and applying concepts in problem-solving. In reality, students of MTsN 28 Jakarta still struggle to solve everyday problems due to their limited conceptual understanding ability. The purpose of this study was to describe the implementation of the CPA (Concrete-Pictorial-Abstract) approach in mathematics learning, as well as to examine the improvement of students' mathematical concept understanding abilities in fraction material with the CPA approach in class VII-F MTs Negeri 28 Jakarta. This study employs a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. Each cycle consists of stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects observed in the study were six students from the upper, middle, and lower groups. Data analysis refers to the evaluation of indicators of conceptual understanding abilities, as observed in the research subject's test answers, which are presented through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion. The study's results showed that the average test scores increased from Cycle I to Cycle II. Student learning completeness also increased from the Cycle I and Cycle II tests. Thus, the CPA approach can improve students' ability to understand mathematical concepts.   Abstrak Pemahaman konseptual dapat ditunjukkan siswa dalam menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek-objek, mempresentasikan konsep, memilih dan menggunakan prosedur, dan mengaplikasikan konsep dalam pemecahan masalah. Pada kenyataannya, siswa MTsN 28 Jakarta masih kesulitan dalam memecahkan masalah sehari-hari karena kemampuan pemahaman konseptual mereka yang terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan CPA (Concrete-Pictorial-Abstract) dalam pembelajaran matematika, serta mengkaji peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi pecahan dengan pendekatan CPA di kelas VII-F MTs Negeri 28 Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang diamati dalam penelitian ini adalah enam orang siswa dari kelompok atas, menengah, dan bawah. Analisis data mengacu pada evaluasi indikator kemampuan pemahaman konsep, sebagaimana diamati pada jawaban tes subjek penelitian, yang disajikan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes meningkat dari Siklus I ke Siklus II. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari tes Siklus I dan Siklus II. Dengan demikian, pendekatan CPA dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika.
PENGARUH MODEL CASE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR INTUITIF MATEMATIS SISWA  Alfiyah, Khansa; Atiqoh, Khamida Siti Nur; Kurniawati, Lia
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2025): ALGORITMA Journal Of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v7i1.46725

Abstract

Abstract The 2022 PISA results reveal that students' mathematical intuitive thinking remains low. To enhance this ability, learning must actively engage students in constructing understanding and stimulating their intuition. The purpose of this study was to determine whether or not there is an effect of the CBL model on students' mathematical intuitive thinking abilities. This study used a quantitative method with a quasi-experimental type with a posttest-only control group design. The population in this study were all eighth-grade students of a junior high school in South Tangerang. The sample size was 60 students, namely 30 students in the experimental group and 30 students in the control group with a purposive sampling technique. The instrument used in this study was a mathematical intuitive thinking ability test instrument. The results of this study showed that the sig. value = 0.000 is smaller than the 0.05 significance standard in the hypothesis test. This indicates that the average mathematical intuitive thinking ability of students in statistics material taught using the CBL model is higher than that of students taught using the Direct Instruction learning model. This study concludes that learning mathematics using the CBL model has an effect on students' mathematical intuitive thinking abilities.   Abstrak Hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa kemampuan berpikir intuitif matematis siswa masih rendah. Untuk meningkatkan kemampuan ini, proses pembelajaran perlu melibatkan siswa secara aktif dalam membangun pemahaman dan menumbuhkan intuisi matematis mereka. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menentukan ada tidaknya pengaruh model CBL terhadap kemampuan berpikir intuitif matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen berdesain posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP di Tangerang Selatan. Sampel berjumlah 60 siswa, yaitu 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes kemampuan berpikir intuitif matematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sig. = 0,000 lebih kecil dari standar signifikansi 0,05 pada uji hipotesis. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir intuitif matematis siswa pada materi statistika yang diajar menggunakan model CBL lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan model Direct Instruction. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model CBL berpengaruh terhadap kemampuan berpikir intuitif matematis siswa. 
RETRACTED: ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X DALAM MENYELESAIKAN MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA Juniantika, Muhammad Ikhsan; Sari, Rika Mulyati Mustika
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i2.36804

Abstract

Artikel dengan judul ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X DALAM MENYELESAIKAN MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA telah di lakukan pencabutan dari vol. 5 no. 2 tahun 2023 ALGORITMA Journal of Mathematics Education (AJME), pada tautan daring https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/algoritma/article/view/36804 karena ditemukan diterbitkan kembali pada jurnal JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) vol. 17 no.1 tahun 2024. The article titled "ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X DALAM MENYELESAIKAN MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA" has been officially retracted from Vol. 5 No. 2 (2023) of ALGORITMA Journal of Mathematics Education (AJME), accessible via the online link  https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/algoritma/article/view/36804. The retraction was made due to the discovery that the article had been republished in JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol. 17 No. 1 (2024).
MODEL PEMBELAJARAN KADIR (KONEKSI, APLIKASI, DISKURSUS, IMPROVISASI, REFLEKSI) BERBANTUAN PHET SIMULATION: DAMPAK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK Oktavia, Yovi; Kadir, Kadir; Farida, Farida; Andriani, Siska
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.27131

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to find the impact of KADIR learning model assisted by PhET Simulation on mathematical critical thinking skills. The research was conducted in a public high school in Bandar Lampung. This research is a quasi-experiment with a sample of 4 X MIPA classes, involving 144 students. The sample was determined using cluster random sampling technique. Data collection of mathematical critical thinking skills using tests, then analyzed with one-way ANOVA. The results revealed that the average mathematical critical thinking ability of students taught with the KADIR learning model assisted by PhET Simulation (80.64) was higher than the Discovery Learning model assisted by PhET Simulation (63.33) KADIR model (62.67) and Discovery Learning model (58.78). The KADIR learning model assisted by PhET Simulation has an effect on students' mathematical critical thinking skills (F = 37.68; p-value = 0.000; n2 = 0.81). The conclusion of this study is that integrating PhET Simulation in the KADIR learning model is effective or has an impact on improving students' mathematical thinking skills.  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dampak model pembelajaran KADIR berbantuan PhET Simulation terhadap kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian dilaksanakan di suatu SMA Negeri di Bandar Lampung. Penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan sampel 4 kelas X MIPA, melibatkan 144 peserta didik. Sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes, dan dianalisis dengan ANOVA satu jalan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran KADIR berbantuan PhET Simulation (80,64) lebih tinggi daripada model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation (63,33)  model KADIR (62,67) dan model Discovery Learning (58,78). Model pembelajaran KADIR berbantuan PhET Simulation berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik (F = 37,68; p-value = 0,000; n2 = 0,81). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa dengan mengintegrasikan PhET Simulation pada model pembelajaran KADIR ternyata efektif atau berdampak terhadap peningkatan kemampuan berpikir  matematis peserta didik.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL EKSPONEN BERDASARKAN TEORI KASTOLAN DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF Erviandita, Selvita; Pramasdyahsari, Agnita Siska; Wulandari, Dewi
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.31685

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to describe how students solve exponential questions using reflective and impulsive cognitive styles, based on Kastolan theory. Descriptive qualitative method used in this study. The subjects of this study were SMA 2 PSAK Semarang students who had received Exponent material. The data collection methods used were tests, test-based interviews, and documentation, while the data analysis process consisted of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is that reflexive students make fewer mistakes than reflective students. Student errors in solving math problems are influenced by internal and external factors. For reflective students, the internal factors are lack of understanding in the concept of completion and lack of accuracy in determining a value. While the external factors are students in a hurry because of the busyness of students in their school environment. Then for impulsive students, the internal factor is a lack of understanding in distinguishing questions between growth and decay in the form of story problems, lack of subject accuracy and lack of accuracy in reading story problems. While the external factor is the lack of concentration of students because of the crowds in the school environment.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana siswa menyelesaikan soal-soal eksponen dengan gaya kognitif reflektif dan impulsif, berdasarkan teori Kastolan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek dari penelitian ini adalah siswa SMA Masehi 2 PSAK Semarang yang sudah mendapat materi Eksponen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara berbasis tes, dan dokumentasi, sementara proses analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, bahwa Siswa refleksif melakukan kesalahan lebih sedikit daripada siswa reflektif. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dipengaruhi faktor internal dan faktor eksternal. Untuk siswa reflektif, faktor internalnya yaitu kurangnya pemahaman dalam konsep penyelesaian dan kurangnya ketelitian dalam menentukan suatu nilai. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu siswa terburu-buru karena kesibukan siswa di lingkungan sekolahnya. Lalu pada siswa impulsif, faktor internalnya yaitu kurangnya pemahaman dalam membedakan soal antara pertumbuhan dan peluruhan dalam bentuk soal cerita, kurangnya ketelitian subjek dan kurang cermat dalam membaca soal cerita. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu kurangnya konsentrasi siswa karena keramaian dilingkungan sekolah.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Musyrifah, Eva; Nurasiah, Desy; Hafiz, M.
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32581

Abstract

AbstractAlgebraic thinking ability is the ability needed to analyze, generalize, model, prove, predict, and solve problems using symbols, patterns, and numbers presented in the form of words, diagrams, tables, graphs, and equations. Students' algebraic thinking skills still need to improve. This study aimed to test and determine the effect of the RME approach on students' algebraic thinking skills. This research is a type of quasi-experimental research with a research design using a Randomized Posttest Only Control Group Design. The research subjects were X IPA group students, as many as 60 people. The sample determination was carried out using the Cluster Random Sampling technique. Data collection techniques using student algebraic thinking ability tests in the form of descriptions totaling 8 items, documentation studies, and interviews. The results showed an effect of the RME approach on students' algebraic thinking skills, and the effect was classified as moderate. Therefore, RME can be an alternative learning model that can be used to improve students' algebraic thinking skills.AbstrakKemampuan berpikir aljabar adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk menganalisis, menggeneralisasi, memodelkan, membuktikan, memprediksi, dan memecahkan masalah, dengan menggunakan simbol, pola dan bilangan yang disajikan dalam bentuk kata, diagram, tabel, grafik, dan persamaan. Kemampuan berpikir aljabar siswa masih rendah. Tujuan dari penelitian iniadalah menguji dan mengetahui besarnya pengaruh pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Randomized Posttest Only Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelompok X IPA sebanyak 60 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir aljabar siswa berbentuk uraian berjumlah 8butir soal, studi dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatpengaruh pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa dan pengaruhnya tergolong kategori sedang. Oleh karena itu RME dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir aljabar siswa.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN REPRESENTASI VISUAL MATEMATIS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Kurniawati, Ririn; Juandi, Dadang
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32603

Abstract

AbstractThis study aims to describe the results of research regarding the ability of visual mathematical representation in learning mathematics. The method used is SLR (Systematic Literature Review), the research sample consists of 10 journal articles that match the established criteria. The criteria used in this study are indexed Scopus, Sinta, or Repository, published in the 2018-2022 period, discussing the ability of mathematical visual representation in mathematics learning and the research sample is elementary, junior high, high school, or university students. Based on the results of the analysis of literature data which became research data, most research was carried out in 2019 and 2021, the type of research used the most qualitative research, most of it was indexed Sinta 3, the level of education used as a sample was elementary, junior high and tertiary levels, a lot of material Algebra and geometry are used as research. In addition, the results of the study show that factors that influence the level of mathematical visual representation ability are the learning model used, learning style, gender, and the teacher's role in learning.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian mengenai kemampuan representasi visual matematis pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah SLR (Systematic Literature Review), sampel penelitian terdiri dari 10 artikel jurnal yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Kriteria yang digunakan pada penelitian ini yaitu terindeks Scopus,  Sinta atau Repository, diterbitkan pada periode 2018-2022, membahas kemampuan representasi visual matematis pada pembelajaran matematika serta sampel penelitian merupakan siswa SD, SMP, SMA atau Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil analisis data literatur yang menjadi data penelitian, penelitian paling banyak dilakukan tahun 2019 dan 2021, jenis penelitian paling banyak menggunakan penelitian kualitatif, sebagian besar terindeks Sinta 3, jenjang pendidikan yang dijadikan sampel yatu tingkat SD, SMP serta perguruan tinggi, materi yang banyak dijadikan peneltian adalah aljabar dan geometri selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemampuan representasi visual matematis yaitu model pembelajaran yang digunakan, gaya belajar, jenis kelamin, serta peran guru dalam pembelajaran.
PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Atiqoh, Khamida Siti Nur; Ranaista, Jihan Abiyyah; Musyrifah, Eva
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2023): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v5i1.32605

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the use of Google Classroom with Problem Based Learning model on students' mathematical representation abilities. This research was conducted at SMP Negeri 17 Tangerang Selatan City in the 2021/2022 academic year. The method used in this research is descriptive quantitative method, the test instrument has given in the form of 6 test items for mathematical representation ability and student response questionnaires in learning mathematics by Google Classroom with Problem Based Learning model. The research instrument was given to 78 students as research subjects. The results of this study are: the use of Google Classroom in learning mathematics with the Problem Based Learning model can be implemented by utilizing the features available in Google Classroom. The mathematical representation ability of students who learn by using Google Classroom with Problem Based Learning model as a whole is in the medium category. The positive response of students who learn mathematics using Google Classroom with Problem Based Learning model cumulatively 73.89% is in the high category. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media Google Classroom dengan model Problem Based Learning terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, instrumen tes yang diberikan berupa 6 butir soal tes kemampuan representasi matematis dan angket respon siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan Google Classroom dengan Model Problem Based Learning. Instrumen penelitian diberikan kepada 78 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini yaitu penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran matematika dengan model Problem Based Learning dapat diimplementasikan dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada Google Classroom. Kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan media Google Classroom dengan model Problem Based Learning secara keseluruhan berada pada kategori sedang. Serta untuk respon positif siswa yang belajar matematika menggunakan Google Classroom dengan model Problem Based Learning secara kumulatif sebesar 73.89% berada pada kategori tinggi.

Page 10 of 13 | Total Record : 122