cover
Contact Name
Juneris Aritonang
Contact Email
june_30ops@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
ISSN : 25284002     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikelola oleh Direktorat Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, merupakan salah satu wadah bagi para dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel hasil penelitian dan rekayasa teknologi kesehatan masyarakat,khususnya penyakit berbasis lingkungan, masyarakat dan kesehatan kerja serta memiliki bidang peminatan AKK, CARS, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Bisotatistik, Epidemiologi, K3.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMERIKSAAN IVA TEST PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA SIMATUPANG KECAMATAN MUARA TAHUN 2019 Marni Siregar; Hetty WA Panggabean; Juana Linda Simbolon
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1918

Abstract

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS TAPAIAN DOLOK Yeyen Damanik; Ribka Nova Sartika Sembiring
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1919

Abstract

Kehamilan merupakan suatu peristiwa yang penting dalam kehidupan seorang wanita dan keluarga pada umumnya. Kehamilan yang diharapkan oleh seorang wanita dalam keadaan normal, sehat dan tidak menyulitkan baik bagi calon ibu maupun bayi. Penyakit yang dialami selama kehamilan akan berdampak kurang menguntungkan bagi bayi. Salah satu penyakit yang saat ini sangat ditakuti adalah Human Immunodeficiency Virus . Menurut World Health Organization hal ini disebabkan belum ada vaksin untuk mencegah HIV/AIDS dan untuk pengobatannya juga belum ditemukan. PMTCT adalah sebuah strategi untuk memberikan harapan bagi anak-anak untuk lahir bebas dari HIV dari ibu yang terinfeksi. Penularan HIV dari Ibu ke anak tanpa adanya upaya pencegahan adalah sebesar 20%-45%. Dengan pencegahan yang berkualitas angka tersebut dapat diturunkan hingga sekitar 2%-5%. Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 tahun 2013 tentang Pedoman Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak, data Kementerian Kesehatan tahun 2012 menunjukkan dari 21.103 ibu hamil yang menjalani tes HIV, terdapat 534 orang atau 2,6 % diantaranya positif terinfeksi HIV. Prevalensi HIV pada ibu hamil di proyeksikan meningkat dari 0,38% pada tahun 2012 dan menjadi 0,49% pada tahun 2016, dan jumlah ibu hamil HIV positif yang memerlukan layanan PPIA juga akan meningkat dari 13.189 orang tahun 2012 menjadi 16.191 orang pada tahun 2016. Keluarga dengan status sosial ekonomi rendah cenderung memiliki pengetahuan yang kurang. Hal ini pendidikan berkaitan dengan pengetahuan yang dimiliki ibu. Konsep dasar pendidikan adalah suatu proses belajar, jadi semakin tinggi pendidikan ibu maka semakin mudah pula menerima informasi, sehingga banyak pengetahuan yang dimiliki, sebaliknya pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai- nilai baru yang diperkenalkan. Selain itu tingkat pendidikan berkaitan dengan pendapatan seseorang, semakin tinggi tingkat pendidikan makan semakin tinggi pulang pendapatan yang dihasilkan .
KECEMASAN IBU HAMIL TENTANG PELAYANAN ANTENATAL CARE DI ERA PANDEMI COVID-19 Kandace Sianipar; Juneris Aritonang; Wilda Wahyuni Siregar
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1962

Abstract

The provision of maternal services during the pandemic needs to be a concern to avoid an increase in maternal morbidity and mortality, especially at this time there are restrictions on maternal health services in the form of anxiety during pregnancy during the Covid19 pandemic. The type of research used in this study is descriptive which aims to determine the anxiety of pregnant women about ante natal care services in the era of the Covid-19 pandemic at the Bandar Khalipah Health Center in 2020. The population in this study were all pregnant women who did ANC checks in the Bandar Khalipah Health Center area. The sampling technique used in this study was accidental sampling (sampling when the study was conducted) totaled 34 people. The results of the study found that the majority of respondents had mild anxiety (44%) about Ante Natal Care services in the Covid-19 pandemic era. From the results of this study, pregnant women should seek correct information about safe pregnancy during the Covid-19 pandemic so that they can change the anxiety of pregnant women about Ante Natal Care services in the Covid-19 pandemic era assisted by health workers in health education activities.
EFEKTIFITAS PEMIJATAN PADA BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI USIA 3- 5 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAPIAN DOLOK KABUPATEN SIMALUNGUN Parmiana Bangun; Renny Sinaga
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i1.1990

Abstract

Development of a person is at the age of 0-12 months. It is said to be the golden age because infancy is very short and cannot be repeated. One form of stimulation that has been carried out by the community is baby massage. Baby massage is a tactile stimulation that canstimulate muscles, bones and organ systems to function optimally. Methods This research uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design approach. The pretest was conducted in the intervention group and the control group regarding the baby's weight gain before massage. Posttest will be conducted in both groups after the intervention is given. Results: The results of the normality test of the data with the Shapiro-Wilk test in the experimental group from each measurement and the increase showed that they were not normally distributed (p<0.05); while the control group whose data were normally distributed were on the 2nd Week, 3rd Week, and 4th Week measurements, while the others were not normally distributed. For comparison of the baby's weight from each measurement because the treatment group was not normally distributed, the statistical test used was a non-parametric test with the Mann-Whitney test. Conclusions The weight gain of infants aged 3 to 5 months in the intervention group who received massage was greater than in the control group who did not receive massage.
ANALISIS EFISIENSI ENERGI LISTRIK PADA BOHLAM LAMPU MENGGUNAKAN SISTEM PANEL SURYA Eti Elisa
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.1901

Abstract

The purpose of this study was to determine the efficiency of the use of solar panels applied to light bulbs. The purpose of this research is also to explain how the solar panels work and to find out the advantages of accuracy in their implementation. The method used is the journal review method regarding solar panels and electrical energy in light bulbs, using journals that have been recognized both nationally and internationally.
PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN PT. MARUKI INTERNASIONAL INDONESIA MAKASSAR Asrijun Juhanto; Jalil Genisa; Allaudin Al Idris
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.2151

Abstract

The Healthy Living Community Movement (Germas) is an effort to increase awareness, willingness and ability for everyone to live a healthy life in order to improve the health status of the community as high as possible. The purpose of this study was to conduct an analysis that influenced the Germas program to increase employee motivation at PT. Maruki international Indonesia Makassar. The research method is an analytic survey with a cross sectional study approach. The total population in this study were 241 employees and the sample size was 71 respondents. Collecting quantitative data using questionnaires and checklists, analyzed by univariate, bivariate and multivariate. The results showed that the Physical Activity variable had a significant effect (p=0.012<a=0.05) on the increase in work motivation, the Nutrition Improvement Variable had a significant effect (0,=0.048 <0,=0.05) on the increase in work motivation, the detection variable Early childhood has a significant effect (p=0.008<a=0.05) on increasing work motivation It is recommended with the results of this study that the relevant government and company management can provide socialization in the application of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) program, especially in the workplace, so that healthy workers' productivity increases
RISK ASSESSMENT IN 13-STORY BUILDING PROJECTS WITH THE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) METHOD AND THE DOMINO EFFECT Salman Farid Lahmadi; Betanti Ridhosari; I Wayan Koko Suryawan; Ariyanti Sarwono
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.2206

Abstract

The building construction project is one of the activities that can pose a safety risk. Work safety risk assessment can be done using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method and looking at the Risk Priority Number (RPN) value. The purpose of this research is to take a case study of the building Office in determining the highest RPN and provide recommendations on its management. This project consists of 13 earthworks, passenger hoist, tower crane, scaffolding jobs, ironworks, formwork work, foundry work, mechanical, electrical plumbing (MEP) work, welding work, and floor wall doing works, and ceramic installation work. The highest RPN from the observations occurred in Iron Fabrication which can cause fingers hit by a bar cutter and bender. In this case, personal protective equipment (PPE) is significant in preventing these impacts from occurring in the project work area.
PENGENDALIAN HAZARD DI PB MAJU KRANGGAN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) Santika Sari; Nugie Novanto; Nur Muhammad Ikhsan; Dimas Aditya; Muhammad Rafii Lisdiarto
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.2220

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu rencana yang dapat digunakan pengusaha dan pekerja yang bertujuan mencegah adanya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja juga dapat disebabkan oleh bahaya beserta risiko yang dibawanya. Karena hadirnya bahaya dan risiko tersebut, diperlukan upaya pengendalian agar meminimalisasi akibat yang dapat merugikan. Untuk meminimalisasi hal tersebut, diperlukan adanya aktivitas manajemen risiko, salah satunya adalah mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya. Dalam proses tersebut dapat menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). HAZOP merupakan teknik standar untuk menganalisis atau memodifikasi potensi bahaya dalam persiapan untuk menentukan masalah keamanan sistem atau pengoperasian. Kali ini, kami melakukan analisis terhadap potensi bahaya yang terdapat pada PB Maju Kranggan Jaya dikarenakan kegiatan proses produksi yang dilakukan oleh pekerjanya masih belum menerapkan K3 dengan baik. Data yang kami kumpulkan menggunakan metode observasi dan wawancara serta didukung adanya kajian pustaka. Selanjutnya, data diolah dengan menggunakan HAZOP Worksheet. Dari hasil pengolahan data, didapatkan 16 potensi Hazard dengan risiko rendah, sedang, dan tinggi yang umum terjadi di lokasi kerja diantaranya adalah salah posisi, kelelahan, kelilipan, tergelincir, tangan terjepit, beban yang terlalu berat, terjepit mesin, kepala terbentur, dan tangan tergelincir. Selain itu, tingkat pengendalian risiko pada PB Maju Kranggan Jaya dapat dikatakan masih berisiko karena terdapat risiko bahaya dengan level sedang maupun tinggi. Langkah umum yang dapat diterapkan untuk mengurangi potensi hazard dan risiko tersebut adalah menyediakan dan mewajibkan seluruh pekerja untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sehingga dapat mengurangii adanya kecelakaan kerja
PENGARUH KOMUNIKASI KOERSIF TENTANG PROTOKOL KESEHATAN TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 PADA IBU LANSIA DI ERA NEW NORMAL Lely Febriani Nasution; Etika Mulia Sari
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.2242

Abstract

Pada era pandemi saat ini, kelompok lansia merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami keparahan/morbiditas dan mortalitas akibat penyakit Covid-19. Untuk itu pencegahan penularan melalui upaya promotif dan preventif terhadap Covid-19 bagi lansia menjadi prioritas, baik di tingkat masyarakat maupun di fasilitas kesehatan. Upaya promotif dan preventif maka perlu dilakukan pendekatan dengan komunikasi koersif. Komunikasi koersif adalah proses penyampaian pesan (pikiran dan perasaan) oleh seseorang kepada orang lain untuk mengubah sikap, opini, atau perilaku dengan gaya yang mengandung paksaan sehingga memberikan dampak adanya kepatuhan akan kebijakan serta aturan dalam menjalankan protokol kesehatan seperti (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) bahkan adanya sanksi bagi yang melanggar kebijakan dan aturan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dan penelitian kualitatif. Sampel penelitian ini yakni sebanyak 10 (sepuluh) lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Patumbak. Sampel penelitian ditentukan secara non-random sampling dengan jenis purposive sampling dimana peneliti memilih sampel dari populasi menggunakan kriteria. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa petugas kesehatan menggunakan komunikasi koersif yang terdiri dari 5 tahapan yaitu menasihati, menegur, memberikan peringatan, memberikan hukuman, dan melakukan tindakan fisik kepada lansia. Komunikasi koersif memiliki efek terhadap lansia yaitu timbulnya rasa kekhawatiran, rasa takut akan penting protokol kesehatan guna memutus penyebaran virus Covid-19. Saran peneliti terhadap petugas kesehatan yang membaca, atau pembaca yang akan menjadi petugas kesehatan agar tidak terlalu keras atau kasar terhadap lansia sehingga dapat memberikan efek jera, namun jangan sampai dan sebisa mungkin dihindari untuk melakukan tindakan fisik ke lansia agar lansia tidak mengalami trauma akan rasa takut yang berlebih akan adanya aturan dan kebijakan protol kesehatan.
ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT PASAR MENGENAI PENGGUNAAN RODENTISIDA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KUCING LIAR Nurul Fadhilatunnisa; Sudarti Sudarti; Wachju Subchan
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.2365

Abstract

Inappropriate use of rodenticides by most market communities has resulted in a reduction in the population of feral cats (Felis catus) found in the market. If this continues, it can lead to the extinction of feral cat species in the area. This study aims to describe the level of knowledge and attitudes of the market community regarding the use of rodenticides and their impact on feral cats (Felis catus). This study used a survey method, namely interviews and observations of 28 respondents who claimed to have used rodenticides. The results showed that 35.7% of respondents had a low level of knowledge, 39.3% had a moderate level of knowledge, and 25% had a high level of knowledge. As for the attitude aspect, the majority of the community obtained quite good criteria with an average of 68.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup More Issue